Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KESENIAN BARZANJI DI NAGARI PANINJAUAN KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT Arnailis Arnailis; Anak Istri Agung Citrawati; Muhammad Zulfahmi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1099-1108

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah aktivitas sebagai upaya pemberian bantuan kepada masyarakat. Hal tersebut merupakan bagian dalam tiga kewajiban Pendidikan Tinggi. Pelatihan kesenian Barzanji dalam masyarakat Nagari paninjauan merupakan salah satu usaha wali nagari  dalam memberdayakan masyakatnya. Kegiatan ini berlangsung dalam rentang waktu sebulan, dimulai pada 16 Oktober dan berakhir pada tanggal 16 Desember 2022 dan didukung sepenuhnya oleh masyarakat dan pemerintah Nagari paninjauan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat yang terdiri dari kaum ibu dan para remaja di nagari tersebut untuk membentuk kelompok kesenian barzanji yang nantinya dapat dijadikan sebagai wahana syiar islam karena dalam kesenian Barzanji terkandung ajaran pendidikan karakter keagamaan meliputi: keyakinan yang kuat dan taqwa, rasa syukur, sikap rendah hati, integritas dan kejujuran, sikap ramah, keadilan, dan kesabaran. Ajaran tersebut dianggap dapat diimplementasikan  dalam kehidupan sehari-hari melalui pendidikan dalam memberikan keteladanan terutama kepada generasi muda agar mampu menjadi insan yang berguna bagi kedua orangtua, agama, nusa dan bangsa.dan kegiatan tambahan yang, disamping itu dapat dijadikan sebagai kegiatan tambahan yang menyenangkan menyenangkan yang nantinya bisa ditampilkan dalam pagelaran pesta seni budaya  yang selalu diadakan setiap tahun di daerah tersebut. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian ini yaitu ceramah serta praktik. Metode tersebut terpilih digunakan dalam menjelaskan detail mengenai kesenian barzanji, sedangkan metode praktik dimanfaatkan dalam mempelajari irama dan teknik dalam kesenian barzanji. Tujuan pengabdian adalah menumbuh kembangkan kesenian bernuansa islam ditengah tengah masyarakat nagari Paninjauan. Hasil yang dicapai adalah terbentuknya kelompok kesenian barzanji di daerah Paninjauan.
Promotion of West Sumatra Tourism in the Creative Industry and Its Strategic Value in the Language of Promotion Adjuoktoza Rovylendes; Arnailis Arnailis; Yusnelli Yusnelli; Murniati Murniati; Ferry Herdianto; Nofridayati Nofridayati
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.5839

Abstract

The advancement of tourism in Indonesia has been facilitated through various implicit and nuanced approaches, such as language-based activities and innovative sectors. The availability of promotional texts in the form of language games can be considered a strategic asset, as it can capture the reader's attention and sustain their interest throughout the text, particularly in the context of tourism. The study employed various methodologies such as data acquisition and gathering, data classification and evaluation, and recording the results. A comprehension strategy is a familiar approach wherein we focus on the textual representation of information. The data analysis findings indicate that the utilization of promotional texts in the form of language games possesses a certain degree of strategic significance. This value is exemplified notably through the existence of syntactic deviation, equivocal forms, phonetic wordplay, and the accuracy of vocabulary.  AbstrakKemajuan pariwisata di Indonesia telah difasilitasi melalui berbagai pendekatan implisit dan bernuansa, seperti kegiatan berbasis bahasa dan sektor inovatif. Ketersediaan teks promosi dalam bentuk permainan bahasa dapat dianggap sebagai aset strategis, karena memiliki potensi untuk menarik perhatian pembaca dan mempertahankan minat mereka sepanjang teks, khususnya dalam konteks pariwisata. Studi ini menggunakan berbagai metodologi seperti perolehan dan pengumpulan data, klasifikasi dan evaluasi data, dan pencatatan hasil. Strategi pemahaman adalah pendekatan yang akrab bagi kami, di mana kami memusatkan perhatian kami pada representasi informasi secara tekstual. Temuan analisis data menunjukkan bahwa pemanfaatan teks promosi dalam bentuk permainan bahasa memiliki tingkat signifikansi strategis tertentu. Nilai ini dicontohkan terutama melalui adanya penyimpangan sintaksis, bentuk samar-samar, permainan kata fonetik, dan keakuratan kosa kata.
Transformasi Permainan Kim Dari Arena Perjudian Ke Upacara Perkawinan Arnailis Arnailis; Misda Elina; Yurnalis Yurnalis
PANGGUNG Vol 29 No 3 (2019): Transformasi Bentuk dan Nilai dalam Seni Budaya Tradisi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v29i3.1010

