Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Studi Fenomenologi : Makna ODHA Sebagai Tenaga Volunteer Peer Group Support ODHA Di Solo - Stikes ‘Aisyiyah Surakarta, Endah Sri Wahyuni
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.121 KB)

Abstract

Abstract: HIV (Human Immunodeficiency Virus) is a virus which attacks the human body immunity, so the person more susceptible to disease. People Living With HIV / AIDS (PLWHA) have psychosocial and emotional problems. It is caused disease conditions, lack of information and lack of motivation in his live. The existence of peer support give effect bothof PLWHA and volunteers. The number of people living with HIV who works as a volunteer  tends to increased. Some research says that the peer support volunteers can  improve knowledge, compliance, skills and strategy to solve the problems in their lives of  PLWHA so that they can live better. It initials raises its own unique experience and challenge  as PLWHA and volunteers. The study was to explore the meaning of  PLWHA as a volunteers in peer support groups Solo. A phenomenological approach was used through unstructured in depth interviews of thirteen participants who worked at Peer group support in Solo. The meaning of PLWH who work as a volunteer in this study is self-positive value. PLWH who works as a volunteer feel more because they can help another people. Having self-positive value as PLWH became the most factors that influence them to work as a volunteer. It is recommended that NGO improves their program for volunteer with better reward in the future.Keywords : Meaning,  PLWH, volunteer, peer group support Abstrak: HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga seseorang lebih rentan terhadap penyakit. Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) mempunyai permasalahan psikososial dan emosional yang kompleks. Hal ini disebabkan karena kondisi penyakit yang diderita, kurangnya informasi dan kurangnya motivasi dalam mengatasi permasalahan hidupnya.. Adanya peer support yang diberikan oleh volunteer memberikan pengaruh baik terhadap ODHA maupun volunteer sendiri. Jumlah ODHA yang bekerja sebagai volunteer kelompok sebaya cenderung meningkat. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa adanya peer support dari volunteer dapat meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, ketrampilan dan strategi penyelesaian masalah ODHA sehingga mereka dapat menjalani kehidupannya dengan lebih baik Hal ini menimbulkan pengalaman unik dan tantangan tersendiri menjalani hidup sebagai ODHA dan volunteer. Penelitian ini bertujuan mengetahui makna ODHA sebagai  volunteer peer group support ODHA di Kelompok Dukungan Sebaya Solo. Metode yang digunakan kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam dan melibatkan. 13 partisipan pada Kelompok  Dukungan Sebaya Solo. Makna yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: adanya penilaian positif terhadap diri. ODHA sebagai volunteer merasa lebih berarti karena mampu memberikan manfaat kepada orang lain. Makna yang dirasakan volunteer adalah adanya penilaian positif terhadap diri menjadi faktor utama partisipan untuk terlibat pada kegiatan volunteer. Direkomendasikan agar kelompok dukungan sebaya memperbaiki program yang melibatkan volunteer, dengan memberikan reward yang lebih baik di masa depan.Kata Kunci : Makna, ODHA, volunteer, peer group support
PENINGKATAN PENGETAHUAN HIPERTENSI DAN PELATIHAN PENGHITUNGAN NADI DAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH PADA KADER POSYANDU DI DESA SIDOREJO Wahyuni, W.; sri wahyuni, endah; silvitasari, ika
WARTA WARTA LPM Vol. 22, No. 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.943 KB) | DOI: 10.23917/warta.v21i2.6708

