Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERTANIAN CERDAS BERBASIS INTERNET OF THINGS DI DESA WISATA MUCILA - MUNJUL, JAKARTA TIMUR Asnur, Paranita; Aisyah, Aisyah; Apriyanti, Rehulina; Ridwan, Ridwan; Hertinsyana, Desy; Prabawasari, Veronika Widi; Gunarto, Thomas Yuni; Haryadi, Bima
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2024.v4i1.11497

Abstract

Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem pertanian cerdas telah menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem pertanian cerdas berbasis IoT pada budidaya tanaman cabai di Desa Wisata Mucila, Jakarta Timur. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, analisis kebutuhan, dan pengembangan sistem drip irigasi otomatis serta monitoring pertumbuhan tanaman menggunakan sensor berbasis IoT. Kegiatan yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pupuk, serta membantu dalam pemantauan kondisi tanaman secara real-time. Implementasi teknologi IoT dalam pertanian ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis dan berkelanjutan dalam mengatasi tantangan-tantangan di sektor pertanian modern, serta meningkatkan kemandirian pangan bagi masyarakat setempat.Selain itu, transdisiplin ilmu dibutuhkan untuk memajukan Desa Wisata Mucila yang berbasis Smart Agriculture, salah satunya dengan cara memoderenisasi fasilitas yang ada sehingga multifungsi, menarik dan memiliki nilai jual wisata.
PERANCANGAN GAPURA KAMPUNG TEMATIK BUDAYA BETAWI DI KOTA DEPOK Pramantha, Raudina Qisthi; Kasman, Tamiya Miftau Saada; Apriyanti, Rehulina; Prabawasari, Veronika Widi; Bahar, Yudi Nugraha; Mildawani, Irina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2024.v4i1.10809

Abstract

Kampung Tematik Budaya Betawi di Kota Depok merupakan perencanaan yang dilakukan sebagai bentuk Pengabdian kepada Masyarakat oleh dosen dari Program Studi Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Agroteknologi dan Pariwisata. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang telah dilakukan yang telah menghasilkan sebuah desain untuk penataan kampung tematik. Penataan kampung tematik merupakan penataan dalam bentuk memperbaiki kondisi kawasan pada Gang Salamunah, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas – Kota Bogor, yang akan direncanakan sebagai Kawasan wisata budaya di Kota Depok. Desain penataan kampung tematik budaya depok dengan membuat desain gapura sebagai pintu masuk menuju Kawasan kampung tematik berperan sebagai wayfinding, demi terciptanya kejelasan image kampung tematik itu sendiri. Dalam perancangan gapura, banyak menggunakan fitur budaya Betawi sebagai bagian dari simbol dan identitas yang mudah dikenali pengamat. Perencanaan desain DED dan RAB untuk pembangunan gapura pada akhir semester PTA 2023- 2024 telah selesai dihasilkan sebagai bentuk luaran pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dan pada awal tahun 2024 perencanaan gapura ini telah berhasil dibangun oleh pihak mitra dalam hal ini adalah Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Berwibawa bekerjasama dengan Universitas Gunadarma.
Akulturasi Budaya Arsitektur Pada Masjid At-Tin Naga Rakhima; Veronika Widi Prabawasari
Syntax Idea 3996-4008
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i9.4434

Abstract

Akulturasi budaya merupakan hasil dari percampuran dua atau lebih kebudayaan yang berbeda, yang terjadi karena interaksi antara kelompok masyarakat dari budaya yang berbeda. Bangunan ibadah memiliki karakteristik yang unik yang mencerminkan sistem kepercayaan dan budaya yang telah berkembang. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk arsitektur bangunan masjid serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, di mana akan dianalisis kecenderungan, pola pikir, ketidakteraturan, serta perilaku dan integrasi dalam setiap objek, seperti dalam studi kasus genetik. Dari perspektif arsitektur, terdapat beberapa kesamaan antara budaya Jawa dengan massa bangunan masjid yang berbentuk persegi, yang melambangkan kesempurnaan. Pembangunan masjid ini memperlihatkan struktur yang memisahkan tempat ibadah dari area untuk melakukan penyucian diri, serta adanya serambi-serambi sebagai area terbuka. Konsep ini mencerminkan nilai sebuah tempat yang semakin mendalam eksplorasinya, semakin menjadi ruang yang bersifat pribadi dan suci. Terlihat adanya pengaruh budaya Jawa yang berpadu dengan program ruang arsitektur Jawa Tengah, di mana halaman bangunan masjid difungsikan sebagai pendopo.Ketika dua budaya atau lebih bertemu, terjadi akulturasi dalam arsitektur bangunan, baik dalam beberapa elemen arsitektur maupun dalam keseluruhan bangunan. Dalam konteks ini, akulturasi budaya dapat menghasilkan gaya arsitektur yang seimbang antara dua budaya atau salah satu gaya arsitektur dapat lebih dominan daripada yang lain.
PENDAMPINGAN PENGUMPULAN DATA LINGKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN CERDAS (SMART ENVIRONMENT) DI DESA JAMALI Veronika Widi Prabawasari; Paranita Asnur; Aisyah; Rehulina Apriyanti; Wahyu Prakosa; Budi Santosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dgbaez44

