Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Pelayanan Jalan Soekarno-Hatta Sebelum dan Sesudah Penerapan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kota Bandung Dwiputri, Marselly; Mentari, Rafi; Aisha, Sarah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3590

Abstract

Kemacetan pada ruas jalan Soekarno-Hatta yang merupakan jalan arteri primer kota Bandung dapat menimbulkan kerugian materiil maupun in-materiil akibat waktu tempuh yang lama, dampak dari kemacetan tersebut dapat mempengaruhi berbagai aktivitas masyarakat Kota Bandung. Dengan pesatnya pertumbuhan lalu lintas harus diimbangi pula dengan peningkatan sarana dan prasarana transportasi yang memadai agar tidak menimbulkan hambatan dan kemacetan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan pada ruas jalan Soekarno-Hatta dan mengetahui kapasitas jalan pada lalu lintas dua lajur dua arah di lokasi penelitian sebelum dan sesudah AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Berdasarkan tinjauan kinerja jalan dalam menampung volume kendaraan pada siang dan sore hari pada hari biasa dan hari libur, terdapat perbedaan volume lalu lintas kendaraan dan tingkat pelayanan lalu lintas kendaraan sebelum dan sesudah pelaksanaan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), kapasitas jalan eksisting di jalan Soekarno-Hatta sebelum penerapan AKB melebihi batas pelayanan yang seharusnya, dimana tingkat pelayanan sudah berada pada level D, sedangkan setelah penerapan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) tingkat pelayanan lalu lintas berubah menjadi level B. Perlu diterapkan strategi TDM (Transport Demand Management) untuk mengatasi permasalahan terkait volume dan pelayanan lalu lintas Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.
REVITALIZATION OF ABLUTION AREA AT TK RA PERSIS 106 IN CENTRAL JAKARTA Mentari, Rafi; Aisha, Sarah; Dwiputri, Marselly
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2025.v7i1.9654

Abstract

TK RA Persis 106 adalah Taman Kanak-kanak yang berada di wilayah permukiman padat di Jakarta Pusat, dimana mayoritas para siswa dan siswi adalah warga sekitar. TK RA Persis memiliki area lahan sebesar 300 m2 dengan luas bangunan sebesar 200 m2 setinggi satu (1) lantai sudah cukup memadai bagi kurang lebih 60 siswa/siswi muslim. Tidak hanya digunakan sebagai sarana Pendidikan, namun sebagian area luar (area lapangan dan area wudhu) digunakan untuk pemotongan sapi qurban pada Idul Adha.  Area wudhu tersebut tidak hanya digunakan dalam penunjang aktivitas ibadah siswa/siswi sebagai salah satu pembentukan karakter, namun juga digunakan sebagai area yang mendukung kegiatan pemotongan kurban pada saat Idul Adha. Keran-keran air pada area wudhu disambungkan dengan selang, dimana aliran air membantu proses pembersihan darah binatang kurban secara maksimal. Area wudhu dengan luasan sekitar 3 m2 yang sebenarnya kurang memadai bagi seluruh siswa/siswi muslim di sekolah ini yang mencapai kurang lebih 10 guru, 1 OB, dan 60 murid. Bila aktivitas praktek wudhu sedang dilaksanakan, mau tidak mau, siswa/siswi yang hendak belajar harus mengantri dan belajar wudhu secara berdempetan, sehingga aktivitas maupun proses belajar wudhu menjadi tidak efisien.Melihat kondisi tersebut,  kami sebagai tim pengabdian masyarakat Universitas Indraprasta PGRI telah berdiskusi dengan Ketua Yayasan beserta guru-guru TK RA Persis 106 Jakarta Pusat dan bergerak untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan judul “Revitalisasi area wudhu TK RA Persis 106 di Jakarta Pusat”.Kata kunci: Taman kanak-kanak, wudhu, islamRA Persis 106 is a kindergarten located in a densely populated residential area in Central Jakarta, where themajority of students are local residents. The institution occupies a land area of 300 m², with a building footprintof 200 m² spread over a single floor, which adequately accommodates approximately 60 Muslim students.Beyond serving as an educational facility, part of the outdoor area specifically the playground and ablution(wudhu) area-is utilized for the ritual slaughtering of sacrificial animals (qurban) during Eid al-Adha. Theablution area not only supports students' religious practices as part of character development but alsofunctions as a site to facilitate the qurban slaughtering activities. Water taps in this ablution area are connectedto hoses, enabling efficient cleaning of animal blood during the sacrificial process. However, the ablution area,covering approximately 3 m², is insufficient to accommodate all Muslim students, who number around 60, inaddition to 10 teachers and 1 janitor. During ablution practice, students are compelled to queue closely,leading to inefficiencies in both the religious ritual and the learning process. In response to these conditions,our community service team from Universitas Indraprasta PGRI engaged in discussions with the foundationchairperson and teachers of TK RA Persis 106 in Central Jakarta. Subsequently, we initiated a communityservice project titled “Revitalization of the Ablution Area at TK RA Persis 106, Central Jakarta.”
PKM Persiapan Gambar DED dan 3D Pada Pembangunan Renovasi Musholla Al-Ikrom Hamdani, Nurjannah; Dwiputri, Marselly; Santosa, Prima Pantau Putri
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v5i1.1320

