Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital Dalam Pembuatan Bahan Ajar Multimedia Yelni Rahmawati; Henny Suharyati
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.2.977-984.2022

Abstract

Tujuan dari penulisan ini untuk mendeskripsikan  implementasi peningkatan literasi digital pembuatan bahan ajar multimedia. Kegiatan ini dilaksanakan mengacu pada kebutuhan guru dalam membuat bahan ajar multimedia sesuai dengan kondisi saat ini yang sedang pandemi Covid 19. Pembelajaran daring dilakukan di tingkat sekolah PAUD sampai jenjang pendiikan tinggi. Sekolah PAUD banyak dibentuk dan didirikan oleh masyarakat dengan sumber daya manuasia (guru), sarana prasarana dan dana yang sangat terbatas, namun dalam praktiknya mereka harus mampu membuat bahan ajar yang menarik dan berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Populasi dari diseminasi ini adalah  Satuan Padud Ssejenis (SPS) PAUD Gandaria yang berlokasi di Tegalgundil, Bogor Utara. Sasarannya adalah guru SPS PAUD Gandaria berjumlah 10 orang.Hasil identifikasi terdapat   2 orang guru  yang mampu menggunakan aplikasi Microsoft Office, sementara 8 orang lainnya perlu pelatihan yang intensif.  Metode pelaksanaannya pertama melakukan survei tempat, sampel, memberikan pre test sebelum pelatihan, dilanjutkan dengan post test setelah pelatihan. Target kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan literasi digital pada guru PAUD dalam membuat bahan ajar multimedia. Hasil dari pelatihan literasi digital, guru PAUD Gandaria dapat membuat bahan ajar yang kreatif dan inovatif dalam kegiatan belajar mengajar.
Kaiwa Learning Using Role Play Method On Students Of The Faculty Of Health Science Assyafiyah University In Improving Japanese Speaking Skills Alo Karyati; Yelni Rahmawati
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.1.227-236.2022

Abstract

The aims of this research to see the effectiveness of the role play method in improving Japanese speaking skills in students of the Faculty of Health Sciences, Assyafiiyah Islamic University. Speaking ability is very important in teaching Kaiwa / Japanese Conversation. Speaking is a medium of communication to convey ideas, intentions, and messages to others. Through speaking we can convey ideas and intentions to the other person. The formulation of the problem in this research are: (1) Can the role play method using role cards improve speaking skills? (2) How is the speaking ability of the students of the Faculty of Health Sciences, Assyafiiyah Islamic University before and after using the role play method? (3) Are there any differences in speaking ability before and after using the role play method? (4) What are the obstacles faced by students when learning Kaiwa using the role play method with role cards? The research method used in this paper is true experimental. In this research, the researcher did not conduct class control, the research only focused on 1 class. Treatment was carried out for 5 times. The population of this research were students of the Faculty of Health Sciences, Assyafiiyah Islamic University with a sample of 20 students. The data analysis technique uses the SPSS application. The data to be analyzed is the value of pretest, posttest and also a questionnaire from google form. The results of this research are expected to be useful for Kaiwa teachers in general, and especially for students who are studying Japanese.
Tindak Pelecehan Dalam Drama Mondai No Aru Resutoran Malika Kamal Abud; Helen Susanti; Yelni Rahmawati
IDEA : Jurnal Studi Jepang Vol 4, No 2 (2022): Idea : Jurnal Studi Jepang
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/idea.v4i2.6526

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai tindak pelecehan yang terdapat dalam drama Mondai no Aru Resutoran. Skripsi ini menggunakan metode deskripsi analisis dan pendekatan visual, yaitu mendeskripsikan suatu hal yang kemudian dianalisis dengan menggunakan gambar untuk menunjukkan adegan-adegan yang memperlihatkan tindak pelecehan. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori feminisme eksistensialis oleh Simone de Beauvoir sebagai bentuk pembuktian eksistensi perempuan dalam drama Mondai no Aru Resutoran. Hasil dari penelitian ini ditemukan enam tindak pelecehan yang terdapat dalam drama Mondai no Aru Resutoran, yaitu sekuhara, pawahara, jenhara, morahara, eihara, dan aruhara.
Pengaruh Penggunaan Metode Picture and Picture Melalui Storytelling terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Menulis Sakubun Alo Karyati; Yelni Rahmawati
Journal of Japanese Language Education and Linguistics Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jjlel.v7i1.17167