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pengumpulan data smart environmental di Desa Jamali, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini mengintegrasikan teknologi dengan pengelolaan lingkungan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai masalah, seperti kekurangan air, polusi udara, dan inefisiensi dalam sektor pertanian. Dalam rangka mencapai tujuan ini, diskusi kelompok terarah (FGD) dan survei dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan lingkungan utama. Hasilnya menunjukkan adanya penggunaan air tanah yang berlebihan oleh sektor peternakan, manajemen sampah yang buruk, serta pemanfaatan lahan pertanian yang belum optimal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sejumlah solusi direkomendasikan, termasuk penampungan air hujan, optimalisasi lahan pertanian, serta pengembangan ruang terbuka hijau yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan desa cerdas di Indonesia, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi praktik berkelanjutan yang dapat memperbaiki kondisi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan mengintegrasikan teknologi dan pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Jamali dan sekitarnya. Selain itu, pengumpulan data yang efektif akan memfasilitasi perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya alam, sehingga memungkinkan desa ini untuk menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan konsep desa cerdas. Melalui pelibatan semua pihak, dari pemerintah setempat hingga masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi inisiatif serupa di wilayah lain
ESTIMASI SIMPANAN KARBON BERDASARKAN PEMETAAN TUTUPAN LAHAN DI DESA JAMALI Paranita Asnur; Veronika Widi Prabawasari; Aisyah Aisyah; Rehulina Apriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/44ye5s11

Abstract

Desa Jamali menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang memengaruhi kesejahteraan masyarakatnya, seperti kekeringan akibat terbatasnya sumber air irigasi, ketiadaan hutan yang berfungsi sebagai penyimpan karbon alami, serta banyaknya lahan tidur yang tidak produktif untuk pertanian. Sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, pengelolaan tutupan lahan yang efektif sangat penting untuk meningkatkan kapasitas desa dalam menyerap karbon. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi simpanan karbon berdasarkan pemetaan tutupan lahan di Desa Jamali menggunakan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan mencakup survei lapangan, analisis data SIG, serta perhitungan estimasi simpanan karbon berdasarkan klasifikasi tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun campuran dan perkebunan merupakan sektor yang menyumbang simpanan karbon terbesar di desa ini. Sementara itu, lahan seperti pekarangan, peternakan, sungai, kolam, dan jalan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap simpanan karbon. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan tutupan lahan yang berkelanjutan, termasuk perlindungan kawasan sempadan sungai dan pengembangan pertanian berkelanjutan, sangat penting untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan karbon di Desa Jamali dan mendukung keberlanjutan lingkungan serta ekonomi lokal.
PENDAMPINGAN PENGUMPULAN DATA LINGKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN CERDAS (SMART ENVIRONMENT) DI DESA JAMALI Prabawasari, Veronika Widi; Paranita Asnur; Aisyah; Rehulina Apriyanti; Wahyu Prakosa; Budi Santosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dgbaez44

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pengumpulan data smart environmental di Desa Jamali, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini mengintegrasikan teknologi dengan pengelolaan lingkungan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai masalah, seperti kekurangan air, polusi udara, dan inefisiensi dalam sektor pertanian. Dalam rangka mencapai tujuan ini, diskusi kelompok terarah (FGD) dan survei dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan lingkungan utama. Hasilnya menunjukkan adanya penggunaan air tanah yang berlebihan oleh sektor peternakan, manajemen sampah yang buruk, serta pemanfaatan lahan pertanian yang belum optimal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sejumlah solusi direkomendasikan, termasuk penampungan air hujan, optimalisasi lahan pertanian, serta pengembangan ruang terbuka hijau yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan desa cerdas di Indonesia, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi praktik berkelanjutan yang dapat memperbaiki kondisi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan mengintegrasikan teknologi dan pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Jamali dan sekitarnya. Selain itu, pengumpulan data yang efektif akan memfasilitasi perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya alam, sehingga memungkinkan desa ini untuk menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan konsep desa cerdas. Melalui pelibatan semua pihak, dari pemerintah setempat hingga masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi inisiatif serupa di wilayah lain.
ESTIMASI SIMPANAN KARBON BERDASARKAN PEMETAAN TUTUPAN LAHAN DI DESA JAMALI Asnur, Paranita; Prabawasari, Veronika Widi; Aisyah, Aisyah; Apriyanti, Rehulina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/44ye5s11

