Wahyu Subadi
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 45 Documents
Search
Journal : JAPB

EFEKTIVITAS MOBIL KELILING DALAM RANGKA PEMUNGUTAN PAJAK BUMI BANGUNAN PERDESAAN PERKOTAAN (PBB-P2) DI KABUPATEN TABALONGPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari sebuah layanan mobil keliling dalam memberikan pelayanan pajak bumi dan b Erna Ekawati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari sebuah layanan mobil keliling dalam memberikan pelayanan pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan dalam kurung watu satu tahun. Serta ingin memberikan gambaran bagaimana bentuk pelayanan dalam pemungutan pajak bumi dan bangunan itu sendiri berjalan dengan semestinya. Penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskripstif adapun yang menjadi tolak ukur partisipasi dalam efektivitas pemungutan PBB-P2 yaitu terdiri dari pihak Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Tabalong yaitu sebanyak 2 orang serta pihak masyarakat 3 orang. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara dan Analisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan prosedur sudah berjalan baik. Jika di lihat dari teori Pasolong (2010) terdapat beberapa faktor antara lain: 1. Kemampuan 2. Kemauan 3. Energy 4. Teknologi 5. Kompensasi 6. Kejelasan tujuan dan 7. Keamanan namun terdapat juga kendala yang didapati peneliti antara lain: 1. Ada beberapa masyarakat yang tidak mengikuti persyaratan 2. Jadwal mobil keliling yang kurang terinformasi ke pada masyarakat 3. Mungkin perlu lagi di tingkatkan kembali dalam memberikan layanan Kata kunci : Efektivitas Layanan Mobil Keliling, PBB-P2, Kabupaten Tabalong
Kualitas Pelayanan Masyarakat Dilihat Dari Aspek Tangible (Berwujud) Dalam Rangka Meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Desa Muara Langon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser Rahmawati Rahmawati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas pelayanan masyarakat dilihat dari aspek tangible (berwujud) dalam rangka meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada kantor desa Muara Langon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser Jenis penelitian kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat yang melakukan pelayanan di kantor desa Muara Langon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser dengan sampel sebanyak 30 orang responden. Teknik analisa data menggunakan rumus presentasi menurut Muhammad Ali (1984). Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan dilihat dari aspek tangible (berwujud) dalam rangka meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada kantor desa Muara Langon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser dapat dikategorikan “Cukup Berkualitas” Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Tangible dan Indeks Kepuasan Masyarakat
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DILIHAT DARI ASPEK TANGIBLE DALAM RANGKA MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS HIKUN KABUPATEN TABALONG Marlita Sari; Wahyu Subadi
JAPB Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Kualitas Pelayanan Kesehatan Dilihat Dari Aspek Tangible Dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Pada Puskesmas Hikun Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil angket yang diberikan kepada 30 responden , teknik pengambilan sampel menggunakan sampel random sampling, Teknik analisis menggunakan tabulasi yang kemudian dipersentasi data yang di kemukakan oleh Muhammad Ali (1984). Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Kesehatan Dilihat Dari Aspek Tangible Dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Pada Puskesmas Hikun Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dapat dikategorikan berkualitas dengan presentase 60,83 %. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kesehatan, Pusat Kesehatan Masyarakat
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) “BERKAH BERSAMA” DITINJAU DARI ASPEK SUMBER DAYA DI DESA MABURAI KECAMATAN MURUNG PUDAK Dewi Lestari; Wahyu Subadi