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan metode picture and picture melalui storytelling terhadap peningkatan motivasi belajar menulis sakubun pada mahasiswa prodi sastra Jepang Universitas Pakuan. Berdasarkan hasil angket dari 25 responden 60% menjawab bahwa penggunaan metode picture and picture melalui storytelling pada matakuliah sakubun, dapat meningkatkan motivasi belajar sakubun. Metode Picture and picture merupakan model pembelajaran yang mengunakan gambar-gambar yang disusun dan digabungkan menjadi sebuah karangan. Picture and picture  merupakan metode yang dapat membuat kemampuan seseorang dalam mengarang meningkat. Sedangkan mendongeng merupakan akvitas oral yang dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam berbicara dan juga menulis.  Ada pun  rumusan  masalah dalam penelitian ini meliputi  metode picture and picture melalui storytelling, kendala menulis sakubun menggunakan metode picture and  picture melalui storytelling, dan  pendapat mahasiswa mengenai penggunaan metode picture and picture melalui storytelling. Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek   dalam penelitian ini berjumlah 22 mahasiswa, dan  merupakan  mahasiswa semester 4 prodi sastra Jepang Universitas Pakuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui angket dan wawancara menggunakan google form. Hasil dari penelitian ini, ada peningkatan motivasi belajar sakubun dibanding sebelum menggunakan metode picture and picture melalui storytelling. Setelah menggunakan metode picture and picture melalui storytelling kemampuan mengarang mahasiswa meningkat, mahasiwa menjadi percaya diri dalam menulis karangan bahasa Jepang, serta mampu mempresentasikan hasil karangannya dengan  baik dan berani  di depan kelas, maupun melalui video rekaman yang diupload di youtube chanel masing-masing mahasiswa. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya,  metode picture and picture melalui storytelling dapat diterapkan  dalam mata kuliah bunpou.
Pelatihan Pembelajaran Hibrida untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Jepang Petani Muda Okiagaru Novita, Lina; Rahmawati, Yelni; Suharyati, Henny
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v8i1.27294

Abstract

Meningkatkan Kepercayaan dan Kolaborasi Komunitas dalam Pendidikan Inklusif: Mengatasi Tantangan, Kebijakan, dan Kompetensi Guru Henny Suharyati; Novita, Lina; Yelni Rahmawati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 58 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v58i1.88389

Abstract

Inclusive education plays an important role in providing equal learning opportunities for all children, regardless of their abilities. This research addresses the issue of low public trust in inclusive education, which has the potential to hinder policy implementation and practice. The aim of this research is to develop strategies to strengthen community trust and improve the quality of inclusive education. A mixed methods approach was used in this study. Data were collected through observation, semi-structured interviews with teachers, parents, students and policymakers and a survey of 255 respondents. The instrument used was an observation sheet. After the data was collected, it was analyzed through two stages, namely qualitative and quantitative. Qualitative analysis was conducted with thematic and narrative coding, while quantitative analysis used descriptive statistics and multivariate analysis. The results show that community involvement, teacher training and removing stigma are the main factors in increasing community trust in inclusive education. However, community trust does not have a significant effect on inclusive education outcomes directly. The study concluded that community-based strategies supported by teacher training and anti-stigma campaigns need to be implemented to improve community acceptance of inclusive education.
Community Empowerment through Pharmaceutical Technology: Post-Harvest Rhizome Utilization and Product Packaging Skills Enhancement at Kebun Merdesa, Cikarawang Village, Bogor Regency Utami, Novi Fajar; Amaliasari, Diana; Jayawinangun, Roni; Rahmawati, Yelni; Adnan, Vanya Nafiza Putri; Apriansyah, Rafli
International Journal of Research in Community Services Vol. 6 No. 4 (2025): International Journal of Research in Community Service (IJRCS)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v6i4.1079