Abstract

Posyandu seniors are the center of community activities in the efforts of health services in the elderly. Posyandu as a place of activities that nuances community empowerment, The main problems faced by posyandu include facilities that are not yet adequate, lack of active cadres, lack of knowledge of cadres about health, not yet able to use appropriate technology, namely blood pressure checks, vital signs which include pulse counting , body temperature measurement and blood sugar examination, examination of gout, The aim of the activity is to help posyandu health cadres by disseminating information about hypertension knowledge and training on the use of appropriate technology by checking blood pressure, blood sugar testing, gout testing, cholesterol testing, marking measurements vital signs through training. Method; the methods implemented in this activity are training, mentoring after training activities and competitions to find out the improvement of both knowledge and skill results; Cadre's knowledge of hypertension increases, cadre skills in terms of blood pressure measurement and measurement of vital signs are increasingly skilled. The resulting output of hypertension care pocket books with ISBNs, intellectual property rights, scientific articles published in community service journals with ISSN, posters for elderly, feedback sheets, publications in online media, publications in print media the conclusions of cadre knowledge about hypertension are increasing. Skill of measuringbloodpressureincreases
STUDI FENOMENOLOGI : PENGALAMAN KELUARGA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN SURUH KALANG JATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH Rahmasari, Ikrima; Wahyuni, Endah Sri
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 1 aPRIL 2016
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.298 KB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan pembunuh tersembunyi (silent killer) yang penyebab awalnya tidak diketahui atau tanpa gejala. Dinas Kesehatan Jawa Tengah melaporkan banyak kasus PTM (Penyakit Tidak Menular) tahun 2012 sebanyak 34 kasus di kabupaten atau kota (97,14%).Gejala yang muncul pada hipertensi membuat ketidanyamanan pada individu sehingga dibutuhkan intervensi untuk mengurangi gejala tersebut. Untuk perawatan pasien dengan hipertensi diperlukan pemahaman dari keluarga dan pasien dengan hipertensi tentang pengalaman keluarga melakukan perawatan pada pasien dengan hipertensi. Tujuan : Untuk mendeskripsikan tentang pengalaman keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi di kelurahan Suruh Kalang Jaten karanganyar Jawa Tengah. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan in-depth interview dan pendekatan fenomenologis. Hasil : Arti dan makna pengalaman anggota keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi memiliki makna yang berbeda di setiap anggota keluarga. Kesimpulan : Anggota keluarga dalam penelitian ini sudah mengenal masalah hipertensi yakni berkaitan dengan pengertian, penyebab, pengobatan dan perawatan hipertensi. Respon psikologis yang ditimbulkan positif dan negative. Harapan keluarga menginginkan keluarganya yang sakit dapat sembuh dan adanya bantuan dari kelurahan berupa dana agar sewaktu waktu saat kambuh dapat berobat
STUDI FENOMENOLOGI : PENGALAMAN KELUARGA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN SURUH KALANG JATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH Rahmasari, Ikrima; Wahyuni, Endah Sri
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 April 2017
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.743 KB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan pembunuh tersembunyi (silent killer) yang penyebab awalnya tidak diketahui atau tanpa gejala. Dinas Kesehatan Jawa Tengahmelaporkan banyak kasus PTM (Penyakit Tidak Menular) tahun 2012 sebanyak 34 kasus di kabupaten atau kota (97,14%).Gejala yang muncul pada hipertensi membuatketidanyamanan pada individu sehingga dibutuhkan intervensi untuk mengurangi gejala tersebut. Untuk perawatan pasien dengan hipertensi diperlukan pemahaman darikeluarga dan pasien dengan hipertensi tentang pengalaman keluarga melakukan perawatan pada pasien dengan hipertensi. Tujuan : Untuk mendeskripsikan tentangpengalaman keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi di kelurahan Suruh Kalang Jaten karanganyar Jawa Tengah. Metode Penelitian : Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan in-depth interview dan pendekatan fenomenologis. Hasil : Arti dan makna pengalaman anggota keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi memiliki makna yang berbeda di setiap anggota keluarga. Kesimpulan : Anggota keluarga dalam penelitian ini sudah mengenal masalah hipertensi yakni berkaitan dengan pengertian, penyebab, pengobatan dan perawatan hipertensi. Respon psikologis yang ditimbulkan positif dan negative. Harapan keluarga menginginkan keluarganya yang sakit dapat sembuh dan adanya bantuan dari kelurahan berupa dana agar sewaktu waktu saat kambuh dapat berobat
Studi Fenomenologi : Pengalaman Keluarga Merawat Anggota Keluarga Dengan Hipertensi Di Kelurahan Suruh Kalang Jaten Karanganyar Jawa Tengah Ikrima Rahmasari; Endah Sri Wahyuni
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 April 2017
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan pembunuh tersembunyi (silent killer) yang penyebab awalnya tidak diketahui atau tanpa gejala. Dinas Kesehatan Jawa Tengahmelaporkan banyak kasus PTM (Penyakit Tidak Menular) tahun 2012 sebanyak 34 kasus di kabupaten atau kota (97,14%).Gejala yang muncul pada hipertensi membuatketidanyamanan pada individu sehingga dibutuhkan intervensi untuk mengurangi gejala tersebut. Untuk perawatan pasien dengan hipertensi diperlukan pemahaman darikeluarga dan pasien dengan hipertensi tentang pengalaman keluarga melakukan perawatan pada pasien dengan hipertensi. Tujuan : Untuk mendeskripsikan tentangpengalaman keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi di kelurahan Suruh Kalang Jaten karanganyar Jawa Tengah. Metode Penelitian : Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan in-depth interview dan pendekatan fenomenologis. Hasil : Arti dan makna pengalaman anggota keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi memiliki makna yang berbeda di setiap anggota keluarga. Kesimpulan : Anggota keluarga dalam penelitian ini sudah mengenal masalah hipertensi yakni berkaitan dengan pengertian, penyebab, pengobatan dan perawatan hipertensi. Respon psikologis yang ditimbulkan positif dan negative. Harapan keluarga menginginkan keluarganya yang sakit dapat sembuh dan adanya bantuan dari kelurahan berupa dana agar sewaktu waktu saat kambuh dapat berobat
STUDI FENOMENOLOGI : PENGALAMAN KELUARGA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN SURUH KALANG JATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH Ikrima Rahmasari; Endah Sri Wahyuni
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 1 aPRIL 2016
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan pembunuh tersembunyi (silent killer) yang penyebab awalnya tidak diketahui atau tanpa gejala. Dinas Kesehatan Jawa Tengah melaporkan banyak kasus PTM (Penyakit Tidak Menular) tahun 2012 sebanyak 34 kasus di kabupaten atau kota (97,14%).Gejala yang muncul pada hipertensi membuat ketidanyamanan pada individu sehingga dibutuhkan intervensi untuk mengurangi gejala tersebut. Untuk perawatan pasien dengan hipertensi diperlukan pemahaman dari keluarga dan pasien dengan hipertensi tentang pengalaman keluarga melakukan perawatan pada pasien dengan hipertensi. Tujuan : Untuk mendeskripsikan tentang pengalaman keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi di kelurahan Suruh Kalang Jaten karanganyar Jawa Tengah. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan in-depth interview dan pendekatan fenomenologis. Hasil : Arti dan makna pengalaman anggota keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi memiliki makna yang berbeda di setiap anggota keluarga. Kesimpulan : Anggota keluarga dalam penelitian ini sudah mengenal masalah hipertensi yakni berkaitan dengan pengertian, penyebab, pengobatan dan perawatan hipertensi. Respon psikologis yang ditimbulkan positif dan negative. Harapan keluarga menginginkan keluarganya yang sakit dapat sembuh dan adanya bantuan dari kelurahan berupa dana agar sewaktu waktu saat kambuh dapat berobat
PENINGKATAN PENGETAHUAN HIPERTENSI DAN PELATIHAN PENGHITUNGAN NADI DAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH PADA KADER POSYANDU DI DESA SIDOREJO W. Wahyuni; endah sri wahyuni; ika silvitasari
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 22, No. 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v21i2.6708

Abstract

Posyandu seniors are the center of community activities in the efforts of health services in the elderly. Posyandu as a place of activities that nuances community empowerment, The main problems faced by posyandu include facilities that are not yet adequate, lack of active cadres, lack of knowledge of cadres about health, not yet able to use appropriate technology, namely blood pressure checks, vital signs which include pulse counting , body temperature measurement and blood sugar examination, examination of gout, The aim of the activity is to help posyandu health cadres by disseminating information about hypertension knowledge and training on the use of appropriate technology by checking blood pressure, blood sugar testing, gout testing, cholesterol testing, marking measurements vital signs through training. Method; the methods implemented in this activity are training, mentoring after training activities and competitions to find out the improvement of both knowledge and skill results; Cadre's knowledge of hypertension increases, cadre skills in terms of blood pressure measurement and measurement of vital signs are increasingly skilled. The resulting output of hypertension care pocket books with ISBNs, intellectual property rights, scientific articles published in community service journals with ISSN, posters for elderly, feedback sheets, publications in online media, publications in print media the conclusions of cadre knowledge about hypertension are increasing. Skill of measuringbloodpressureincreases
PERSEPSI PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI DESA SAWAH KUWUNG KARANG ANYAR Endah Sri Wahyuni; Hermawati Hermawati
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.934 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i2.571

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kejadian dengan jumlah penderita semakin meningkat tiap tahunnya. Salah satu faktor pendukung yang dapat menstabilkan gula darah adalah penatalaksanaan DM yang dikenal dengan empat pilar utama meliputi edukasi, diet, latihan jasmani dan pengelolaan farmakologis. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi pemenuhan kebutuhan nutrisi pada penderita Diabetes Mellitus. Metode Penelitian; metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus di wilayah Suruh Tani. Sampel pada penelitian kualitatif disebut juga partisipan. Penelitian ini menggunakan 8 partisipan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan diet nutrisi pada pasien DM tersebut akan berhasil apabila penderita memiliki kepatuhan yang baik dalam menjalankan diet, untuk itu penderita DM membutuhkan motivasi yang baik. Motivasi akan berkembang dengan baik apabila seorang penderita DM mendapatkan dukungan keluarga dan akses pelayanan kesehatan yang baik. Responden yang memiliki dukungan keluarga yang baik maka memiliki kepatuhan yang baik sedangkan responden yang mendapat dukungan keluarga yang kurang baik maka tidak memiliki kepatuhan.
KAJIAN AKTIVITAS FISIK IBU HAMIL DALAM MENJAGA KEHAMILANNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGTENGAH KABUPATEN WONOGIRI Indarwati Indarwati; Alivia Ayu Kurniawati; Endah Sri Wahyuni; Maryatun Maryatun
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.395 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.275

Abstract

Latar Belakang; Kehamilan merupakan sesuatu yang wajar pada wanita produktif. Kesehatan kehamilan dapat dijaga salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik yang diperbolehkan untuk ibu hamil sesuai dengan kemampuan dan waktu yang sudah ditetapkan. Berdasarkan studi pendahuluan bahwa ibu hamil melakukan aktivitas fisik hanya dengan jalan sehat dan aktivitas rumah tangga. Ibu hamil kurang memahami waktu yang tepat serta jenis aktivitas fisik kehamilan. Tujuan; menganalisis karakteristik ibu, pengetahuan, sikap dan praktik aktivitas fisik ibu hamil dalam menjaga kesehatan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Metode; jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional tekhnik pengambilan sample menggunakan cluster random sampling serta dengan sampel sebanyak 74 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuisioner. Analisa bivariat menggunakan uji Chi Square dengan taraf signifikansi 95%. Hasil; pengetahuan baik sebesar (35.1%), sikap positif sebanyak (64.9%), sebagian ibu hamil cukup dalam praktik aktivitas fisik ibu hamil sebesar (68.9%). Analisa bivariat pengetahuan dengan sikap memiliki nilai ρ = 0.65, pengetahuan dengan paktik aktivitas fisik memiliki nilai ρ = 0.96 dan sikap dengan praktik aktivitas fisik ibu hamil yaitu dengan nilai ρ = 0.000. Simpulan; tidak ada keterkaitan antara pengetahuan dengan sikap, tidak ada keterkaitan antara pengetahuan dengan praktik dan ada keterkaitan antara sikap dengan praktik aktivitas fisik ibu hamil.
Efektivitas Memordoca Carantia (Pare) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Ikrima Rahmasari; Endah Sri Wahyuni
Jurnal Infokes Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v9i1.720

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin. Pemilihan pengobatan non farmologi dengan menggunakan obat herbal merupakan fenomena yang sering digunakan oleh masyarakat awam sebagai pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas memordica carantia (pare) terhadap penurunan kadar glukosa darah. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dengan pendekatan one group pretest posttest design. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan model simple random sampling. Jumlah sample dalam penelitian ini yaitu 23 responden. Instrument dalam pengkajian ini menggunakan Glucotest.