JAPB Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Berkah Bersama” ditinjau dari Aspek Sumber Daya di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak. Jenis dan pendekatan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dengan key informan sebanyak 1 (satu) orang Kepala Desa Maburai, 1 (satu) orang Direktur BUMDes Desa Maburai, 1 (satu) orang Ketua Unit Usaha BUMDes Desa Maburai dan 2 (dua) orang BPD. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan jawaban dari key informan sebanyak 5 (lima) orang yaitu dilihat dari segi sumber daya manusia, sumber daya anggaran, sumber daya peralatan, dan sumber daya kewenanganpada indikator jumlah staf sangat terimplementasi, indikator kemampuan staf cukup terimplementasi, indikator kecukupan modal tidak terimplementasi, indikator sarana dan prasarana yang memadai cukup terimplementasi, dan indikator tugas dan tanggung jawab terimplementasi sehingga Implementasi Kebiijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Berkah Bersama” Dilihat dari Aspek Sumber Daya di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak dikategorikan cukup terimplementasi. Kata Kunci: Implementasi, BUMDes, Desa Maburai.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI TINJAU DARI ASPEK KOMUNIKASI DI DESA KAPAR KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Nida Supia Rahmi; Wahyu Subadi
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan usaha milik desa ini adalah salah satu lembaga yang bergerak di bidang sosial dan ekonomi dan sebagai penyedia layanan terhadap masyarakat desa utamanya mengenai bidang usaha. Pembentukan BUMDes di Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong mengacu pada PERMENDESA Nomor 4 Tahun 2015, Tentang Pendirian, Pengurusan, Pengelolaan dan Pembubaran BUMDes. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Data Kualitatif Miles and Huberman(2014) yaitu pengumpulan data, redusi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan: (1) Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (2) komunikasi pemerintahan desa dan masyakat (3) faktor penghambat. Hasil penelitian ini ialah implementasi kebijakan BUMDes yang ditinjau dari aspek komunikasi di Desa Kapar sudah berjalan dengan cukup baik. Hanya saja masih pemerintah desa harus lebih aktif dalam memberikan penjelasan mengenai BUMDes kepada masyarakat desa. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan BUMDes, Aspek Komunikasi
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BONGKANG KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG Muhammad Fadhil Prabowo; Wahyu Subadi
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala desa dalam melaksanakan tugas kewajiban dalam memberdayakan masyarakat melalui potensi pembangunan desa, dimana Kepala Desa selaku pemimpin adalah untuk memberikan motivasi terhadap aparat pemerintah dan masyarakat desa agar dapat melaksankan tugasnya dengan baik.Pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah strategi yang dilakukan untuk melakukan kemandiriaan sosial ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Sasaran yang dituju adalah masyarakat miskin yang tidak memiliki keberdayaan ekonomi, sosial budaya dan politik. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui peran kepala desa sebagai pengambil keputusan dalam pemberdayaan dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang memepengaruhi kepala desa sebagai pengambilan keputusan dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Bongkang kecamatan Haruai Kabupaten tabalong. Teknik pengumpulan data pada peneliti ini adalah 1. Observasi 2. Wawancara 3.Dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi empat proses yaitu 1. Pengumpulan data 2. Kondensasi data 3. Penyajian data 4. Kesimpulan dan verifikasi. Wawancara merupakan instrument utama yaitu dengan informasi kunci dengan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa sebagai pengambil keputusan dalam pemberdayaan masyarakat sudah baik dapat dilihat dari hasil wawancara dan observasi, Namun penghambat dari peran pengambil keputusan yaitu, waktu, tenaga dan biaya. Kata kunci : Peran kepala desa, Pemberdayaan Masyarakat
ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP DALAM RANGKA MENJAMIN AKUNTABILITAS KINERJA ARSIPARIS DI KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KABUPATEN TABALONG Astri Mukarramah; Wahyu Subadi
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengelolaan arsip dalam rangka menjamin akuntabilitas kinerja arsiparis adalah untuk proses penyanjian informasi bagi pimpinan untuk membuat keputusan dan merumuskan kebijakan. Di Kantor Bappeda Tabalong, pengelolaan arsip belum memenuhi standar sistem peraturan kearsipan. Hal tersebut dikarenakan tidak ada tenaga arsiparis di Kantor Bappeda Tabalong, sehingga arsip Kantor Bappeda Tabalong tidak terkelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Pengelolaan Arsip Dalam Rangka Menjamin Akuntabilitas Kinerja Arsiparis di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi dengan pihak Kantor Bappeda Kabupaten Tabalong. Penulis mengolah dan menganalisa dengan menelaah seluruh data yang tersedia dan teknik pengolahan maupun analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan oenarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Analisis Pengelolaan Arsip Dalam Rangka Menjamin Akuntabilitas Kinerja Arsiparis pada Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) di Kabupaten Tabalong masuk dalam kategori tidak terlaksana. Yang menjadi indikator dalam penelitian ini sesuai dengan indikator pengelolaan arsip dinamis dalam UU No. 43 Tahun 2009, yaitu penciptaan arsip, penggunaan dan pemeliharaan arsip, serta penyusutan arsip sebagai bahan akuntabilitas yaitu: arsip merupakan informasi terekam, arsip tercipta karena adanya fungsi, kegiatan/transaksi, dan arsip sebagai bukti autentik. Kata kunci : Analisis, Pengelolaan, Akuntabilitas, Kinerja, Arsiparis
IMPLEMENTASI PROGRAM RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (P-RTLH) BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI DESA PAMARANGAN KIWA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Wedia Rahmah; Wahyu Subadi
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana Implementasi Program Rumah Tidak Layak Huni (P-RTLH) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Desa Pamarangan Kiwa Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dengan informan sebanyak 5 orang yaitu Kasi Pemerintahan, Kepala Desa, Pelaksana P-RTLH, dan masyarakat penerima bantuan.. Teknik analisis data menggunakan model interaktif oleh Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitain disimpulkan bahwa Implementasi Rumah Tidak Layak Huni (P-RTLH) di desa Paramangan Kiwa Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dikategorikan baik koordinasi dan kerjasama dinas terkait, serta bentuk bantuan yang sebaiknya dalam bentuk uang. Serta sosialisasi yang lebih perlu di jadwalkan agar seleksi dapat proses pencairan. Kata Kunci : Implementasi, Program Rumah Tidak Layak Huni
PERAN PENDAMPING DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA (Studi Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong) Nurul Alpiah; Wahyu Subadi
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan dan menganalisa peran dari pendamping desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa Bongkang Kecamatan Haruai; 2) mengetahui dan menganalisa faktor-faktor yang menghambat peran pendamping desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa Bongkang Kecamatan Haruai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mengumpulkan data melalui studi kepustakaan, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tentang Peran Pendamping Desa Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Studi Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong), penulis dapat menyimpulkan peran dari pendamping desa belum berjalan dengan baik, yang disebabkan oleh dari 2 (dua) indikator berdasarkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Pasal 24 Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa hanya terpenuhi dari melakukan peningkatan bagi pemerintahan desa. Serta adapun dari poin-poin yang belum terpenuhi yaitu kurang sosialisasi kepada masyarakat, terbatasnya pengalaman dan pengetahuan organisasi, dan kurang kerjasama antara perangkat desa dan pendamping desa. Kata Kunci: Peran, Pendamping Desa, Pemerintahan Desa
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN TABALONG NOMOR 03 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DI RS. UMUM DAERAH H. BADARUDDIN KASIM Ramadanni Ramadanni; Wahyu Subadi
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 03 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok, bertujuan untuk mengatur area atau ruangan yang dinyatakan dilarang untuk melakukan kegiatan merokok, salah satunya RSUD H. Badaruddin Kasim sebagai fasilitas layanan Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 03 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di RSUD H. Badaruddin Kasim sejauh ini telah dilaksanakan apakah sudah terimplementasi dengan baik atau tidak, sebagai wujud dari menciptakan udara bersih bebas asap rokok di kawasan RSUD H. Badaruddin Kasim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dengan teknik dari Milles Huberman yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan di RSUD H. Badaruddin Kasim. Metode analisa data yang menggunakan model interaktif (Miles Huberman) dengan tahapan pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 03 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di RSUD H. Badaruddin Kasim telah terimplementasi dengan baik. Indikator dalam penelitian ini menggunakan Teori yang dikemukakan oleh G.C.Eddward (1) Struktur Birokrasi, (2) Sumberdaya, (3) Disposisi, (4) Komunikasi. Kata Kunci: Implementasi, Kawasan Tanpa Rokok, Rumah Sakit