Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang Mempengaruhui Perilaku Manajemen Keuangan (Studi Empiris pada Organisasi Nirlaba) Judith Tagal Gallena Sinaga; Risma Ida Gultom
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.10898

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, teknologi keuangan dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan karyawan di organisasi nirlaba. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner terhadap 250 responden karyawan di Uni Indonesia Kawasan Barat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, analisis regresi, 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan, dan sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan sedangkan teknologi keuangan tidak mempunyai pengaruh positif dan berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Diuji secara simultan, literasi keuangan, teknologi keuangan dan sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Kata Kunci: literasi keuangan, teknologi keuangan, sikap keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan
Expectancy Theory As A Determination Of Net Promoter Score (Nps): Increasing The NPS Value Of Services Yosie William Iroth; Judith Sinaga
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 3 (2024): Juli
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v12i3.5438

Abstract

The wave of digital transformation had been boosted and accelerated by the pandemic, but whether or not this opportunity is leveraged by the industry especially the financial service industry remains a big question. The question around which aspect of digital transformation would best impact the industry is another challenge. In the discussion of reputation management, the customer aspect is a critical factor, thus the question of whether or not the customer perceived the benefit or accepted the digital transformation also need to be discover. Let’s go back to the financial service industry which is the focus on this research, are the services provided by financial service company had fulfilled their expectation and thus would result in a higher Net Promoter score for the company. This research uncover that providing digital services is not enough when it comes to NPS it requires understanding of the customer hopes and acting upon it.
Manajemen Risiko Pajak Sebagai Pemoderator Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Penghindaran Pajak Yemima Eveline Romauly Sirait; Judith Tagal Gallena Sinaga; Grace Orlyn Sitompul
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6580

Abstract

Dengan manajemen risiko pajak sebagai pemoderasi, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh antara corporate social responsibility (CSR) dan penghindaran pajak. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang tercatat di BEI dari tahun 2018 hingga 2022 yang bergerak di bidang manufaktur. Penelitian ini mengandalkan metode kuantitatif. Studi ini menggunakan sumber data sekunder, seperti laporan keuangan dan keberlanjutan perusahaan. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, penelitian ini mengumpulkan data observasi dari 120 laporan keuangan dan keberlanjutan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penghindaran pajak tidak dipengaruhi oleh CSR karena tidak ada pengaruh signifikan diantaranya. Dan manajemen risiko pajak sebagai variabel moderator juga tidak memiliki hubungan signifikan untuk pengaruh CSR terhadap penghindaran pajak.
THE EFFECT OF BOARD OF COMMISSIONERS, AUDIT COMMITTEE, COMPANY SIZE, AND CAPITAL STRUCTURE ON AGENCY COSTS: INDONESIA PERSPECTIVE Deo Dio Du Simanjuntak; Judith T. Gallena Sinaga
Jurnal Akuntansi Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/j.akuntansi.11.2.149-162

Abstract

This research was conducted to examine whether agency cost can be influenced by the board of commissioners, audit committee, company size, and capital structure. This seeks to contribute to the literature of factors influencing agency cost in Indonesia.  Agency cost exists because of some assymetircal information and conflicts between principal and agent.  The study used descriptive method of which purposive sampling method was used in sample selection.  The samples were selected from the top 100 largest wealth-creators companies in 2019 in Indonesia.  Using the wealth-creators companies as the samples makes this research a unique one.  The classical assumption test was conducted to check the relationship between variables. Data gathered were analyzed and interpreted using multiple regression analysisof which t-test and F-test were considered. The study revealed that agency cost was simultaneously influenced by the board of commissioners, audit committee, company size, and capital structure. Partially, this study found that board of commissioners and company size have siginificant influence on agency cost, while audit committee and capital structure have no influence on agency cost. The findings indicate that there are several factors that influences agency cost. Thus, agency cost can be minimized by proper monitoring by the presence of board of commissioner; while company size and capital structure trigger agency costs.
The Effect Of ESG Disclosure And Audit Quality On Company Value In The Basic Material Sector With Company Size As Moderator In 2021-2023 Patricia Angelique; Grace Orlyn Sitompul; Judith Tagal Gallena Sinaga
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 04 (2024): Edition October -December 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A company's worth is demonstrated by how well it performs and how well it accomplishes its goals. With a focus on basic materials businesses listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021–2023, this study attempts to evaluate the effects of ESG disclosure and audit quality on company value while taking company size into account as a moderating factor. Based on a sample of 78 firm-year data, the study uses a quantitative methodology that includes multiple linear regression, moderation regression analysis, and descriptive statistics using SPSS 27. The results show that company size, audit quality, and ESG disclosure all have a major impact on company value. However, company size is found to weaken the effect of ESG disclosure and audit quality on company value. These results present a new challenge for future research to expand the scope of time and industries in order to better understand why company size does not moderate the relationship between ESG disclosure, audit quality, and company value.
PENGARUH KONSUMSI ENERGI DAN PENERIMAAN PAJAK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI 9 NEGARA ASEAN Tambunan, Regina Miranda Rachel; Sinaga, Judith Tagal Gallena; Waty, Lenita
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.13119

