Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Latihan Pass to Moving Player Through Goal dan Rock ‘Em Sock’ Em Passing Terhadap Kemampuan Passing Control Pada Siswa SSB Tunas Mandiri Sumbawa Barat Noor Akhmad; Nurdin Nurdin
Sportify Journal Vol. 2 No. 1 (2022): June
Publisher : Sport Center of Excellence

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.202 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu penguasaan teknik dasar passing control yang masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan pass to moving player through goal dan rock ‘em sock’ em passing terhadap kemampuan passing control pada siswa SSB Tunas Mandiri Sumbawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswa SSB Tunas Mandiri Sumbawa Barat yang berjumlah 20 orang. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 20 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling. Pengumpulan data pre-test dan post-test menggunakan instrumen tes passing control sepak bola. Analisis data diawali dengan uji prasyarat Kormogorov-Smirnov Test sebelum melakukan Paired Sampel T-Test, uji prasyarat selanjutnya menggunakan uji homogenitas untuk data post-test masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok pembanding, dan dilanjutkan dengan Independent Sampel T-Test. Hasil penelitian menunjukkan: ada pengaruh yang signifikan latihan pass to moving player through goal terhadap kemampuan passing control dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05; ada pengaruh yang signifikan latihan rock ‘em sock’ em passing terhadap kemampuan passing control dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05; tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan pass to moving player through goal dengan latihan rock ‘em sock’ em passing terhadap kemampuan passing control pada siswa SSB Tunas Mandiri Sumbawa Barat dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,911 > 0,05
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA PADA EKSTRAKURUKULER MTS NW LINGSAR TAHUN 2019 Julhizam Julhizam; Herman Syah; Noor Akhmad
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol 6, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.616 KB) | DOI: 10.33394/gjpok.v6i2.4046

Abstract

This research is motivated by the lack of basic skills in the basic game of football in MTs NW Lingsar extracurricular. This research was conducted with the aim to find out the basic skills of playing soccer. The design of this study included descriptive research with a quantitative approach. The method used is a survey with data collection techniques using tests and measurements. The study population was all extracurricular MTs NW Lingsar with 20 research subjects or using population study techniques. The data analysis technique used is descriptive statistical data analysis technique, which is the technique of grouping the results of the t score into five categories of football test norms, then the data that has been grouped in the category of basic soccer skill criteria is calculated using the percentage of basic soccer skills using the percentage formula P = F / N x 100%. And it can be concluded that the basic ability of soccer in MTs NW Lingsar extracurricular is in the sufficient category with a percentage of 50%.
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR BULUTANGKIS PB GEMILANG MATARAM TAHUN 2021 Adi Wahyu Bimantara; Andi Gilang Permadi; Noor Akhmad
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol 8, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1478.292 KB) | DOI: 10.33394/gjpok.v8i2.4920

Abstract

The problem of this research is that the basic skills of badminton athletes at PB Gemilang Mataram are still not good. This study aims to determine and analyze the level of basic badminton skills at PB Gemilang Mataram in 2021. This type of research is descriptive. The method used is a survey with data collection techniques using tests. The population in this study were athletes from PB Gemilang Mataram in the badminton branch in 2021, totaling 15 male athletes. The sampling technique in this study was purposive sampling. The criteria for determining this sample included: (1) athletes who were actively participating in training in 2021,. The instrument in this study consisted of a short serve test, a long serve test, a lob test and a smash test. The data analysis technique used descriptive analysis in the form of percentages. Results of basic skills 1). Short service for PB Gemilang Mataram badminton athletes in 2021, (1 person) in the "very high" category or 6.67%, (4 people) in the "high" category or 26.67%, (7 people) in the "medium" category or 46, 67%, (2 people) in the "less" category or 13.33%, and (1 person) in the "very poor" category or 6.67%. 2). long service badminton athlete PB Gemilang Mataram in 2021, (2 people) in the "very high" category or 13.33%, (2 people) in the "high" category or 13.33%, (7 people) in the "medium" category or 46, 67%, (3 people) in the "less" or 20% category, and (1 person) in the "very poor" category or 6.67%. 3). PB Gemilang Mataram badminton athlete lob shot in 2021, (5 people) in the "high" category or 33.33%, (5 people) in the "medium" category or 33.33%, (5 people) in the "less" category or 33.33 %. 4). PB Gemilang Mataram badminton athlete smash hits in 2021, (2 people) in the "very high" category or 13.33%, (8 people) in the "medium" category or 53.33%, (4 people) in the "less" category or 26, 67%, (1 person) in the “very poor” category or 6.67%.
Pengaruh Latihan 3 Cone Wall Passing dan “V” Roll To Gated Pass Terhadap Akurasi Passing Bawah Noor Akhmad; Adi Suriatno
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol 8, No 1 (2021): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.945 KB) | DOI: 10.33394/gjpok.v8i1.4184

Abstract

Football is also one of the sports in West Nusa Tenggara Province which is very popular among the people. The highest achievement ever inscribed by the West Nusa Tenggara Football sport was participating in the Riau National Sports Week (PON) in 2012. The purpose of the study was to determine the effect of 3 Cone Wall Passing and "V" Roll To Gated Pass Exercises on Bottom Passing Accuracy. SSB Neo Selaparang KU 12 Players in 2021. This research uses the Experimental Design method with a one-group pretest-posttest design model. The population in this study was matched with the A-B-B-A pattern in two groups with 10 athletes each consisting of 20 players. The sampling technique used is ordinal pairing. The instrument in this study was a test of basic soccer skills. The data analysis of this research used t-test. The results showed that: the 3 cone wall passing exercise group obtained t count 6,167, the "V" roll to gated pass exercise group t calculated 4,311 and t table (df 11) 2,201 "The conclusion of this study is that there is a significant effect of 3 cone wall exercises passing on the passing accuracy of the 12-year-old SSB Neo Selaparang KU player and There is a significant effect of the “V” roll to gated pass exercise on the accuracy of the underhand passing of the 12-year-old SSB Neo Selaparang KU player
PENDAMPINGAN MASSAGE PADA PESERTA DL PICKLEBALL DOUBEL OPEN TOURNAMENT 2022 CIVITAS AKADEMIKA UNDIKMA BERSAMA IPF KOTA MATARAM Arif Yanuar Musrifin, Sri Erny Muliyani, Andi Anshari Bausad, Noor Akhmad dan Nurdin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT CAHAYA MANDALIKA (ABDIMANDALIKA) e-ISSN 2722-824X Vol. 3 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sport Massage merupakan teknik memijat / melulut dengan tangan (manipulasi) pada bagian tubuh yang lunak dengan prosedur manual ataupun mekanik yang dilaksanakan secara metodik dan ritmis dengan tujuan untuk menghasilkan efek efek fisiologis, profilaktik, dan terapeutik / pengobatan pada tubuh. Selain tim medis yang sudah di sediakan oleh panitia, pentingnya peranan measure/massius dalam penanganan pemain yang mengalami cedera harus tertangani dengan baik. Metode yang akan digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pendampingan massage pada peserta DL pickleball doubel open tournament 2022 civitas akademika UNDIKMA bersama IPF kota mataram. Bentuk perlakuan gerakan manipulasi atau memijat kepada para pemain yang akan bertanding. Pelaksanaan ini akan melibatkan TIM Massage FIKKM UNDIKMA sebanyak 5 dosen dan 5 mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada 2 hari kegiatan yang berlangsung di tanggal 5 dan 6 agustus 2022. Dimana peserta diikuti oleh 16 tim yang terdiri dari 12 tim dari civitas UNDIKMA dan 4 tim dari pengurus IPF Kota Mataram. Pertadingan dilaksanakan dengan sistem gugur. Kesimpulan kegiatan Selama kegiatan berlangsung, pendampingan tim masase pada peserta DL pickleball doubel open tournament 2022 civitas akademika UNDIKMA bersama IPF kota mataram, kegiatan pengabdian adalah hari pertama penanganan yang dilakukan oleh tim adalah penanganan cedera pada bagian 1 orang dan kram pada bagian paha bagian belakang 2 orang. Untuk cedera lengan tim melakukan penangana pada 1 orang, yaitu cedera pada pergelangan telapak tangan, dan untuk pemulihan kebugaran tim menangani 3 pasien untuk dilaksanakan pemulihan kebugaran dan hasilnya setelah pengukuran skala nyeri sebelum penanganan dan sesudah penanganan hasilnya adalah pada skala nyeri ringan.Pada kegiatan hari kedua penanganan yang dilakukan oleh tim adalah penanganan cedera pada engkel pergelangan kaki yang merupakan cedera lama 1 orang dan 1 orang untuk cedera lengan yaitu cedera pada pergelangan telapak tangan dan untuk pemulihan kebugaran di hari kedua tim menangani 5 pasien untuk dilaksanakan pemulihan kebugaran dan hasilnya setelah pengukuran skala nyeri sebelum penanganan dan sesudah penanganan hasilnya adalah pada skala nyeri ringan. Saran yang diberikan adalah (1) seorang atlit harus mempersiapkan diri baik secara tehnik maupun fisik agar dapat meminimalisir cedera pada saat bertanding. (2) apabila ada cedera harus benar-benar ditangani sampai tuntas agar cedera yang dialami tidak menjadi semakin parah apabila cedera kembali.
SPORT TOURISM MINI RAFTING JURANG SATE UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA SEPAKEK KABUPATEN LOMBOK TENGAH Endah Resnandari Puji Astuti; Muh Husein Baysha; Noor Akhmad
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 2 (2019): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.607 KB)

Abstract

ABSTRAKPerekonmian masyarakat desa sepakek masih sangat bertumpu pada sektor pertanian dimana pengairannya bergantung pada irigasi jurang sate. Sektor perekonomian masyarakat kurang berkembang. Tingkat pendidikan yang masih rendah menyebabkan pengelohan pertanian masih tradisional. Tingkat pengangguran di desa sepakek relatif masih tinggi. Remaja usia produktif mengaku kesulitan mencari pekerjaan karena tingkat pendidikan yang kurang dan sulit memulai wirausaha sebab tidak memiliki keterampilan. Sebagian besar wanita-wanita di desa sepakek menghabiskan waktu sebagai ibu rumah tangga sehingga menjadi kurang berperan dalam membantu perekonomian keluarga. Pemerintah daerah menetapan desa sepakek sebagai salah satu desa wisata dari sembilan puluh sembilan (99) desa wisata di Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, pemerintah daerah mengupayakan pengembangan daerah wisata di kawasan irigasi jurang sate namun masih terkendala belum adanya ide untuk menarik wisatawan. Tim kelompok (Program Pengembangan Desa Mitra) PPDM IKIP Mataram menawarkan solusi yaitu mengembangkan wahana sport tourism mini fafting wisata jurang sate untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa sepakek kecamatan pringgarata kabupaten lombok tengah. Sport tourism mini rafting jurag sate sebagai sarana promosi, olahraga, rekreasi untuk menarik wsatawan sehinga menumbuhkan perekonomian masyarakat desa sepakek. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan metode community development yaitu pendekatan dalam kegiatan pengembangan masyarakat dimana masyarakat diarahkan untuk mencapai kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang lebih baik serta metode Participatory Langkah pelaksanaannya yaitu Problem posing (pemaparan masalah), problem analysis (analisis masalah), penentuan tujuan (aims) dan sasaran (obyectives), actions plans (perencanaan tindakan), tahap (implementation) pelaksanaan kegiatan dan tahap (evaluation) evaluasi. Melalui program kegiatan ini diharapkan pariwisata di desa sepakek dapat berkembang sehingga perekonomian dan kesejahtaraan masyarakat dapat meningkat.Kata kunci : Sport Tourism, Mini Rafting, Desa Wisata.
Pelatihan Rescue River Tubing Arung Jeram Water Sport Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah Noor Akhmad; Fadli Zainuddin; Sri Erny Muliyani; Muhsan Muhsan; Supriadin Supriadin
Jurnal Dedikasi Madani Vol 3, No 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12319

