Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Factors Determining Caring Behavior of Nurses in the Inpatient Rooms Susan Irawan Rifai; Dedep Nugraha; Roganda Situmorang
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5285

Abstract

Caring behavior is a very important aspect of nurse practice, because through this behavior nurses can show care, empathy, and concern for patients. Nurses' caring behavior not only has an impact on patient satisfaction, but also on faster patient recovery, adherence to care, and improved treatment outcomes. There are several factors that influence caring behavior, including nurse characteristics, rewards, personality type and work motivation. This study aims to analyze factors associated with caring behavior in nurses. The research design used descriptive correlation with a cross sectional approach to 56 nurses in the inpatient room with a sampling technique using proportionate random sampling. The characteristics of nurses consisted of age, gender, length of service, education level and marital status. The instrument to measure caring behavior uses the Caring Behavior Inventory (CBI-24), while the Eysenck personality inventory contains 24 question items to measure personality type. The results showed that length of work (p=0.015) and work motivation (p=0.015) had a significant relationship with caring behavior, while age (p=0.507), gender (p=0.634), marital status (p=0.146), education (p=0.244), employee status (p=0.529), reward (p=0.737) and personality type (p=0.152) were not related to caring behavior. These results indicate that the longer the nurse works and has high work motivation, the better the nurse's caring behavior will be. Therefore, there is a need for a preceptorship program for new nurses and efforts to increase nurses' work motivation through strategies that support their intrinsic needs and professionalism, especially caring behavior.
Perbedaan BB Bayi BBL dengan Taksiran BB Janin Pada Parturien Aterm Di Klinik Miracle Bandung Tahun 2025: Differences in Baby Weight (BBL) and Estimated Fetal Weight (BB) in Term Parturients at the Miracle Clinic in Bandung on 2025 Elisa Situmorang; Mega Rosnawati; Roganda Situmorang
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v12i1.373

Abstract

Ultrasonografi merupakan suatu metoda diagnostik dengan menggunakan gelombang ultrsonik, untuk mempelajari struktur jaringan berdasarkan gelombang ekho dari gelombang ultrasonik yang dipantulkan oleh jaringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan berat badan bayi baru lahir menurut taksiran berat badan janin pada saat USG Parturien Aterm di Klinik Miracle, Bandung tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah  deskriptif  korelatif  dengan rancangan  cross sectional. Setiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadap status karakter atau variabel obyek pada saat pemeriksaan. Pengambilan data dalam penelitian ini adalah semua semua ibu hamil parturien aterm yang melahirkan di Klinik Miracle, Bandung pada bulan Januari 2026 s/d Juni 2026 sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukan hampir seluruh responden (93.33%) memiliki taksiran berat badan janin pada saat USG >2500-4000 gr dan berat badan bayi >2500-4000 gr, artinya terdapat perbedaan antara taksiran berat badan janin pada saat USG dengan berat badan bayi. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar tenaga kesehatan perlu penyuluhan secara terus menerus dan berkesinambungan tentang menilai kesejahteraan janin kepada tenaga kesehatan.   Ultrasound is a diagnostic method using ultrsonik waves, to study the network structure based Ekho wave of ultrasonic waves reflected by the network. The purpose of this study was to determine differences in weight of newborns according to estimated fetal weight at the time of ultrasound at term parturients at Miracle Clinic, Bandung in 2026. This research is a descriptive correlative with cross sectional design. Each study subject is observed only once and measurements were made on the status of the character or object variable at the time of examination. Collecting data in this study were all full-term parturients all pregnant women who gave birth Miracle Clinic, Bandung in June 2025 s / d in December 2025 as many as 30 people. The results showed almost all respondents (93.33%) had estimated fetal weight at the time of ultrasound> 2500-4000 g and baby weight> 2500-4000 g, meaning that there is a difference between the estimated fetal weight at the time of the baby's weight by ultrasound Miracle Clinic, Bandung in 2025. Based on the research results, the researchers suggest that health professionals need continuous counseling and continuously assess fetal well-being of the health workers.
Interprofessional Education Melalui Promosi Kesehatan Keluarga Tentang Hipertensi di Kota Bandung Roganda Situmorang; ED Yunisa Mega Pasha
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.974

Abstract

Keluarga merupakan sasaran dasar dalam pemeliharaan kesehatan masyarakat untuk mencapai kesehatan nasional di Indonesia. Informasi ditemukan bahwa dalam keluarga wilayah kota Bandung terdapat permasalahan penyakit degeneratif (hipertensi) di keluarga. Tujuan kegiatan ini adalah mengaplikasikan proyek promosi dan preventif kesehatan berbasis kolaborasi antar profesi (interprofessional education) tentang promosi kesehatan hipertensi pada keluarga wilayah kota Bandung. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan keluarga tentang hipertensi dari kurang baik menjadi baik dan pengetahuan keluarga tentang pemanfaatan TOGA untuk mengatasi hipertensi. Perlunya sosialisasi secara berkala secara berkala dan melibatkan banyak masyarakat dan kader. Keluarga diharapkan mengaplikasikan dirumah dan disebar luaskan informasi terkait hipertensi dan TOGA untuk hipertensi.
Pendidikan Kesehatan Hipertensi Bagi Warga Cibiru Hilir Bandung Roganda Situmorang; Garnadi Jafar; Iceu Mulyati; Fatmawati Karim; Siti Saidah Muthmainah
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i2.1088

Abstract

Sasaran mendasar pemeliharaan kesehatan masyarakat Indonesia untuk mencapai kesehatan nasional adalah keluarga. Informasi ditemukan bahwa dalam keluarga wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung terdapat permasalahan masih banyak keluarga kurang mengetahui penyakit tidak menular (hipertensi). Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan upaya promosi dan preventif kesehatan berbasis kolaborasi antar profesi tentang pemberian pendidikan kesehatan hipertensi pada keluarga wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan keluarga tentang hipertensi dari kurang baik menjadi baik. Perlunya sosialisasi secara berkala secara berkala dan melibatkan banyak masyarakat dan kader. Keluarga diharapkan mengaplikasikan dirumah dan disebar luaskan informasi terkait hipertensi.