Claim Missing Document
Check
Articles

Performance of The Agency’s Regional Revenue Management Fieldregional Finance of South Kalimantan Province Ade Hermawan; Jamili, Muhammad; Bakhtiar
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v3i1.7918

Abstract

The management of original regional income in South Kalimantan Province is the responsibility of regional government officials, especially the Regional Finance Agency of South Kalimantan Province. All local original revenue management processes are of course influenced greatly by the performance of the South Kalimantan Provincial Regional Financial Agency so that a decrease or increase in a region's original regional income is more or less influenced by the performance of the South Kalimantan Provincial Regional Financial Agency . This research aims to study and examine the Performance of the Regional Revenue Management Sector of the Regional Financial Agency of South Kalimantan Province. The method used in this research is the descriptive method. The data obtained in this research are primary data and secondary data. The data collection techniques used are documentation and interviews. The analysis technique used is qualitative analysis. The Regional Revenue Management Sector of the Regional Financial Agency of South Kalimantan Province has good accountability, is able to fulfill financial obligations well, has good honesty, applies the principles of efficiency and effectiveness well, and control activities are carried out well too. So overall it can be concluded that the performance of the Regional Revenue Management Sector of the Regional Financial Agency of South Kalimantan Province all leads to good performance.
KUALITAS PELAYANAN PEMERINTAH DESA KURAU KECAMATAN KURAU KABUPATEN TANAH LAUT: Quality of Services From The Government of Kurau Village Kurau District Tanah Laut Regency Hermawan*, Ade; Norbayah
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i1.6

Abstract

Peran pemerintah desa termasuk di dalamnya pemerintah desa Kurau Kecamatan Kurau sebagai instansi penyelenggara layanan sangat penting. Masyarakat desa sebagai pihak pengguna layanan juga akan terpenuhi hak-haknya untuk pelayanan berkualitas dengan adanya petugas yang berkompeten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Kualitas pelayanan pemerintah desa Kurau Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari kelima indikator yang dijadikan ukuran untuk menilai kualitas pelayanan Pemerintah Desa Kurau Kecamatan Kurau yaitu Kenyamanan sarana pelayanan, Akurasi pelayanan, Keramahan petugas, Ketepatan waktu, dan Kemudahan prosedur pelayanan semuanya mempunyai kecenderungan yang baik, kecuali kenyamanan sarana pelayanan yang berada pada kategori cukup baik. Artinya dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan pelayanan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kurau Kecamatan Kurau adalah kualitasnya baik.
KINERJA BIDANG PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH BADAN KEUANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN: Performance of Regional Revenue Management Field of Regional Financial Agency of South Kalimantan Province Hermawan*, Ade; Jamili, Muhammad; Bakhtiar
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.10

Abstract

Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan memiliki akuntabilitas yang baik, mampu memenuhi kewajiban keuangan dengan baik, memiliki kejujuran yang baik, menerapkan prinsip efisiensi dan efektivitas dengan baik, serta kegiatan pengendalian pun terlaksana dengan baik pula. Jadi secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kinerja Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan semuanya mengarah pada kinerja yang baik.
Pengabdian Mandiri Terintegrasi Dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Daring di SMK Negeri 1 Berau : Real Work Lectures (KKN) during the Pandemic: A Case Study of the Faculty of Teacher Training and Education of UMKT at SMAN 4 Berau. Ade Hermawan; Muhammad Haider Ali; Shamila Bashayeva; Syarifah Fitri; Yeni Rahmawati
Journal of Empowerment and Community Service (JECSR) Vol. 2 No. 02 (2023): January 2023
Publisher : Wadah Inovasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) is a fundamental element of the Indonesian higher education system, designed to establish a connection between students and society with the objective of addressing developmental challenges. This article examines the application of KKN (Community Service Program) by the Faculty of Teacher Training and Education at Universitas Muhammadiyah East Kalimantan, specifically at SMAN 4 Berau. The primary emphasis is on the program's adaptation to the challenges posed by the COVID-19 pandemic. In response to the government's decision to enforce social distancing measures and restrict migration, adjustments were made to the KKN program in order to ensure its continued efficacy. The decision to proceed with the KKN program, made by the Faculty of Teacher Training and Education at Muhammadiyah University of East Kalimantan, has been accompanied by certain modifications.
PHYSICAL TEST OF LUBRICATING OIL VISCOSITY (KINEMATIC VISCOSITY) AND TBN (TOTAL BASE NUMBER) OF LUBRICATING OIL USING AND WITHOUT USING A CJC TYPE FINE FILTER ON THE MAIN ENGINE KM BINAMA II: Indonesia Kamal, Mustopa; Ade Hermawan; Basino, Basino; Priyantini Dewi; I Ketut Daging; Faizal Fachruddin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7819

Abstract

This research focuses on the viscosity and Total Base Number (TBN) of lubricating oil in diesel engines. The study tests the characteristics of new lubricating oil, oil used for 500 hours without and with CJC type fine filters, and oil used for 1336.5 hours with CJC fine filters. The testing follows the ASTM D445-21e2 and ASTM D2896-21 methods at the PT PETROLAB SERVICES Laboratory. The results reveal that using CJC fine filters can prolong the life of lubricating oil, as it preserves the quality, particularly within the first 500 working hours. However, beyond 1336.5 hours, some test results become unreasonable, indicating that the oil is no longer suitable for use. To gain a comprehensive understanding of the changes in lubricating oil quality, further testing at 750 and 1000 hours is suggested. Overall, this research highlights the importance of maintaining lubricating oil quality in diesel engines and the potential benefits of using CJC fine filters.
ANALISIS KINERJA HEAT EXCHANGER MESIN INDUK KM. MADIDIHANG 03: KOLABORASI PT AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA DAN POLITEKNIK AUP PADA DEEP SEA SURVEY Ade Hermawan; Mustofa Kamal; M. Alfan Anshori; Sakti P. Nababan; Marsono, Marsono; Eddy Mustono; Raedy Anwar Subiantoro
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja heat exchanger (HE) pada mesin induk KM Madidihang 03 dengan menggunakan parameter suhu inlet dan outlet dari fluida pendingin. HE tipe plate and frame digunakan untuk menjaga suhu mesin tetap optimal selama operasional kapal. Pengukuran dilakukan pada perjalanan Jakarta-Benete dan sebaliknya, mencakup parameter Log Mean Temperature Difference (LMTD), laju perpindahan panas, dan koefisien perpindahan panas. Hasil menunjukkan efektivitas HE mencapai 74,3% dengan LMTD 15,66°C pada perjalanan Jakarta-Benete, sementara pada perjalanan pulang terjadi penurunan efektivitas menjadi 71,6% dengan LMTD 17,09°C akibat fouling. Penurunan ini menunjukkan perlunya perawatan preventif yang lebih optimal, termasuk pembersihan rutin dan penambahan komponen penyaring. Studi ini menegaskan pentingnya pemeliharaan HE untuk memastikan efisiensi operasional mesin kapal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMK SUNAN GUNUNG JATI BABAKAN Ade Hermawan
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Praktik pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan konsep belajar peserta didik kelas X SMK Sunan Gunung Jati Babakan pada submateri pencemaran lingkungan dengan menggunakan Model Inquiry Terbimbing dengan metode diskusi melalui Tayangan video. Praktik pembelajaran ini dilakukan di SMK Sunan Gunung Jati Babakan dengan sampel penelitian 20 orang peserta didik kelas X. Treatmen dalam praktik pembelajaran ini berupa pemberian masalah yaitu video tentang macam-macam pencemaran lingkungan yang ada disekitar kita Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa LKPD yang di dalamnya terdapat pertanyaan-pertanyaan pemandu untuk mempermudah dan mengarahkan peserta didik agar dapat menggali informasi dari berbagai sumber literatur yang relefan. LKPD dibuat untuk mengarahkan peserta didik dalam pengenalan masalah, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, mengkomunikasikannya lewat presentasi dan menyimpulkan. Hasil praktik pembelajaran menunjukkan bahwa Inquairy Terbimbing dengan metode diskusi melalui tayangan video berbasis masalah dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik kelas X SMK Sunan Gunung Jati Babakan pada submateri pencemaran lingkungan. Hal ini terlihat dari hasil nilai kognitip peserta didik dalam kegiatan free test yaitu menunjukkan 5 peserta didik atau 25% yang lulus KKTP dan 15 peserta didik lainnya atau 75% dibawah nilai KKTP untuk hasil nilai post tesnya 20 siswa 100% lulus nilai KKTP. Berdasarkan uraian di atas pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing dengan metode diskusi dapat di jadikan sebagai pembelajaran karena dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa selama proses pembelajaran sehingga siswa berkembang dalam kemampuan berdiskusi, kemampuan presentasi, berpikir kritis, menyelesaikan masalah dan meningkatkan hasil nilai kognitif. Kata kunci: Inkuiri Terbimbing, Metode Diskusi, Pemahaman Konsep, Materi Pencemaran Lingkungan. IMPLEMENTATION OF THE GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL WITH DISCUSSION METHODS TO IMPROVE STUDENTS' CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF ENVIRONMENTAL POLLUTION MATERIAL AT SMK SUNAN GUNUNG JATI BABAKAN ABSTRACT This learning practice aims to enhance the conceptual knowledge of 10th-grade students at SMK Sunan Gunung Jati Babakan in the topic of environmental pollution, utilizing the Guided Inquiry Model through discussion methods via video presentations. The learning practice was conducted at SMK Sunan Gunung Jati Babakan, with a sample of 20 10th-grade students. The treatment in this learning practice involved presenting a problem, namely a video about various environmental pollutions around us. The instrument used in this research is a Student Worksheet (LKPD) containing guiding questions to facilitate and direct students to gather information from various relevant literature sources. The LKPD is designed to guide students in problem recognition, formulating hypotheses, collecting data, testing hypotheses, communicating through presentations, and drawing conclusions. The results of the learning practice indicate that Guided Inquiry through discussion methods via problem-based video presentations can improve the understanding of the environmental pollution subtopic among 10th-grade students at SMK Sunan Gunung Jati Babakan. This is evident from the cognitive scores of students in the free test activity, where 5 students or 25% passed the minimum competency test (KKTP), and the remaining 15 students or 75% scored below the KKTP threshold. However, in the post-test, all 20 students achieved passing grades above the KKTP threshold. Based on the description above, learning with the Guided Inquiry model through discussion methods can be considered effective, as it enhances students' conceptual mastery during the learning process. This approach fosters students' development in discussion skills, presentation abilities, critical thinking, problem-solving, and improves cognitive assessment results. Keywords: Guided Inquiry, Discussion Method, Conceptual Understanding, Environmental Pollution Material.
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN SOSIAL DI KELURAHAN PALINGKAU LAMA KECAMATAN KAPUAS MURUNG KABUPATEN KAPUAS Tiara Astigini; Ade Hermawan
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 11, No 1 (2026): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v11i1.20078

