Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Herniatomi Inguinalis LateralisDi Rumah Sakit Bhayangkara Ambon Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.477 KB) | DOI: 10.33846/ghs4401

Abstract

Mobilisasi setelah operasi yaitu proses aktivitas yang dilakukan setelah operasi dimulai dari latihan ringan diatas tempat tidur sampai dengan bisa turun dari tempat tidur, berjalan kekamar mandi dan berjalan keluar kamar. Dampak dari tindakan operatif ini sendiri adalah perlu adanya perawatan luka sehingga pasien perlu melakukan tirah baring ditempat tidur yang mengakibatkan pasien mengalami hambatan mobilisasi fisik disebabkan karena adanya luka post operasi. Bagaimana pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Herniatomi Inguinalis di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang berbentuk studi kasus. Penelitian dilakukan mulai tanggal 12 - 16 April 2019 di ruangan melati RSU Bhayangkara Ambon dengan subjek penelitian pasien Tn.D dengan post herniatomi inguinalis lateralis.Hasil pengkajian didapatkan data subjektif : pasien mengatakan kesulitan dalam beraktivitas karena nyeri akut dan kelemahan akibat adanya luka post operasi, Data Objektif : Terpasang kateter, adanya luka operasi pada perut pasien dengan panjang : ± 10 cm, lebar luka: 1 cm, warna luka kemerahan, kondisi jahitan: baik, luka kering, jumlah jahitan 10, Ekstremitas bawah, kaki kanan dan kiri mengalami pergerakan terbatas, kekuatan otot : ektrimitas kanan atas 5, kiri atas 5, ekstrimitas kanan bawah 4 dan kiri bawah 4, Kebutuhan ADL pasien masih dibantu oleh perawat dan keluarga. Setelah dilakukan tindakan mobilisasi dini selama 4 hari perawatan selama proses perawatan post herniatomi ada pengaruh terhadap penyembuhan luka post herniatomi kering dan sembuh dan hambatan mobilisasi dini teratasi. Kata kunci: Post herniatomi, Mobilisasi dini
Efektifitas Penggunaan Modul Pembelajaran Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Influensa Like Illness Ida Djafar; M Mintje Nendissa; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.832 KB) | DOI: 10.33846/ghs6202

Abstract

Children are a group with a high level of vulnerability especially because they are in the process of growth. Disrupted growth due to disease will affect the degree of health. Growing children are at risk for decreased immune system resulting in children getting sick, especially respiratory diseases, namely Influenza Like Illness which most often affects preschool or school age children. Data from the West Seram Health Office The 10 most common diseases in 2019 (January-July) were occupied by influenza like illnesss with a total of 2,552 cases (male = 1,228 cases; 1,324 women. There are 1514 children (0-14 years old). The use of modules is one method that can develop positive knowledge and attitudes to health. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the use of learning modules to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Method: This quantitative research uses a learning module with a quasi-experimental design with pre and post test One Group design. The population is all students of the Patinia Public Elementary School, Patinia Hamlet, Kawah Village, West Seram District, which is the working area of Puskesmas piru, West Seram Regency with a purposive sampling technique. as many as 20 students from perwa kilan each of class IV, V and class VI, so that the number of research subjects is 60 students. Processing data with the N-Gain Score experimental class with paired sample t test. Result: shows that the mean value (mean) of N-Gain percent is 57.8553. Based on the category table of the interpretation of the effectiveness of the N-Gain value (%) above, it can be concluded that the use of learning modules is effective enough to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Conclusions: The use of modules in learning about Influenza Like Illness is very effective in increasing the knowledge of elementary school studentsKeywords: influensa like illness; module
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN FREKUENSI KEJADIAN LUKA / VULNUS PADA NELAYAN DI PESISIR PANTAI DESA WAIHERU KECAMATAN BAGUALA KOTA AMBON Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.533 KB) | DOI: 10.33846/ghs4308

