Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Maximum Analysis of Human Resource Availability Units in the Construction of the Banjar Wongaya Betan Tabanan Multipurpose Center Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made Ayu; Sapta Widana, I Nengah
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v8i2.6941

Abstract

Human resources are very important in the implementation of construction projects. Improper allocation of human resources can lead to overallocation of human resources, which reduces work productivity. In the time schedule report for the realization of the Banjar Wongaya Betan Multipurpose Hall Development Project in Tabanan Regency, there was a discrepancy between the actual progress and the planned progress, resulting in delays in implementation. Based on these issues, research was conducted to determine the comparison between the maximum unit requirements and availability before and after Resources Leveling was carried out using Microsoft Office Project 2019. Based on the analysis results, it was found that the number of human resources that were initially over-allocated could be optimized after the leveling process was carried out using the resources leveling method with Microsoft Office Project 2019. The total human resource requirements and availability, which were initially 48.26 people and 37 people, became 32.13 people and 37.00 people after leveling, which means that human resources are sufficient for project implementation. The leveling results data can be used as evaluation material and benchmarks for subsequent projects.
Analisis Life Cycle Cost Pada Pembangunan Rumah Tinggal Style Bali: (Studi Kasus: Rumah Tinggal di Desa Batannyuh Marga Tabanan) Nada, I Made; Suryatmaja, Ida Bagus; Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Praganingrum, Tjokorda Istri; Kurniari, Krisna; Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made Ayu
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i2.12343

Abstract

Rumah tinggal berarsitektur Style Bali di Desa Batannyuh, Marga Tabanan, dibangun dengan konsep Tri Hita Karana yang membagi area menjadi Merajan, area aktivitas, dan Tebe. Penelitian ini bertujuan menghitung total biaya pembangunan dan operasional hingga umur rencana menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC). Fokus perhitungan LCC adalah pada unit-unit bangunan utama seperti Bale Meten Bandung, Bale Singa Sari, dan Bale Daja. Hasil analisis menunjukkan total biaya untuk Bale Meten Bandung sebesar Rp336.435.524, Bale Singa Sari sebesar Rp235.223.074, dan Bale Daja sebesar Rp385.560.584. Biaya tersebut mencakup biaya fisik, pemeliharaan, dan pembongkaran. Efisiensi biaya suatu bangunan sangat dipengaruhi oleh kualitas material, mutu pelaksanaan, dan kontinuitas pemeliharaan. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis seluruh item pekerjaan dengan dampak biaya terbesar dalam proyek.
Pemodelan Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Menggunakan Perangkat Lunak Storm Water Management Model (SWMM): (Studi Kasus: Jalan Pidada, Kelurahan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara) Suryatmaja, Ida Bagus; Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Lita Pramudita, I Gusti Agung Istri
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i2.12387

Abstract

Peningkatan konversi lahan hijau menjadi kawasan permukiman di perkotaan secara signifikan mengurangi kemampuan tanah dalam menyerap air, sehingga meningkatkan volume limpasan permukaan dan menyebabkan genangan air. Studi ini berfokus pada evaluasi kinerja sistem drainase di Jalan Pidada, Denpasar Utara, yang sering mengalami genangan akibat alih fungsi lahan dan kurangnya pemeliharaan saluran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas saluran drainase dan mengidentifikasi penyebab genangan di area tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan evaluasi hidrologi dan hidrolika. Data curah hujan, karakteristik daerah aliran, dan dimensi saluran dikumpulkan untuk kemudian dimodelkan menggunakan perangkat lunak Storm Water Management Model (SWMM). Pemodelan dilakukan untuk simulasi kala ulang hujan 2, 5, dan 10 tahun dengan durasi hujan 6 jam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kapasitas saluran drainase di Jalan Pidada tidak memadai. Terjadi banjir maksimum pada kala ulang 2 tahun setelah 5 jam 15 menit, kala ulang 5 tahun setelah 5 jam 30 menit, dan kala ulang 10 tahun setelah 6 jam. Studi ini menyimpulkan bahwa ketidakmampuan saluran dalam menampung limpasan air hujan menjadi penyebab utama genangan. Rekomendasi perbaikan sistem drainase sangat diperlukan untuk mitigasi banjir di kawasan tersebut.