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak konsumsi energi dan penerimaan pajak terhadap pertumbuhan ekonomi di sembilan negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Myanmar. Dengan menggunakan data time series 2010-2021, analisis dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 27 sebagai alat untuk penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi hubungan antara variabel-variabel tersebut terhadap kemajuan ekonomi di kawasan yang berkembang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi energi memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Selain itu, penerimaan pajak dari sektor energi terbukti penting dalam mendanai infrastruktur yang meningkatkan efisiensi energi serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa penerimaan pajak berfungsi sebagai mediator antara konsumsi energi dan pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan perpajakan yang cermat dan pengelolaan sumber daya energi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di ASEAN, memberikan wawasan berharga bagi pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan di kawasan ini.
The Moderating Role of Compensation on the Influence of Job Stress and Coworkers on Performance in Medan Adventist Hospital Peranginangin, Elfrida Br; Siahaan, Marlinda; Sinaga, Judith Tagal Gallena
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 5 No. 1 (2024): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v5i1.533

Abstract

The aim of this research is to analyze and prove the influence of Job Stress and Coworkers on the performance of nurses at Adent Hospital Medan. This research will also prove the moderating effect of compensation on the relationship between Job Stress and co-workers on performance. The population in this study were 150 permanent nurses who worked at the Medan Adventist Hospital. The sampling technique used was Simple Random Sampling, obtaining a sample of 109 respondents. Data analysis techniques use multiple regression with t-test (partial test), F test (simultaneous test) and coefficient of determination test (R2) as well as moderating analysis using residual analysis. The results of this study prove that Job Stress and co-worker variables simultaneously influence nurse performance. Partial testing proves that the Job Stress variable influences nurse performance, as well as the individual Co Workers variable influences nurse performance. Moderation testing using the residual test proves that compensation is able to moderate the relationship between Job Stress and coworkers on nurse performance. The implications of the results of this research are able to prove that the importance of Job Stress management and co-workers in improving nurse performance is strengthened by compensation.
SEMINAR PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA UNTUK MEMAHAMI KONSEP 50-30-20 PADA IBU-IBU BWA BANDUNG RAYA Siagian, Valentine; Pakpahan, Andrew Fernando; Sinaga, Judith Tagal Gallena
Azam Insan Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v4i1.165

Abstract

Perencanaan keuangan keluarga merupakan aspek krusial dalam menciptakan kestabilan finansial dan kesejahteraan ekonomi jangka panjang. Namun, masih banyak keluarga, khususnya ibu-ibu rumah tangga, yang belum memahami prinsip dasar pengelolaan keuangan yang efektif. Salah satu konsep yang dapat diterapkan adalah metode 50-30-20, yaitu 50% pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan serta investasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu BWA Bandung Raya mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang baik dengan penerapan konsep tersebut. Metode yang digunakan adalah seminar interaktif yang mencakup pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi keuangan, dan studi kasus yang relevan dengan kondisi ekonomi rumah tangga peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pentingnya menyisihkan 20% penghasilan untuk tabungan sejak awal, bukan sekadar mengalokasikan sisa uang belanja. Selain itu, peserta juga lebih sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan yang disiplin guna mencapai kestabilan finansial keluarga. Diharapkan, dengan adanya edukasi ini, ibu-ibu dapat menerapkan konsep 50-30-20 secara konsisten dan berperan lebih aktif dalam mengelola keuangan keluarga untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.
Pengaruh Green Accounting Dan Leverage Terhadap Penghindaran Pajak Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor (Healthcare) Tahun 2021-2023 Enduru Simbolon; Meidy Lieke Karundeng; Judith Tagal Gallena Sinaga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.331