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan suatu perangkat yang digunakan oleh pekerja demi melindungi dirinya dari potensi bahaya serta kecelakaan kerja yang kemungkinan dapat terjadi di tempat kerja. Penggunaan APD oleh pekerja saat bekerja merupakan suatu upaya untuk menghindari paparan resiko bahaya di tempat kerja. Walaupun upaya ini berada pada tingkat pencegahan terakhir, namun penerapan alat pelindung diri ini sangat dianjurkan. Pemakaian APD yang tidak lengkap pada nelayan berhungungan dengan kejadian cedera vulnus laceratum karena dengan pemakaian APD pada ekstremitas yang lengkap dapat melindungi ekstremitas dari luka. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektifitas penggunaan alat pelindung diri dengan frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra eksperiment dengan pendekatan one group pre test-post test design yang dimaksudkan untuk mengukur frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon sebelum dan sesudah penggunaan alat pelindung diri. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat selisih perbedaan rata-rata nilai antara kejadian vulnus / luka sebelum dan setelah penggunaan alat pelindung diri (APD) yaitu 0,40 dengan hasil uji statistic p value sebesar 0,000 (α < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan APD sangat efektif dalam menurunkan frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon. Hal ini berarti dengan diberikannya perlakuan penggunaan APD pada nelayan keramba dapat mengurangi terjadinya kejadian vulnus / luka. Hasil analisis menunjukan adanya perbedaan kejadian vulnus / luka yang signifikan sebelum dan sesudah penggunaan pada nelayan keramba dipesisir pantai Desa Waiheru Kota Ambon dengan hasil uji statistik p value sebesar 0,000. Hal ini berarti bahwa dengan penggunaan APD menyebabkan adanya penurunan frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon. Kata Kunci: Efektifitas, Alat pelindung diri, Vulnus / luka
Kandungan Kalium dan Nitrogen Pupuk Organik Cair Limbah Sawi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans) Pada Petani Sayur di Desa Waiheru Kota Ambon Hairudin Rasako; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kangkung (Ipomoea reptans poir) adalah tanaman semusim atau tahunan yang merupakan sayuran daun yang penting di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah sawi dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan kangkung. Peneltian ini dilakukan selama 14 hari. Pengukuran kadar nitroge-total, fosfor dan kalium dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai perlakuan konsentrasi pupuk limbah sawi yang terdiri dari 4 taraf yaitu : (P1) tanpa pupuk/kontrol, (P2) pupuk sawi (10%), (P3) pupuk sawi (15%) dan (P4) pupuk sawi (20%), masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan 5 (lima) kali. Pengamatan dilakukan terhadap dua parameter yaitu jumlah daun dan tinggi batang tanaman. Teknis analisis data menggunakan One-way Anova demgam taraf signifikansi 5% dan uji lanjutan Ducan. Hasil uji One-way Anova pada pertumbuhan daun tanaman kangkung adalah Fhitung sebesar 47,940 dan Ftabel yaitu 3,06 (Fhitung > Ftabel ). Hasil uji One-way Anova pada pertumbuhan tinggi batang adalah Fhitung sebesar 3,539 dan Ftabel yaitu 3,06 (Fhitung > Ftabel ). Uji lanjutan Ducan menunjukkan pada perlakuan konsentrasi 20% (P4) menunjukkan perbedaan paling signifikan terhadap pertumbuhan jumlah daun dan tinggi batang tanaman kangkung
Program Peduli Remaja untuk Meningkatkan Perilaku Mengatasi Anemia Defisiensi Besi pada Remaja Yona C. Sahalessy; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.134 KB) | DOI: 10.33846/ghs5403

