Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa Kelas X dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Putri Zahra Birrul Walidain; Redo Martila Ruli
Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education Vol 1 No 2 (2022): Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education
Publisher : Program Studi Sarjana Pendidikan Matematika, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/rjrrme.v1i2.6531

Abstract

Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika dalam bentuk cerita pada materi SPLTV masih sering ditemukan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan yang umum dialami oleh siswa kelas X di salah satu MA di Kabupaten Karawang dalam mengerjakan soal cerita dengan materi sistem persamaan linear tiga variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini yaitu 15 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah menggunakan soal tes dan wawancara. Hasil dari penelitian ini diperoleh kesalahan reading (membaca) pada soal nomor 1 sebanyak 1 siswa dan pada soal nomor 2 sebanyak 1 siswa. Kesalahan comprehension (memahami soal) pada soal nomor 1 sebanyak 7 siswa dan pada soal nomor 2 sebanyak 12 siswa. Kesalahan transformation (transformasi) pada soal nomor 1 sebanyak 6 siswa dan pada soal nomor 2 sebanyak 11 siswa. Kesalahan process skill (kesalahan keterampilan proses) pada soal nomor 1 sebanyak 12 siswa dan pada soal nomor 2 sebanyak 15 siswa. Kesalahan encoding (Kesalahan Penulisan Jawaban) pada soal nomor 1 sebanyak 12 siswa dan pada soal nomor 2 sebanyak 15 siswa. Dari hasil dan pembahasan mayoritas siswa kelas X di salah satu MA di Kabupaten Karawang mengalami kesalahan pada aspek process skill dan encoding error. Hal ini disebabkan siswa lemah dalam menentukan metode yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan dan ketidakbiasaan siswa melakukan evaluasi atas hasil akhir.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP pada Materi Relasi dan Fungsi Mega Shintia Asoraya; Redo Martila Ruli
Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education Vol 1 No 2 (2022): Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education
Publisher : Program Studi Sarjana Pendidikan Matematika, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/rjrrme.v1i2.6537

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa menjadi tujuan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII pada materi relasi dan fungsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 18 orang siswa kelas VIII di salah satu SMP Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes berupa 3 butir soal uraian kemampuan komunikasi matematis pada materi relasi dan fungsi dan diperkuat dengan hasil wawancara. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa pada soal nomor 1 dengan indikator menghubungkan benda nyata, gambar dan diagram ke dalam ide matematika diperoleh skor  hal ini dikategorikan tinggi; untuk soal nomor 2 dengan indikator menjelaskan ide, situasi, dan relasi matematika dengan benda nyata, gambar, grafik dan aljabar secara lisan maupun tertulis diperoleh skor  hal ini dikategorikan sangat rendah; dan untuk soal nomor 3 dengan indikator menyatakan peristiwa sehari-hari ke dalam bahasa atau simbol matematika diperoleh skor  hal ini dikategorikan rendah. Maka, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII di salah satu SMP Kabupaten Karawang masih tergolong rendah.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA DALAM MATERI MATEMATIKA PADA KELAS VIII BERBASIS THEORY OF DIDACTICAL SITUATION Rafiq Zulkarnaen; Budi Arif Darmawan; Redo Martila Ruli
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i2.7322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa dalam matematika untuk kelas VIII berdasarkan theory of didactical situation. Penelitian dan pengembangan model Plomp digunakan dalam penelitian ini, yang terdiri dari tahap penelitian pendahuluan, pembuatan dan penilaian prototype. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menghasilkan model epistemologi, sedangkan tahap prototyping dan assessment digunakan untuk menguji keefektifan dan kepraktisan LKS melalui penilaian diri sendiri, penilaian pakar, uji satu-satu, ujicoba terbatas, dan ujicoba lapangan. LKS yang dikembangkan berdasarkan teori situasi didaktis pada materi Teorema Pythagoras, Ruas Sisi Datar, Lingkaran, Statistika, dan Probabilitas dinyatakan valid, praktis, dan berpotensi efektif. Berdasarkan hasil tahap prototyping dan penilaian disimpulkan bahwa LKS valid dengan kompetensi matematika, tujuan pembelajaran, dan menyediakan situasi adidaktis, situasi didaktis, dan lingkungan. Kepraktisan untuk memudahkan guru dan siswa menggunakan LKS yang telah dikembangkan untuk diimplementasikan di kelas. Selanjutnya, keefektifan LKS mempengaruhi siswa untuk dapat merumuskan masalah dan menemukan solusi serta membangun pengetahuan matematika secara mandiri.
Studi Kasus Penggunaan Google Classroom pada Materi Statistika SMP Dita Ramadhani; Redo Martila Ruli
Didactical Mathematics Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.005 KB) | DOI: 10.31949/dm.v4i1.2055

