Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DILENGKAPI KARTU NAMA DARI TATA NAMA SENYAWA KIMIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Rumape, Opir; Christopel, Nelpiani; La Kilo, Jafar; La Kilo, Akram
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v4i1.26292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tatanama senyawa kimia menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbasis media kartu nama. Hasil belajar yang diukur yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotor. Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental design dengan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 siswa masing-masing pada kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajran TGT berbantuan media kartu nama sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil uji validitas tes menunjukkan bahwa 15 soal valid dan hasil reliabitas tes adalah  0,92  tergolong dalam kategori tinggi. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan separated varian. Hasil tesebut menunjukkan bahwa pada taraf signifikan 0,05 dengan dk = 51 diperoleh thitung 4,01 > Ttabel 1,67, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi media kartu nama terhadap hasil belajar dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada kelas eksperimen sebesar 62,57 dan  pada kelas kontrol 53,58. Hasil aspek afektif dari kedua kelas dikategorikan baik, rata-rata kelas eksperimen 82,2% sedangkan pada kelas kontrol 73,8%. Pada Aspek psikomotor dari kedua kelas dikategorikan terampil, rata-rata pada aspek psikomotor antara kelas eksperimen 81,9% dan kelas kontrol adalah 69,2%.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DILENGKAPI KARTU NAMA DARI TATA NAMA SENYAWA KIMIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Opir Rumape; Nelpiani Christopel; Jafar La Kilo; Akram La Kilo
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v4i1.26292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tatanama senyawa kimia menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbasis media kartu nama. Hasil belajar yang diukur yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotor. Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental design dengan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 siswa masing-masing pada kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajran TGT berbantuan media kartu nama sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil uji validitas tes menunjukkan bahwa 15 soal valid dan hasil reliabitas tes adalah  0,92  tergolong dalam kategori tinggi. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan separated varian. Hasil tesebut menunjukkan bahwa pada taraf signifikan 0,05 dengan dk = 51 diperoleh thitung 4,01 > Ttabel 1,67, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi media kartu nama terhadap hasil belajar dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada kelas eksperimen sebesar 62,57 dan  pada kelas kontrol 53,58. Hasil aspek afektif dari kedua kelas dikategorikan baik, rata-rata kelas eksperimen 82,2% sedangkan pada kelas kontrol 73,8%. Pada Aspek psikomotor dari kedua kelas dikategorikan terampil, rata-rata pada aspek psikomotor antara kelas eksperimen 81,9% dan kelas kontrol adalah 69,2%.
Ekstrak Metanol Daun Srikaya (Annona squamosa L.) Sebagai Insektisida Nabati Terhadap Mortalitas Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura) Zelita Fitri Ente; Opir Rumape; Suleman Duengo
Jambura Journal of Chemistry Vol 2, No 1 (2020): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v2i1.2464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun srikaya (Annona squamosa L) sebagai insektisida nabati yang dapat menyebabkan mortalitas terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura). Metode ekstraksi yang digunakan adalah ekstraksi maserasi dengan pelarut metanol dan difraksinasi  dengan pelarut n-heksan dan etil asetat. Dilakukan uji fitokimia dan uji mortalitas fraksi-fraksi aktif pada hama ulat grayak. Uji fitokimia dari ekstrak kental metanol daun srikaya memberikan hasil positif untuk empat senyawa metabolit sekunder antara lain flavonoid, alkaloid, terpenoid dan saponin, sedangkan untuk steroid memberikan hasil negatif. Uji mortalitas terhadap fraksi dari ekstrak daun srikaya antara lain fraksi metanol, etil asetat dan n-heksan dilakukan pengamatan selama 1×24 jam, ditemukan fraksi metanol pada variasi konsentrasi 1%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% menunjukkan tingkat mortalitas hama sebesar 67%, 78%, 78%, 78% dan 100%, sehingga pada konsentrasi 10% memberikan pengaruh mortalitas paling tinggi sebesar 100%. Adapun untuk fraksi etil asetat pada variasi konsentrasi 1%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% menunjukkan tingkat mortalitas hama sebesar 44%, 56%, 67%, 67% dan 78%, sehingga pada konsentrasi 10% memberikan pengaruh mortalitas tertinggi sebesar 78%. Untuk fraksi n-heksan pada variasi konsentrasi 1%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% menunjukkan tingkat mortalitas hama sebesar 22%, 44%, 56%, 67% dan 78%, sehingga pada konsentrasi 10% memberikan pengaruh mortalitas tertinggi sebesar 78%.  
Optimasi Briket Bungkil Jarak Pagar (Jatropha Curcas) Melalui Variasi Tepung Tapioka Opir Rumape; Erni Mohamad; Rindi Antika Mohi
Jambura Journal of Chemistry Vol 1, No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.451 KB) | DOI: 10.34312/jambchem.v1i1.2103

