Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Antara Status Gizi Dengan Menstruasi Dini Pada Siswi di SD Saraswati 3 Denpasar I Gusti Ayu Istri Pradnya Dewi; Anak Agung Gede Budhitresna; Desak Putu Citra Udiyani
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.1.2024.22-28

Abstract

[Relationship Between Nutritional Status and Early Menstruation in Students at SD Saraswati 3 Denpasar] Early menstruation is increasingly showing an increase throughout the world, including in Indonesia. Bali Province ranks second after DKI Jakarta Province in cases of early menstruation, especially Denpasar City, which has a relatively high prevalence of early menstruation, reaching 26.7%. In the preliminary study that the researchers conducted at SD Saraswati 3 Denpasar, the majority of early menstruation was 40%. Excess nutritional status is often associated with earlier menstruation. This study aims to determine the relationship between nutritional status and early menstruation in female students at SD Saraswati 3 Denpasar. This research method is an observational analytic study with a cross-sectional design. The research subjects were SD Saraswati 3 Denpasar students who met the inclusion criteria with a total sample of 180 people using the total sampling method. The independent variable in this study was nutritional status, and the dependent variable was early menstruation. Research data were analyzed statistically in two stages: univariate and correlation tests with Spearmen-Rho. The P value is considered significant when P <0.05. This study found that age was obtained with an average of 9,56±1,13 years. The highest normal BMI was received by 80 female students (44,4%). Menstrual status was experienced by 77 female students (42,7%). The age of first menstruation was at the age of 11, with as many as 30 female students (16,7%). Based on the statistical test results, a moderate correlation was obtained with the results r = 0.462 and p = <0.001 (p < 0.05). This study's results indicate a significant relationship between nutritional status and early menstruation in female students at SD Saraswati 3 Denpasar.
Pemberdayaan Kader Posyandu di Desa Bayung-Gede Bangli dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Makanan Bergizi Seimbang Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Desak Putu Citra Udiyani; Putu Ayunda Trisnia; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia. Anak yang menderita stunting mungkin tidak dapat mencapai potensi genetik dan kesehatan mereka yang ideal. Salah satu faktor yang menyebabkan stunting adalah pemberian makanan bayi dan anak yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi. Pola pengasuhan, keragaman dalam pemberian makanan, dan pengetahuan ibu atau pengasuh tentang makanan dengan gizi seimbang adalah faktor lain yang berkontribusi pada masalah ini. Data di Kabupaten Bangli menunjukkan angka stunting pada balita di Desa Bayung Gede Kecamatan Kintamani-Bangli pada tahun 2022 masih cukup tinggi. Dari data hasil pengukuran angka kecukupan gizi diketahui bahwa asupan protein pada anak balita stunting di Desa Bayung Gede jauh di bawah angka kecukupan gizi anak seusianya. Berdasarkan analisis situasi tersebut maka dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan kader Posyandu Desa Bayung Gede-Kintamani tentang praktik pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) dengan gizi seimbang. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan peserta dari rata-rata skor pengetahuan 6,41 menjadi 8,91 (p<0.05) yang dilihat dari peningkatan nilai pre-test dan post-test. Dengan kegiatan ini kader diharapkan dapat memberikan contoh resep makanan dengan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari kepada ibu-ibu di Desa Bayung Gede-Kintamani. Dalam kegiatan ini juga diberikan paket ayam buras serta demplot kepada keluarga balita yang memerlukan sehingga diharapkan keluarga balita tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri terutama asupan proteinnya. Kata Kunci: gizi seimbang, kader posyandu, PMBA, Bayung Gede
Program Pengabdian Masyarakat dalam Rangka Pencegahan Kecelakaan Rumah Tangga pada Anak di Desa Bayung Gede, Kintamani : Pengabdian Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Gde Suranaya Pandit; Desak Putu Citra Udiyani; Putu Nita Cahyawati; Asri Lestarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1119

Abstract

Anak-anak merupakan korban tersering dari kecelakaan rumah tangga, yang sebagian besar terjadi pada anak-anak yang hidup di negara miskin dan berkembang. Pencegahan dan kontrol kecelakaan rumah tangga pada anak di bawah 5 tahun disebutkan cukup efektif dalam mehurunkan mortalitas akibat kecelakaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan pencegahan kecelakaan rumah tangga. Metode transfer ilmu pengetahuan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan kelas besar pada perwakilan keluarga di Desa Bayung Gede dan pendampingan keluarga kepada 5 keluarga binaan yang terpilih. Evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu setelah penyuluhan kelas besar berupa pertanyaan pilihan ganda, dan setelah pendampingan keluarga berupa observasi checklist perilaku ya atau tidak. Hasil program pengabdian masyarakat di Desa Bayung Gede ini cukup baik. Penyuluhan kelas besar mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pencegahan kecelakaan rumah tangga pada anak. Pendampingan kepada lima keluarga binaan berhasil mengidentifikasi perilaku-perilaku yang keliru dan kembali memberi penekanan untuk penerapan perilaku preventif yang lebih optimal. Ke depan, diharapkan adanya langkah yang kolaboratif dan berkesinambungan untuk dapat mewujudkan lingkungan rumah yang aman bagi anak.
Merchant Empowerment at Kedonganan Culinary Tourism Center in Preventing COVID-19 Desak Putu Citra Udiyani; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Anny Eka Pratiwi
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1081.129 KB) | DOI: 10.56910/safari.v2i4.131

Abstract

Along with the development of pandemic situation which entered the new normal era and successful vaccination of COVID-19, community activities in Bali's tourism centers began to gradually recover, including Kedonganan Beach. However, the risk of COVID-19 transmission remains high due to congested community activities and decreased of health protocols. The solutions and methods offered in this community service are COVID-19 and health protocols refreshment, health assistance and counseling, digital payment socialization, and the provision of hand sanitizers and masks to prevent COVID-19. The implementation of this PKM activity has been going well, seen from the attendance and enthusiasm of the participants, and there has been an increase in participants' knowledge and attitudes regarding the prevention of COVID-19. Through this activity, participants are expected to be an example for the community and keep discipline in implementing health protocols.