Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Upaya Peningkatan Protokol Kesehatan Melalui Gerakan 3Mp ada Masa Pandemi Fifi Alviana; Anisa Ell Raharyani; Candra Dewi Rahayu; Romdiyah Romdiyah; Nazila Nugraheni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i2.512

Abstract

Resiko kegawatan yang ditimbulkan oleh vertigo membutuhkan deteksi dini yang cepat dan tepat. Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2). Penyebaran virus ini diketahui melalui droplet. Pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan melalui gerakan 3M akan meminimalkan penyebaran virus, sehingga mengurangi resiko tertular coronavirus. Tujuan memberikan edukasi /pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan melalui 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan menggunakan metode pendidikan kesehatan gerakan 3M, Membagikan hand sanitizer dan masker. Pendidikan kesehatan efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam melakukan gerakan 3M sebagai upaya untuk menguragi risiko penularan COVID-19, masyarakat mampu melakukan langkah cuci tangan dengan benar baik menggunakan hand sinitizer maupun dengan air mengalir, masyarakat menggunakan masker kain dengan standar WHO. Disampaiakn masyarakat masih susah menjaga jarak akan tetapi diupayakan keluar rumah jika perlu saja.
Upaya Perlindungan Masyarakat terhadap Covid-19 dengan Pemberian Vaksinasi Ika Purnamasari; Anisa Ell Raharyani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.705

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa Covid-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat dan sebagai bencana nasional non alam yang membutuhkan penanggulangan multistrategi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah Vaksinasi. Kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi seseorang dengan menimbulkan kekebalan aktif terhadap infeksi SARS Cov-2 sehingga dapat mencegah keparahan jika suatu saat terpajan penyakit tersebut. Selain itu, dengan pemberian vaksinasi bagi seluruh masyarakat diharapkan dapat diperoleh kekebalan komunitas (herd immunity). Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelayanan vaksinasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan terhadap 525 masyarakat dari kelompok sasaran usia lebih dari 18 tahun sampai dengan lansia. Metode pelaksanaan pemberian vaksinasi dilakukan dengan melibatkan beberapa pihak diantaranya pemerintah Desa Pungangan, Puskesmas Kecamatan Mojotengah dan Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIQ Wonosobo yang melibatkan dosen dan mahasiswanya. Kegiatan vaksinasi dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pendaftaran manual, registrasi online, skrining dan pemeriksaan Kesehatan, pemberian vaksinasi, observasi paska imunisasi dan edukasi serta pemberian sertifikat vaksinasi. Kegiatan dapat diselesaikan sampai dengan pukul 14.00 WIB dan semua warga yang sudah mendaftar dapat memperoleh vaksin dosis pertama pada hari tersebut. Seluruh petugas dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tidak ada halangan berarti.
Preventive Health Behaviors of Community During Covid-19 Pandemic: A Descriptive Study Ika Purnamasari; Anisa Ell Raharyani
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 2 No 4 (2020): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.389 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v2i4.232

Abstract

The pandemic of coronavirus disease (COVID-19) has been declared by World Health Organization on March 11, 2020. COVID-19 is a disease caused by SARS-CoV-2. Some of preventive behaviors have been recommended to minimize the risk of COVID‐19 infection in the general population, including staying-at-home orders, hand hygiene, prohibitions against mass gatherings, wearing a mask, and maintaining physical distance between persons. To describe community behaviors related to the implementation of the recommendation on covid-19 preventions. This research was a descriptive study involving 144 respondents as the community members of Wonosobo District, Indonesia. The data was analysed using descriptive analysis. The study showed that among the community involved, 95.8% of them were categorized as good, while the remaining 4.2% was categorized as enough. The category of good community behaviors was pointed out by the indication in which 77.8% of the community obeyed staying-at-home orders. As much as 56% of them still went shopping for groceries and 44.4% utilized both on-line shopping and delivery service facilities. Other good behaviors were indicated by 96.5% of the community were discipline in applying hand washing, 93.1% of them kept the distance to others and avoided gatherings as well as 68.1% of the people kept wearing masks. The behaviour of the majority of the community were categorized as good. This condition is expected to support efforts to handle the COVID-19 cases to be carried out effectively.
ANALISIS FISIKA MEDIK PADA INTENSITAS NYERI PASIEN KANKER NASOFARING SETELAH DILAKUKAN MINDFULLNES Anisa Ell Raharyani; Sri Jumini; Yuriz Bakhtiar; Awal Prasetyo
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 2 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i2.149

