Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisika FLUX

Identifikasi Daerah Patahan dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipole-Dipole di Desa Renokenongo Porong Sidoarjo Wahyono, Sri Cahyo; Wianto, Totok; Siregar, Simon Sadok; Utama, Widya; pratapa, Suminar
Jurnal Fisika FLUX Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v5i2.3043

Abstract

Fault is already occurred in Renokenongo, Porong - Sidoarjo. These fault’s have destroyed some building and public facilities. Existence of these fault’s have been detected by using 2D resistivity method. In this research, measurement of 2D resistivity is conducted by using Dipole-Dipole configuration. Configuration has been done in two lines. The first line is length of measurement 200 meters and direction E 98° S and second line the path lenght of 120 meters and direction N 50 E. From the resistivity section, position of fault is founded. For first line, position of fault stays at point 25; 43; 57; 97,5; 110 and 136 m. While for second line position of fault stays at point 33; 50 and 100 m.
Sintesis dan Karakterisasi Nanosilika sebagai Upaya Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Banjarbaru Wianto, Totok; Sari, Nurma; Darminto, Darminto; Pratapa, Suminar
Jurnal Fisika FLUX Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v7i1.3076

Abstract

Penelitian untuk mendapatkan bahan baru dengan kinerja tinggi telahbanyak dilakukan, khususnya di negara-negara industri. Salah satu programyang cukup pesat perkembangannya dan hingga sekarang sedang giatdilakukan penelitian, baik penelitian dasar maupun terapan adalah bidangnanosains dan nanoteknologi. Perkembangan nanosains dan nanoteknologidewasa ini telah mulai mendominasi dunia industri, dan bahkah telah mengeserteknologi mikro-elektronik (10-6 m) yang telah berperan dalam beberapadasawarsa terakhir (Edelstein, 1996). Nanomaterial, sebagai bagian darinanosains dan nanoteknologi, merupakan rekayasa material dalam ordenanometer (10-9 m) (Kebamoto, 2003). Hampir semua material dapat dibuatdalam bentuk nanokristal dan nanopartikel, untuk menghasilkan sifat lebihunggul, yang bergantung pada pemrosesan, manipulasi dan komposisinya(Gleiter, 1989, Kimura, 1995). Produk-produk industri diperkirakan akanmenggunakan nanomaterial secara komersial (Inoue, 2003) mulai tahun 2010(NSTC, 1993). Eksploitasi sejumlah mineral, seperti logam dan batuan, telahdilakukan di daerah penambangan intan rakyat di daerah Cempaka, KalimantanSelatan, dan difokuskan pada fragmen-fragmen yang dihasilkan daripenambangan intan. Ukuran fragmen-fragmen yang diperoleh ini berkisarantara 1,5 – 15 cm. Tumpukan fragmen-fragmen ini tidak berada jauh darisungai yang melintas di daerah penambangan, yaitu paling jauh 100 m danmasih merupakan daerah pelamparan sedimentasi sungai(sikumbang, 1994).Dari penelitian pendahuluan didapatkan kadar silika (SiO2) didaerah cempakaantara 94,4% - 99% (Wianto, 2008). Ketersediaan sumber alam berupabeberapa material di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seperti pasir silika, dapatdiolah lebih lanjut sebagai nanomaterial dengan karakteristik yang khas.Nanomaterial ini dapat dibuat dalam dalam ukuran nano (< 100 nm) melaluisintesis metode gaya berat kemudian melalui proses penggilinganmenggunakan planetary ball milling. Penggunaan peralatan X-ray diffractometer(XRD) dan scanning electron microscope (SEM) serta transmission electronmicroscope (TEM) akan menghasilkan karakteristik rinci nanosilika tersebut,menyangkut struktur, bentuk dan ukuran partikelnya serta agregasi yangmungkin terjadi. Hasil penelitian ini didapatkan material nano silika denganukuran antara < 100 nm setelah proses kopresipitasi sedangkan sebelumproses tersebut yaitu setelah proses ball mill didapatkan ukuran butir > 300 nmini berdasarkan hasil metode scherer XRD dan SEM. Sedangkan hasil analisiskualitatif dan kuantitatif didapatkan mineral SiO2 yang dominan yaitu 98 - 99%,ini setelah melalui proses pencucian untuk menghilangkan clay sertamenggunakan magnetik separator untuk menghilangkan material magnetik.
Identifikasi Daerah Patahan dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipole-Dipole di Desa Renokenongo Porong Sidoarjo Sri Cahyo Wahyono; Totok Wianto; Simon Sadok Siregar; Widya Utama; Suminar pratapa
Jurnal Fisika FLUX Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.228 KB) | DOI: 10.20527/flux.v5i2.3043

Abstract

Fault is already occurred in Renokenongo, Porong - Sidoarjo. These fault’s have destroyed some building and public facilities. Existence of these fault’s have been detected by using 2D resistivity method. In this research, measurement of 2D resistivity is conducted by using Dipole-Dipole configuration. Configuration has been done in two lines. The first line is length of measurement 200 meters and direction E 98° S and second line the path lenght of 120 meters and direction N 50 E. From the resistivity section, position of fault is founded. For first line, position of fault stays at point 25; 43; 57; 97,5; 110 and 136 m. While for second line position of fault stays at point 33; 50 and 100 m.
Sintesis dan Karakterisasi Nanosilika sebagai Upaya Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Banjarbaru Totok Wianto; Nurma Sari; Darminto Darminto; Suminar Pratapa
Jurnal Fisika FLUX Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2882.24 KB) | DOI: 10.20527/flux.v7i1.3076

