Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IDENTIFIKASI Dryopteris Sp DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH (UNIMUDA) SORONG Karin Lorentza; Sirojjuddin Sirojjuddin; Anang Triyoso
Biolearning Journal Vol 9 No 2 (2022): Biolearning Journal (Juli 2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tumbuhan dryopteris di lingkungan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif presentase meliputi analisis persentasi tumbuhan dryopteris. Hasil penelitian di lingkungan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong terdapat 4 spesies dalam 3 famili. Jenis-jenis tersebut adalah dari famili Cytopteridaceae yaitu Gymnocarpium dryopteris, famili Nephrolepidaceae yaitu Dryopteris filix-mas, dan famili Dryopteridaceae yaitu Dryopteris cristata dan Dryopteris marginalis.
PERSEPSI MAHASISWA BIOLOGI TERHADAP MATA KULIAH PENDIDIKANKECAKAPAN HIDUP SEHAT (PKHS) DI UNIMUDA SORONG Irmawati Naa; Sirojjuddin Sirojjuddin; Nurul Alia Ulfa
Biolearning Journal Vol 9 No 2 (2022): Biolearning Journal (Juli 2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalbiolearning.v9i2.2820

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data terkait persepsi mahasiswa biologi terhadap mata kuliah Pendidikan kecakapan hidup sehat jurusan Pendidikan biologi Angkatan 2019.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalam mahasiswa jurusan Pendidikan biologi Angkatan 2019. Adapun sampel yang diambil berjumblah 10 mahasiswa dari 86 populasi. Teknik analisis data deskritif kualitatif dalam pengumpulan data penelitian menggunakan metode angket atau konsioner dan wawancara yang berisi penyataan dan pertannyaan terkait persepsi mahasiswa jurusan Pendidikan biologi Angkatan 2019 terhadap pelaksanaan kegiatan Pendidikan kecakapan hidup sehata (PKHS). Dengan mengunakan skala likert darai data yang di perloleh Hasil penelitian ini menujukan bahwa skor rata – rata 77.1/1000 × 100 = 77.1% persepsi mahasiswa jurusan Pendidikan biologi Angkatan 2019 terhadap pembelajaran Pendidikan kecakapan hidup sehat (PKHS) berada pada skala interval positif atau baik.
Relawan Hutan Merdeka (KONDA & WAMARGEGE) Aldilla Yulia Wiellys Sutikno; Latifah Latifah; Sri Rizki Handayani; Sirojjuddin Sirojjuddin; Nurmas Jihad Fahrurrozi; Faradila Rindiani; Nurmawati Nurmawati; Nadhira Nur Aprilita; Eltison Ambarau; Amus Piter Waa
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2022): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Distrik Konda sebagian besar menggantungkan hidupnya dari hasil alam, baik yang tersedia dihutan maupan yang berada dilaut. Ketergantungan akan hal tersebut yang dilakukan secara turun temurun mengakibatkan masyarakat tidak memiliki keterampilan atau keahlian lain. Apalagi saat ini dihadapkan dengan konsekuensi pencabutan izin perkebunan sawit yang telah direalisasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan. Berdasarkan hasil analisis dan obeservasi mengenai kondisi masalah kampung, maka tim menentukan kebijakan program (solusi) pemberdayaan masyarakat dengan 1). Pelatihan pemberdayaan pengelolaan hasil alam dan limbah rumah tangga sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 2). Membentuk kelompokkelompok usaha kecil dan mikro. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini secara garis besar mencakup beberapa komponen sebagai berikut; 1) Menghasilkan masyarakat yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai terkait program ketahanan pangan dan produk-produk seperti pembuatan ice cream, VOC, PCO, kopi manggrove, selai nanas, dan pupuk kompos. 2) Tesedianya kelompok usaha micro, kecil, dan menegah (UMKM) pada kampung Konda dan Wamargege yang sebagian besar didominasi oleh ibu-ibu. 3) Tersedianya produk-produk lokal yang dihasilkan maspyarakat berbasis hasil alam baik hutan maupun laut. 4). Adanya perubahan prilaku masyarakat yang konsumtif menjadi produktif.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP IMPLEMENTASI ASISTENSI MENGAJAR PROGRAM MBKM DI PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH (UNIMUDA) SORONG Umi Fitria Raubun; Sirojjuddin Sirojjuddin; Jaharudin Jaharudin
Biolearning Journal Vol 10 No 1 (2023): Biolearning Journal (Februari 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalbiolearning.v10i1.3700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai Bagaimana Persepsi dari Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi sebagai bagian yang telah mengikuti program merdeka belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, yang berjumlah 138 mahasiswa. Dan pengumpulan subjek yang diambil peneliti hanya fokus pada mahasiswa prodi pendidikan biologi adapun jumlah subjek yang diambil peneliti setengah dari jumlah subjek yaitu sekitar 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisioner dan wawancara dilakukan pada beberapa mahasiswa terhadap Persepsi Implementasi terkait dengan Asistensi Mengajar Program MBKM di Prodi Pendidikan Biologi secara keseluruhan memperoleh hasil dengan kategori kurang baik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mahasiswa telah terima Informasi dan mengetahui program ini dan sangat baik untuk berkontribusi. Namun demikian, sistem informasi proram ini masih perlu diperbaiki untuk memberikan akses yang baik bagi mahasiswa
PROBLEM BASE LEARNING UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR LOGIS PADA PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 1 AITINYO Stella Stefana Bosawer; Hidayatussakinah Hidayatussakinah; Sirojjuddin Sirojjuddin
Biolearning Journal Vol 10 No 1 (2023): Biolearning Journal (Februari 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalbiolearning.v10i1.3701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problem base learning sebagai solusi untuk dapat penigkatakan kemampuan berfikir logis pada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Aitinyo. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Aitinyo Kabupaten Maybrat pada bulan oktober-November 2022.Jenis penelitian yang digunakan PreExperimental .Dengan desain menggunakan One Group Pre-tes Posttes.Instrumen yang digunakan adalah tes soal essay.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prettes memiliki mean 74,77sedangkan posttest memiliki mean 89,64dan
Sampan, Upaya Akselerasi Penurunan Stunting Di Kampung Warmon Kokoda Papua Barat Sirojjuddin Sirojjuddin; Aldilla Yulia E Sutikno; Hendra Sudirman
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i2.4168