Abstract

Nutrisi pada masa remaja berperan penting dalam menentukan kesehatan di masa dewasa. Prevalensi remaja dengan anemia memang menunjukkan angka yang cenderung menurun. Namun demikian, masalah anemia defisiensi besi pada remaja masih memerlukan perhatian serius karena kemampuan remaja untuk melewati setiap tahap perkembangannya akan mempengaruhi kesehatan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan program “Peduli Remaja” sebagai intervensi keperawatan untuk mengatasi anemia defisiensi besi pada remaja. Program “Peduli Remaja” diupayakan dengan edukasi kelompok sebaya melalui peran kader kesehatan remaja dan layanan nutrisi yaitu dengan pemberian jus jambu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan, sikap, dan keterampilan remaja dalam pencegahan anemia. Edukasi kelompok sebaya dan layanan nutrisi dengan pemberian jus jambu memiliki pengaruh efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja dan perilaku diet yang tepat. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, upaya penerapan program “Peduli Remaja” memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan perilaku terkait anemia defisiensi besi sehingga dapat menjadi rekomendasi dalam penangan masalah anemia gizi besi pada remaja puteri. Kata kunci: anemia; edukasi kelompok sebaya; remaja
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DALAM PEMENUHAN KETIDAKEFEKTIFAN TERMOREGULASI PADA PASIEN DEMAM TYPOID DI RSUD dr. P.P. MAGRETTI SAUMLAKI Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.183 KB) | DOI: 10.33846/ghs4307

Abstract

Demam Thypoid atau thypoid fever adalah suatu sindrom sistemik yang terutama disebabkan oleh salmonella typhi. Berdasarkan hasil rekam medik di RSUD dr. P. P. Magretti Saumlaki pada tahun 2016 pasien yang menderita demam typoid sebanyak 71 orang,pada tahun 2017 sebanyak 97 orang dan pada tahun 2018 sebanyak 116 orang. Penelitian ini bertujuan untuk Melakukan penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan demam typoid dengan menggunakan proses keperawatan yaitu : pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang berbentuk studi kasus. Penelitian dilakukan selama tiga hari yaitu tanggal dari 30 Maret - 1 April 2019 yang dilaksanakan di ruangan rawat inap wanita RSUD dr. P. P. Magretti Saumlaki dengan subjek penelitian Ny. S dengan demam typoid. Hasil penelitian , melalui pengkajian tanggal 30 Maret 2019, pada Ny. S didapatkan data pasien mengatakan merasa demam. , tampak lemah, Tekanan darah: 90/70 mmhg, nadi : 80x/menit , suhu : 380C, pernafasan: 20x/menit, abdomen teraba kenyal dan nyeri tekan pada abdomen bagian kanan atas, hasil Laboratorium Leukosit menujukan 10.000, Widal Widal positif thipy BO 1/180, thypi H 1/180. Setelah diberikan kompres hangat setiap hari Ny. S. mengatakan tidak merasa demam lagi, tekanan darah 120/80 mmhg, nadi 83x/menit, suhu: 37°C, pernafasan: 20x/menit pada hari ketiga, pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan rencana yaitu melakukan kompres hangat untuk menurunkan suhu tubuh pasien. Sampai berakhirnya penelitian masalah termoregulasi teratasi dengan demikian ada pengaruh pemberian kompres hangat dalam pemenuhan ketidakefektifan termoregulasi pada pasien demam typoid di RSUD dr. P.P. Magretti Saumlaki. Kata kunci: Demam typoid, Kompres hangat
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN JOMBANG Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.382 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.70

Abstract

Kepmenkes RI Nomor 1087/MENKES/SK/VIII/2010 Tentang Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit, bahwa salah satu program Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam pengembangan manajemen tanggap darurat pada bangunan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan tanggap darurat kebakaran di RSUD Kabupaten Jombang melalui observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling didapatkan sampel sebanyak 54 orang. Cara pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, observasi dan pemeriksaan. Pengolahan data dilakukan dengan cara analisis deskriptif dan korelasi dengan menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan identifikasi area dan tempat berbahaya kebakaran (0,015), ada hubungan dengan pengetahuan dengan sosialisasi dan penerapan prosedur tanggap darurat (0,015), ada hubungan pelatihan dengan identifikasi area dan tempat berbahaya kebakaran (0,000), ada hubungan antara pelatihan dengan sosialisasi dan penerapan prosedur tanggap darurat (0,000). Pelaksanaan tanggap darurat kebakaran di RSUD Kabupaten Jombang dapat berjalan dengan baik apabila semua elemen dari sistem tanggap darurat dilaksanakan secara menyeluruh.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBERIKAN BANTUAN HIDUP DASAR MELALUI MODELING PARTISIPAN Suardi Zurimi; Hamdan Hariawan; Adolfina Bumbungan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1599

Abstract

The drowning emergency is associated with respiratory and cardiovascular problems. Increasing public knowledge to provide first aid needs to be implemented. This study aimed to improve the ability of coastal communities to provide essential life support through participant modeling. The research design used was a quasi-experiment with a one-group pre-post test design approach. The number of samples in this study was 34 respondents. The research was conducted by determining the five models given. Then the model provides education and basic life support training to the respondents. The variables of this study were participant modeling and the ability to provide essential life support. The instrument used was the standard operating procedure for basic life support and observation sheets, and the research analysis used was the paired t-test.This study's results indicate that giving the participant modeling action has an effect and increases the average value of the respondents' knowledge and skills after being given these actions. Participant modeling can improve cognitive, self-confidence, and skills to form new behaviors, such as providing essential life support.
Pemberian Slow Deep Breathing Exercise pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah kerja Puskesmas Suli Kota Ambon Ida Djafar; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7409

Abstract

Diabetes adalah salah satu penyakit dengan pertumbuhan tercepat di seluruh dunia. Komplikasi makrovaskular yang menghancurkan dan komplikasi mikrovaskular menyebabkan peningkatan kematian, kebutaan, gagal ginjal dan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan pada orang dengan diabetes. Pengelolaan diabetes mellitus dengan Slow deep breathing adalah teknik relaksasi dalam menurunkan kadar glukosa darah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan penerapan prosedur slow deep breathing exercise pada pasien diabetes mellitus untuk menurunkan glukosa darah. Jenis penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses tindakan keperawatan. Hasil penelitian pada Tn. O.I didapatkan data cemas dengan kondisi penyakitnya, telunjuk kaki kiri terasa sakit karena luka, selalu merasa lapar, sulit untuk buang air besar, riwayat anggota keluarga menderita penyakit diabetes mellitus, keadaan umum lemas, konjungtifa anemis, tampak adanya luka dengan ukuran 1cm pada telunjuk kaki kiri pasien, glukosa darah sewaktu 130 mg/dl. Diagnosa keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah, diberikan tindakan slow deep breathing, hasilnya penurunan kadar glukosa darah. Kata kunci: slow deep breathing; diabetes mellitus; glukosa darah
Identifikasi Telur Soil Transmitted Helminth (STH) pada Kotoran Kuku Petani di Dusun Talaga Kodok Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Suardi Zurimi; Farha Assagaf
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 8, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs8102

Abstract

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Pasar Mardika Kota Ambon, terdapat banyak pedagang tahu yang menjual tahu di pasar dengan mengambil atau membeli langsung dari distributor yang pabriknya berada di Desa Batu Merah maupun Desa Waiheru. Semakin banyak penjual tahu di pasar memungkinkan permainan curang oleh para pedagang dengan menambahan bahan kimia boraks yang berfungsi untuk memberikan tekstur padat, meningkatkan kekenyalan, kerenyahan, dan memberikan rasa gurih serta bersifat tahan lama. Penggunaan bahan kimia boraks tersebut sangat berakibat buruk untuk kesehatan bagi para pembeli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendektesi boraks menggunakan kertas wathman dengan ekstrak kunyit pada tahu di Pasar Mardika Kota Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ekperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh pedagang tahu di Pasar Mardika Kota Ambon berjumlah 31 pedagang. Dari hasil penggunaan kertas Wathman dengan ekstrak kunyit sebagai indikator pendeteksi boraks pada tahu di Pasar Mardika Kota Ambon tahun 2020 didapatkan hasil bahwa 6 sampel tahu mentah yang terdeteksi positif mengandung boraks sedangkan 25 sampel negatif tidak mengandung boraks. Dalam hal ini ekstrak kunyit efektif digunakan untuk mendeteksi adanya kandungan boraks pada makanan (tahu). Bagi masyarakat Kota Ambon terkait dengan penggunaan boraks yang masih meningkat oleh karena itu penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi tentang ekstrak kunyit yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan mendeteksi kandungan boraks pada makanan sehingga makanan akan tetap aman ketika dikonsumsi. Kata kunci: ekstrak kunyit (Curcuma longa linn); kertas Wathman; boraks