Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

RELIEF CANDI KIDAL SEBAGAI IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK SRI WEDHATAMA Rahmawati, Femi Eka; Iksan, Nur; Rohman, Ahmad Syarifuddin
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v12i2.3238

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota yang memiliki peninggalan sejarah terutama dari  situs-situs candi Kerajaan Singosari. Kerajaan Singosari merupakan salah satu kerajaan besar di nusantara yang sampai sekarang terdapat peninggalan sejarahnya, yaitu Candi Kidal. Keunikan candi ini adalah terdapat ornament yang tidak hanya sebagai ornament hias, namun terdapat ornament cerita yang mempunyai makna filosofis sangat tinggi. Salah satu perwujudan pelestarian ornament Candi Kidal yakni dengan pembuatan batik. Batik merupakan salah satu kekayaan kebudayaan bangsa Indonesia yang sudah diakui dunia dan banyak digunakan dalam berbagai acara baik dari kalangan bawah, menengah dan kalangan atas ataupun acara kenegaraan.Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan ornament hias atau relief dan merancang motif batik dari ornament-ornamnet hias Candi Kidal yang sesuai dengan makna untuk di sandang sebagai citra batik khas Malang Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan kombinasi penelitian desain, sehingga menghasilkan desain motif batik Sri Wedhatama. Nama batik Sri Wedhatama  merupakan perwakilan dari perlambangan baik pada ornament, sehingga diharapkan motif tersebut membuat penyandang mempunyai praba yang baik sesuai dengan motif batik yang disandangnya. 
PERUBAHAN HAK CIPTA KARYA SENI FOTOGRAFI PADA ERA AI Wahyuono, Wisesa; Ummat , Dzikrillah; Firdaus, Moch. Amrizal; Rohman, A. Syarifuddin
Imajinasi: Jurnal Seni Vol. 18 No. 1 (2024): Imajinasi: Jurnal Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi industri dengan cepat mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia melalui berbagai inovasi dan perkembangan teknologi. Fotografi adalah hasil inovasi dan perkembangan teknologi tersebut, dan juga merupakan salah satu media visual yang memberi daya tarik sendiri bagi manusia zaman sekarang. Dewasa ini muncul teknologi baru yang disebut AI. Dengan adanya berbagai perkembangan dan pemanfaatan teknologi AI, hukum tentunya akan perlu beradaptasi. Termasuk dalam perubahan hak cipta seni karya Fotografi. Penelitian ini bertujuan mengkaji perubahan hak cipta karya seni Fotografi pada era AI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni teknik dokumentasi dan  teknik kepustakaan. Data berupa informasi tentang perubahan, dampak, dan hak cipta karya seni fotografi pada era AI. Hasil penelitian menunjukan bahwa AI tidak dapat dihak ciptakan, tetapi karya seni Fotografi yang menggunakan AI sebagai alat atau media untuk memperbagus tampilan gambar foto masih memungkinkan memperoleh HAKI, karena karya seni fotografi tetap menjadi karya manusia yang dilengkapi dengan teknologi AI.
Wanita dalam Karya Seni: Catatan Retrospektif Peran-peran Wanita pada Relief Candi Jawi A. Syarifuddin Rohman; Fitrahayunitisna Fitrahayunitisna; I Kadek Yudi Astawan
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i2.8131

Abstract

Penelitian ini terfokus kepada peran-peran wanita yang digambarkan pada relief di badan Candi Jawi. Candi Jawi adalah salah satu candi di Jawa Timur yang memiliki kekhasan, dan berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah. Hal ini disebabkan candi-candi di Jawa Timur merupakan representasi dari akulturasi dua kepercayaan, yakni Shiwa-Budda.Rumusan masalah dalam penelitian iniadalah bagaimana peran wanita digambarkan pada relief Candi Jawi? Tujuan penelitian iniadalah menganalisis peran wanita yang tergambar pada relief Candi Jawi. Sementara itu manfaat dari penelitian ini adalah berikut; (1) Dapat digunakan sebagai sumber penciptaan seni mengenai hasil temuan tentang peran-peran wanita pada relief candi; (2) Memberikan deskripsi tentang aktivitas figur wanita sebagai hasil pembacaan relief untuk memperkaya penelitian sebelumnya.
Pawon – Warisan Tradisi Budaya Arsitektural Masyarakat Jawa : (Sebuah Video Dokumenter tentang Kisah di Balik Dapur Tradisional Jawa di Era Digital) Padmo Adi Nugroho, Yohanes; Windarti, Yayuk; Wahyu Utama, Aji Prasetya; Anggrian, Mayang; Rohman, A. Syarifuddin
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.07

Abstract

Abstrak Pawon sebagai bagian dari teknologi tradisional Jawa memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi yang masih lestari hingga kini. Di Dusun Cakruan, pawon dipertahankan tidak hanya sebagai dapur, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial, transmisi pengetahuan antar-generasi, serta penguat identitas budaya lokal. Elemen khas seperti luweng menunjukkan keterpaduan antara fungsi teknis dan simbolik dalam aktivitas domestik maupun UMKM kuliner. Meskipun demikian, pawon sebagai Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) dalam kategori Pengetahuan Tradisional belum sepenuhnya terdokumentasi dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan etnografis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi visual guna memahami makna ruang pawon dan urgensi pencatatan formalnya. Hasilnya adalah sebuah video dokumenter yang berjudul “Pawon – Warisan Tradisi Budaya Arsitektural Masyarakat Jawa” yang bisa disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=oEZDK0Sd1rg&t=51s secara daring. Kata kunci: Pawon; Pengetahuan Tradisional; Pelestarian Budaya; Video Dokumenter; Jambuwer Abstract Pawon—as part of traditional Javanese technology—embodies enduring cultural, social, and economic values. In Cakruan Hamlet, the pawon is preserved not merely as a kitchen but also as a space for social interaction, intergenerational knowledge transmission, and the strengthening of local cultural identity. Distinct elements such as the luweng (traditional stove) demonstrate the integration of technical and symbolic functions within both domestic activities and small-scale culinary enterprises. Nevertheless, pawon as an Object of Cultural Advancement (Objek Pemajuan Kebudayaan, OPK) in the category of Traditional Knowledge has not yet been fully documented in the Regional Cultural Master Plan (Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah, PPKD). This community service program employs an ethnographic approach through participatory observation, in-depth interviews, and visual documentation to explore the meaning of the pawon space and the urgency of its formal recognition. The outcome is a documentary video titled “Pawon – The Architectural Cultural Heritage of Javanese Society”, which can be accessed online at https://www.youtube.com/watch?v=oEZDK0Sd1rg&t=51s Keywords: Pawon; Traditional Knowledge; Cultural Preservation; Documentary Video; Jambuwer