Mutiah Mutiah
Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Antara Sikap Ilmiah dan Keterampilan Berpikir Kreatif pada Mahasiswa Pendidikan Kimia di Universitas Mataram Baiq Hesti Yuliatin; Agus Abhi Purwoko; Muntari Muntari; Mutiah Mutiah
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i3.2733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kreatif pada mahasiswa pendidikan Kimia di Universitas Mataram. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif ex-post facto . Populasi penelitian sebanyak 160 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 114 mahasiswa semester IV dan VI program studi pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmi Pendidikan, Universitas Mataram. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen sikap ilmiah dan soal tes keterampilan berpikir kreatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kategori untuk Sikap Ilmiah mahasiswa termasuk sedang, diperoleh rata-rata sebesar 54,95 dengan nilai tertinggi pada indikator sikap ingin tahu, begitupun dengan keterampilan berpikir kreatif temasuk kategori sedang, diperoleh rata-rata sebesar 11,16 dengan nilai tertinggi pada indikator kefasihan. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji asumsi dan uji hipotesis. Hasil penelitian uji hipotesis menggunakan nilai Pearson Product Moment menunjukan r xy = 0,30; Koefisien determinasi sebesar 9,1%; dan t hitung= 3341> t tabel = 1.585. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kreatif pada mahasiswa dengan tingkat rendah
Pengembangan E-Modul Berbasis Tiga Level Representasi Pada Materi Kesetimbangan Kimia untuk Siswa Sekolah Menengah Atas Kelas XI Rabiatul Adawiyah; Dwi Laksmiwati; Supriadi Supriadi; Mutiah Mutiah
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i3.2744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan dari e-modul berbasis tiga level representasi pada materi kesetimbangan kimia di kelas XI yang sudah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) model 4D. Subjek penelitian ini terdiri dari dua dosen pendidikan kimia dan satu guru kimia SMA Negeri 1 Praya Timur sebagai penguji kelayakan e-modul berbasis tiga level representasi. Sedangkan uji coba skala kecil dilakukan pada siswa kelas XI SMAN 1 Praya Timur. Pengujian kelayakaan e-modul dari validator 1 diperoleh sebesar 76% (kriteria cuku valid), validator 2 diperoleh sebesar 81% (kriteria cukup valid) dan validator 3 diperoleh sebesar 75% (kriteria cukup valid), penilaian uji keefektifan dari hasil belajar siswa diperoleh sebesar 80,8% (kriteria sangat efektif), dan penilaian kepraktisan e-modul dari angket respon siswa diperoleh sebesar 94% (kriteria sangat praktis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis tiga level representasi pada materi kesetimbangan kimia untuk kelas XI yang dikembangkan layak, praktis dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada kondisi pademi Covid-19.
IDENTIFIKASI TINGKAT LITERASI KIMIA-SMA MAHASISWA PROGDI. PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNRAM Mutiah Mutiah; Jeckson Siahaan
Chemistry Education Practice Vol. 5 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v5i2.3935

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menganalisis kemampuan literasi kimia  pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Unram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah mahasiswa peserta program pengalaman lapangan PPL. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes literasi kimia berbentuk essay yang terdiri dari aspek pengetahuan dan kompetensi kimia SMA yang tercakup pada topik hujan asam, penipisan lapisan ozon, air sadah dan efek gas rumah kaca. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kemampuan literasi mahasiswa pada topik efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon tergolong baik, sedangkan topik hujan asam dan air sadah tergolong cukup. (2) kemampuan literasi mahasiswa dipengaruhi oleh sumber bacaan yang digunakan, yaitu buku teks, buku pelajaran, jurnal dan  internet. (3) Ditinjau dari tingkat literasi, maka kemampuan mahasiswa pada tingkat literasi nominal baik dengan nilai 80, selanjutnya literasi fungsional 67 (cukup baik), literasi konseptual 63 (cukup), dan literasi multidimensioanl 43 (kurang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara umum literasi mahasiswa terhadap kimia SMA cukup baik, tetapi untuk literasi tingkat multidimensi masih kurang. Ketidakmampuan siswa dalam melakukan analisis hubungan antara konsep menyebabkan  kesulitan dalam mensintesis  untuk mengambil kesimpulan terkait dengan fakta yang ada dalam kehidupan.
