Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Role of Health Workers in Preventing Stunting in Children Victor E D Palapessy; Rini Susanti; Nur Febrianti; Faridah Hariyani; Bambang Sucipto
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13139

Abstract

The goal of this study was to find out what health workers can do to stop children from being too short for their age in villages. The method in this study is a qualitative research method with a type of literature study. The library research steps to be carried out in this study include: a) preparing equipment; b) compiling a work bibliography; c) managing time; d) reading and making research notes. In this study, data sources were obtained from relevant literature, such as books, journals, or scientific articles related to the selected topic. The data collection technique used in this library research is to find data about things or variables in the form of notes, books, papers or articles, journals, and so on. The research instrument used by researchers is a check-list list of research material classifications based on the focus of the study, writing schemes and maps, and research note formats. The data analysis technique used in content analysis research The results of this study show that the role of health workers in preventing stunting in the village has a very strategic role, in which these roles include: a. increasing awareness and education about the importance of balanced nutrition in children and families; b. identifying children who are at risk of experiencing stunting; c. providing a growth and nutrition monitoring program; d. providing appropriate nutritional supplements; and e. providing support and counseling for pregnant and lactating women. In addition, the role of health workers is to provide counseling on health and nutrition in the community, assist UKS in schools, and optimize community health centers (PUSKESMAS) by improving administration and providing medical equipment.
Pengaruh Health Education Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Pada Ibu Baduta Di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu Delvina Putri Bahrudin; Nur Febrianti; Yulta Kadang; Surianto
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v6i1.98

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Banyak ibu tidak menyadari stunting, suatu kondisi di mana tinggi dan berat badan tidak sesuai dengan usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan stunting ibu di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu dari tanggal 6 April sampai dengan 20 April 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi Baduta dan jumlah sampel adalah 15 untuk kelompok eksperimen yang diberikan terapi, dengan menggunakan sampling insidental. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Dengan desain one-group pre-test - post-test dan desain penelitian pra-eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan perilaku pencegahan stunting lemah sebelum mendapatkan health education, dengan nilai rata-rata 95,93 ± 13,951, dan perilaku pencegahan stunting baik setelah mendapatkan health education, dengan nilai rata-rata 129,53 ± 10,802. Uji t berpasangan menghasilkan p-value 0,000 (p-value <0,05), menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan perilaku pencegahan stunting pada ibu sebelum dan sesudah menerima health education. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa health education berpengaruh terhadap perilaku pencegahan stunting pada ibu balita di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu. Sehingga, lebih meningkatkan pelayan dan penyuluhan terkait penyakit stunting agar pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting bertambah.
Hubungan Motivasi Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: The Relationship between Family Motivation and the Quality of Life of Chronic Kidney Failure Patients at Undata Hospital, Province Central Sulawesi Pauzia; Nur Febrianti; Ardin; Hayati Kalla
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i10.4178

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis adalah gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini di ambil menggunakan menggunakan simple Random sampling dari 70 populasi pasien hd. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa motivasi keluarga terhadap pasien gagal ginjal kronik adalah sedang sebesar 35 responden dengan presentase 61,5%. Kualitas hidup terhadap pasien gagal ginjal kronik adalah baik sebesar 38 responden dengan presentase 67,9%. Ada hubungan motivasi keluarga terhadap kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik dengan nilai P = 0,001. Asumsi peneliti bahwa motivasi keluarga terhadap kualiats hidup pasien gagal ginjal kronik di RSUD Undata Provinsi Sulawesi tengah bahwa adanya korelasi positif antar motivasi keluarga terhadap kualitas hidup yang artinya semakin tinggi motivasi keluarga semakin baik pula kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Nurul tri putri; Rosita R; Nur Febrianti; Surianto S
An Idea Nursing Journal Vol. 1 No. 01 (2022)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v1i01.114

Abstract

        Kehamilan merupakan pertemuan antara sperma dan ovum diikuti dengan nidasi atau implantasi. Sesuai informasi dari WHO, penyebab kematian ibu hamil karena hipertensi mencapai 14% dari keseluruhan kasus kematian ibu hamil. AKI Di Puskesmas Talise Kota Palu pada tahun 2020 adalah disebabkan eklamsia/preeklamsia terdapat 4 kasus (67%). Tujuan penelitian ini mencari apakah ada hubungan antara pengetahuan, usia, dan paritas dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil. Rencana yang digunakan dalam penelitian ini penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu analitik. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di wilayah kerja Puskesmas Talise. Hasil penelitian menunjukan dari 85 responden berdasarkan tingkat pengetahuan, usia dan paritas. Bahwa ibu berpengetahuan baik sebanyak 38 orang (44.7%) dan yang berpengathuan kurang sebanyak 47 orang (55.3%), dan ibu yang berusia 20-35 tahun sebanyak 68 (80%), serta ibu yang berusia <20->35 tahun yaitu 17 orang (20%), sedangkan paritas menunjukan bahwa ibu dengan paritas Primipara sebanyak 27 orang (51.8%), sedangkan ibu dengan Multipara sebanyak 58 orang (68.2%). Dilihat dari hasil tinjauan, ada hubungan antara pengetahuan dan kejadian hipertensi pada ibu hamil, tidak ada hubungan paritas dan kejadian hipertensi pada ibu hamil, dan tidak ada hubungan antara usia dan angka kejadian hipertensi pada ibu hamil.
Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Demam Berdarah fahira ebu; Nur Febrianti; Rabiah R; Iwan I
An Idea Nursing Journal Vol. 1 No. 01 (2022)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v1i01.117

Abstract

This research is a descriptive research. The population is all respondents who have been exposed to dengue fever in the work room of UPTD Birobuli opening 31 respondents and the testing method using a complete population of 31 respondents using polls. The examination used is Univariate Analysis. The results showed that the distribution of the 31 respondents studied showed that the distribution based on respondents' knowledge about Dengue Fever was poor knowledge, namely 20 respondents with a percentage (64.5%) while good, namely 11 respondents with a percentage (35.5%), and also the distribution of respondents based on the habit of hanging clothes is not good 23 respondents with a percentage (74.2%), and good, namely 8 respondents with a percentage (25.8%). The lower the level of the school, the lower the understanding and knowledge, this is influenced by the approach, depending on the habit of being exposed to dengue fever, this is influenced by age. Based on the habit of hanging clothes, most of them are not good.
Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara Di Bhayangkari Polres Pelabuhan Makassar Naomi Malaha; Nur Febrianti; Dewi Sartika; Fitriani Fitriani; Lusyana Aripa; Yuliana Sri Widhihastuti
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v1i3.76

Abstract

Breast cancer is the most common type of cancer in women in Indonesia, with incidence rates increasing every year. Breast cancer is also the second highest cause of cancer deaths in women in Indonesia after cervical cancer. So, it is necessary to raise awareness about breast cancer and the importance of prevention and early detection efforts, in order to reduce the risk of death from the disease. The objectives obtained by carrying out this activity, namely providing information and knowledge and increasing women's awareness to take action to detect breast cancer early through breast self-examination so that they can recognize early signs of breast cancer. The method of activities carried out in this service is in the form of counseling with the lecture method using leaflet and video media. Education is proven to be effective in increasing understanding of breast cancer prevention in participants and also very enthusiastic about the material because they get new knowledge. Therefore, it is necessary to increase socialization and training activities to the head of women, especially PKK mothers of Makassar Port Police about early prevention of breast cancer.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) Di Desa Bomba, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah: Health Education on Gestational Diabetes Mellitus (GDM) in Bomba Village, Marawola District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Rosita; Nur Febrianti; Indri Iriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8432

