Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Lingkungan Berbasis Potensi Lokal dan Sikap Konservasi Nike Anggraini; Eka Ad’hiya; Puspa Ayu Pitayati; Khoiron Nazip
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9071

Abstract

Learning tools based on local potential are prepared by knowing whether or not there is local potential in the South Sumatra region to then be used as a learning resource. This research aims to develop learning tools based on local potential and conservation attitudes for students of the Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University. This research is development research (research and development). The research model refers to the Lee & Owens development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The design stage produces a needs analysis to design the learning tools that will be used. The development stage was carried out to produce learning tools that had been validated by 2 lecturers teaching environmental science courses. Limited trials were carried out on Palembang class students who taught environmental courses. Based on the research results, environmental learning tools have very valid, effective and practical criteria, so they can be implemented in learning.
Pendampingan Penanaman Nilai Budaya dan Seni Jawa Pada Anak Transmigran di Sanggar Belajar Ndeso Berdaya Desa Margotani II Saputra, Ardi; Septiani, Yiyin; Andriani, Dian Sri; Helmi, Henny; Septiyanda, Dwi; Pitayati, Puspa Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1102

Abstract

The community service program, Mentoring the Instillation of Javanese Cultural and Art Values in Transmigrant Children at the Sanggar Berdaya Desa Margotani II, aims to overcome the declining understanding of Javanese culture and art among transmigrant children. This activity involved 26 transmigrant children who were Sanggar Berdaya Desa Margotani II students. This activity was carried out using the lecture, question and answer, and direct practice methods with participants. The stages of this activity include the presentation of material using the lecture method on the history of the transmigration program, the variety of Javanese culture and art, traditional games, and tourism. The next stage is a question and answer session with participants to strengthen their knowledge and understanding. The community service team also handed over technological innovation aids to the community through the Kawruh Basa Jawa book and a mini Saron musical instrument used during the practice. The next activity was the practice of reading and writing Javanese script, the practice of traditional Javanese dance, and traditional Javanese games. The results of this program showed an increase in participants' knowledge and enthusiasm for Javanese culture and art. It can be concluded that this program contributes to the sustainability of Javanese cultural and arts learning for future generations, while also demonstrating the potential of community-based learning centres in building cultural resilience and strengthening social cohesion in transmigrant environments. to increase cultural appreciation, preserving Javanese cultural heritage, and enhance social harmony in transmigrant communities.ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pendampingan Penanaman Nilai Budaya dan Seni Jawa pada Anak Transmigran di Sanggar Belajar Ndeso Berdaya, Desa Margotani II bertujuan untuk mengatasi menurunnya pemahaman budaya dan seni Jawa pada anak-anak transmigran. Kegiatan ini melibatkan 26 anak transmigran yang merupakan warga belajar Sanggar Berdaya Desa Margotani II. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktik langsung dengan peserta. Tahapan kegiatan ini meliputi pemaparan materi dengan metode ceramah tentang sejarah program transmigrasi, ragam budaya dan kesenian Jawa, permainan tradisional serta kepariwisataan. Tahapan selanjutnya adalah tanya jawab kepada peserta untuk memperkuat pengetahuan dan pemahamannya. Tim pengabdian juga menyerahkan alat bantu inovasi teknologi kepada masyarakat berupa buku Kawruh Basa Jawa dan alat musik saron mini yang digunakan pada saat praktik. Kegiatan selanjutnya adalah praktik membaca dan menulis aksara Jawa, praktik seni tari tradisional Jawa, dan permainan tradisional Jawa. Hasil program ini menunjukkan bertambahnya pengetahuan dan antusiasme peserta terhadap budaya dan seni Jawa. Dapat disimpulkan, program ini memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan pembelajaran budaya dan seni Jawa bagi generasi mendatang, sekaligus menunjukkan potensi sanggar belajar berbasis komunitas dalam membangun ketahanan budaya dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan transmigran. untuk meningkatkan apresiasi budaya, melestarikan warisan budaya Jawa, serta memperkuat harmoni sosial di komunitas transmigran.
Penggunaan Metode Analisis Komponen Utama untuk Menilai Hubungan antara Sebaran Kasus COVID-19 dan Kelompok Muhammad Rendana; Puspa Ayu Pitayati; Mona Lestari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i01.1034

Abstract

Distribusi usia kasus the novel coronavirus disease-2019 (COVID-19) sedikit berbeda dengan penyakit pernapasan lainnya. Kategorisasi kelompok usia dapat berguna untuk menerapkan kebijakan pengobatan dan jarak sosial yang saat ini banyak dilakukan sebagai salah satu mitigasi terhadap penularan wabah COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan jumlah kasus COVID-19 dan kelompok usia penderita pada tiga kelompok usia yang berbeda yaitu anak-anak, dewasa dan lanjut usia di kota Jakarta. Metode analisis komponen utama digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis profil distribusi usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber utama kasus COVID-19 dipengaruhi oleh kelompok lanjut usia 51-60 tahun dan >60 tahun, serta kelompok dewasa usia 21-30 tahun yang menunjukkan loading factor > 0,6). Jumlah kasus COVID-19 tertinggi di daerah studi terdapat pada kelompok lanjut usia yang ditemukan lebih banyak terdapat di wilayah timur Jakarta, sedangkan jumlah kasus COVID-19 terendah terdapat pada kelompok dewasa yang lebih banyak terdapat di bagian utara Jakarta. Mempelajari secara detail distribusi usia di antara orang yang terinfeksi penting untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai mekanisme penularan COVID-19.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Lingkungan Berbasis Potensi Lokal dan Sikap Konservasi Anggraini, Nike; Ad’hiya, Eka; Pitayati, Puspa Ayu; Nazip, Khoiron
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9071

Abstract

Learning tools based on local potential are prepared by knowing whether or not there is local potential in the South Sumatra region to then be used as a learning resource. This research aims to develop learning tools based on local potential and conservation attitudes for students of the Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University. This research is development research (research and development). The research model refers to the Lee & Owens development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The design stage produces a needs analysis to design the learning tools that will be used. The development stage was carried out to produce learning tools that had been validated by 2 lecturers teaching environmental science courses. Limited trials were carried out on Palembang class students who taught environmental courses. Based on the research results, environmental learning tools have very valid, effective and practical criteria, so they can be implemented in learning.
Efektivitas daun kemangi sebagai anti lalat pada pembuatan ikan asin sepat rawa (Trichopodus trichopterus): The effectiveness of lemon basil as a fly repellent in salted fish from three spot gourami (Trichopodus trichopterus) Ulqodry, Tengku Zia; Rinto, Rinto; Sudirman, Sabri; Pitayati, Puspa Ayu; Balqis, Finanda Rahil
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 27 No. 5 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(5)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v27i5.50005

Abstract

Kontaminasi lalat dapat terjadi selama proses pengeringan ikan asin. Pemberian insektisida alami merupakan salah satu pencegahan lalat selama pembuatan ikan asin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas daun kemangi (larutan maupun ekstrak) sebagai anti lalat pada pembuatan ikan asin. Penelitian dilakukan secara bertahap, yaitu pembuatan larutan dan ekstrak serta pembuatan ikan asin. Jenis ikan yang digunakan dalam pembuatan ikan asin yaitu ikan sepat dengan tiga perlakuan yaitu tanpa filtrat/ekstrak kemangi (P1), perendaman filtrat kemangi 10% (P2), dan penyemprotan ekstrak kemangi 10% (P3). Pengamatan dilakukan 3 kali ulangan pada setiap parameter yaitu jumlah lalat dan suhu. Uji kelembapan dilakukan selama penjemuran ikan dan uji mortalitas dilakukan terhadap larva lalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan kemangi/filtrat yang diperoleh sebanyak 64,09% dan setelah dipekatkan menghasilkan ekstrak sebesar 32,62%. Total lalat yang hinggap yaitu ikan asin kontrol 105, direndam dalam larutan 63 dan disemprot ekstrak selama penjemuran yaitu 33 ekor. Rata-rata lalat aktif hinggap pada ikan asin dengan suhu 29-36℃ dan kelembapan 55-69%. Larva lalat hanya mengalami kematian pada perlakuan penyemprotan ekstrak kemangi 10%. Perlakuan penyemprotan ekstrak daun kemangi efektif digunakan untuk pencegahan lalat dibandingkan perendaman larutan daun kemangi.
Pemberdayaan Warga Desa Pulau Semambu melalui Diversifikasi Produk Olahan Ikan Sherly Ridhowati; Siti Hanggita Rachmawati; Susi Lestari; Puspa Ayu Pitayati; Herpandi Herpandi; Indah Widiastuti; Agus Supriadi; Gama Dian Nugroho
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2022): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.8.3.320-328

Abstract

Pulau Semambu village has potential sources of fishery products for the Indralaya area. This program aimed to socialize the manufacture of processed catfish (Clarias batracus) products. This activity is one of the efforts to fulfill nutritional needs and increase family income which is an effort to empower the creative economy through the participation of the Pulau Semambu villagers. Data and information from this service were obtained through observation and interviews. The method has used the PLA (Participatory Learning and Action) method. This service program was attended by 30 Semambu villagers. The product making was easy implemented for Semambu villagers. The post-test score in this activity were 83.36% (fish jerky) and 75.58% (fish bone cracker) regarding the understanding of the product started in definition, making, and advantages. The applicable of product making was a alternative income-generating efforts, in addition to fulfilling nutritional intake.