Demonstrasi Kimia yang Dimodifikasi untuk Membentuk Model Mental Mahasiswa Pada Konsep Redoks dan Sel Elektrokimia Mutiah Mutiah; Lalu Rudyat Telly Savalas; Agus Abhi Purwoko
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.573

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembentukan model mental siswa melalui media demonstrasi kimia yang dimodifikasi pada konsep reaksi redoks dan sel elektrokimia. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unram tahun kedua. Model mental siswa diungkap menggunakan tes tertulis yang mengukur model mental pada lever makroskopis, simbolik, dan submikroskopis. Pemberian tes dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan: (1) Perubahan model mental untuk level makroskopis adalah dari kurang sesuai menjadi sesuai, level simbolik dari kurang sesuai menjadi sesuai-sederhana, dan level submikroskopis dari tidak sesuai menjadi kurang sesuai dengan model mental ilmiah, (2) Ada pengaruh yang signifikan model mental makroskopis terhadap model mental submikroskopis, dengan persamaan Y = 0,429 X + 2,761,  r = 0,395, (3)Ada pengaruh yang signifikan model mental simbolik terhadap model mental submikroskopis dengan persamaan Y = 0,870 X – 14,36,  r = 0,712. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan media demonstrasi kimia yang dimodifikasi dapat membantu mahasiswa dalam pembentukan model mental ilmiah pada konsep sel elektrokimia baik pada level makroskopis, simbolik, maupun submikroskopis.
Analisis Minat Belajar Kimia Siswa Kelas XI dan Kelas XII MIPA SMAN 7 Mataram pada Masa Pandemi Nadia Amanda Sarani; Mutiah Mutiah; Rahmawati Rahmawati; Baiq Fara Dwirani Sofia
Chemistry Education Practice Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v6i1.3184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar kimia siswa kelas XI dan kelas XII MIPA SMAN 7 Mataram pada masa pandemi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang merupakan jenis penelitian meninjau, mencari, melihat serta menggambarkan dengan angka yang tepat mengenai objek yang diteliti sesuai dengan fenomena atau kejadian pada saat penelitian dilakukan. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas XI dan kelas XII MIPA SMAN 7 Mataram, sedangkan sampel yang digunakan adalah sebanyak 79 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan dengan metode proportionate stratified random sampling yang dilakukan dengan mengambil subjek dari setiap kelas yang ditentukan seimbang dengan banyaknya subyek dalam masing-masing kelas tersebut. Data kecendrungan minat belajar kimia siswa dikumpulkan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert yang telah diuji kevalidan dan reliabilitasnya. Empat indikator minat yang diukur dalam penelitian ini adalah perasaan senang, keterlibatan siswa, ketertarikan siswa dan perhatian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar kimia siswa selama masa pandemi dengan 4 indikator tersebut masuk ke dalam kategori minat tinggi dengan persentase minat kelas XI MIPA sebesar 75% dan persentase minat kelas XII MIPA sebesar 89%.
Students' Perception of the Practicality of Integrated Chemistry Learning Media Technological Pedagogical Content Knowledge and Culturally Responsive Transformative Teaching Model Irma Rahayu Lestari; Wahyu Zahraini; Muntari Muntari; Mutiah Mutiah
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 5 No. 2 (2023): Edisi Juli-Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This qualitative descriptive research aims to compare the perception of male and female students in grade X of high school toward the practicality of chemistry learning media that integrates Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) and Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT). This research was carried out at SMAN 1 Narmada with a research sample of 36 students in class X. Perception data was collected using a closed questionnaire includes three aspects of assessment, namely the aspect of presentation, ease of use, and benefits of learning media, by distributing the questionnaire offline to respondents. The data analysis technique of the student perception questionnaire uses descriptive statistical data analysis. The results obtained showed that the average value of students’ perception of the practicality of chemistry learning media was reviewed based on the perception of male students in terms of presentation, ease of use, and benefits respectively, namely 84%, 82%, and 84% with an average of 83% included in the practical criteria, while the perception of female students was obtained by 83%, 82%, and 85% respectively with an average of 83% included in the practical criteria. Based on the results of the study, it can be concluded that there is no significant difference between the perception of male and female students towards the practicality of TPACK and CRTT integrated chemistry learning media on the topic of chemical bonding.