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat kampung warmon Kokoda terhadap bahaya stunting, sehingga dengan pemahaman yang dimiliki masyarakat mampu melakukan pencegahan stunting secara mandiri. Selanjutnya, kegiatan ini juga dapat mengelaborasi pengetahuan dasar terkait stunting melalui makanan sehat, pola asuh dan pola hidup bersih sertaa sehat. Sehingga dengan adanya Pendidikan melalui sekolah masyarakat pedalaman (SAMPAN) ini mampu memberikan dampak percepatan/akselerasi penurunan kasus stunting di Kampung Warmon Kokoda Papua Barat. Jumlah Peserta dalam kegiatan SAMPAN ini adalah 100 Orang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan Tahapan 1. Persiapan, 2. Pelaksanaan, 3. Pendampingan, 4. Monitoring dan Evaluasi, 5. Rencana Tindak Lanjut. Hasil darikegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman masyarakat terkait stunting sebesar 60,8% hal ini berdasarkan hasil test di akhir program SAMPAN.
Strengthening the Role of Teachers as Agents of Leadership Development Through Baitul Arqam: An Evaluation of The Human Resource Development Program in Sorong Regency Sirojjuddin Sirojjuddin; Muhammad Muzaki; Budi Santoso; Solehun Solehun; Farcham Mulloh; Teguh Yuliandri Putra; Endang Gunaisah
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v3i2.490

Abstract

The Baitul Arqam program is an important means of strengthening the ideological, spiritual, professional, and digital capacities of teachers within Muhammadiyah educational institutions. However, an initial needs assessment in Sorong Regency indicated that only approximately 40% of the 120 identified Muhammadiyah teachers had a good understanding of the Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCH), indicating the need for more structured teacher development. This community service program aimed to strengthen teachers’ understanding of Muhammadiyah values, their role as agents of cadre development, and their professional and digital capacities. The program involved 76 teachers from 19 Muhammadiyah schools and madrasahs and was implemented using a Participatory Action Research (PAR) approach consisting of needs identification, planning, action, reflection and evaluation, and follow-up. The activities combined interactive lectures, group discussions, experiential learning, spiritual activities, Fiqh of Information, and school branding practices. Program outcomes were evaluated through pretest and posttest, participant observation, satisfaction surveys, and action plans. The results showed that the average participant score increased from 62 in the pretest to 84 in the posttest, representing an increase of 22 points or 35.48% relative to the initial score, with 68 participants (89.5%) experiencing an increase in scores. The satisfaction survey, completed by 72 participants (94.7%), produced an average score of 3.74 out of 4, indicating a very positive response. Furthermore, 100% of participants developed action plans for implementing the outcomes of the program in their respective schools. These findings indicate that the PAR-based Baitul Arqam program provided positive immediate outcomes in strengthening teachers’ understanding, engagement, and readiness for follow-up action. Continued monitoring and mentoring are recommended to assess the implementation of action plans and the longer-term impact of the program.
Profiling Students’ Green Skills at MTs Al-Ma'arif 1, Sorong Regency, Based on Gender and Residential Area Siti Syamsiyah; Febrian Andi Hidayat; Sirojjuddin Sirojjuddin
Equator Science Journal Vol. 4 No. 3 (2026): [Online First] Equator Science Journal (ESJ)
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/esj.v4i3.399

Abstract

Green skills have become an essential competency for achieving sustainable development; however, empirical evidence regarding green skills among junior secondary school students, particularly in Eastern Indonesia, remains limited. Understanding students' green skills profiles is important to provide baseline evidence for designing sustainability-oriented science education. This study aims to profile the green skills of students at MTs Al-Ma’arif 1 in Sorong Regency based on gender and residential area. A quantitative descriptive design was employed involving 66 eighth-grade students selected through purposive sampling, including 28 male and 38 female students from urban, rural, and coastal areas. Data were collected using a green skills questionnaire covering five indicators: awareness of sustainable living, environmental resource management, eco-friendly behavior, ecological responsibility, and environmental problem-solving skills. Data were analyzed using descriptive statistics and non-parametric tests (Mann–Whitney U and Kruskal–Wallis). The results showed that students' green skills were generally in the high category. Female students achieved a higher average score (75.1%) than male students (65.19%). Students from rural areas obtained the highest average score (76.8%), followed by urban (68.1%) and coastal areas (64.58%). However, these differences were not statistically significant (p > 0.05). Environmental problem-solving skills and ecological responsibility showed the highest achievement, whereas environmental resource management required further improvement. This study provides baseline empirical evidence on students' green skills in an Islamic junior secondary school in Southwest Papua and highlights the importance of strengthening sustainability-oriented science education regardless of students' gender or residential background.