Abstract

Musholla Al Ikrom yang beralamat di Ragamukti RT 01/ RW 02 Desa Citayam Kecamatan Tajur halang mengalami kerusakan oleh karena itu dari pihak pengurus musholla dan masyarakat menginginkan renovasi terhadap musholla. Kerusakan terjadi di atap setelah dilakukan pembongkaran dan kondisi sudah tidak layak lagi sehingga renovasi pun harus dilakukan. Kondisi tersebut dari masyarakat dan pengurus musholla membentuk panitia untuk pelakasanaan renovasi musholla. Kondisi tersebut yang melatar belakangi disusunnya program pengabdian masyarakat ini yang rencananya akan dilakukan selama 12 minggu yang mencakup kegiatan survei, mengindentifikasi masalah, pengambilan data fisik tapak lokasi renovasi musholla, menyusun gambar kerja dan gambar 3D musholla dan membuat baliho sebagai sarana informasi terhadap pekerjaan renovasi tersebut, gambar ini diharapkan kemudian dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan juga sebagai dokumentasi dan pengurusan perizinan.
Kebutuhan Dan Ketersediaan Lahan Tempat Tinggal Berdasarkan Proyeksi Jumlah Penduduk di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok Perkasa Alam, Bambang; Dwiputri, Marselly
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8718

Abstract

Daya tarik kehidupan perkotaan dan semakin tingginya tuntutan hidup menyebabkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang beralih untuk tinggal dan beraktivitas di perkotaan. Sehubungan dengan hal tersebut, diperkirakan jumlah penduduk Indonesia yang tinggal di perkotaan akan semakin meningkat dari tahun ke tahun, pada akhir tahun 2026 jumlahnya akan mencapai sekitar 60% dari total penduduk Indonesia. Meningkatnya konsentrasi penduduk di perkotaan perlu disikapi dan diantisipasi secara matang mengingat adanya beberapa permasalahan yang akan timbul di perkotaan, permasalahan tersebut seringkali menjadi masalah laten yang tidak tertangani secara maksimal. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan lahan untuk fasilitas perumahan dan permukiman di lokasi tersebut selama 10 tahun ke depan dengan menggunakan data kuantitatif. Selain itu peneliti juga menggunakan data kualitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Berdasarkan hasil penelitian, ketersediaan lahan untuk perumahan di Kecamatan Sukmajaya sampai dengan tahun 2036 tidak mencukupi dan perlu diperhatikan pola sebaran permukiman agar lahan yang tersedia dimanfaatkan secara efektif dan efisien serta mengurangi keberadaan lahan kosong. tapi sulit diakses. Pertimbangan juga harus diberikan pada penggunaan model permukiman vertikal agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau.