Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Prevalence of Anxiety in Physical Illness Patients Laili Nur Hidayati; Ari Budi Sri Hidayati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 4 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i4.884

Abstract

Anxiety patients with physical disorder was characterized by discomfort, sad, restlessness and worried. Patients have physiological, cognitive, affective, behavioral, and social reactions because of their anxiety and fear regarding their condition and the treatment they are receiving. This study aims to analyze the prevalence of anxiety among patients in general hospital. This study uses a cross sectional study carried out amongst 100 patient in general hospital using purposive sampling techniques. A semi-structured questionnaire for the study was used to collect data of the patients used Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) to rate the anxiety symptoms of the patients. HADS has been translated Indonesian languange with good reliability by means inter-rater valuation and analyzed by using Kappa Cohen coefficient (0,706).  Data analysis was done quantitatively using frequency distribution. The study sample consisted of 100 patients with mean age 50,8 years, majority male patients (51%). Based on the HADS scores, 8 patients classified as patients suffering from excessive levels of anxiety, 21 patients had moderate anxiety and 40 patients had mild anxiety. This study found a prevalence of 75% of the patients in general hospital was experiencing anxiety.
Community-Based Nursing Care for Preoperative Anxiety in Breast Cancer: A Case Report Selvia Reecy Ananda; Laili Nur Hidayati; Dianita Sugiyo
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 6 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research: December 2026
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i6.2538

Abstract

Preoperative anxiety is a psychological problem frequently experienced by older adults with breast cancer and can affect sleep quality and emotional wellbeing. Lavender aromatherapy combined with deep breathing relaxation may help reduce anxiety, although its application in community-based gerontological nursing care in Indonesia remains limited. To describe community-based nursing care using lavender aromatherapy and deep breathing relaxation in an older adult with breast cancer experiencing preoperative anxiety. A descriptive case study was conducted on a 61-year-old woman with breast cancer awaiting surgery after six chemotherapy cycles. Assessment used the PSQI, GDS-SF, SPMSQ, MNA, Modified Katz Index, and Hendrich II Fall Risk Model, supported by previous evidence of validity and/or reliability. Anxiety was established based on the Indonesian Nursing Diagnosis Standard. The intervention was provided over three home visits, and data were analysed descriptively by comparing the client’s condition across visits. Anxiety verbalisation decreased, eye contact and affective expression improved, sleep duration increased from 5 to 6-7 hours/night, and GDS-SF score decreased from 5 to 3. No side effects occurred. The intervention was associated with improvements in anxiety-related signs and symptoms, emotional wellbeing, and sleep quality and may be considered a complementary non-pharmacological intervention.
Integrasi Teknik Menghardik dan Terapi Menggambar dalam Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia: Studi Kasus Eka Danang Susanto; Laili Nur Hidayati; Winardi Winardi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62083

Abstract

Persepsi tanpa adanya stimulus eksternal objektif seperti mendengar suara bisikan merupakan manifestasi inti pada skizofrenia paranoid yang dapat mendegradasi fungsi kognitif, afektif, dan relasi sosial pasien, sehingga pendekatan intervensi terpadu sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknik menghardik dan terapi menggambar dalam memfasilitasi pasien mengendalikan halusinasi pendengaran. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada satu partisipan (n=1), yakni seorang laki-laki berusia 23 tahun dengan diagnosis skizofrenia paranoid yang mengalami halusinasi pendengaran. Pelaksanaan intervensi diatur secara bertahap melalui strategi teknik menghardik, yang kemudian dilanjutkan dengan terapi menggambar setelah penguasaan kontrol dasar halusinasi berhasil dicapai oleh partisipan. Hasil pengamatan memperlihatkan adanya eskalasi kemampuan mengontrol halusinasi berkat latihan menghardik, yang ditunjukkan oleh reduksi persentase tanda dan gejala halusinasi dari 64% menjadi 9% serta kenaikan kapasitas pengendalian halusinasi dari 20% menjadi 100%, di mana capaian ini merupakan temuan deskriptif individual pada satu partisipan yang tidak dimaksudkan untuk digeneralisasi. Peran terapi menggambar terkonfirmasi efektif sebagai metode pengalihan fokus kognitif, dengan laporan subjektif partisipan yang menyatakan perasaan lebih nyaman serta perhatiannya berhasil teralihkan saat melukis. Studi ini menyimpulkan bahwa perpaduan teknik menghardik dan terapi menggambar berdaya guna dalam menekan frekuensi maupun intensitas halusinasi pendengaran, menguatkan mekanisme koping, serta memulihkan relasi sosial pasien. Secara praktis, pendekatan integratif ini berimplikasi sebagai opsi intervensi mandiri keperawatan jiwa yang aplikatif untuk memperkaya standar asuhan keperawatan klinis dalam penanganan halusinasi di rumah sakit jiwa.