Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Pemberdayaan Masyarakat terhadap Pencegahan Penularan Covid 19 Herni Sulastien; Irni Dwi Astiti; Khairil Pahmi; Siti Aisyah; Diny Kusumawardani; Idyatul Hasanah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.635

Abstract

Pemberdayaan masyarakat terhadap pencegahan Covid 19 merupakan upaya yang dilakukan oleh seluruh masyarakat agar mampu berperan mencegah penularan Covid 19. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat Semoyang dapat melakukan tindakan yang tepat dalam menghadapi Covid 19. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan Pendidikan Kesehatan tentang pentingnya peran masyarakat memutus mata rantai penularan Covid 19 di Desa Semoyang Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, simulasi dan dilakukan wawancara beberapa peserta serta pre/pos test. Kegiatan di evaluasi dengan menyebarkan kuesioner kepada para peserta kegiatan. Materi simulasi yang diberikan yaitu cuci tangan enam langkah, penggunaan masker dan etika batuk bersin yang tepat. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan tindakan terhadap materi COVID-19, cuci tangan 6 langkah dan etika batuk bersin yang tepat. Peningkatan terjadi signifikan pada kategori pemahaman tentang materi dengan kategori baik yaitu pre-test 8 peserta (28%), meningkat menjadi 17 peserta (49%) saat post-test. Hasil post-test simulasi menunjukkan Sebagian besar peserta yaitu 75% mampu melakukan tindakan cuci tangan enam langkah yang benar dan etika batuk bersin yang tepat. Hasil wawancara ke beberapa peserta menunjukkan peserta memiliki tambahan metode yang diterapkan sangat efektif untuk melatih keterampilan peserta dalam cuci tangan dan etika batuk bersin yang benar.
Penerapan video based learning dalam upaya pencegahan bullying pada remaja Nusantari, Widya Juniantina; Pujiningsih, Erniawati; Irianto, Irni Dwiastiti; Aisyah, Siti; Supiana, Nia
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): June : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v1i2.63

Abstract

Pendahuluan: Bullying menjadi isu yang menjadi masalah serius di Indonesia. Prevalensi bullying masih cukup tinggi, dan menjadi masalah yang kerap ditemukan di lingkup pendidikan. Edukasi yang tepat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai pencegahan bullying. Tujuan: Meningkatkan awareness dan pengetahuan dan pencegahan bullying pada remaja di lingkungan sekolah maupun dalam bermasyarakat melalui pendekatan video based learning yang dikombinasikan dengan diskusi interaktif dan media leaflet. Metode: Edukasi dilaksanakan di MA Darul Muhibin Praya dengan 24 siswa dengan metode video based learning, leaflet, serta diskusi interaktif dengan materi pencegahan bullying pada remaja Hasil: Terdapat 24 siswa yang mengikuti kegiatan dan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang bullying ditunjukkan dengan antusiasme siswa dalam berdiskusi dan menyampaikan argumentasi tentang bullying. Kesimpulan: Kegiatan edukasi dengan metode video based learning memberikan dampak yang signifikan terhadap pengetahuan siswa tentang bullying. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Program ini juga dapat dikembangkan dengan melibatkan pihak sekolah maupun masyarakat sehingga dapat meningkatkan awareness tentang bullying pada remaja.  
Independent Foot Care Implementation for Patients with Type II Diabetes Mellitus Kuwa, Maria Kornelia Ringgi; Mane, Gabriel; Gaharpung, Mediatrix Santi; Soy, Maria Agustina; Aisyah, Siti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5190

Abstract

Food care is a practice for individuals with normal or high blood sugar levels, performed regularly to maintain personal hygiene, especially to kill or inhibit the growth of germs/ bacteria on the skin and other body tissues. Proper food care aims to educate diabetes Mellitus patients about the risk factors for diabetic wounds and reduce the incidence of complications among high-risk patients. Objective to examine and implement independent foot care for patients with type II diabetes mellitus. This study employed a case study design with a single respondent. Data were collected using interview sheets to evaluate the outcomes. The findings indicate that implementing independent foot care is highly effective. According to the researcher’s observations, this intervention helps prevent complications such as gangrene. Post-treatment results showed significant improvements: the respondent’s feet appeared clean and moisturized, nails were neatly trimmed, calluses were reduced, and overall foot health was enhanced.
The relationship between knowledge and healthy lifestyle behaviors in preventing Non-Communicable Diseases (NCDs) in the productive age group Siti Aisyah; Irni Dwiastiti Irianto; Erniawati Pujiningsih; Widya Juniantina Nusantari
Riset Informasi Kesehatan Vol 15 No 1 (2026): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v15i1.1145

Abstract

Background: Non-communicable diseases (NCDs) to have account for nearly 74% of all global deaths, and in Indonesia, these conditions to have show a prevalence of 34.1% among individuals in their productive age. Method: This cross-sectional study to have examined how knowledge relates to healthy lifestyle behaviors in the prevention of NCDs, applying purposive sampling to have select 112 respondents between 19 and 50 years old. Results: The findings to have indicated that most respondents were female (76.8%), highly educated (82.1%), and students (51.8%). Their knowledge level was mostly categorized as adequate (72.3%), whereas their lifestyle practices to have tended to fall into the unhealthy category (42%). Conclusion: There was no significant relationship between knowledge and healthy lifestyle behaviors (p=0.055), confirming the knowledge-behavior gap phenomenon and indicating the need for a comprehensive behavior change communication approach that goes beyond conventional information transfer.