Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Role of Health Workers in Preventing Stunting in Children Victor E D Palapessy; Rini Susanti; Nur Febrianti; Faridah Hariyani; Bambang Sucipto
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13139

Abstract

The goal of this study was to find out what health workers can do to stop children from being too short for their age in villages. The method in this study is a qualitative research method with a type of literature study. The library research steps to be carried out in this study include: a) preparing equipment; b) compiling a work bibliography; c) managing time; d) reading and making research notes. In this study, data sources were obtained from relevant literature, such as books, journals, or scientific articles related to the selected topic. The data collection technique used in this library research is to find data about things or variables in the form of notes, books, papers or articles, journals, and so on. The research instrument used by researchers is a check-list list of research material classifications based on the focus of the study, writing schemes and maps, and research note formats. The data analysis technique used in content analysis research The results of this study show that the role of health workers in preventing stunting in the village has a very strategic role, in which these roles include: a. increasing awareness and education about the importance of balanced nutrition in children and families; b. identifying children who are at risk of experiencing stunting; c. providing a growth and nutrition monitoring program; d. providing appropriate nutritional supplements; and e. providing support and counseling for pregnant and lactating women. In addition, the role of health workers is to provide counseling on health and nutrition in the community, assist UKS in schools, and optimize community health centers (PUSKESMAS) by improving administration and providing medical equipment.
Pengaruh Health Education Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Pada Ibu Baduta Di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu Delvina Putri Bahrudin; Nur Febrianti; Yulta Kadang; Surianto
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v6i1.98

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Banyak ibu tidak menyadari stunting, suatu kondisi di mana tinggi dan berat badan tidak sesuai dengan usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan stunting ibu di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu dari tanggal 6 April sampai dengan 20 April 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi Baduta dan jumlah sampel adalah 15 untuk kelompok eksperimen yang diberikan terapi, dengan menggunakan sampling insidental. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Dengan desain one-group pre-test - post-test dan desain penelitian pra-eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan perilaku pencegahan stunting lemah sebelum mendapatkan health education, dengan nilai rata-rata 95,93 ± 13,951, dan perilaku pencegahan stunting baik setelah mendapatkan health education, dengan nilai rata-rata 129,53 ± 10,802. Uji t berpasangan menghasilkan p-value 0,000 (p-value <0,05), menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan perilaku pencegahan stunting pada ibu sebelum dan sesudah menerima health education. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa health education berpengaruh terhadap perilaku pencegahan stunting pada ibu balita di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu. Sehingga, lebih meningkatkan pelayan dan penyuluhan terkait penyakit stunting agar pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting bertambah.
Hubungan Motivasi Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: The Relationship between Family Motivation and the Quality of Life of Chronic Kidney Failure Patients at Undata Hospital, Province Central Sulawesi Pauzia; Nur Febrianti; Ardin; Hayati Kalla
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i10.4178

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis adalah gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini di ambil menggunakan menggunakan simple Random sampling dari 70 populasi pasien hd. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa motivasi keluarga terhadap pasien gagal ginjal kronik adalah sedang sebesar 35 responden dengan presentase 61,5%. Kualitas hidup terhadap pasien gagal ginjal kronik adalah baik sebesar 38 responden dengan presentase 67,9%. Ada hubungan motivasi keluarga terhadap kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik dengan nilai P = 0,001. Asumsi peneliti bahwa motivasi keluarga terhadap kualiats hidup pasien gagal ginjal kronik di RSUD Undata Provinsi Sulawesi tengah bahwa adanya korelasi positif antar motivasi keluarga terhadap kualitas hidup yang artinya semakin tinggi motivasi keluarga semakin baik pula kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik.