Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EVALUASI SISTEM DRAINASE POLDER KOTA SEMARANG DILIHAT DARI SUDUT PANDANG KOTA RAWAN BENCANA BANJIR Marselly Dwiputri; Sarah Aisha; Rafi Mentari
RUSTIC Vol 1 No 2 (2021): RUSTIC
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.755 KB) | DOI: 10.32546/rustic.v1i2.714

Abstract

One of the flood disasters that often hit Semarang City is caused by the lack of management of the drainage system which ultimately has great potential for the emergence of very adverse flood disasters. The condition of the drainage channel capacity that continues to decrease due to sedimentation, garbage, and poor maintenance also aggravates the flood problem in Semarang City. Flood management in Semarang City has been carried out with the development of polder system drainage in the Old City and Banger River areas of Semarang City. Based on these conditions, an analysis was carried out that aims to evaluate the concept of polder system drainage in Semarang City in solving flood problems. The method carried out in this study is to use a qualitative descriptive analysis of the flood resolution program through the polder system in Semarang City. The results of the analysis explained that the polder system had been built in accordance with existing principles and regulations but the lack of maintenance of the Polder Banger resulted in the polder function not being optimal. The concept of developing Banger polders in East Semarang was well developed based on considerations of safety, sustainability, and flexibility aspects.
KAJIAN KOMPATIBILITY GREEN TRANSPORTATION UNTUK KOTA BOGOR Marselly Dwiputri; Isro Saputra; Iklima Alimah; Nurjannah Hamdani
RUSTIC Vol 1 No 1 (2021): RUSTIC
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.886 KB) | DOI: 10.32546/rustic.v1i1.886

Abstract

Transportasi merupakan infrastruktur utama yang menjadi bagian penting dalam pemenuhan aktivitas manusia. Kota Bogor merupakan salah satu kota dengan jumlah kendaraan tinggi. Berdasarkan data dari dari badan pusat statistik, diketahui bahwa jumlah kendaraan bermotor di Kota Bogor pada tahun 2019 adalah berjumlah 480.100 kendaraan dan pertumbuhan kendaraan bermotor meningkat rata – rata sebesar 15%. Semakin berkembangnya pertumbuhan kendaraan di Kota Bogor akan semakin meningkatkan konsumsi bahan bakar minyak serta memberikan kontribusi terhadap pencemaran udara. Dalam mengantisipasi dampak buruk yang ditimbulkan, diperlukan suatu konsep pengembangan transportasi yaitu green transportation yang merupakan suatu konsep untuk mewujudkan transportasi ramah lingkungan dalam upaya memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan konsep pengembangan green transportation yang sesuai dalam pengembangan transportasi berkelanjutan di Kota Bogor. Dalam penulisan ini metode yang dilakukan adalah metode kualitatif, sedangkan untuk cara analisis yang akan dilakukan peneliti menggunakan suatu metode deskriptif komparatif, dimana dilakukan suatu kajian perbandingan literatur yang akan digunakan untuk melihat pengembangan konsep green transportation.Hasil yang didapatkan menunjukkanbahwa penerapan green transportation Kota Bogor masih belum dapat diterapkan dengan baik, karena kondisi transportasi di Kota Bogor belum memenuhi seluruh indikator dari green transportation.
STRATEGI KINERJA JALUR PEDESTRIAN PADA RUAS JALAN SOEKARNO-HATTA KOTA BANDUNG DALAM TRANSISI MENUJU MASA ENDEMI COVID-19 Marselly Dwiputri; Nurjannah Hamdani; Asri Budiarto
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v5i2.14117

Abstract

Jalan Soekarno-Hatta adalah jalan utama atau hirarki jaringan jalan arteri primer yang berada di Kota Bandung yang memiliki penggunaan lahan campuran sebagai kawasan permukiman, perdagangan, perkantoran, dan industri, Jalan ini banyak dilalui berbagai angkutan kota baik lokal maupun antar kota dengan kemudahan akses transportasi dan prasarana jalan dan pedestrian yang cukup besar, akan tetapi semakin lama kondisi pedestrian di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta semakin kurang baik, beberapa sisi jalannya mengalami kerusakan dan digunakan para pedagang untuk menyimpan barang dagangannya, sehingga dapat mengakibatkan penurunan keamanan dan kenyamanan para pejalan kaki di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat keamanan dan kenyamanan penduduk yang menggunakan pedestrian di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta setelah dilakukannya penerapan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dan di masa peralihan dari fase pandemi menjadi fase endemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif kualitatif. Dalam melakukan analisa pelayanan fasilitas pejalan kaki dengan pendekatan teknis, yang meliputi kinerja tingkat pelayanan dan kebutuhan fasilitas pejalan kaki, hasil analisis pada penelitian ini adalah tingkat pelayanan pedestrian pada status transisi pandemi menuju endemi pada hari biasa berada pada level A dan B, dengan kondisi arus dan volume kepadatan yang cenderung rendah di koridor pedestrian di Jalan Soekarno-Hatta.
Persepsi dan Preferensi Masyarakat Kota Bandung terhadap Ruang Publik Stadion Gelora Bandung Lautan Api Marselly Dwiputri; Sarah Aisha; Rafi Mentari; Nurjannah Hamdani
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v6i1.16560

Abstract

The Gedebage Primary Center is planned to answer the problem of population density and activity density in the North Bandung Region as the Primary Center for the City of Bandung, so that the Gedebage Region is designated as the Second Primary Center for the City of Bandung in the Urban Spatial Plan. One of the infrastructures that has been built is Gelora Bandung Lautan Api Stadium. This study aims to determine the perceptions and preferences of the people of Bandung City regarding aspects of space size, security, comfort, and circulation conditions to the research area. The method used in this study is to use a quantitative descriptive method using SPSS software. The benefit of this research is to add information about the perceptions and satisfaction of the people of Bandung City towards the Gelora Bandung Lautan Api Stadium as a sports facility and one of the public space facilities. From the research conducted, the results of the analysis show that in terms of people's perception of the use of space, it is necessary to expand the jogging track and bicycle path because most of the people who come to the sports area are for jogging and cycling activities, coupled with supporting facilities, for commercial activities and recreation.
Struktur Atap Tradisional Kayu pada Masjid Bersejarah Abad Ke-16 di Jakarta Studi Kasus: Masjid Al-Alam Marunda dan Masjid Al-Alam Cilincing Atie Ernawati; Ryan Hidayat; Marselly Dwiputri; Karya Widyawati; Atfal Murodif; Asri Budiarto; Luis Ferdian; Yusuf Irwansyah
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v6i1.17129

Abstract

Tulisan ini akan mengkaji struktur atap kayu tradisional masjid-masjid bersejarah abad ke-16 di Jakarta. Pergeseran tradisi bangunan masjid dari arsitektur tradisional ke nuansa Timur Tengah modern akibat dinamika perkembangan dan globalisasi, menyebabkan perubahan gaya arsitektur masjid yang dulu menggunakan atap kayu tradisional menjadi atap kubah atau menggunakan struktur atap modern. Jika fenomena ini dibiarkan, dikhawatirkan akan kehilangan ilmu dan nilai-nilainya di kemudian hari. Melalui studi kasus masjid Al Alam Marunda dan Al Alam Cilincing, teknik konstruksi dan material yang digunakan pada potongan struktur atap di masa lalu dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, pengukuran, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem struktur atap kayu pada masjid bersejarah ini telah teruji dan terbukti mampu bertahan selama berabad-abad. Upaya pelestarian ini dilakukan selain untuk mempertahankan pengetahuan, nilai seni dan budayanya, upaya pelestarian dilakukan dalam upaya memberikan wawasan kearifan lokal dalam pemanfaatan kayu sebagai bahan konstruksi atap.
Analisis Pelayanan Jalan Soekarno-Hatta Sebelum dan Sesudah Penerapan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kota Bandung Marselly Dwiputri; Rafi Mentari; Sarah Aisha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.343 KB)

Abstract

Kemacetan pada ruas jalan Soekarno-Hatta yang merupakan jalan arteri primer kota Bandung dapat menimbulkan kerugian materiil maupun in-materiil akibat waktu tempuh yang lama, dampak dari kemacetan tersebut dapat mempengaruhi berbagai aktivitas masyarakat Kota Bandung. Dengan pesatnya pertumbuhan lalu lintas harus diimbangi pula dengan peningkatan sarana dan prasarana transportasi yang memadai agar tidak menimbulkan hambatan dan kemacetan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan pada ruas jalan Soekarno-Hatta dan mengetahui kapasitas jalan pada lalu lintas dua lajur dua arah di lokasi penelitian sebelum dan sesudah AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Berdasarkan tinjauan kinerja jalan dalam menampung volume kendaraan pada siang dan sore hari pada hari biasa dan hari libur, terdapat perbedaan volume lalu lintas kendaraan dan tingkat pelayanan lalu lintas kendaraan sebelum dan sesudah pelaksanaan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), kapasitas jalan eksisting di jalan Soekarno-Hatta sebelum penerapan AKB melebihi batas pelayanan yang seharusnya, dimana tingkat pelayanan sudah berada pada level D, sedangkan setelah penerapan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) tingkat pelayanan lalu lintas berubah menjadi level B. Perlu diterapkan strategi TDM (Transport Demand Management) untuk mengatasi permasalahan terkait volume dan pelayanan lalu lintas Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.
ISLAMIC ARCHITECTURAL CONCEPT IMPLEMENTATION IN SHARI’AH BRANDING HOUSING AT BARAZAKI RESIDENCE, DEPOK, WEST JAVA Sarah Aisha; Marselly Dwiputri; Rafi Mentari
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v6i2.19543

Abstract

Islamic housing design concepts can be explored and inspired in designing built environments with Islamic values in Indonesia. Currently, new housing is mushrooming that is being offered by developers. One of the branding strategies undertaken by developers in the city of Depok is to promote shari'ah branding in sales. The purpose of this study focuses on housing that uses the Shari'ah branding strategy in the city of Depok by exploring whether the housing also uses the concept of Islamic architecture. The method used in this study is to use a qualitative descriptive method, where the selection of housing samples has been determined and carried out an assessment based on the data that the author has, namely housing with sharia branding that uses an Islamic architectural style. Previous research discussed the shape, pattern, and character of Islamic residential houses. Meanwhile, in this research, a typological study was carried out on the arrangement of Islamic residential areas, with limited physical and philosophical studies. Based on the results of qualitative research on the Implementation of Islamic Architecture Concepts in Barazaki Residence Housing, Depok, the concept of Islamic Architecture has not been applied either to the principles of architectural appearance or the principles of Islamic architectural space.
MIXED-USED DESIGN WITH TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) APPROACH IN PULO GADUNG, EAST JAKARTA Primadani, Paraswati; Pratama, Fery Mulya; Dwiputri, Marselly
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i1.21682

Abstract

Pulo Gadung adalah wilayah industri yang padat penduduk dengan lalu lintas dan polusi udara yang tinggi karena kendaraan bermotor, kejahatan kriminal juga sering terjadi dikawasan terminal. Solusi untuk mengurangi kepadatan pertumbuhan penduduk dan ketergantungan pada kendaraan pribadi serta memperhitungkan lahan yang luas adalah dengan merancang bangunan multifungsi yang terintegrasi dengan transportasi. Tujuan perancangan ini difokuskan pada jalur transportasi yang terbentuk, yang menyatukan berbagai pilihan moda transportasi. Metode perancangan kualitatif digunakan dalam perancangan Mixed-Used Building dengan konsep Transit Oriented Development. Dari analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa akibat masalah yang ada maka terbentuklah jalur sirkulasi dengan beberapa moda transportasi, oleh karena itu hasil bangunan meliputi tiga masa bentuk bangunan yang relevan untuk memenuhi kebutuhan TOD. Penerapan konsep apartemen, ruang terbuka, terminal, dan pusat perbelanjaan menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan kawasan transit yang berdaya guna, aktif, dan aman. Tata ruang tercipta karena adanya kebutuhan TOD yaitu meliputi Bangunan Terminal yang di fokuskan dengan memperhatikan tiap moda jalur transportasi guna mengurangi kemacetan, membuat ruangan dengan bukaan yang besar untuk mengurangi tindak kejahatan. Bangunan Apartemen dan Mall berbentuk vertikal dengan menggunakan podium sebagai ruang transisi antara fungsi bangunan hunian dan pusat perbelanjaan agar mempermudah pengguna Kawasan TOD. Bangunan parkir disediakan dengan penghubung berupa jembatan antara terminal dan halte Transjakarta untuk memudahkan pengguna TOD, khususnya pengguna transportasi umum.
REDESIGN OF CHINESE BIDARA FLATS IN EAST JAKARTA WITH BIOPHILIC APPROACH Hamidah, Wardah; Pratama, Fery Mulya; Dwiputri, Marselly
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.23625

Abstract

The Bidara Cina flats is a building constructed in 1996. The phenomenon of urbanization in Jakarta City, which caused limited land availability at that time, and the presence of numerous irregular urban areas due to the proliferation of slums, prompted the initial construction of these flats. However, the construction of this building did not immediately solve the existing problems. The lack of adequate facilities and insufficient maintenance of the building have led to an unhealthy environment. Therefore, it is hoped that the redesign of the Bidara Cina flats in the future can integrate housing function, entertainment, and provide adequate facilities. The result of this redesign is expected to become a healthy living place for the lower-middle-class community or MBR.
GREEN OPEN SPACE DESIGN CONCEPT AS A SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL PARK IN THE CIBULUH RETENTION POOL, BOGOR CITY Hamdani, Nurjannah; Wakyudi, Wakyudi; Dwiputri, Marselly
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i1.22854

Abstract