Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STUDI KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI KAWASAN HUTAN KOTA DESA KUWIL KABUPATEN MINAHASA UTARA Rio Priyanto Saibi; Saroyo ., Saroyo; Hanny Hesky Pontororing
EUGENIA Vol. 27 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/eug.27.1.2021.43260

Abstract

Birds are one of the forest's ecosystem components which able to help in the forest's natural regeneration, with one of the bird's natural habitats being urban forests. This study aims to analyze the diversity and describe the bird's species in the Urban Forest habitat of the Kuwil Village of North Minahasa Regency. Data collection used survey methods with plots in form of 2 rectangular line transects with a length of 2000 m each and 20 m wide. Data collection is done 5 times. Based on the research, there were 10 species of birds with a diversity index of bird species as 1.98 which was in the medium category. The species found were Halcyon chloris, Corvus enca, Pycnonotus aurigaster, Oriolus chinensis, Gerygone sulphurea, Galliralus torquatus, Phaenicophaeus calyorhynchus, Eudynamys melanorhyncus, Geopelia striata, and Ducula aenea.
Biodiversitas Burung pada Beberapa Tipe Habitat di Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado dalam Masa Pandemi Covid-19 Triska Lamba; Hanny H. Pontororing; Saroyo
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 2 (2022): JLPPMSAINTEK Volume 7 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.7.2.2022.47488

Abstract

Biodiversitas burung dapat dijadikan sebagai bio-indikator biologis berkaitan dengan kesehatan lingkungan serta sebagai tolok ukur kelestarian dalam pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat biodiversitas jenis burung di Kampus Universitas Sam Ratulangi di masa pandemi Covid 19 dan untuk mengetahui perbandingan biodiversitas di beberapa tipe habitat berdasarkan indeks nilai keanekaragaman Shannon-Wiener. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang dilaksanakan pada bulan November-Desember 2020. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 21 jenis burung, yaitu Passer montanus, Pycnonotus aurigaster, Hirundo tahitica, Halcyon cloris, Nectarinia jugularis, Anthreptes malacensis, Geopelia striata, Streptopelia chinensis, Columba livia, Collocalia esculenta, Gallirallus torquatus, Lonchura oryzivora, Lonchura malacca, Corvus enca, Eudynamis melanorhyncha, Cacomantis sepulcralis, Coracina bicolor, Motacilla cinerea, Egretta garzetta, Ardea purpurea, dan Haliastur indus. Burung yang paling banyak ditemukan adalah Passer montanus sedangkan burung yang paling sedikit adalah Ardea purpurea dan Egretta garzetta dengan indeks keanekaragaman termasuk dalam kategori sedang melimpah yaitu 1,873.
PKM Kelompok Tani Tiga Berlian Kelurahan Paslaten Dua Kota Tomohon, tentang Penggunaan Elisitor Methyl Jasmonat dalam Budidaya Tanaman Sayuran Rampe, Henny L; Pontororing, Hanny; Rampe, Meytij J
The Studies of Social Sciences Vol. 5 No. 2 (2023): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v5i2.51687

Abstract

Methyl jasmonat sebagai elisitor kimia dapat menginduksi resistensi tanaman terhadap serangga hama herbivora melalui produksi metabolit sekunder. Metil jasmonat dapat memodulasi proses fisiologis tumbuhan dalam kondisi cekaman abiotik. Kelurahan Paslaten Satu Kota Tomohon sebagian penduduknya berprofesi sebagai petani. Untuk meningkatkan produksi dan menekan adanya hama dan penyakit pada tanaman pertanian, umumnya para petani menggunakan pestisida kimia yang berdampak negatif bagi lingkungan dan terjadinya akumulasi pestisida pada produk pertanian. Salah satu strategi untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia adalah dengan menerapkan konsep pertanian tanpa pestisida, dengan cara menginduksi resistensi tanaman menggunakan elisitor methyl jasmonat. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan tahapan : 1) Pemberian teori/ceramah, 2) Praktek pembuatan larutan methyl jasmonat, 3) Praktek aplikasi larutan methyl jasmonat pada tanaman sayuran, 4) pendampingan pada peserta kelompok tani 5) Evaluasi dan monitoring. Kontribusi dan target khusus yang ingin dicapai adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam pemanfaatan elisitor methyl jasmonat yang memberikan dampak positif yaitu perobahan perilaku ke pola pertanian tanpa pestisida kimia, mengurangi dampak negatif pestisida, dan dapat meneruskan kepada para petani yang belum menjadi peserta penyuluhan. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai adalah peningkatan pengetahuan mitra, perobahan perilaku ke pertanian tanpa pestisida kimia, dengan memanfaatkan elisitor methyl jasmonat. Kegiatan PKM tentang penggunaan elisitor methyl jasmonat dalam budidaya tanaman sayuran memberikan dampak positif bagi petani berupa pengetahuan dan ketrampilan tentang aplikasi elisitor methyl jasmonat pada tanaman sayuran.
PKM WKI Kelurahan Malalayang I Timur tentang Eksplorasi dan Bahaya Jamur Patogen pada Ikan Mujair yang Siap Dipasarkan dan Dikonsumsi Katili, Deidy Yulius; Umboh, Stella Deiby; Pontororing, Hanny H.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/rtz2z185

Abstract

Tilapia fish is much sought after by the lower middle class. The increasing public interest in tilapia fish is not accompanied by an increase in tilapia fish production. Tilapia fish production is often hampered by attacks by pathogenic fungi on tilapia fish. This pathogenic fungus also attacks tilapia fish that are ready to be marketed to consumers. The specific aim and target to be achieved in this PKM activity is to increase the knowledge and skills of WKI (Women) in exploring pathogenic fungi of tilapia fish that are ready to be marketed and consumed. To overcome the problem of mothers' lack of knowledge about the dangers of pathogenic fungi for tilapia fish, counseling methods and exploration training will be used and the dangers of pathogenic fungi for tilapia fish on human health. Based on the results of the analysis of participants' answers, it can be seen that there is an increase in the value in each measured value interval. In this final test, there were no longer any participants below the 50 score interval, in fact there were 3 people who could reach the score up to the 91-100 interval. The results of the analysis of the evaluation of learning topics found that there were no participants who did not understand the material provided by the guide. There were 7 participants who understood the material provided very well.