Abstract

Penelitian untuk mendapatkan bahan baru dengan kinerja tinggi telahbanyak dilakukan, khususnya di negara-negara industri. Salah satu programyang cukup pesat perkembangannya dan hingga sekarang sedang giatdilakukan penelitian, baik penelitian dasar maupun terapan adalah bidangnanosains dan nanoteknologi. Perkembangan nanosains dan nanoteknologidewasa ini telah mulai mendominasi dunia industri, dan bahkah telah mengeserteknologi mikro-elektronik (10-6 m) yang telah berperan dalam beberapadasawarsa terakhir (Edelstein, 1996). Nanomaterial, sebagai bagian darinanosains dan nanoteknologi, merupakan rekayasa material dalam ordenanometer (10-9 m) (Kebamoto, 2003). Hampir semua material dapat dibuatdalam bentuk nanokristal dan nanopartikel, untuk menghasilkan sifat lebihunggul, yang bergantung pada pemrosesan, manipulasi dan komposisinya(Gleiter, 1989, Kimura, 1995). Produk-produk industri diperkirakan akanmenggunakan nanomaterial secara komersial (Inoue, 2003) mulai tahun 2010(NSTC, 1993). Eksploitasi sejumlah mineral, seperti logam dan batuan, telahdilakukan di daerah penambangan intan rakyat di daerah Cempaka, KalimantanSelatan, dan difokuskan pada fragmen-fragmen yang dihasilkan daripenambangan intan. Ukuran fragmen-fragmen yang diperoleh ini berkisarantara 1,5 – 15 cm. Tumpukan fragmen-fragmen ini tidak berada jauh darisungai yang melintas di daerah penambangan, yaitu paling jauh 100 m danmasih merupakan daerah pelamparan sedimentasi sungai(sikumbang, 1994).Dari penelitian pendahuluan didapatkan kadar silika (SiO2) didaerah cempakaantara 94,4% - 99% (Wianto, 2008). Ketersediaan sumber alam berupabeberapa material di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seperti pasir silika, dapatdiolah lebih lanjut sebagai nanomaterial dengan karakteristik yang khas.Nanomaterial ini dapat dibuat dalam dalam ukuran nano (< 100 nm) melaluisintesis metode gaya berat kemudian melalui proses penggilinganmenggunakan planetary ball milling. Penggunaan peralatan X-ray diffractometer(XRD) dan scanning electron microscope (SEM) serta transmission electronmicroscope (TEM) akan menghasilkan karakteristik rinci nanosilika tersebut,menyangkut struktur, bentuk dan ukuran partikelnya serta agregasi yangmungkin terjadi. Hasil penelitian ini didapatkan material nano silika denganukuran antara < 100 nm setelah proses kopresipitasi sedangkan sebelumproses tersebut yaitu setelah proses ball mill didapatkan ukuran butir > 300 nmini berdasarkan hasil metode scherer XRD dan SEM. Sedangkan hasil analisiskualitatif dan kuantitatif didapatkan mineral SiO2 yang dominan yaitu 98 - 99%,ini setelah melalui proses pencucian untuk menghilangkan clay sertamenggunakan magnetik separator untuk menghilangkan material magnetik.
Co-Authors A. Fuad Abarrul Ikram Achmad Sulhan Fauzi Agus Purwanto Agus Purwanto Agus Purwanto Ahmad Taufiq Allif Rosyidy Hilmi Ana Farisa Arif Hidayat Astuti, Fahmi Badri G.S Bintoro Anang Subagyo Cahyono, Yoyok Chairatul Umamah Darminto Darminto Darminto . Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Darminto Dewi Linda Kartika Dianita Wardani Dien Rosma Diana Diky Anggoro, Diky Eddy Yahya Edy Giri Rachman Putra Eko Santoso, Mohammad Herman Ella Agustin Dwi Kiswanti Endarko Endarko Ermawati, Frida U. Fahad Fahad Fahmi Astuti, Fahmi Fauzi, Achmad Sulhan Fauzi, Ah Sulhan Fikriyatul Azizah Su&#039;ud Filza Amalina Firda Siti Nurchosiya Frissa Erina Herdiyanti Fuad D. Muttaqin Gatut Yudoyono Haniffudin Nurdiansah Hariyati Purwaningsih Heny Faisal Herman Jufri Andi, Herman Jufri Hesti Istiqlaliyah Khusnul Umaroh Lila Yuwana Lisma Dian Kartika Sari M. Arief Bustomi M. Diantoro Malik Anjelh Baqiya Masyitatus Daris S Meladia Elok Purbarani mochamad zainul Asrori Mochamad Zainuri Mohammad Herman Eko Santoso Mubarok, Fahmi Muhammad Zainul Asrori Musyarofah Musyarofah Muthmainnah, Melania Suweni Muntini Nurma Sari Nurma Sari, Nurma Nurul Amalia T Nurul Amalia Triyuliana Nurul Hidayat Retno Asih Retno Asih, Retno Riyan Angela S. Bahtiar Saifuddin Santi Puspitasari Simon Sadok Siregar, Simon Sadok Sistin A. Ani Sri Cahyo Wahyono Sriyani Purwaningsih Suasmoro Suasmoro Suasmoro Suasmoro, S. Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sukamto, Heru Sunaryono Sunaryono Totok Wianto Triwikantoro Triwikantoro Triwikantoro Umi Maslakah Widya Utama Widya Utama Yanurita Dwihapsari, Yanurita Zaenal Arifin Zainal Arifin Zainuri (DOI: 10.12962/j24604682.v12i2.1331), Mochamad