Abstract

Google classroom merupakan aplikasi pengorganisasian kelas secara online, yang dapat diakses oleh guru dan murid. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan google classroom pada materi statistika SMP. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Negeri yang terletak di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 35 siswa kelas IX SMP. Instrumen pada penelitian ini terdiri atas instrumen primer dan sekunder. Instrument primer terdiri dari angket dan wawancara, selanjutnya instrumen sekunder terdiri dari nilai ujian siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi google classroom pada salah satu SMP di Karawang dapat dikatakan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran statistika secara daring, namun siswa berharap guru dapat memberikan video pembelajaran yang lebih lengkap juga menarik, dan dapat menggunakan aplikasi penunjang untuk berdiskusi secara langsung dengan guru sehingga penyampaian materi dan interaksi dapat lebih maksimal.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Menyelesaikan Materi Bangun Ruang Sisi Datar Sabrina Ovi Saffanah; Redo Martila Ruli
Didactical Mathematics Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.32 KB) | DOI: 10.31949/dm.v4i1.2068

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah adalah inti pembelajaran yang mewujudkan kemampuan dasar dalam proses pembelajaran. Namun demikian, beberapa peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa masih rendah pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian kali ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP dalam menyelesaikan materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa sekolah menengah pertama (SMP). Teknik pengambilan data penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, tes, dan wawancara untuk menerima informasi mendalam dari siswa, sehingga mendapatkan data yang benar. Teknik analisis kemampuan pemecahan masalah dengan mengkelompokkan tiga kategori yaitu kategori siswa kemampuan pemecahan masalah rendah, siswa kemampuan pemecahan masalah sedang, dan siswa kemampuan pemecahan masalah tinggi sesuai. Melakukan triangulasi metode pada tes dan wawancara untuk mengetahui valid atau tidaknya data. Instrument tes yang digunakan pada penelitian ini memberikan 5 soal non-rutin pada materi bangun ruang sisi datar. Pedoman dalam mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan lima indikator kemampuan pemecahan masalah. Dari hasil penelitian ini didapatkan 1 siswa berkemampuan pemecahan masalah tinggi, 4 siswa siswa berkemampuan pemecahan masalah sedang, dan 1 siswa berkemampuan pemecahan masalah rendah yang dilihat dari hasil tes siswa berdasarkan klasifikasi kategori kemampuan pemecahan masalah.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI BANGUN DATAR Nur Azizah Kamalia; Redo Martila Ruli
Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jes-mat.v8i2.5609

Abstract

This study aims to describe the mathematical creative thinking ability of class VIII junior high school students in one of the schools in Karawang district in solving problems related to the material of flat shapes. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The subjects in this study were 16 students of class VIII in one of the junior high schools in Karawang Regency. The instrument used was in the form of a mathematical creative thinking ability test consisting of four essay questions and interview guidelines.  The data collection techniques used in this research were tests and interviews. The data analysis technique used in this study consisted of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results and discussion of this study, it shows that the test results of students creative thinking skills are 25% in the high category with 4 students, 31.25% in the medium category with 5 students, and 43.75% in the low category. with a total of 7 students. So it can be concluded that the mathematical creative thinking ability of SMP class VIII students at one of the schools in Karawang district is still relatively low, and students also have not met the indicators of creative thinking skills, namely fluency, flexibility, originality, and elaboration
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma Sumiati Sumiati; Redo Martila Ruli
Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education Vol 1 No 3 (2022): Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education
Publisher : Program Studi Sarjana Pendidikan Matematika, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/rjrrme.v1i3.6535