Abstract

This research was aimed to synthesis and charaeterization of bio briquette from jathropa as fuel alternative. It was tested froxmite malysis and through variation of sharch. The res showed that briquette of jathropa head 7,837% of moisture content, 5,993% of ash, 50,900% volatile compounds, density and 7027,322- 6120,711 kal/g of calorifie value.Keywords: Jatropha, biobriket characteristics, test proximate, tapiocaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan briket jarak pagar melalui variasi tepung tapioka sebagai bahan alternatif, melalui tahapan penelitian yang meliputi pembuatan briket yaitu pengeringan, karbonasi, dan pencetakan. Karakterisasi briket meliputi uji proksimasi yakni kadar air, kadar abu, kadar senyawa volatil, kadar karbon terikat, kerapatan dan nilai kalor. Dari hasil uji proksimasi menunjukkan bahwa briket dari bungkil jarak pagar memperoleh rata-rata 7,837 %. untuk kadar air, rata-rata 5,993 %. untuk kadar abu, rata-rata 50,900% untuk kadar senyawa volatil, 7027,322 -6120,711 kal/g untuk nilai kalor.Kata kunci: Jarak pagar, karakteristik biobriket, uji proksimasi, tepung tapioka
Toksisitas Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum Conyzoides L.) sebagai Insektisida Nabati terhadap Mortalitas Hama Ulat Spodoptera Frugiperda Rumape, Opir; Ischak, Netty Ino; Ishak, Siti Amalisa
Jambura Journal of Chemistry Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v5i1.19584

Abstract

Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai insektisida nabati karena daunnya mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder. Senyawa metabolit sekunder inilah yang dapat membuat keracunan pada hama Spodoptera frugiperda. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak metanol, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan daun bandotan serta menghitung mortalitas dan mengukur tingkat toksisitas ekstrak melalui konsentrasi kematian (LC50) dengan 6 macam konsentrasi yaitu 0%; 1%; 2,5; 5%; 7,5% dan 10% selama 48 jam. Metode yang digunakan pada penelitian ialah maserasi, fraksinasi, uji fitokimia, menghitung data mortalitas dan diolah melalui analisis probit untuk mendapatkan nilai LC50. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak metanol positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid dan saponin. Pada ekstrak fraksi etil asetat positif senyawa flavonoid, terpenoid dan saponin sedangkan pada ekstrak fraksi n-heksan positif senyawa flavonoid, steroid, terpenoid dan saponin. Hasil rata-rata mortalitas berturut-turut ditunjukan pada ekstrak metanol 100%, ekstrak fraksi n-heksan 89% dan fraksi etil asetat 67%. Nilai LC50 yang didapat pada ketiga ekstrak berturut-turut ialah 1,48% (metanol), 5,3% (fraksi etil asetat) dan 3,5% (fraksi n-heksan) yang mana ekstrak daun bandotan mengandung senyawa-senyawa yang efektif dijadikan sebagai insektisida nabati.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengenal Pewarna dan Pemanis Sintetik Berbahaya Yuszda K Salimi; Opir Rumape; Najmah Najmah
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: June 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v2i1.20797

Abstract

Additives as food additives that are intentionally added in small quantities for food quality and are available in natural and synthetic ingredients. Synthetic dyes and sweeteners are widely circulating in the community, synthetic food ingredients are in great demand in terms of taste and attractive color appearance without regard to nutritional and health values. Community empowerment aims to increase understanding and knowledge about harmful synthetic dyes and sweeteners in food in the surrounding environment. Community service activities were carried out in Molotabu Village, Kabila sub-district, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province. The method used is socialization including the delivery of material by resource persons and followed by discussion. The participants were PKK mothers in Molotabu village, the outreach activities went well from the beginning to the end of the activity the participants were very enthusiastic, the participants got to know additives and various synthetic dyes and sweeteners that are harmful to health and their negative impacts, the knowledge and insight of the community increased regarding the additives used hazardous to health so that participants are vigilant and selective in choosing and buying food and drinks that indicate synthetic dyes and sweeteners in their surroundings.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Pertanian Sebagai Pupuk Organik Dan Pakan Budidaya Ikan Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Bulotalangi Barat Julhim S. Tangio; Weny J.A Musa; Opir Rumape; Rahnan Lamusu; Suchi Wulandari Dai; Nindiyawati H Maku; Meyrin Hamzzah; Sri Deby R.S Dude
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 2: December 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v1i2.17448

