Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Proses Kreatif Siswa SMAN 3 Luwu Timur dalam Pembuatan Ecoprint Iin Dwi Aristy Putri; Haspidawati Nur; Rosmalah Yanti; Erni Erni
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.467

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dan proses kreatif pembuatan ecoprint yang dilakukan Tim Pengabdian Msyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap awal dimana tim pengabdian masyarakat melakukan observasi tempat pengabdian yakni SMA 3 Luwu Timur, kemudian melakukan penetapan masalah yang dihadapi oleh guru dan siswa, dan menyelesaikan administrasi izin pengabdian. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanakan, dimana pada tahap ini melibatkan siswa dan guru di SMA 3 Luwu Timur, serta tim pengabdian masyarakat, kegiatan ini meliputi pengenalan tim, penyampaian materi tentang teknik ecoprint, praktik pembuatan ecoprint, tanya jawab, review hasil karya siswa, dan evaluasi. Teknik yang digunakan dalam penyampaian materi pengenalan ecoprint dimulai dengan ceramah, diskusi, serta pelatihan dan pendampingan kepada siswa. tahap selanjutnya yaitu, tahap akhir yaitu pembuatan, penyerahan dan laporan kegiatan pengabdian masyarakat. Tercapainya habitus estetis dalam proses kreatif didukung oleh lima tahapan, yaitu: (1) tahap pemahaman atau perumusan masalah; (2) tahap persiapan; (3) tahap inkubasi; (4) tahap penerangan; (5) tahap verifikasi. Kegiatan ini bermitra dengan Guru di sekolah SMAN 3 Luwu Timur, dengan melibatkan siswa sebagai pelaku.
Pelatihan dan Pendampingan Teknik Sablon Sederhana Berbasis Desain Grafis Digital pada Media Tote Bag di SMAN 3 Luwu Haspidawati Nur; Rosmalah Yanti; Erni Erni; Sunardin Sunardin; Ulfah Zakiyah; Eka Pratiwi; Tenriawaru Tenriawaru; Fajar Novriansyah
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.845

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab kebutuhan peningkatan keterampilan praktis siswa dalam bidang desain grafis digital dan teknik sablon manual, yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam mendukung kreativitas serta potensi kewirausahaan di kalangan pelajar. Mitra kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah SMAN 3 Luwu, sebuah sekolah menengah atas di Kabupaten Luwu yang menghadapi tantangan dalam pengembangan keterampilan desain grafis digital dan teknik sablon sederhana bagi siswanya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra seperti, minimnya keterampilan siswa dalam desain grafis digital, belum tersedianya pelatihan teknik sablon manual yang aplikatif di lingkungan sekolah, dan tidak adanya media praktik untuk mengintegrasikan desain digital ke dalam produk nyata.  Menanggapi permasalahan tersebut, tim PKM bersama pihak sekolah merancang program pelatihan terintegrasi yang terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu: pelatihan desain grafis digital menggunakan aplikasi Canva dan CorelDraw dasar, pelatihan serta pendampingan teknik sablon manual berbasis screen printing sederhana, dan implementasi hasil desain dalam bentuk produk tote bag. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung dan pendampingan intensif, melibatkan 30 siswa yang memiliki minat dalam bidang desain dan kewirausahaan. Pelatihan dilakukan secara bertahap dan kontekstual, mulai dari pembuatan desain, pemindahan ke media sablon, hingga pencetakan produk tote bag secara mandiri oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil menghasilkan desain grafis digital yang layak cetak, memahami proses sablon manual, dan mampu mencetak produk tote bag dengan tingkat kerapian dan estetika yang memadai. Lebih dari itu, siswa menunjukkan peningkatan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran akan peluang usaha berbasis produk kreatif. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan soft skill siswa, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan kecil di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pada proyek nyata, pembelajaran lintas disiplin, dan penguatan karakter siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Educaplay Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SDN 167 Sukaharapan Juliani Putri; Haspidawati Nur; Iin Dwi Aristy Putri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui media pembelajaran Educaplay pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SDN 167 Sukaharapan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas V SDN 167 Sukaharapan sebanyak 15 siswa, terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktivitas siswa, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila setelah diterapkan media pembelajaran Educaplay. Pada siklus I sebanyak 9 siswa (60%) mencapai nilai KKTP dan 6 siswa lainnya (40%) belum mencapai nilai KKTP. Sedangkan pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai nilai KKTP sebanyak 14 siswa (93%) dan 1 siswa lainnya (7%) tidak mencapai KKTP. Nilai rata-rata yang diperoleh mengalami peningkatan pada proses pelaksanaan siklus I nilai rata-rata 72 dengan kateogri keberhasilan tinggi dan siklus II nilai rata-rata kelas yaitu 86 dengan kategori keberhasilan sangat tinggi. Dapat disimpulkan bahwa Hasil Belajar Siswa meningkat secara efektif Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Educaplay pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SDN 167 Sukaharapan.
Pemanfaatan Resin Katalis sebagai Media Pengembangan Produk Inovatif bagi Siswa SMA Rosmalah Yanti; Haspidawati Nur; Erni Erni; Sunardin Sunardin; Andi Kilawati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.385

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA dalam memanfaatkan resin katalis sebagai bahan pengembangan produk inovatif yang kreatif, aplikatif, dan bernilai guna. Pengembangan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi kreatif dan perkembangan teknologi digital. Namun, siswa sekolah menengah masih memiliki keterbatasan pengalaman dalam menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kewirausahaan, melatih keterampilan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta memperkenalkan promosi dan pemasaran digital kepada siswa SMA Datuk Sulaiman, SMAN 4 Luwu Timur, dan SMAN 3 Luwu Timur. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu edukasi kewirausahaan berbasis produk kreatif dan inovatif, pelatihan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta pelatihan promosi dan pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2026, melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar kewirausahaan, mengenali peluang pengembangan produk kreatif, serta menghasilkan berbagai produk kerajinan berbahan resin katalis yang memiliki nilai estetika dan potensi nilai jual. Selain itu, siswa memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui keterlibatan langsung siswa dalam proses perencanaan, pembuatan, dan promosi produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kewirausahaan, praktik pembuatan produk kreatif berbahan resin, dan pemasaran digital dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan kreativitas dan kewirausahaan siswa melalui keterlibatan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.