Abstract

This study presents a community service initiative aimed at empowering a rural community in Indonesia through training in the post-harvest utilisation of rhizomes using pharmaceutical technology, packaging design, and digital marketing. The project involved 20 participants from the Kebun Merdesa community and was conducted by a team of three lecturers and seven students from the University of Pakuan. The training was divided into several stages, including the production of herbal tea, herbal drinks, and kitchen spices, followed by packaging design using the Canva and Pacdora applications and digital marketing using social media platforms and the Buffer application. The results showed significant improvements in the participants' knowledge and skills across all areas, with increases ranging from 31% to 34% in rhizome processing, herbal product manufacturing, packaging design, and digital promotion. These findings align with previous studies that have highlighted the effectiveness of targeted training programs in enhancing participants’ competency in specialised skill areas. The integration of technical production, innovative packaging, and digital marketing has been shown to significantly impacts the economic resilience and competitiveness of small enterprises in rural areas. This initiative demonstrates a practical model for rural community empowerment that can be replicated in other agricultural areas with similar resources and challenges, supporting the Sustainable Development Goals of decent work, economic growth, and responsible consumption and production. The success of this program provides a strong argument for policy support and funding for community-based pharmaceutical product development, contributing to the resilience of rural economies against market fluctuations and climate-related agricultural risks
Analisis Pembentukan dan Proses Morfofonemik Goroawase dalam Media Sosial Dharojatin, Indri; Fitriana, Rina; Rahmawati, Yelni
IDEA : Jurnal Studi Jepang Vol 6, No 1 (2024): Idea : Jurnal Studi Jepang
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/idea.v6i1.9836

Abstract

Penelitian ini membahas tentang goroawase Jepang, salah satu permainan kata yang populer penggunaannya di media sosial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan goroawase yang ditemukan dalam media sosial; proses pembentukan dan pemakaian goroawase; serta proses morfofonemik goroawase, dengan batasan masalah yaitu pada lingkup Instagram dan Twitter menggunakan kajian morfologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik studi literatur. Hasil dari penelitian ini: Pertama, terdapat 23 jenis goroawase yang ditemukan dalam media sosial, khususnya Twitter dan Instagram; Kedua, proses morfologisnya membentuk derivasi, afiksasi, dan reduplikasi yang hasilnya berupa sebuah kata, ungkapan, dan kalimat. Sedangkan berdasarkan pemakaian goroawase digunakan sebagai pengganti kata, ungkapan maupun kalimat yang banyak digunakan sebagai kosakata, maupun keperluan gramatikal; Ketiga, proses morfofonemik yang terjadi pada goroawase di antaranya terjadi penambahan, penghilangan dan pergantian bunyi serta terdapat juga imbuhan kosong. 
IMPROVING THE JAPANESE LANGUAGE SKILLS OF YOUNG OKIAGARU FARMERS THROUGH HYBRID LEARNING METHOD FOR PREPARATION FOR AGRICULTURAL INTERNSHIP TO JAPAN IN CIPUTRI VILLAGE Rahmawati, Yelni; Suharyati, Henny; Novita, Lina
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/8khjjq83

Abstract

This community service program aims to enhance the language and cultural understanding of Okiagaru Farm’s young farmers, specifically through Japanese language training and Indonesian-Japanese cultural diplomacy. The training utilizes hybrid learning, combining synchronous Zoom sessions for real-time learning and asynchronous Google Classroom for independent study. By integrating tools like Canva for educational material design and utilizing Zoom for interactive lessons, the program has improved participants’ Japanese proficiency. Before training, students had minimal skills in grammar (10%), listening (15%), reading (5%), and conversation (10%). Post-training, there were significant improvements: grammar (75%), listening (80%), reading (70%), and speaking (80%). These improvements reflect not only the enhancement of language skills but also a deeper understanding of Japanese culture. This initiative has prepared participants for future internships in Japan and facilitated cultural exchange between Indonesia and Japan, fostering better diplomatic ties.