Abstract

ABSTRACTThis research aims at describing the changes of Kim performance in the context of wedding ceremony in Solok city, Sumatera Barat province. Kim was initially used as one of musical performances in gamble, yet it has changed now to be entertainment at a wedding ceremony. This research uses analysis descriptive method by examining the Kim performance, textually and contextually. To see the changes of Kim performance, this research employs metamorphose theory. Research results show that changes in the Kim performances caused by the changes in people’s perspective about a gamble and music in the performance. Therefore, Kim has been transformed from performance in a gamble to be entertainment at the wedding ceremony among Solok community, in West Sumatra province. . Keywords: Kim performance, marriage ceremony, art metamorphose and entertainment ABSTRAK Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan perubahan bentuk permainan Kim dalam masyarakat   Kota Solok Propinsi Sumatera Barat.  Kim merupakan salah bentuk pertunjukan musik yang dijadikan sebagai sarana perjudian.  Namun, dewasa ini pertunjukan Kim telah menjadi sarana hiburan  dalam konteks upacara perkawinan.  Penelitian ini dilaksanakan dengan  metode deskriptif  analisis yang menggunakan teori metamorfosa.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa perubahan permainan Kim terjadi karena adanya pengaruh pandangan masyarakat terhadap konteks judi dan musik yang ada dalam  pertunjukan  Kim.  Oleh karena itu, pada saat ini pertunjukan Kim bukan lagi menjadi sarana perjudian, namun telah berubah menjadi  sarana hiburan yang ditampilkan dalam  upacara perkawinan pada masyarakat kota Solok, Propinsi Sumatra Barat. Kata Kunci: permainan Kim, upacara  perkawinan,  dan metamorfosa seni pertunjukan, seni hiburan
ANALISIS TEKSTUAL PENYAJIAN DIKIA RABANO DI NAGARI TEPI SELO KECAMATAN LINTAU BUO KABUPATEN TANAH DATAR syafniati syafniati; Desmawardi Desmawardi; Arnailis Arnailis
PANGGUNG Vol 32 No 3 (2022): Komodifikasi dan Komoditas Seni Budaya di Era industri Kreatif
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i3.1765

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis  tekstual dan struktur penyajian Dikia Rabano. Tulisan ini mengungkap teksual  Dikia Rabano , yaitu analisis teks atau syair lagu-lagu pada pertunjukan Dikia Rabano dan mengungkapkan struktur dan nilai-nilai yang terdapat pada  tekstual Dikia Rabano sebagai realitas budaya, yang tak dapat dipisahkan dari eksistensi masyarakat Minangkabau sebagai penyangga kebudayaan. Teks merupakan salah satu unsur yang dominan dalam pertunjukan Dikia rabano. Sebagai instrumennya adalah alat musik Dikia Rabano.  Metode yang digunakan metode kualitatif analisis yang menggunakan teori etnomusikologis dengan melakukan wawancara kepada beberapa orang tokoh seniman. Hasil yang dicapai adalah dapat mengungkapkan tentang analisis tekstual  tentang hubungan musik  dan teksnya, dimana teks yang dinyanyikan sesuai dengan kebutuhan musikalnya. Untuk itu perlu adanya penambahan, pengurangan dan pengulangan kata, suku kata serta kalimat melalui teks
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KESENIAN BARZANJI DI NAGARI PANINJAUAN KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT Arnailis Arnailis; Anak Istri Agung Citrawati; Muhammad Zulfahmi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1099-1108

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah aktivitas sebagai upaya pemberian bantuan kepada masyarakat. Hal tersebut merupakan bagian dalam tiga kewajiban Pendidikan Tinggi. Pelatihan kesenian Barzanji dalam masyarakat Nagari paninjauan merupakan salah satu usaha wali nagari  dalam memberdayakan masyakatnya. Kegiatan ini berlangsung dalam rentang waktu sebulan, dimulai pada 16 Oktober dan berakhir pada tanggal 16 Desember 2022 dan didukung sepenuhnya oleh masyarakat dan pemerintah Nagari paninjauan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat yang terdiri dari kaum ibu dan para remaja di nagari tersebut untuk membentuk kelompok kesenian barzanji yang nantinya dapat dijadikan sebagai wahana syiar islam karena dalam kesenian Barzanji terkandung ajaran pendidikan karakter keagamaan meliputi: keyakinan yang kuat dan taqwa, rasa syukur, sikap rendah hati, integritas dan kejujuran, sikap ramah, keadilan, dan kesabaran. Ajaran tersebut dianggap dapat diimplementasikan  dalam kehidupan sehari-hari melalui pendidikan dalam memberikan keteladanan terutama kepada generasi muda agar mampu menjadi insan yang berguna bagi kedua orangtua, agama, nusa dan bangsa.dan kegiatan tambahan yang, disamping itu dapat dijadikan sebagai kegiatan tambahan yang menyenangkan menyenangkan yang nantinya bisa ditampilkan dalam pagelaran pesta seni budaya  yang selalu diadakan setiap tahun di daerah tersebut. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian ini yaitu ceramah serta praktik. Metode tersebut terpilih digunakan dalam menjelaskan detail mengenai kesenian barzanji, sedangkan metode praktik dimanfaatkan dalam mempelajari irama dan teknik dalam kesenian barzanji. Tujuan pengabdian adalah menumbuh kembangkan kesenian bernuansa islam ditengah tengah masyarakat nagari Paninjauan. Hasil yang dicapai adalah terbentuknya kelompok kesenian barzanji di daerah Paninjauan.
Dikia Baruda dalam Ritual Manyaratuih Hari di Jorong Baruh Bukit Nagari Andaleh Baruh Bukit Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar Azizah Ramadhani; Arnailis Arnailis; Yurnailis Yurnailis
Jurnal Musik Etnik Nusantara Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Musik Etnik Nusantara
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jmen.v3i1.3804

Abstract

Dikia Baruda merupakan salah satu kesenian yang benafaskan Islam yang saat ini masih digunakan oleh masyarakat sebagai media dalam ritual manyaratuih hari di Jorong Baruh Bukit Nagari Andaleh Baruh Bukit, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar. Penampilan berupa lantunan dzikir dengan alat musik pengiringnya yaitu Rabano. Di Nagari Andaleh Baruh Bukit ini ritual manyaratuih hari merupakan ritual untuk memperingati hari keseratus setelah wafatnya almarhum. Kegiatan ini biasanya dilaksankan di rumah orang tua atau saudara almarhum dengan mempertunjukkan Dikia Baruda, yang bagi masyarakat setempat disebut dengan badikia. Kesenian ini dimainkan oleh laki-laki dan perempuan. Sekarang ini kesenian Dikia Baruda sudah jarang di gunakan dalam ritual manyaratuih hari karena kepercayaan masyarakat, dari jumlah pemain dan akibat perkembangan zaman.
“BASINTOJIK” BERSUMBER DARI KESENIAN “CALEMPONG RARAK GODANG” DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU Azrizer Azrizer; Asep Saepul Haris; Arnailis Arnailis
Jurnal Musik Etnik Nusantara Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Musik Etnik Nusantara
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jmen.v4i2.4622

Abstract

The composition "Basintojik" is a musical composition inspired by the art of calempong rarak godang which was born and developed in the Kuantan Singingi Regency, Riau Province. This art is usually performed at various traditional events and important ceremonies, such as weddings, religious celebrations, silek, and processional music at track events. Calempong rarak godang has several repertoires including Kedidi, Tigo-tigo, Ciek-ciek, Tak tendut, Gelang-gelang, Kacimpuang, Gamiak-gamiak and Pik tontong. The results of the artist's analysis of the art of Calempong Rarak Godang found that the beginning of each song always has the same rhythm pattern and also every Calempong Rarak Godang repertoire always ends using the same ending melody (bonti) using meter three or a 3/4 melody pattern. The principle of the bonti melody, which is always the same, became the basic idea in the work which was done using the World Musik approach, giving birth to a new composition entitled "Basintojik".
BEGENDANG BESERUNAI: INTEGRATION OF TRADITIONAL VALUES IN THE CREATION OF BENGKULU KARAWITAN MUSIC COMPOSITION Arnailis Arnailis; Yunaidi Yunaidi; Firman Firman; Muhammad Zulfahmi
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 27, No 2 (2025): Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ekspresi.v27i2.6020

Abstract

The work “Begendang Beserunai” is a contemporary karawitan music composition inspired by the musical phenomenon of the gendang serunai, one of Bengkulu’s traditional arts that plays an important role in ceremonial processions and community entertainment. The gendang serunai, consisting of two long drums (melalu and ningkah) and a serunai as the melody carrier, is distinctive for its interlocking rhythmic patterns and melodic motifs in a scale close to a-b-c-d-e-f#-g-a’. This creation aims to preserve the essence of tradition while introducing innovation through techniques such as unison, canon, polyrhythmic, responsorial, polymetric, and accentuation, supported by additional instruments such as dol, kompang, kolintang, accordion, bass guitar, and cymbals. The method used is a mixed methods approach combining qualitative methods—through participatory observation, in-depth interviews, and recording analysis—and quantitative methods—through measuring tempo, dynamics, rhythmic pattern duration, and audience questionnaires. The results show that this work successfully integrates traditional musical idioms into a modern composition format while maintaining its identity. Questionnaire analysis (n = 50) shows that 84% of respondents perceived the traditional nuance as strong, while 78% rated the aesthetic appeal as high. This work contributes to cultural preservation through documentation, education, and artistic innovation relevant to the contemporary context. “Begendang Beserunai” serves as a model for developing tradition-based works applicable to other regional music forms, as well as an academic and artistic reference for artists, researchers, and art education institutions.
Promotion of West Sumatra Tourism in the Creative Industry and Its Strategic Value in the Language of Promotion Adjuoktoza Rovylendes; Arnailis Arnailis; Yusnelli Yusnelli; Murniati Murniati; Ferry Herdianto; Nofridayati Nofridayati
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.5839

Abstract

The advancement of tourism in Indonesia has been facilitated through various implicit and nuanced approaches, such as language-based activities and innovative sectors. The availability of promotional texts in the form of language games can be considered a strategic asset, as it can capture the reader's attention and sustain their interest throughout the text, particularly in the context of tourism. The study employed various methodologies such as data acquisition and gathering, data classification and evaluation, and recording the results. A comprehension strategy is a familiar approach wherein we focus on the textual representation of information. The data analysis findings indicate that the utilization of promotional texts in the form of language games possesses a certain degree of strategic significance. This value is exemplified notably through the existence of syntactic deviation, equivocal forms, phonetic wordplay, and the accuracy of vocabulary.  AbstrakKemajuan pariwisata di Indonesia telah difasilitasi melalui berbagai pendekatan implisit dan bernuansa, seperti kegiatan berbasis bahasa dan sektor inovatif. Ketersediaan teks promosi dalam bentuk permainan bahasa dapat dianggap sebagai aset strategis, karena memiliki potensi untuk menarik perhatian pembaca dan mempertahankan minat mereka sepanjang teks, khususnya dalam konteks pariwisata. Studi ini menggunakan berbagai metodologi seperti perolehan dan pengumpulan data, klasifikasi dan evaluasi data, dan pencatatan hasil. Strategi pemahaman adalah pendekatan yang akrab bagi kami, di mana kami memusatkan perhatian kami pada representasi informasi secara tekstual. Temuan analisis data menunjukkan bahwa pemanfaatan teks promosi dalam bentuk permainan bahasa memiliki tingkat signifikansi strategis tertentu. Nilai ini dicontohkan terutama melalui adanya penyimpangan sintaksis, bentuk samar-samar, permainan kata fonetik, dan keakuratan kosa kata.