Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Tren Penelitian Keterampilan Berpikir Kritis pada Jurnal Pendidikan Dasar di Indonesia Tiwi Juliyantika; Hamdan Husein Batubara
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2869

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan berpikir yang melibatkan proses kognitif dan mengajak siswa untuk berpikir sesuai dengan kemampuannya atau berpikir reflektif terhadap permasalahan. Penelitian ini menggunakan metode systematic review untuk menganalisis isi artikel yang termuat di jurnal Pendidikan Dasar yang terakreditasi Sinta kemdikbud sejak tahun 2017 hingga tahun 2021, dengan fokus penelitian keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menemukan 21 jurnal dan 47 artikel yang membahas tentang keterampilan berpikir kritis. Artikel keterampilan berpikir kritis paling banyak terbit pada tahun 2020, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain kuasi eksperimen, instrumen tes,  dan teknik analisis data statistik deskriptif. Muatan pelajaran Sekolah Dasar yang paling sering diteliti adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam pada kelas 5. Hasil temuan ini telah memberikan informasi dan rekomendasi yang signifikan bagi peneliti lain yang mengkaji tentang keterampilan berpikir kritis.
Analisis Pengembangan dan Penilaian Sikap Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah Aulia Asdiana; Hamdan Husein Batubara
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3291

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan dan penilaian sikap sosial siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang. Peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data penelitian. Keabsahan data penelitian diuji menggunakan triangulasi data dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang telah mengutamakan pengembangan sikap jujur, mandiri, santun, dan disiplin. Selain itu, guru juga mengembangkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan sikap sosial siswa adalah dengan menunjukkan contoh yang positif dan membiasakan siswa bersikap yang baik di kelas maupun saat melakukan ekstrakurikuler, dan memberikan teguran serta nasehat bagi siswa yang melanggar tata tertib yang berlaku di sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga berupaya meningkatkan sikap sosial siswa dengan pengawasan terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah dan program budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) di sekolah. Sikap sosial siswa dinilai dengan mengamati perkembangan sikap siswa, meminta siswa menilai dirinya sendiri dengan menggunakan buku konsultasi dan monitoring, dan penilaian sejawat dengan lembar checklist. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sikap sosial siswa akan berjalan efektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan, penegakan aturan, dan pelibatan orang tua.
Tren Penelitian Keterampilan Berpikir Kritis pada Jurnal Pendidikan Dasar di Indonesia Juliyantika, Tiwi; Batubara, Hamdan Husein
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2869

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan berpikir yang melibatkan proses kognitif dan mengajak siswa untuk berpikir sesuai dengan kemampuannya atau berpikir reflektif terhadap permasalahan. Penelitian ini menggunakan metode systematic review untuk menganalisis isi artikel yang termuat di jurnal Pendidikan Dasar yang terakreditasi Sinta kemdikbud sejak tahun 2017 hingga tahun 2021, dengan fokus penelitian keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menemukan 21 jurnal dan 47 artikel yang membahas tentang keterampilan berpikir kritis. Artikel keterampilan berpikir kritis paling banyak terbit pada tahun 2020, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain kuasi eksperimen, instrumen tes,  dan teknik analisis data statistik deskriptif. Muatan pelajaran Sekolah Dasar yang paling sering diteliti adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam pada kelas 5. Hasil temuan ini telah memberikan informasi dan rekomendasi yang signifikan bagi peneliti lain yang mengkaji tentang keterampilan berpikir kritis.
Analisis Pengembangan dan Penilaian Sikap Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah Asdiana, Aulia; Batubara, Hamdan Husein
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3291

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan dan penilaian sikap sosial siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang. Peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data penelitian. Keabsahan data penelitian diuji menggunakan triangulasi data dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang telah mengutamakan pengembangan sikap jujur, mandiri, santun, dan disiplin. Selain itu, guru juga mengembangkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan sikap sosial siswa adalah dengan menunjukkan contoh yang positif dan membiasakan siswa bersikap yang baik di kelas maupun saat melakukan ekstrakurikuler, dan memberikan teguran serta nasehat bagi siswa yang melanggar tata tertib yang berlaku di sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga berupaya meningkatkan sikap sosial siswa dengan pengawasan terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah dan program budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) di sekolah. Sikap sosial siswa dinilai dengan mengamati perkembangan sikap siswa, meminta siswa menilai dirinya sendiri dengan menggunakan buku konsultasi dan monitoring, dan penilaian sejawat dengan lembar checklist. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sikap sosial siswa akan berjalan efektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan, penegakan aturan, dan pelibatan orang tua.