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran terkait Pelaksanaan Program Bantuan Sosial pada Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas beserta dengan faktor kendala pelaksanaan program bantuan ini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara kepada informan yaitu pihak Kelurahan Palingkau Lama Kecamatan Kapuas dan  masyarakat di sekitarnya. Analisis data menggunakan  tahap deskripsi, reduksi, dan seleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan indikator efektivitas, efesiensi, kecukupan, pemerataan, dan responsivitas kebijakan program bantuan sosial yang ada di Kelurahan Palingkau Lama Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas sudah berjalan dengan baik. Hal ini berdasarkan penuturan masyarakat pada hasil wawancara. Sebagian besar masyarakat memanfaatkan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Kendala yang dihadapi dalam penyaluran program bantuan sosial yang ada di Kelurahan Palingkau Lama Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas yaitu keterbatasan data yang dimiliki, dan keterlambatan dalam penyaluran bantuan. Kendala lain yang dihadapi berdasarkan observasi adalah kurangnya koordinasi antar pemerintah, keterbatasan sumber daya, dan masalah teknis lainnya di lapangan.
LAPORAN ANALISIS KEBUTUHAN ASET PADA PEMERINTAH DESA DI KECAMATAN PANYIPATAN KABUPATEN TANAH LAUT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN: Asset Needs Analysis Report of Village Government in Panyipatan District Tanah Laut Regency in an Effort to Improve Service Quality Ade Hermawan; Normajatun Normajatun; Bakhtiar Bakhtiar; Muhammad Jamili; Ali Khamdan
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.262

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk Penyuluhan Laporan Analisis Kebutuahan Aset Desa pada semua aparatur Desa di wilayah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah desa tentang pentingnya melakukan analisis dan mebuat Laporan Analisis Kebutuhan Aset Desa guna meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan simulasi. Hasil Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa Laporan Analisis Kebutuhan Aset Desa pada semua Desa di wilayah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut  sangat penting untuk meningkatkan pelayanan publik. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk melatih dan membina aparatur desa mengenai pemahaman dan penguasaan melakukan analisis kebutuhan aset desa dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam layanan publik. Dengan adanya laporan ini, diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan pelayanan oleh aparatur pemerintah desa dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN SOSIAL DI KELURAHAN PALINGKAU LAMA KECAMATAN KAPUAS MURUNG KABUPATEN KAPUAS Tiara Astigini; Ade Hermawan
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 11 No 1 (2026): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v11i1.20078

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran terkait Pelaksanaan Program Bantuan Sosial pada Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas beserta dengan faktor kendala pelaksanaan program bantuan ini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara kepada informan yaitu pihak Kelurahan Palingkau Lama Kecamatan Kapuas dan  masyarakat di sekitarnya. Analisis data menggunakan  tahap deskripsi, reduksi, dan seleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan indikator efektivitas, efesiensi, kecukupan, pemerataan, dan responsivitas kebijakan program bantuan sosial yang ada di Kelurahan Palingkau Lama Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas sudah berjalan dengan baik. Hal ini berdasarkan penuturan masyarakat pada hasil wawancara. Sebagian besar masyarakat memanfaatkan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Kendala yang dihadapi dalam penyaluran program bantuan sosial yang ada di Kelurahan Palingkau Lama Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas yaitu keterbatasan data yang dimiliki, dan keterlambatan dalam penyaluran bantuan. Kendala lain yang dihadapi berdasarkan observasi adalah kurangnya koordinasi antar pemerintah, keterbatasan sumber daya, dan masalah teknis lainnya di lapangan.