Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IDENTIFIKASI SENYAWA JENIS FLAVONOID EKSTRAK AIR SARANG SEMUT (MYRMECODIA PENDANS) DAN AKTIVITAS ANTIPROLIFERASI TERHADAP SEL LINE A549 Nina Imaniar; Antonius Padua Ratu
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v11i1.438

Abstract

Sarang semut adalah tanaman epifit yang secara empiris sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tanaman obat untuk mengobati penyakit seperti nyeri dan demam. Studi literatur menyatakan bahwa ekstrak air sarang semut mengandung senyawa bioaktif flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agen biologis untuk pengobatan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa flavonoid pada ekstrak air sarang semut serta mengevaluasi aktivitas antiproliferasinya terhadap sel line A549. Identifikasi awal senyawa flavonoid dilakukan menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT) dan konfirmasi golongan senyawa dilakukan menggunakan pereaksi geser UV-Vis. Identifikasi kandidat senyawa secara lebih spesifik dilakukan menggunakan Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS). Hasil analisis KLT menunjukkan adanya bercak dominan dengan nilai Rf sekitar 0,38 yang mengindikasikan keberadaan senyawa golongan flavonoid. Analisis LC-HRMS menunjukkan adanya beberapa kandidat senyawa flavonoid, di antaranya epigallocatechin, epicatechin, daidzein, quercetin, taxifolin,5,4'-dihydroxy-3,3'-dimethoxy-6,7-ethylenedioxyflavone. Hasil MTT assay menunjukkan bahwa ekstrak air sarang semut memiliki aktivitas antiproliferasi terhadap sel A549 secara dose-dependent, dengan persentase inhibisi tertinggi sebesar 65,60% pada konsentrasi 1000 ppm, sedangkan konsentrasi 125 ppm telah menghasilkan inhibisi sebesar 50,89%. Perhitungan nilai IC50 menggunakan metode interpolasi linear menunjukkan nilai sebesar 120,9 ppm.  Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak air sarang semut berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif dengan aktivitas antiproliferasi terhadap sel kanker paru A549.
EVALUASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, NILAI SPF DAN KARAKTERISTIK MUTU SEDIAAN BEDAK TABUR EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Selenicereus costaricensis) Nadia Helena Nurizky; Triyani Sumiati; Antonius Padua Ratu
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v11i1.650

Abstract

Buah naga merupakan tanaman kaktus yang populer karena memiliki khasiat melimpah karena kandungan bioaktifnya yang tinggi seperti seperti antosianin, flavonoid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan bedak tabur tabir surya berbasis ekstrak kulit buah naga merah serta menilai aktivitas antioksidan dan nilai SPF. Ekstraksi kulit buah naga merah dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% yang diasamkan dengan HCl 1%, kemudian ekstrak diformulasi dalam sediaan bedak tabur dengan variasi konsentrasi ekstrak (0,50 %; 1% dan 1,5% b/b). Evaluasi fisik sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH serta penentuan SPF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga merah dapat digunakan sebagai zat aktif dalam formulasi bedak tabur, dengan nilai SPF 10,05 termasuk kategori perlindungan maksimal pada konsentrasi ekstrak tertinggi. Formula dengan konsentrasi ekstrak tertinggi memiliki nilai SPF sebesar 10,0456 yang termasuk kategori perlindungan maksimal, serta aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 sebesar 68,28 mg/L yang termasuk kategori sangat kuat.