Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Gambaran Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Diare Di Desa Taora Kecamatan Buntumalangka Kabupaten Mamasa Sri Nengsi; Lismeika Lismeika; Andi Liliandriani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.3207

Abstract

Sanitasi dasar merupakan syarat kesehatan lingkungan yang harus di miliki oleh setiap keluarga. Diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang terjadi hampir di seluruh daerah geografis di dunia. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran sanitasi dasar dengan kejadian diare di Desa Taora Kecamatan Buntumalangka Kabupaten Mamasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat dengan 30 informan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Teknik menarik kesimpulan dengan menentukan karakteristik pesan secara objektif dan sistematis, kemudian diinterpretasikan, disajikan dalam bentuk narasi, yang dikembangkan dengan reduksi, display dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana air bersih di Desa Taora sudah tersedia. Menggunakan jamban leher angsa dan jamban cemplung. SPAL belum tersedia, tempat sampah belum cukup memadai. Karena itu, kejadian diare terjadi akibat sarana air bersih, terjadi akibat sarana jamban keluarga, pengelolaan saluran pembuangan air limbah yang tidak benar dan tempat pembuangan sampah yang tidak baik.
hubungan postur kerja tidak alamiah dengan keluhan musculoskeletal disorders (msds) petugas kebersihan dinas lingkungan hidup dan kehutanan Maarifah Dahlan; Sri Nengsi; Rendisetiawan Rendisetiawan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.2557

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) terjadi tidak secara langsung melainkan kombinasi dan akumulasi dari cidera yang terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama. MSDs merupakan sekumpulan gejala yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligament, kartilago, sistem saraf, struktur tulang, dan pembuluh darah. Akhirnya menyebabkan ketidakmampuan seseorang untuk melakukan pergerakan dan koordinasi gerekan anggota tubuh atau ekstremitas sehingga dapat mengakibatkan efisiensi kerja berkurang dan produktivitas kerja menurun dan postur kerja menjadi salah satu faktor resiko MSDs. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran resiko postur kerja tidak alamiah dan keluhan musculoskeletal disorders yang dialami serta mencari hubungan antara keduanya.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cros sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling dengan populasi berjumlah 191 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 orang. Kemudian untuk penilaian postur kerjanya menggunakan lembar penilaian REBA dan untuk keluhan musculoskeletal disorders yang dialami menggunakan kuesioner Nordic Body MapHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara postur kerja tidak alamiah dengan keluhan musculoskeletal disorders, dengan menggunakan uji chi square dengan hasil p=0,559 atau p > 0,05 maka dinyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara postur kerja tidak alamiah dengan keluhan musculoskeletal disorders petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar.