Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Bahasa Inggris Komunikatif Dalam Rangka Pengembangan Pura Dalem Ped Sebagai Objek Wisata Religi I Ketut Subagia; Nyoman Sujaya; Anak Agung Inten Mayuni; Ni Nyoman Kertiasih
Postgraduated Community Service Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.6.1.2025.8-11

Abstract

This community service empowers the community in the field of communicative English knowledge. The target is pecalangs (the security) who work for the Dalem Ped temple. The service which gives training about communicative English aims at optimizing the pecalang's ability to communicate using English. This is necessary to be done so that the pecalang at the Dalem Ped temple are able to serve and supervise visitors who come not only from Bali and outside Bali but also from abroad so that service to visitors and order in maintaining the sanctity of the temple can be handled. The methods applied include direct observation, recording problems faced by partners, preparing modules and books, giving lectures, mentoring, simulations and evaluations. To increase understanding, the service team has also donated the book "English for Guides" written by the service team. Good communication, friendliness and enthusiasm of the partners in participating in the training made the training run well. The material could be delivered well and they already understand the basics of learning communicative English. They already understand simple English sentence patterns which are very effective for mastering English quickly. However, studying English requires high intensity because mastering English does not only require knowledge but also skills. Therefore, training like this needs to be carried out repeatedly. However, the service team remains optimistic and hopes that this training will be beneficial for both partners and the service team and the Warmadewa University institution.
Pengajaran ESP Bagi Polisi Pariwisata Di Sekolah Tinggi Polda Bali I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi; I Made Astu Mahayana; Ni Nyoman Kertiasih
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.2.2020.67-74

Abstract

Penelitian ini berfokus pada fungsi bahasa yang digunakan dalam pengajaran polisi pariwisata di Sekolah Polisi Negara Polda Bali. Bahasa yang digunakan diklasifikasikan ke dalam beberapa fungsi. Menurut (Leech, 1993), fungsi bahasa diklasifikasikan menjadi lima fungsi, yaitu: fungsi informatif, ekspresif, direktif, estetik, dan fatik. Sedangkan menurut (Blundell, Higgens, & Middlemiss, 1978) ekspresi dapat berupa 'salam', 'perkenalan', 'bertanya', dan sebagainya. Namun berdasarkan percakapan polisi parwisata, teori harus disajikan berdasarkan pada prosedur yang diterapkan selama percakapan polisi pariwisata, sehingga bisa diterapkan dalam praktik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan beberapa langkah berdasarkan prosedur yang diterapkan oleh polisi pariwisata di lapangan. Pengajarn bahasa Inggris dimulai dari perkenalan diri, percakapan di lalu lintas (menunjuk arah), menerangkan rambu-rambu lalu lintas, dan pelayanan SIM, dengan menggunakan prosedur-prosedur yang diterapkan dalam penelitian ini, ekspresi dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsi-fungsi bahasa. Pengajaran bahasa Inggris ESP kepada calon polisi pariwisata perlu diberikan, mengingat calon polisi pariwisata akan berhadapan langusng dengan wisatawan asing di lapangan. Pengenalan terhadap bahasa Inggris ESP masih sangat jarang untuk diberikan. Sehingga, dianggap perlu untuk diberikan pengenalan yang lebih sering dengan cara memberikan pelatihan awal kepada calon polisi pariwisata tersebut. Hal ini diharapkan dapat membantu calon polisi pariwisata yang awalnya hanya memperoleh pelajaran bahasa Inggris umum dapat berkembang dengan materi ESP khusus calon polisi pariwisata.