Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

PENGETAHUAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI Rahma Nur Azizah; Pipih Napisah; Laelasari Laelasari
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i2.363

Abstract

Latar belakang : Menyusui sangat penting untuk kesehatan bayi dan ibu. Manfaat ASI untuk bayi, yaitu sebagai antibodi dan ASI merupakan makan terbaik untuk bayi, sehingga dapat mencegah dari berbagai penyakit, meningkatkan keterikatan antara bayi dan ibu, mencegah konstipasi, mengurangi resiko kegemukan dan obesitas. Sementara itu, manfaat menyusui untuk ibu postpartum, yaitu sebagai KB alami, mengurangi depresi, mencegah perdarahan, merangsang produksi ASI. Namun, menurut data WHO 2 dari 3 bayi tidak disusui secara eksklusif. Tujuan penelitian : untuk mengetahu gambaran tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang pijat oksitosin di Desa Nanjungjaya Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut Kersamanah Kabupaten Garut. Metode penelitian : jenis penelitian adalah penelitian dekriptif. Populasi pada penelitian, yaitu semua ibu menyusui. Jumlah populasi sebanyak 223 orang. Tenik sampling, menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel, yaitu 69 orang. Instrumen menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan univariate. Penelitian dilakukan pada 20 Juni – 20 Juli 2021. Hasil penelitian : tingkat pengetahuan ibu tentang pijat oksitosin menunjukkan bahwa sebagian besar dikategorikan kurang sebanyak 16 orang (53,3%), manfaat sebanyak 19 responden (63,3%), tujuan sebanyak 19 responden (63,3%), dan cara melakukan pijat oksitosin sebanyak 21 responden (70%). Saran : ibu menyusui diharapkan dapat menjadikan pijat oksitosin sebagai salah satu tindakan untuk melancarkan dan meningkatkan produksi ASI.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Guru Terhadap Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Remaja Rismayati Rismayati; Ermiati Ermiati; Pipih Napisah
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 1 (2023): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Banyaknya kejadian kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas menjadikan masalah yang harus ditangani. Problematika inilah yang menjadi masalah dikalangan remaja, perlunya peran dan fungsi guru didalamnya untuk mengetahui, membimbing, mengarahkan dan bagaimana cara menyikapi remaja dengan KTD. Tujuan : Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap guru terhadap kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis korelasi dan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 85 guru di SMAN 1 Cilaku Cianjur dan SMA IT Daaruttaqwa Assyamsyuriyyah yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis univariat menggambarkan distribusi frekuensi. Analisis penelitian bivariat menggunakan uji rank spearment. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap guru terhadap kehamilan tidak diinginkan pada remaja (p=0,001). Saran : Saran guru diharapkan dapat memberikan edukasi atau arahan upaya mencegah terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada pada siswa, serta guru dapat mengetahui bagaimana cara menyikapi kasus kehamilan tidak diinginkan pada remaja.
PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN KOMPRES HANGAT PADA ANAK DEMAM USIA 6-12 TAHUN Kintan Kintan; Laelasari Laelasari; Pipih Napisah
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 2 (2023): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v17i2.439

Abstract

Demam merupakan suatu keadaan dimana terjadi kenaikan suhu tubuh diatas normal. Demam apabila tidak ditangani dengan benar dan efektif dapat menyebabkan kejang demam. Salah satu penanganan demam, yaitu pemberian kompres hangat. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian kompres hangat pada anak demam di RT 12 Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang. Metode penelitian merupakan jenis penelitian deskriptif, populasi adalah semua ibu yang memiliki riwayat anak demam usia 6 tahun - 12 tahun, jumlah populasi sebanyak 120 orang, teknik sampling menggunakan accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kateristik responden pada penelitian sebagian besar usia antara 23-27 tahun sebanyak 40 orang (100 %), pendidikan terakhir SD sebanyak 21orang (52%), pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 33 orang (82%). Sementara itu, tingkat pengetahuan ibu tentang pengertian kompres hangat pada anak demam sebagian besar termasuk kategori kurang sebanyak 18 orang (58%). Kesimpulan penelitian, yaitu tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian kompres hangat pada anak di Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang termasuk kategori kurang. Saran diharapkan ibu dapat mengatasi demam pada anak, salah satunya dengan menggunakan kompres hangat sehingga dapat mencegah kejang demam secara dini.
PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN KOMPRES HANGAT PADA ANAK DEMAM USIA 6-12 TAHUN Kintan Kintan; Laelasari Laelasari; Pipih Napisah
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 2 (2023): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v17i2.439