Abstract

River tubing is an activity along a river using a tire or float with a relatively calm to moderate current, suitable for all groups who want to experience the pleasant sensation of waterfalls and the natural surroundings. The Sintung River Tubing white water rafting tourist attraction located in Selakan Hamlet, Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara (NTB) offers an exciting experience for visitors who are looking for adventure on the river. It is strategically located in an area rich in nature and rivers that offers an interesting white water rafting experience. Visitors can enjoy white water rafting (river tubing) on the Sintung River. The aim of this service activity is to prevent water accident victims from occurring and how to provide assistance to water accident victims in the rafting tourism awareness group. The method used is counseling on the process of helping water accident victims through the process of delivering material, discussions and field practice. From this service, it was proven that the majority of participants (96%) had gained a good understanding of the concept of "rescue river tubing" after participating in the training and mentoring. The material presented includes an introduction to equipment, basic rescue river tubing techniques, as well as direct practice in using equipment and carrying out rescue river tubing. This activity was carried out to improve the ability to handle accidents in the white water rafting tourist area of Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency.
Pengembangan Desa Wisata Kuliner Deret Jurang Sate Muh Husein Baysha; Endah Resnandari Puji Astuti; Noor Akhmad
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.298

Abstract

Desa Sepakek memiliki kawasan wisata yang belum dikelola secara maksimal. Kawasan wisata tersebut merupakan saluran irigasi yang mengalir sepanjang tahun yaitu saluran irigasi Jurang Sate. Pada tahun 2019 telah dikembangkan wahana mini rafting untuk menghidupkan kawasan wisata Jurang Sate. Sebagai kelanjutan dari usaha menghidupkan kawasan wisata Jurang Sate dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sepakek, pada tahun 2020 ini kelompok PPDM Universitas Pendidikan Mandalika mengembangkan Wisata Kuliner Deret Jurang Sate dengan tujuan menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kawasan ini. Kuliner deret Jurang Sate menghadirkan konsep kuliner yang ditata berderet dengan menarik dan menjual berbagai makanan tradisional maupun makanan khas Desa Sepakek oleh ibu-ibu dan pemuda dari Desa. Selain itu, hadir pula makanan khas Desa Sepakek berupa ikan asap air tawar yang diolah dengan menggunakan TTG pengasapan ikan air tawar (PETA). Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan metode community development yaitu pendekatan dalam kegiatan pengembangan masyarakat dimana masyarakat diarahkan untuk mencapai kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang lebih baik serta metode Participatory Technology Development yaitu pengembangan teknologi tepat guna yang berbasiskan pada ilmu pengetahuan dan kearifan budaya lokal, dalam hal ini akan dikembangkan teknologi tepat guna alat pengasapan ikan dengan tong bekas. Langkah pelaksanaannya yaitu Problem posing (pemaparan masalah), problem analysis (analisis masalah), penentuan tujuan (aims) dan sasaran (obyectives), actions plans (perencanaan tindakan), tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap evaluasi. Melalui kegiatan ini diharapkan pariwisata di Desa Sepakek dapat berkembang sehingga perekonomian dan kesejahtaraan masyarakat dapat meningkat. Hasil kegiatan PPDM ini yaitu tertatanya kawasan Wisata Jurang Sate dan mulai beroperasinya Kuliner Deret Jurang Sate.