Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Qawaid Fiqhiyyah Dalam Mengembangkan Produk Perbankan Syariah Tya Novianti; Khairani Sakdiah; Rani Febriyanni
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi sistem keuangan di Indonesia mendorong munculnya perbankan syariah yang berbasis nilai dan etika. Namun, masih terdapat kesenjangan pemahaman masyarakat terhadap struktur dan legalitas produk bank syariah dibandingkan bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Qawaid fiqhiyyah dalam pengembangan produk perbankan syariah di Indonesia, mengidentifikasi kaidah-kaidah fikih yang dominan digunakan, serta mengkaji tantangan dan kontribusinya dalam menjamin kepatuhan terhadap prinsip maqashid syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif kritis dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis konten (content analysis). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Stabat dengan melibatkan 5 informan yang terdiri dari pihak manajemen, staf operasional, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Qawaid fiqhiyyah di BSI KCP Stabat telah melampaui teks normatif dan menjadi instrumen praktis yang dinamis. Kaidah-kaidah dominan yang diterapkan meliputi: 1) Al-Ashlu fil Mu’amalat al-Ibahah (hukum asal muamalah adalah boleh) sebagai pintu gerbang inovasi digital; 2) Al-Kharaj bi al-Dhaman (hasil sebanding risiko) dan Al-Dhararu Yuzal (bahaya harus dihilangkan) dalam mitigasi risiko pembiayaan; serta 3) Al-Umur bi Maqashidiha (setiap perkara tergantung niatnya) dan Al-Ghunmu bi al-Ghurmi (potensi untung sebanding risiko) dalam edukasi produk simpanan. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi syariah masyarakat, namun inovasi layanan digital seperti aplikasi BYOND terbukti mampu memberikan kemaslahatan (maslahah) nyata bagi nasabah sesuai koridor syariat.
Implementasi Penggunaan Teknologi Blockchain Dalam Keamanan Transaksi Digital Perbankan Syariah Di BSI KCP Pangkalan Brandan Dwi Utari; Khairani Sakdiah; Kamaliah R
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi blockchain hadir sebagai solusi strategis melalui sistem pencatatan terdesentralisasi yang menjamin transparansi, imutabilitas (data tidak dapat diubah), dan keamanan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi blockchain terhadap keamanan transaksi, mengidentifikasi indikator keamanan yang ditingkatkan, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip syariah di BSI KCP Pangkalan Brandan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pangkalan Brandan. Sumber data diperoleh melalui wawancara dengan pihak internal bank (seperti Branch Manager dan Customer Service) serta nasabah, didukung oleh data sekunder terkait operasional digital bank. Teknik analisis data dilakukan untuk mendapatkan gambaran empiris mengenai efektivitas dan tantangan implementasi blockchain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknologi blockchain (melalui mekanisme smart contract dan sistem terdesentralisasi) secara signifikan memperkuat keamanan transaksi dengan menghilangkan risiko manipulasi data dan meminimalisir human error. Secara teologis, teknologi ini selaras dengan prinsip syariah seperti Amanah, Siddiq, dan Al-Kitabah (perintah pencatatan transaksi secara adil dan jelas). Blockchain terbukti berfungsi sebagai trust enabler technology yang meningkatkan kepercayaan nasabah karena adanya jejak digital (digital footprint) yang transparan dan tidak dapat dimodifikasi secara sepihak. Namun, tantangan utama yang ditemukan adalah masih rendahnya literasi digital masyarakat terhadap teknologi yang dianggap kompleks ini.
Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap ROA Pada Bank Syari'ah Indonesia Periode (2021 - 2024) Sahniyar; Azhar; Khairani Sakdiah
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Good Corporate Governance (GCG) di Bank Syariah Indonesia (BSI) serta melihat pengaruhnya terhadap kinerja keuangan bank yang diukur melalui Return on Assets (ROA) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dengan metode deskriptif dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan BSI yang diperoleh melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deret waktu (time series) untuk melihat perkembangan penerapan GCG dan ROA dari tahun ke tahun, serta dilanjutkan dengan pengujian hubungan antara variabel GCG yang meliputi komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap ROA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural BSI telah menerapkan prinsip GCG sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, terlihat dari proporsi komisaris independen, keberadaan komite audit, serta struktur kepemilikan yang memenuhi standar. Namun, secara parsial sebagian besar variabel GCG tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROA, kecuali kepemilikan institusional yang berpengaruh signifikan namun bersifat negatif. Secara simultan, variabel GCG tetap memiliki peran dalam menjelaskan perubahan kinerja keuangan, meskipun pengaruhnya belum sepenuhnya kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan GCG di BSI masih cenderung bersifat pemenuhan aturan dan belum sepenuhnya berdampak langsung pada peningkatan kinerja keuangan, sehingga diperlukan penguatan peran setiap unsur tata kelola agar mampu mendorong kinerja bank secara lebih optimal dan berkelanjutan.