Abstract

Nyeri pada pasien kanker nasofaring merupakan gejala yang sering terjadi. Keseimbangan pada gaya otot, dan tulang pada nasofaring dapat terganggu. Nyeri ini dapat disebabkan oleh metastase, proses infeksi atau pengobatan dan dapat menimbulkan  dampak secara fisik, stres psikologi, dampak spiritual, sosial, bahkan banyak menimbulkan kematian serta menurunkan kualitas hidup pasien. Sebagian besar nyeri ini dialami oleh pasien kanker nasofaring stadium III dan IV. Pengaruh nyeri menimbulkan perubahan pada psikoneuroimunologi, sehingga diperlukan penanganan secara integratif dan holistik untuk mengurangi intensitas nyeri. Salah satu bentuk terapi integratif yang dilakukan adalah Mindfulness.Tujuan : melihat gambaran penurunan intensitas nyeri pada pasien kanker nasofaring setelah dilakukan Mindfulness. Metode:experimental clinical trial pre and post test design one group without control. Jumlah sampel 18, diambil berdasarkan consecutive sampling. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan VAS, Hasil : perbedaan rata-rata intensitas nyeri sebelum dilakukan terapi, (mean 4,07 + 0,99) dan setelah dilakukan terapi, mean (3,07 + 0,91), Uji t-test menunjukkan ada perbedaan yang significan p value 0,001. Kesimpulan : ada penurunan intensitas nyeri pada pasien kanker nasofaring setelah dilakukan Mindfulness. Kata Kunci:Intensitas nyeri, keseimbangan otot, mindfulness, kanker nasofaring
In House Training 3S (SDKI. SLKI, SIKI) to Improve Nurses' Knowledge of 3S-Based Nursing Care Ika Purnamasari; Anisa Ell Raharyani; Yahya Karim
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 1 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.411 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v5i1.1482

Abstract

Nurses are obliged to carry out nursing practice in accordance with established standards. The standards set by PPNI (Indonesian Nation Nurses Association) as standards in carrying out nursing care are SDKI (Indonesian Nursing Diagnosis Standards), SLKI (Indonesian Nursing Output Standards), and SIKI (Indonesian Nursing Intervention Standards). In-House Training is one of the efforts to increase nurses' knowledge and skills in conducting 3S-based nursing documentation in accordance with the standards set by PPNI. This training aims to increase nurses' knowledge about 3S-based nursing care. This study is a quantitative study with a pre - posttest design approach without control sample consisting of 131 nurses in a private hospital taken via total sampling. The instrument used was a knowledge questionnaire that had been tested for validity using judgment validity with the result > 0,3 that the all items were valid. Data normality test with Kolmogorov Smirnov with a significance value of 0.000 (abnormal data distribution). Data analysis using Wilcoxon test (sig 0.000). The mean value of the pretest was 43.84 and the mean value of the post test was 89.12. the lowest pretest value was 16 and the highest was 84, while the lowest posttest value (64), the highest posttest (100). A total of 130 nurses (99.23%) experienced an increase in post test scores. There was an increase in nurses' knowledge about 3S-based nursing care before and after training.
The Effect of Mindfulness on Pain and IL-6 Level Serum ln Cancer Patient Anisa Ell Raharyani; Yuriz Bakhtiar; Awal Prasetyo
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 1 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v5i1.1483

Abstract

Pain is a common symptom experienced by patients of nasopharyngeal cancer. This pain is caused by metastasis, infection and medication. Pain can result in physical, psychological (stress), social, and spiritual impact as well as it causes the emergence of perception about death that can decrease the life quality. Pain response affects changes on psychoneuroimmunology. Integrated treatment on pain is needed. Mindfulness is one form of integrative therapy to relieve pain intensity and reduce pro-inflammatory cytokine activity as a pain response. Objective to show effect Mindfullnes on pain and Il-6 serum level in cancer patient especially nasopharyngeal cancer. Experimental clinical trial one group pre and post test design without control. Sample collected based on consecutive sampling. Pain intensity is measured by using VAS, the neutrophils count is measured by using analyzer packet and IL-6 level is measured with ELISA. The instrument validity test showed r=0.90, while the reability test showed more than 0.90. Data were analyzed using t-test. Average difference of pain intensity before therapy, (mean4,07 + 0,99), there is a difference in the pain level, neuthropyl and IL-6. Mindfulness is proved to give effect on pain intensity, neutrophils count and IL-6 level on patients with nasopharyngeal cancer.
Preventive Health Behaviors of Community During Covid-19 Pandemic: A Descriptive Study Ika Purnamasari; Anisa Ell Raharyani
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 2 No 4 (2020): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.389 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v2i4.232