Abstract

Demam merupakan suatu keadaan dimana terjadi kenaikan suhu tubuh diatas normal. Demam apabila tidak ditangani dengan benar dan efektif dapat menyebabkan kejang demam. Salah satu penanganan demam, yaitu pemberian kompres hangat. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian kompres hangat pada anak demam di RT 12 Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang. Metode penelitian merupakan jenis penelitian deskriptif, populasi adalah semua ibu yang memiliki riwayat anak demam usia 6 tahun - 12 tahun, jumlah populasi sebanyak 120 orang, teknik sampling menggunakan accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kateristik responden pada penelitian sebagian besar usia antara 23-27 tahun sebanyak 40 orang (100 %), pendidikan terakhir SD sebanyak 21orang (52%), pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 33 orang (82%). Sementara itu, tingkat pengetahuan ibu tentang pengertian kompres hangat pada anak demam sebagian besar termasuk kategori kurang sebanyak 18 orang (58%). Kesimpulan penelitian, yaitu tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian kompres hangat pada anak di Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang termasuk kategori kurang. Saran diharapkan ibu dapat mengatasi demam pada anak, salah satunya dengan menggunakan kompres hangat sehingga dapat mencegah kejang demam secara dini.
PENGETAHUAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI Nur Azizah, Rahma; Napisah, Pipih; Laelasari, Laelasari
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i2.363

Abstract

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Guru Terhadap Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Remaja Rismayati, Rismayati; Ermiati, Ermiati; Napisah, Pipih
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Banyaknya kejadian kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas menjadikan masalah yang harus ditangani. Problematika inilah yang menjadi masalah dikalangan remaja, perlunya peran dan fungsi guru didalamnya untuk mengetahui, membimbing, mengarahkan dan bagaimana cara menyikapi remaja dengan KTD. Tujuan : Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap guru terhadap kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis korelasi dan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 85 guru di SMAN 1 Cilaku Cianjur dan SMA IT Daaruttaqwa Assyamsyuriyyah yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis univariat menggambarkan distribusi frekuensi. Analisis penelitian bivariat menggunakan uji rank spearment. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap guru terhadap kehamilan tidak diinginkan pada remaja (p=0,001). Saran : Saran guru diharapkan dapat memberikan edukasi atau arahan upaya mencegah terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada pada siswa, serta guru dapat mengetahui bagaimana cara menyikapi kasus kehamilan tidak diinginkan pada remaja.
PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN KOMPRES HANGAT PADA ANAK DEMAM USIA 6-12 TAHUN Kintan, Kintan; Laelasari, Laelasari; Napisah, Pipih
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v17i2.439

Abstract

Demam merupakan suatu keadaan dimana terjadi kenaikan suhu tubuh diatas normal. Demam apabila tidak ditangani dengan benar dan efektif dapat menyebabkan kejang demam. Salah satu penanganan demam, yaitu pemberian kompres hangat. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian kompres hangat pada anak demam di RT 12 Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang. Metode penelitian merupakan jenis penelitian deskriptif, populasi adalah semua ibu yang memiliki riwayat anak demam usia 6 tahun - 12 tahun, jumlah populasi sebanyak 120 orang, teknik sampling menggunakan accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kateristik responden pada penelitian sebagian besar usia antara 23-27 tahun sebanyak 40 orang (100 %), pendidikan terakhir SD sebanyak 21orang (52%), pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 33 orang (82%). Sementara itu, tingkat pengetahuan ibu tentang pengertian kompres hangat pada anak demam sebagian besar termasuk kategori kurang sebanyak 18 orang (58%). Kesimpulan penelitian, yaitu tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian kompres hangat pada anak di Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang termasuk kategori kurang. Saran diharapkan ibu dapat mengatasi demam pada anak, salah satunya dengan menggunakan kompres hangat sehingga dapat mencegah kejang demam secara dini.
Pengaruh Kompres Hangat terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Arum Komariah, Neng; Napisah, Pipih; Hernawati, Yeti
Sehat MasadaJurnal Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v18i2.468

Abstract

Abstract Dysmenorrhea is pain in the lower abdomen that spreads to the waist and thighs. The prevalence of dysmenorrhea in Indonesia is 64.25%, primary dysmenorrhea is 54.89%, and secondary dysmenorrhea is 9.36%. Dysmenorrhea can be overcome with non-pharmacological interventions, namely warm compresses. The purpose of this study was to determine the effect of warm compresses in reducing dysmenorrhea pain in adolescent girls. The research method used quasi-experimental with a nonequivalent control group design. The sampling technique used purposive sampling. The population was all adolescent girls who experienced primary dysmenorrhea on the second and third days. A total of 30 adolescent girls were divided into intervention and control groups consisting of 15 people per group. Univariate analysis describes the frequency and percentage distribution. Bivariate analysis used the Wilcoxon test. The results showed that most respondents before being given warm compresses in the intervention group were in the moderate pain scale category (73.3%) and after the mild category (100%). The results of the bivariate test for the intervention group showed a significance value of p value 0.000. Meanwhile, the control group before being given the pain scale intervention was in the moderate category (40%) and after the mild category (66.7%). The results of the bivariate test of the control group showed a significant p value of 0.083. The effectiveness of the treatment reduced the pain scale in the intervention group by 62% and the control group by 27%. Thus, the provision of warm compresses is more effective in reducing dysmenorrhea pain.