Abstract

Kualitas Diabetes Mellitus Gestasional merupakan suatu gangguan toleransi glukosa yang pertama kali ditemukan pada saat kehamilan, keadaan ini terjadi pada seorang wanita yang belum pernah didiagnosis diabetes kemudian menunjukkan kadar glukosa yang tinggi selama kehamilan. Berdasarkan riset International Diabetes Federation, 90% kasus diabetes pada wanita hamil merupakan kasus diabetes gestasional. Pada ibu yang mengalami Diabetes mellitus Gestasional (DMG) akan timbul beberapa masalah kesehatan yaitu masalah yang terjadi saat periode kehamilan dan persalinan yaang berdampak pada peningkatan risiko preeklamsia dan eklamsia serta terjadi makrosomia dan dapat mengalami hipoglikemia perinatal. Sedangkan untuk dampak jangka panjangnya ibu mengalami risiko obesitas dan diabetes mellitus tipe 2 baik pada ibu maupun anak yang dilahirkan. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada ibu hamil yang tinggal di Desa Bomba, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan dengan media penyuluhan menggunakan media Power Point dan Leaflet untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang DMG. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menyimpulkan bahwa pemahaman ibu hamil tentang penyakit DMG mengalami peningkatan. Pada awalnya terdapat 16 orang ibu hamil belum mengetahui secara umum tentang penyakit DMG dan 4 orang yang sudah memiliki tanda dan gejala DMG, tetapi setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang DMG terdapat 19 orang yang mengalami peningkatan pengetahuan sehingga mereka dapat melakukan pencegahan dan pengobatan secara rutin di Puskesmas untuk mempertahankan kualitas hidup yang lebih sehat dan lebih baik di masa kehamilan, persalinan, dan setelah persalinan. Namun, masih terdapat 1 orang yang masih belum maksimal dalam memahami materi penyuluhan yang diberikan.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Dalam kehamilan di Desa Enu, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah: Health Education on Hypertension During Pregnancy in Enu Village, Donggala Regency, Central Sulawesi Province Rosita; Nur Febrianti; Syaiful Tahir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8433

Abstract

Hipertensi pada kehamilan dapat digolongkan menjadi pre-eklampsia/ eklampsia, hipertensi kronis pada kehamilan, hipertensi kronis disertai pre-eklampsia, dan hipertensi gestasional (Alatas, 2019). Hipertensi dalam kehamilan merupakan 5-15 % penyulit kehamilan dan cukup tinggi. Menurut data World Health Organization (WHO) angka kematian ibu hamil disebabkan oleh hipertensi mencapai 14% dari keseluruhan kasus kematian ibu hamil (Tri Putri, 2022). Salah satu indikasi terjadinya hipertensi dalam kehamilan yaitu terjadinya peningkatan tekanan darah ?140/90 mmHg (Mubin, 2016). Kejadian hipertensi dalam kehamilan dipengaruhi oleh faktor usia ibu, jumlah kehamilan, riwayat hipertensi, dan obesitas (Astri et al., 2025). Untuk mencegah beberapa faktor risiko dan meminimalkan terjadinya komplikasi dari penyakit hipertensi dalam kehamilan maka sangat diperlukan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang baik pada masa kehamilan. Oleh karena itu, Program Studi Diploma III Keperawatan Akademi Keperawatan Justitia melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang hipertensi dalam kehamilan. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Desa Enu, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan dengan media penyuluhan menggunakan media Power Point dan Leaflet untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang hipertensi dalam kehamilan. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil, suami, serta keluarga yang mendampingi dalam kehamilan sudah mengalami peningkatan yang signifikan. Pada awalnya terdapat 5 orang ibu hamil belum mengetahui tentang penyakit hipertensi dalam kehamilan, tetapi setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang DMG terdapat 15 orang yang mengalami peningkatan pengetahuan sehingga mereka dapat melakukan pencegahan dan pengobatan secara rutin di Puskesmas untuk mempertahankan kualitas hidup yang lebih sehat dan lebih baik di masa kehamilan, persalinan, dan setelah persalinan.