Abstract

The pandemic of coronavirus disease (COVID-19) has been declared by World Health Organization on March 11, 2020. COVID-19 is a disease caused by SARS-CoV-2. Some of preventive behaviors have been recommended to minimize the risk of COVID‐19 infection in the general population, including staying-at-home orders, hand hygiene, prohibitions against mass gatherings, wearing a mask, and maintaining physical distance between persons. To describe community behaviors related to the implementation of the recommendation on covid-19 preventions. This research was a descriptive study involving 144 respondents as the community members of Wonosobo District, Indonesia. The data was analysed using descriptive analysis. The study showed that among the community involved, 95.8% of them were categorized as good, while the remaining 4.2% was categorized as enough. The category of good community behaviors was pointed out by the indication in which 77.8% of the community obeyed staying-at-home orders. As much as 56% of them still went shopping for groceries and 44.4% utilized both on-line shopping and delivery service facilities. Other good behaviors were indicated by 96.5% of the community were discipline in applying hand washing, 93.1% of them kept the distance to others and avoided gatherings as well as 68.1% of the people kept wearing masks. The behaviour of the majority of the community were categorized as good. This condition is expected to support efforts to handle the COVID-19 cases to be carried out effectively.
Upaya Peningkatan Protokol Kesehatan Melalui Gerakan 3Mp ada Masa Pandemi Fifi Alviana; Anisa Ell Raharyani; Candra Dewi Rahayu; Romdiyah Romdiyah; Nazila Nugraheni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i2.512

Abstract

Resiko kegawatan yang ditimbulkan oleh vertigo membutuhkan deteksi dini yang cepat dan tepat. Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2). Penyebaran virus ini diketahui melalui droplet. Pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan melalui gerakan 3M akan meminimalkan penyebaran virus, sehingga mengurangi resiko tertular coronavirus. Tujuan memberikan edukasi /pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan melalui 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan menggunakan metode pendidikan kesehatan gerakan 3M, Membagikan hand sanitizer dan masker. Pendidikan kesehatan efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam melakukan gerakan 3M sebagai upaya untuk menguragi risiko penularan COVID-19, masyarakat mampu melakukan langkah cuci tangan dengan benar baik menggunakan hand sinitizer maupun dengan air mengalir, masyarakat menggunakan masker kain dengan standar WHO. Disampaiakn masyarakat masih susah menjaga jarak akan tetapi diupayakan keluar rumah jika perlu saja.
Upaya Perlindungan Masyarakat terhadap Covid-19 dengan Pemberian Vaksinasi Ika Purnamasari; Anisa Ell Raharyani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.705

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa Covid-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat dan sebagai bencana nasional non alam yang membutuhkan penanggulangan multistrategi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah Vaksinasi. Kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi seseorang dengan menimbulkan kekebalan aktif terhadap infeksi SARS Cov-2 sehingga dapat mencegah keparahan jika suatu saat terpajan penyakit tersebut. Selain itu, dengan pemberian vaksinasi bagi seluruh masyarakat diharapkan dapat diperoleh kekebalan komunitas (herd immunity). Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelayanan vaksinasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan terhadap 525 masyarakat dari kelompok sasaran usia lebih dari 18 tahun sampai dengan lansia. Metode pelaksanaan pemberian vaksinasi dilakukan dengan melibatkan beberapa pihak diantaranya pemerintah Desa Pungangan, Puskesmas Kecamatan Mojotengah dan Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIQ Wonosobo yang melibatkan dosen dan mahasiswanya. Kegiatan vaksinasi dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pendaftaran manual, registrasi online, skrining dan pemeriksaan Kesehatan, pemberian vaksinasi, observasi paska imunisasi dan edukasi serta pemberian sertifikat vaksinasi. Kegiatan dapat diselesaikan sampai dengan pukul 14.00 WIB dan semua warga yang sudah mendaftar dapat memperoleh vaksin dosis pertama pada hari tersebut. Seluruh petugas dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tidak ada halangan berarti.
Optimalisasi Peran Preceptor sebagai Role Model Pembelajaran Klinis Candra Dewi Rahayu; Anisa Ell Raharyani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v3i1.1618

Abstract

Program preseptorship merupakan salah satu strategi untuk mendapatkan lulusan perawat yang professional. Preceptor membutuhkan pelatihan meningkatkan kompetensi peran mereka sebagai Role model dalam praktik keperawatan, sebagai pendidik di tatanan klinis dan sebagai evaluator dalam proses Pendidikan klinis. Peningkatan pengetahuan preceptor mampu meningkatkan peran seorang preceptor dalam mengoptimalkan peran preceptor sebagai role model pembelajaran klinis. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan peran preceptor sebagai role model pembelajaran klinis pada mahasiswa di rumah sakit. Metode yang digunakan yaitu Ceramah, diskusi dan role play. Hasil dari kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukan ada perbedaan signifikat pengetahuan peserta sebelum dilakukan pelatihan preseptorship dan sesudah dilakukan pelatihan preseptorship dengan nilai rata-rata sebelum dilakukan pelatihan 59,7 dan setelah dilakukan pelatihan 86,6. Dari hasil pelatihan juga tersusun kasus sesuai dengan peminatan dan capaian pembelajaran mahasiswa serta tersusun jadwal bimbingan preseptorship. Simpulan pelatihan mampu meningkatkan kompetensi dan peran preceptor dalam melakukan bimbingan klinis.