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi logaritma dan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data diperoleh dengan tes tulis dan wawancara terhadap siswa kelas X IPA  pada salah satu SMA di Kabupaten Bandung dan kemudian dipilih 3 orang siswa berdasarkan jawabannya yang memenuhi kriteria tinggi, sedang, dan rendah untuk melakukan wawancara. Analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah terdapat 3 kriteria kemampuan berpikir kreatif pada siswa, yaitu tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa tinggi, tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa sedang, dan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa rendah. Untuk siswa yang memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif tinggi cenderung mampu menunjukkan keempat indikator berpikir kreatif. Kemudian untuk siswa yang memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif sedang cenderung mampu menunjukkan tiga dari empat indikator berpikir kreatif. Dan untuk siswa yang memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif rendah hanya mampu menunjukkan satu atau dua dari empat indikator berpikir kreatif. Kemudian hasil penelitian juga menyimpukan bahwa siswa kelas X IPA pada salah satu SMA di Kabupaten Bandung  memiliki kemampuan berpikir kreatif yang tergolong sedang.
ANALISIS KESULITAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI FUNGSI DAN RELASI Riayanti Agustin; Redo Martila Ruli
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v6i1.14578

Abstract

Analysis of students' difficulties aims to assist teachers in analyzing difficulties in solving material relationships and functions. The research method used is phenomenologically qualitative in junior high school in one of the schools in Karawang district in the odd semester of the 2022/2023 academic year. Sampling was 41 students of class VIIIB. In this study, this collection technique took data with test results based on the number of questions as many as 3 questions and what was used was tests and interviews, based on the results of analysis and discussion and observation. The validity of the data used in this study is a type of source triangulation. The results of this study indicate that students who experience difficulties in solving material relations and function questions are: (1) junior high school students who have difficulty using concepts because students cannot translate the form of the questions, so they cannot use the appropriate formula. (2) ) junior high school students have difficulty using principles because students cannot process calculations, so students do not complete calculations correctly, (3) junior high school students have difficulty solving verbal problems because students cannot use concepts and principles to work on problems on questions.
Chemistry Adversity Quotient Terhadap Bentuk Aljabar pada Siswa Kelas VII SMP Saira Inka Fadya; Redo Martila Ruli
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya penyimpangan dari pengaruh adversity quotient pada materi bentuk aljabar siswa kelas VII SMP. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Karawang Barat tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 38 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu model penelitian fenomenologi. Pengumpulan data diperoleh dari hasil angket AQ dan hasil jawaban siswa pada soal bentuk aljabar. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) rata-rata skor angket adversity quotient yang berjumlah 10 pertanyaan adalah 75,6%, artinya rata-rata siswa di SMP ini tergolong tipe campers. (2) Pada hasil penyelesaian permasalahan bentuk aljabar berjumlah 5 butir soal rata-rata skor adalah 48, artinya jawaban siswa tidak berbanding lurus dengan angket yang sudah dijawab. Dapat disimpulkan bahwa adversity quotient mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi bentuk aljabar, ada yang berbanding lurus atau sebaliknya karena diakibatkan oleh beberapa faktor. Kata kunci: Fenomenologi, Adversity Quotient, Bentuk Aljabar
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Statistika Rafidah Safitri; Redo Martila Ruli
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas IX dari salah satu SMPN di Cikarang Utara.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan wawancara. Tes yang diberikan menggunakan soal cerita pada materi statistika sebanyak tiga soal. Wawancara dilakukan pada beberapa orang siswa untuk mengetahui lebih jauh tentang pengetahuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil penelitian ini didasarkan pada langkah pemecahan masalah matematis menurut Polya, yaitu (1) Kemampuan siswa dalam memahami masalah; (2) Kemampuan siswa dalam merencanakan penyelesaian; (3) Kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah; (4) Kemampuan siswa dalam memeriksa kembali kebenaran dan solusi yang digunakan. Pada langkah 1, 3 dan 4 siswa masih kurang dan melakukan kesalahan dalam menerapkan langkahlangkah pemecahan masalah matematis. Pada langkah 2 belum ada siswa yang menerapkan langkah ini. Jadi, pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal cerita pada materi statistika siswa masih tergolong dalam kategori rendah dan harus ditingkatkan.