Abstract

Desa Jamali menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang memengaruhi kesejahteraan masyarakatnya, seperti kekeringan akibat terbatasnya sumber air irigasi, ketiadaan hutan yang berfungsi sebagai penyimpan karbon alami, serta banyaknya lahan tidur yang tidak produktif untuk pertanian. Sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, pengelolaan tutupan lahan yang efektif sangat penting untuk meningkatkan kapasitas desa dalam menyerap karbon. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi simpanan karbon berdasarkan pemetaan tutupan lahan di Desa Jamali menggunakan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan mencakup survei lapangan, analisis data SIG, serta perhitungan estimasi simpanan karbon berdasarkan klasifikasi tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun campuran dan perkebunan merupakan sektor yang menyumbang simpanan karbon terbesar di desa ini. Sementara itu, lahan seperti pekarangan, peternakan, sungai, kolam, dan jalan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap simpanan karbon. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan tutupan lahan yang berkelanjutan, termasuk perlindungan kawasan sempadan sungai dan pengembangan pertanian berkelanjutan, sangat penting untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan karbon di Desa Jamali dan mendukung keberlanjutan lingkungan serta ekonomi lokal.
Peningkatan Taman Doa dengan Pendekatan Kolaboratif untuk Ruang Spiritual yang Inspiratif di Gereja Santo Leo Agung, Jakarta: Enhancement of A Prayer Garden through a Collaborative Approach for An Inspiring Spiritual Space at St. Leo Agung Church, Jakarta Prabawasari, Veronika Widi; Furuhitho, X.; Susanto, Remigius Hari; Nugroho, Agus; Christina, Erma Triawati; Gunarto, Thomas Yuni
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 3 (2025): Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i3.65043

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to address the needs of the congregation of St. Leo Agung Parish, East Jakarta, in enhancing and realizing a sacred and tranquil prayer garden as a means of devotion to Mary, Mother of the Redeemer. Stemming from the church's existing but unrealized master plan, this project faced the primary challenges of a limited land area of 67.20 m², coupled with the necessity to preserve existing trees. Through a collaborative approach, this PkM activity focused on two core areas: prayer garden planning and construction management. In the planning phase, the PkM team developed a prayer garden design embodying the concept of "Simplicity and Naturalness" within a spiritual space that reflects the humble character of Mary, the Praying Mother. This stage encompassed site identification, concept coordination, garden design creation, and the preparation of construction documents. In the construction management domain, the team provided comprehensive guidance, from selecting the implementing contractor and supervising quality and execution timelines, to finalizing construction and inaugurating the prayer garden, an event graced by the presence of the Archbishop of Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo. The outcome of this activity is the realization of the Our Lady of the Redeemer Prayer Garden, which has been inaugurated and blessed by the Archbishop of Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo. This prayer garden now serves as a spiritual space that enriches the faith of the congregation, reflects the simplicity and naturalness of the Virgin Mary, and demonstrates successful collaboration in creating an inspiring space. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk merespon kebutuhan umat Paroki Santo Leo Agung, Jakarta Timur, dalam meningkatkan dan mewujudkan sebuah taman doa yang sakral dan menenangkan sebagai sarana devosi kepada Bunda Maria. Berangkat dari masterplan gereja yang telah ada namun belum terealisasi, proyek ini menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan luas lahan 67.20 m², serta kebutuhan untuk memelihara pohon eksisting. Melalui pendekatan kolaboratif, kegiatan PkM ini berfokus pada dua bidang utama: perencanaan taman doa dan manajemen konstruksi. Dalam bidang perencanaan, tim PkM menghasilkan desain taman doa dengan konsep "Kesederhanaan dan Kealamian" pada ruang spiritual yang mencerminkan kesederhanaan sosok Bunda Sang Pendoa. Tahap ini melibatkan identifikasi lahan, koordinasi konsep, pembuatan desain taman, dan penyusunan dokumen konstruksi. Di bidang manajemen konstruksi, tim memberikan pendampingan mulai dari pemilihan kontraktor pelaksana, pengawasan kualitas dan waktu pelaksanaan, hingga finalisasi pembangunan dan peresmian taman doa yang dihadiri oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo. Hasil kegiatan ini adalah terbangunnya Taman Doa Maria Bunda Sang Penebus yang telah diresmikan dan diberkati oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo. Taman doa ini kini berfungsi sebagai ruang spiritual yang memperkaya iman umat, mencerminkan kesederhanaan dan kealamian Bunda Maria, serta menjadi bukti keberhasilan kolaborasi dalam mewujudkan ruang yang inspiratif.