Muhammad Noor
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU) DI DESA AMPARI KECAMATAN AWANG KABUPATEN BARITO TIMUR Milla Friscilla; Jauhar Arifin; Muhammad Noor
JAPB Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi merupakan suatu elemen penting dalam pembangunan dan merupakan suatu proses adaptasi masyarakat terhadap perubahan yang sedang berjalan. Dengan demikian partisipasi mempunyai posisi yang sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi masyarakat pada program pos pelayanan terpadu (POSYANDU) di Desa Ampari Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan jenis deskriptif kuantitatif dengan jumlah reponden 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik angket dan teknik analisis data menurut Muhammad Ali yakni model distribusi fekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat pada program pos pelayanan terpadu (POSYANDU) di Desa Ampari “Cukup Tinggi”. Meskipun partisipasi masyarakat dinilai cukup tinggi, masih ada terdapat beberapa kekurangannya, untuk itu penulis memberi saran yaitu kepada para kader posyandu Desa Ampari agar lebih memperhatikan pelayanan di bidang penggulangan diare agar dapat meningkatkan partisipasi dari masyarakat. Sehingga dapat terwujudnya sebuah pelayanan yang baik oleh kader posyandu serta partisipasi yang tinggi dari masyarakat. Kata kunci: Partisipasi, Masyarakat, Posyandu
Strengths and Interests Between Actors in Collaborative Governance: Review of the Riverside Settlement Revitalization Policy in Banjarmasin City Muhammad Noor; Falih Suaedi; Antun Mardiyanta
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 27, No 2 (2023): November
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.83437

Abstract

This study aims to analyze and identify the strengths and interests of state actors and non-state actors in the revitalization of residents’ houses in the riverside area of Banjarmasin City from the perspective of Collaborative Governance. This study used a qualitative approach by collecting data through observation, in-depth analysis, and document analysis. The findings of this study explain that collaborative governance is an alternative to public policy as an interactive process involving state and non-state actors autonomously who use shared rules and norms carried out collectively to solve societal problems. Collaboration involving actors in power with interests in decision-making might fail during its implementation. This research contributes to the scientific literature on interactions between actors and collaborative governance because the problems faced by the public are fought for, and collaborative governance implementation cannot be separated from the presence of actors involved in advocating for issues of public concern. 
Valuation Of The Family Hope Program (PKH) In Alleviating Poverty In Lumbang Village, Muara Uya Subdistrict, Tabalong Regency Nor Majidah; Muhammad Noor
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1486

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kemiskinan di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Lumbang. Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan melalui bantuan sosial bersyarat. Namun, implementasi program ini kerap menghadapi tantangan, baik dalam hal efektivitas pelaksanaan, ketepatan sasaran, hingga responsivitas terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dinamis. Oleh karena itu, penting dilakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana program ini berhasil dalam menurunkan angka kemiskinan dan memperbaiki kesejahteraan keluarga miskin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan mengidentifikasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan dalam menanggulangi kemiskinan di Desa Lumbang, serta mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan program dari sudut pandang efektivitas, efisiensi, kecukupan, kesamaan, responsivitas, dan ketepatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif pada key informan sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan akses masyarakat miskin terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Namun, program ini belum sepenuhnya mampu mengangkat keluarga penerima manfaat keluar dari garis kemiskinan secara mandiri. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain adalah kurangnya akurasi dalam pendataan penerima manfaat, keterbatasan fasilitas pendukung, lambatnya respon terhadap perubahan kondisi sosial, serta ketimpangan dalam distribusi bantuan. Diperlukan optimalisasi koordinasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi informasi agar pelaksanaan PKH lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu memberdayakan masyarakat secara menyeluruh.
The Role of Local Government in Managing the Tanjung Bersinar Park Green Open Space in Tabalong Regency Regina Safitri; Muhammad Noor
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1489

Abstract

RTH merupakan tempat rekreasi, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pengurangan dampak perubahan iklim. Pemerintah daerah sebagai otoritas yang bertanggung jawab untuk mengatur wilayahnya memiliki peran yang signifikan dalam menciptakan kebijakan dan strategi untuk mempertahankan dan meningkatkan RTH. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan, mengidentifikasi serta mengetahui faktor yang menjadi kendala dalam Peran Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Tanjung Bersinar Park di Kabupaten Tabalong. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan informan sebanyak 7 Orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong telah berperan dalam pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tanjung Bersinar Park, meliputi aspek perencanaan, pembuatan kebijakan, pemeliharaan, upaya mendorong partisipasi masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.
Kinerja Kepala Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Padangin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong Sri Dewi; Muhammad Noor
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1508

Abstract

Kinerja kepala desa dalam pembangunan infrastruktur pembangunan jalan desa sangat vital. Kepala desa bertanggung jawab untuk merencanakan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui Kinerja Kepala Desa dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Padangin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong dan faktor yang menjadi kendala Kepala Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Padangin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sumber data diambil melalui informan 7 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data reduction, data display, data condensation dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kinerja Kepala Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Padangin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong dalam aspek pembangunan jalan Desa Padangin dapat dikategorikan baik. Namun terdapat tantangan yang dihadapi kepala desa pada rendahnya tingkat partisipasi masyarakat, melawan kehendak masyarakat dan administrasi kepemilikan tanah, dan keterbatasan anggaran dalam pembangunan infrastruktur jalan Desa Padangin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pasar Tradisional Pada Pasar Raya Bauntung Tanjung Di Kabupaten Tabalong Yunita Prastya; Muhammad Noor
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1542

Abstract

Penelitian ini menyoroti Implementasi kebijakan pengelolaan Pasar tradisional yang masih menjadi tumpuan ekonomi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Tabalong. Namun, keberadaan pasar tradisional menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan dengan pasar modern hingga persoalan internal seperti pengelolaan kebersihan, penataan pedagang, dan infrastruktur yang belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengidentifikasi tentang implementasi kebijakan pengelolaan pasar tradisional, khususnya Pasar Raya Bauntung Tanjung di Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data collection, data condensation, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan pasar tradisional di Pasar Raya Bauntung Tanjung belum sepenuhnya optimal. Beberapa aspek seperti pengaturan lapak, kebersihan lingkungan pasar, dan fasilitas pendukung seperti tempat sampah, toilet, serta saluran drainase masih memerlukan perbaikan. Di sisi lain, kebijakan pemerintah daerah dalam penataan pedagang dan revitalisasi bangunan pasar telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya tarik pasar. Faktor pendukung implementasi kebijakan antara lain adanya regulasi yang jelas serta dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Namun, terdapat pula faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran pedagang dalam menjaga kebersihan dan keterbatasan personel pengelola pasar.