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana penghindaran pajak dipengaruhi oleh Leverage dan Green Accounting pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2021 sampai 2023. Sampel akan digunakan adalah 23 perusahaan dengan 69 observasi data tahunan. Laporan tersebut menggunakan rasio Tarif Pajak Efektif (ETR) untuk mengukur penghindaran pajak, rasio total utang terhadap total aset untuk menghitung Leverage, dan pengungkapan lingkungan sebagai pengukur Green Accounting. Dengan tingkat signifikansi masing-masing 0,914 dan 0,911, hasil pengujian menunjukkan bahwa baik Leverage maupun Green Accounting tidak memengaruhi penghindaran pajak secara signifikan, dengan nilai p lebih besar dari 0,05. Hasil pengujian simultan sebesar 0,988 lebih lanjut menunjukkan bahwa tidak ada faktor yang memengaruhi penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Green Accounting sebagian besar hanya bersifat simbolis dan tidak terkait dengan upaya penggelapan pajak. Selain itu, Leverage tidak berpengaruh signifikan karena pengawasan regulasi yang ketat di sektor healthcare. Faktor-faktor seperti corporate governance dan regulasi fiskal lebih dominan dalam mempengaruhi penghindaran pajak di sektor ini.
Pelaksanaan Peraturan Daerah Kab.Konawe Kepulauan Nomor 2 Tahun 2021 tentang RTRW Tahun 2021-2041 Pasca Putusan Mahkamah Agung Nomor 14 P/HUM/2023 Isnayanti Isnayanti; Meidy Lieke Karundeng; Judith Tagal Gallena Sinaga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.333

Abstract

Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Pasal 24A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hasil amandemen memberikan kewenangan kepada Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan pengujian peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Kewenangan ini secara normatif diatur lebih lanjut dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2011 tentang Hak Uji Materiil. Secara prosedural, pelaksanaan putusan atas hasil pengujian tersebut mengikuti prinsip contrarius actus, yakni Mahkamah Agung hanya menetapkan bahwa suatu norma dalam peraturan dianggap bertentangan dengan undang-undang, namun tidak serta-merta mencabut peraturan tersebut. Tindakan pencabutan atau perubahan substansi peraturan menjadi tanggung jawab lembaga atau instansi pembentuk peraturan yang bersangkutan. Model kewenangan ini mencerminkan mekanisme checks and balances yang tetap menghormati pembagian fungsi antar lembaga negara.Tujuan penelitian ini  menganalisis Kewenangan Mahkamah Agung dalam Pengujian Peraturan Daerah dan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Tata  Ruang Wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2021-2041 pasca putusan MA No 14 P/HUM/2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode penelitian normatif. penelitian hukum nоrmatif yang dilakukan dengan сara meneliti peraturan perundang-undangan/hukum pоsitif menggunakan bahan pustaka atau data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permohonan keberatan atas hak uji materiil dikabulkan oleh Mahkamah Agung, ketentuan-ketentuan dalam Perda yang telah dinyatakan tidak sah secara  hukum kehilangan kekuatan mengikat maka instansi atau pejabat tata usaha negara yang menetapkan peraturan tersebut berkewajiban untuk melaksanakan dan menindaklanjuti putusan tersebut. Berdasarkan ketentuan Pasal 8 ayat (2) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2011, jangka waktu yang diberikan untuk menindaklanjuti putusan dimaksud adalah paling lama 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak tanggal putusan diucapkan.