Mutiah Mutiah
Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Chemistry Education Practice

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Diskursus Multi Representasi (Dmr) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Senyawa Hidrokarbon Kelas Xi Mia Man 1 Mataram Ramli Ahmad; I Nyoman Loka; Mutiah Mutiah
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v3i1.1689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe diskursus multi representasi (DMR) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok senyawa hidrokarbon kelas XI MIA MAN 1 Mataram. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dalam bentuk Pre-test dan Post-test Only Control Group Design. Populasi  dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA 1 Mataram sebanyak 161 siswa yang tersebar dalam 4 kelas. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 4 sebagai kelas kontrol, dengan menggunakan metode random sampling. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe diskursus multi representasi (DMR) sedangkan pada kelas kontrol diberi  perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran konvensional. Data pada penelitian ini berupa hasil belajar yang dikumpulkan dengan teknik uji pre-test dan post-test. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji-gain t. Hasil uji statistik uji-t thitung pada taraf signifikan 5 % menunjukkan thitung (3,976) > ttabel (1,671). Nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 75,52 lebih besar dibandingkan kelas kontrol yaitu 66,13 dan ketuntasan kalsikal pada kelas eksperimen 45,00 % lebih besar dibandingkan kelas kontrol 20,51 %. Hal tersebut menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe diskursus multi representasi (DMR) memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok senyawa hidrokarbon kelas XI MIA MAN 1 Mataram. Kata kunci: diskrusus multi representasi (DMR), pembelajaran kooperatif dan hasil belajar 
Pembelajaran Kooperatif Berbasis Demonstrasi Kimia Yang Dimodifikasi Sebagai Model Perkuliahan Kimia Analitik Berkarakter Mutiah Mutiah; Sukib Sukib; Eka Junaidi; Yunita Arian Sani Anwar
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i1.2244

Abstract

Penelitian ini  merupakan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis demonstrasi kimia yang dimodifikasi  untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia analitik  dan karakter mahasiswa.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksakan selama 4 siklus. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisis dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Progdi. Pendidikan Kimia yang mengikuti matakuliah dasar dasar kimia aanalitik. Obyek penelitian ini adalah pemahaman mahasiswa pada konsep kimia analitik dan karakter kerja keras dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep kimia analitik mahasiswa pada siklus I (titrasi asam basa) sebesar 57,5  siklus II (aplikasi titrasi asam basa) sebesar 65, siklus III (Titrasi pengendapan) sebesar 70, dan siklus IV (aplikasi titrasi pengendapan) sebesar 75. Peningkatan nilai karakter tanggung jawab adalah sebagai berikut: cukup (siklus I), baik (siklus II), baik (siklus III) dan sangat baik (siklus IV). Sedangakan untuk nilai karakter kerja keras mahasiswa adalah: cukup (siklus I), cukup (siklus II), baik (siklus III), dan baik (siklus IV).Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis demonstrasi kimia yang dimodifikasi dapat meningkatkan pemahaman konsep kimia analitik dan nilai karakter tanggung jawab dan kerja keras pada  mahasiswa. Kata kunci:  demonstrasi kimia, pembelajaran kooperatif, pendidkan karakte
Hubungan Antara Sikap Ilmiah dan Keterampilan Berpikir Kreatif pada Mahasiswa Pendidikan Kimia di Universitas Mataram Baiq Hesti Yuliatin; Agus Abhi Purwoko; Muntari Muntari; Mutiah Mutiah
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i3.2733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kreatif pada mahasiswa pendidikan Kimia di Universitas Mataram. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif ex-post facto . Populasi penelitian sebanyak 160 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 114 mahasiswa semester IV dan VI program studi pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmi Pendidikan, Universitas Mataram. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen sikap ilmiah dan soal tes keterampilan berpikir kreatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kategori untuk Sikap Ilmiah mahasiswa termasuk sedang, diperoleh rata-rata sebesar 54,95 dengan nilai tertinggi pada indikator sikap ingin tahu, begitupun dengan keterampilan berpikir kreatif temasuk kategori sedang, diperoleh rata-rata sebesar 11,16 dengan nilai tertinggi pada indikator kefasihan. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji asumsi dan uji hipotesis. Hasil penelitian uji hipotesis menggunakan nilai Pearson Product Moment menunjukan r xy = 0,30; Koefisien determinasi sebesar 9,1%; dan t hitung= 3341> t tabel = 1.585. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kreatif pada mahasiswa dengan tingkat rendah
Pengembangan E-Modul Berbasis Tiga Level Representasi Pada Materi Kesetimbangan Kimia untuk Siswa Sekolah Menengah Atas Kelas XI Rabiatul Adawiyah; Dwi Laksmiwati; Supriadi Supriadi; Mutiah Mutiah
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i3.2744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan dari e-modul berbasis tiga level representasi pada materi kesetimbangan kimia di kelas XI yang sudah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) model 4D. Subjek penelitian ini terdiri dari dua dosen pendidikan kimia dan satu guru kimia SMA Negeri 1 Praya Timur sebagai penguji kelayakan e-modul berbasis tiga level representasi. Sedangkan uji coba skala kecil dilakukan pada siswa kelas XI SMAN 1 Praya Timur. Pengujian kelayakaan e-modul dari validator 1 diperoleh sebesar 76% (kriteria cuku valid), validator 2 diperoleh sebesar 81% (kriteria cukup valid) dan validator 3 diperoleh sebesar 75% (kriteria cukup valid), penilaian uji keefektifan dari hasil belajar siswa diperoleh sebesar 80,8% (kriteria sangat efektif), dan penilaian kepraktisan e-modul dari angket respon siswa diperoleh sebesar 94% (kriteria sangat praktis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis tiga level representasi pada materi kesetimbangan kimia untuk kelas XI yang dikembangkan layak, praktis dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada kondisi pademi Covid-19.
IDENTIFIKASI TINGKAT LITERASI KIMIA-SMA MAHASISWA PROGDI. PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNRAM Mutiah Mutiah; Jeckson Siahaan
Chemistry Education Practice Vol. 5 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v5i2.3935

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menganalisis kemampuan literasi kimia  pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Unram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah mahasiswa peserta program pengalaman lapangan PPL. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes literasi kimia berbentuk essay yang terdiri dari aspek pengetahuan dan kompetensi kimia SMA yang tercakup pada topik hujan asam, penipisan lapisan ozon, air sadah dan efek gas rumah kaca. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kemampuan literasi mahasiswa pada topik efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon tergolong baik, sedangkan topik hujan asam dan air sadah tergolong cukup. (2) kemampuan literasi mahasiswa dipengaruhi oleh sumber bacaan yang digunakan, yaitu buku teks, buku pelajaran, jurnal dan  internet. (3) Ditinjau dari tingkat literasi, maka kemampuan mahasiswa pada tingkat literasi nominal baik dengan nilai 80, selanjutnya literasi fungsional 67 (cukup baik), literasi konseptual 63 (cukup), dan literasi multidimensioanl 43 (kurang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara umum literasi mahasiswa terhadap kimia SMA cukup baik, tetapi untuk literasi tingkat multidimensi masih kurang. Ketidakmampuan siswa dalam melakukan analisis hubungan antara konsep menyebabkan  kesulitan dalam mensintesis  untuk mengambil kesimpulan terkait dengan fakta yang ada dalam kehidupan.
Analisis Minat Belajar Kimia Siswa Kelas XI dan Kelas XII MIPA SMAN 7 Mataram pada Masa Pandemi Nadia Amanda Sarani; Mutiah Mutiah; Rahmawati Rahmawati; Baiq Fara Dwirani Sofia
Chemistry Education Practice Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v6i1.3184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar kimia siswa kelas XI dan kelas XII MIPA SMAN 7 Mataram pada masa pandemi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang merupakan jenis penelitian meninjau, mencari, melihat serta menggambarkan dengan angka yang tepat mengenai objek yang diteliti sesuai dengan fenomena atau kejadian pada saat penelitian dilakukan. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas XI dan kelas XII MIPA SMAN 7 Mataram, sedangkan sampel yang digunakan adalah sebanyak 79 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan dengan metode proportionate stratified random sampling yang dilakukan dengan mengambil subjek dari setiap kelas yang ditentukan seimbang dengan banyaknya subyek dalam masing-masing kelas tersebut. Data kecendrungan minat belajar kimia siswa dikumpulkan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert yang telah diuji kevalidan dan reliabilitasnya. Empat indikator minat yang diukur dalam penelitian ini adalah perasaan senang, keterlibatan siswa, ketertarikan siswa dan perhatian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar kimia siswa selama masa pandemi dengan 4 indikator tersebut masuk ke dalam kategori minat tinggi dengan persentase minat kelas XI MIPA sebesar 75% dan persentase minat kelas XII MIPA sebesar 89%.