Abstract

West Bulotalangi Village is one of the villages in East Bulango District, Bone Bolango Regency. Most of the economic activities of the people of West Bulotalangi are engaged in the agricultural sector. The dominant people's livelihoods are farmers and ranchers. One of the efforts made by the community is catfish farming. However, catfish farmers are experiencing a problem, namely the price of circulating fish feed has increased while the price of catfish is relatively cheap. Therefore, to increase the selling price of catfish, several programs were held from KKN-T Merdeka Learning Campus students, namely making catfish feed so that it makes it easier for the community to cultivate catfish because the materials used are relatively cheap and easy to obtain, there is also processing of catfish into processed products which are one of the solutions to the problem to increase the economic value of catfish. In addition, in the agricultural sector, the program proposed by KKN-T MBKM students was the manufacture of BOKHASI fertilizer (Biological Rich Organic Material) by utilizing agricultural waste and then processing it into fertilizer. For this reason, efforts are needed to be able to increase the knowledge and skills of the people of West Bulotalangi Village related to making fertilizer, making fish feed, and strategies for developing processed products. The method used is the empowerment of the target group including learning techniques in the form of theory and simulation to the target community and also direct practice of the manufacturing process with students and the community.Keywords: Agricultural waste, catfish, fertilizer.
ANALYSIS OF HAZARDOUS COMPOUNDS IN REFILLABLE ROLL-ON PERFUMES CIRCULATING IN GORONTALO CITY USING GC-MS Ibrahim, Indriyanti; Isa, Ishak; Rumape, Opir; Aman, La Ode; Kunusa, Wiwin Rewini; Kilo, Jafar La; La Kilo, Akram
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2024): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v8i1.5101

Abstract

This study aims to analyze the potentially hazardous compounds in refillable roll-on perfumes. The analytical method employed was GC-MS. The results from GC-MS analysis revealed hazardous compounds including Alpha-Pinene with concentrations in samples A-E = 0.0048 ppm, 0.0035 ppm, 0.0105 ppm, 0.0038 ppm, 0.0034 ppm; Dipropylene glycol with concentrations in samples A-E = 0.0322 ppm, 0.0162 ppm, 0.0692 ppm, 0.0493 ppm, 0.0465 ppm; Limonene with concentrations in samples A-E = 0.0705 ppm, 0.0373 ppm, 0.0222 ppm, 0.1462 ppm; Linalool with concentrations in samples A-E = 0.0092 ppm, 0.0568 ppm, 0.0146 ppm, 0.1298 ppm, 0.1233 ppm; Linalyl Acetate with concentrations in samples A-E = 0.1207 ppm, 0.0719 ppm, 0.0413 ppm, 0.1418 ppm, 0.1285 ppm. The levels of these compounds in the samples are below exposure thresholds, suggesting their current use is considered safe. However, stringent government oversight is necessary for refillable perfume products available in Gorontalo City.
Analisis Penguasaan Konsep Tentang Struktur Lewis Siswa SMAN 1 Kabila Moh. Fajri Langgene; Opir Rumape; Masrid Pikoli; Wiwin Rewini Kunusa; Julhim S. Tangio; Mangara Sihaloho
Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa Vol. 3 No. 3 (2025): Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/niantanasikka.v3i3.859

Abstract

This research aims to asses high scool students’ Masteri of lewis structures for chemical compounds at SMA Negeri 1 Kabila Employs a descriptive qualitative approach with subjects including Class X-V (18 Students), Class X-VII (19 Students), and Class XII-V (20 students), The research instrument used is a pre-test questionnaire comprising 15 multiple-choice questions on lewis structures. Data were analyzed based on students’ performance in answering question related to chemical bonding. Results indicate the mastery abilyti of class X-V students based on the overall test results obtained at 75.67% class x-VII students at 85.26%, and Class X-VIII students at 76.30% (Very, puor, category) therefore, it is necessary to enhace students’ mastery ability.
Analisis Logam Terlarut dari Ekstraksi Bijih Limonit Siuna Pou, Siti Nurhalizah; Rumape, Opir; Musa, Weny J.A
Jambura Journal of Chemistry Vol 7, No 2 (2025): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v7i2.28515

Abstract

Nikel adalah unsur logam yang penggunannya telah banyak diketahui di industri. Untuk memanfaatkan nikel yang terdapat di Indonesia  agar memiliki nilai ekonomis yang tinggi maka dilakukan pengolahan mineral dengan proses ekstraksi menggunakan asam sulfat . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi optimum asam sulfat, suhu optimum dan rasio solid:liquid terhadap ekstraksi bijih limonit Siuna. Sampel dipreparasi kemudian dianalisis menggunakan X-Ray Flourecence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD) dan Atomic Abssortion Spectroscopy (AAS). Hasil analisis XRF menunjukkan unsur nikel (Ni) dengan berat sampel 3,37 %,unsur besi (Fe) dengan berat 50,12% dan unsur mangan (Mn) dengan berat 1,82%. XRD menunjukkan mineral dominan yang terdapat dalam sampel bijih nikel limonit yang diperoleh dari Siuna adalah mineral goethite (FeO(OH)) dan kuarsa (SiO2) dan untuk analisis AAS kondisi terbaik proses ekstraksi bijih limonit dalam media sulfat diperoleh pada konsentrasi 2,25 M,rasio solid:liquid 125:500 g/mL dan suhu 95ËšC dalam waktu 4 Jam dengan persen terekstraksi nikel 93,9%, besi 95,5% dan mangan 34,5% .