Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PERBEDAAN PENAMBAHAN BAHAN ADITIF TERHADAP KARAKTERISTIK SILASE KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisica) Saputra, Ian Dewa; Dianingtyas, Brilian Desca; Rahmawati, Nurina; Afiyah, Dyah Nurul
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR) Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i6.6103

Abstract

Abstract Due to the large amount of kapok banana peel waste and the lack of utilization of this waste, research was carried out on making animal feed by fermenting silage in the feed. This research aims to determine the effect of adding additives to kepok banana (Musa paradisiaca) silage. The research was carried out for 19-30 October 2024. The research method used was an experimental method with a completely randomized design (CRD) using 3 treatments, namely P0 (silage without addition), P1 (silage plus 10% molasses), P2 (silage added with 10% rice bran) which was analyzed using Kruskal-Wallis. From the three treatments in this research, 21 samples were obtained, each combination of faktors was repeated 7 times. The Variabels that were measured were the physical quality of banana peel silage (texture, color, aroma, pH and presence of mold). The results showed that the interaction between adding additives to Kepok banana peel silage had no significant effect (P>0.05) on the texture, aroma of the silage and the presence of mold. Meanwhile, there was a significant difference (P<0.05) in the color and degree of acidity of Kepok banana peel silage. Keywords: Silage, Kepok Banana Peel (Musa paradisiaca), Molasses, Rice Bran, Physical Quality Abstrak Berdasarkan banyaknya limbah kulit pisang kepok dan belum adanya pemanfaatan dari limbah tersebut, maka dilakukan penelitian pembuatan pakan ternak dengan pembuatan fermentasi silase pada pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan aditif terhadap silase pisang kapok (Musa paradisiaca). Penelitian dilaksanakan selama tanggal 19- 30 Oktober 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan penelitian rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 3 perlakuan yaitu P0 (silase tanpa bahan aditif), P1 (silase ditambah 10% molases), P2 (silase ditambah 10% bekatul) yang dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis. Dari ketiga perlakuan penelitian ini maka di dapatkan sebanyak 21 sampel setiap kombinasi antar faktor diulang sebanyak 7 kali ulangan. Variabel nyang dimati yaitu kualitas fisik silase kulit pisang (tekstur, warna, aroma, pH, dan keberadaan jamur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara penambahan aditif pada silase kulit pisang kepok tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap tekstur, aroma silase, dan keberadaan jamur. Sedangkan menunjukan perbedaan nyata (P<0.05) terhadap warna dan derajat keasaman silase kulit pisang kepok. Kata Kunci: Silase, Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca), Molases, Bekatul, Kualitas Fisik.
PERFORMA PRODUKSI BROILER DENGAN MODEL KANDANG RAK DAN POSTAL PADA SISTEM KANDANG SEMI CLOSE HOUSE Rokhim, Muhammad Abdul; Rohmad, Rohmad; Rahmawati, Nurina
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19579

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang perbedaan model kandang rak dan postal pada sistem semi close house terhadap performa produksi broiler. . Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan data serta analisis data yang dapat diukur. Variabel penelitian meliputi : konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan mortalitas. Analisis data dalam penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan data serta analisis data yang dapat diukur. Data penlitian menunjukkan bahwa penggunaan kandang postal dan kandang rak menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, feed convertion ratio dan mortalitas. Konsumsi pakan pada akhir penelitian menunjukkan kandang postal 2141,00 g/ekor dan kandang rak 2283 g/ekor. Pertambahan bobot badan selama melakukan penelitian antara kandang postal dan kandang rak menunjukkan perbedaan sangat nyata (P< 0,01). Pertambahan pada minggu akhir penelitian ialah bobot badan ayam kandang rak 87,00 gram/ekor/hari jauh lebih tinggi dari pada kandang model postal 76,33 gram/ekor/hari. Konversi pakan pada kandang postal ialah 1,45, sedangkan pada kandang rak ialah 1,38. Mortalitas terbanyak berada pada kandang model postal dengan total perolehan selama 4 minggu adalah 283 ekor (7%) dan kandang model rak adalah 122 ekor (3,05%). Kesimpulan dari penelitian ialah peforma produksi kandang semi close house rak lebih baik dibandingkan kandang semi close house postal
PERFORMA PRODUKSI BROILER DENGAN MODEL KANDANG RAK DAN POSTAL PADA SISTEM KANDANG SEMI CLOSE HOUSE Rokhim, Muhammad Abdul; Rohmad, Rohmad; Rahmawati, Nurina
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19579

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang perbedaan model kandang rak dan postal pada sistem semi close house terhadap performa produksi broiler. . Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan data serta analisis data yang dapat diukur. Variabel penelitian meliputi : konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan mortalitas. Analisis data dalam penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan data serta analisis data yang dapat diukur. Data penlitian menunjukkan bahwa penggunaan kandang postal dan kandang rak menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (P0,01) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, feed convertion ratio dan mortalitas. Konsumsi pakan pada akhir penelitian menunjukkan kandang postal 2141,00 g/ekor dan kandang rak 2283 g/ekor. Pertambahan bobot badan selama melakukan penelitian antara kandang postal dan kandang rak menunjukkan perbedaan sangat nyata (P 0,01). Pertambahan pada minggu akhir penelitian ialah bobot badan ayam kandang rak 87,00 gram/ekor/hari jauh lebih tinggi dari pada kandang model postal 76,33 gram/ekor/hari. Konversi pakan pada kandang postal ialah 1,45, sedangkan pada kandang rak ialah 1,38. Mortalitas terbanyak berada pada kandang model postal dengan total perolehan selama 4 minggu adalah 283 ekor (7%) dan kandang model rak adalah 122 ekor (3,05%). Kesimpulan dari penelitian ialah peforma produksi kandang semi close house rak lebih baik dibandingkan kandang semi close house postal
Pengaruh Kombinasi Fitobiotik dan Probiotik dengan Penambahan Zn-EM4 terhadap Produktifitas dan Kualitas Telur Ayam Ras Rahmawati, Nurina; Rokana, Efi; Oktavianto, Mokhamad Arief; Saputra, Moch. Rizal
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 4 (2023): Volume 8 Nomor 4, November 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i4.1140

Abstract

Antibiotic Growth Promotor (AGPs) yang dipai untuk ternak memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu diperlukan alternatif AGP sebagai penggati seperti antibiotik probiotik, fitobiotik atau kombinasi keduanya untuk meningkatkan produktifitas ternak. Tujuan enelitian untuk mengetahui pengaruh kombinasi fitobiotik dan probiotik dengan penambahan seng oksida (ZnO) terhadap produktifitas dan kualitas telur ayam petelur. Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan berupa kombinasi pemberian kunyit, sambiloto dan larutan Zn-EM4. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kombinasi fitobiotik dan probiotik dengan penambahan seng oksida (ZnO) tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (P>0,05) pada variabel produksi telur harian, konversi pakan, bobot telur, presentase cangkang telur, albumin dan kuning telur. Hasil rataan konsumsi pakan 119,77 g - 122,89 g/ekor/hr, produksi telur harian 83.66% - 91.61%, konversi pakan 2,25 – 2,38, bobot telur 63 - 63,75 g/butir, persentase bobot cangkang telur 13,47 - 13,74 %, persentase bobot albumin 59,16 - 60,54 % dan persentase kuning telur 24,38 - 25,41 %. Pemberian fitobiotik dan probiotik dengan penambahan seng oksida (ZnO) dengan dosis yang berbeda tidak berpengaruh terhadap produktifitas ayam petelur.
Efektifitas Kepadatan Kandang dan Periode Pemberian Ransum yang Berbeda terhadap Performa Produksi Ayam Jawa Super Fase Finisher: The Effect of Cage Density and Feeding Period on Production Performance of Super Native Chickens Finisher Phase Rahmawati, Nurina; Rohmad, Rohmad; Afrizal, Muhammad Deris
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 26 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v26i2.27847

Abstract

The study aims to determine the production performance of super native chickens reared with cage densities of 8 birds/m2, 10 birds/m2, 12 birds/m2, and 14 birds/m2 with a feeding period of 2 and 3 times a day. The material used in this study was super-native chickens, with a total of 246 birds aged 35 days. The research method is an experimentation method with a RAL (completely randomized design) factorial pattern with 4 treatments and 3 replicates. Parameters observed were feed consumption, body weight gain, FCR, feed efficiency, and final body weight. Data were processed with ANOVA. If there is a significant difference, it will be tested with the DMRT (Duncan Multiple Range Test). The results showed that cage density and period of feeding had no significant effect (P > 0.05) on feed consumption, body weight gain, feed conversion, feed efficiency, or final body weight of super native chickens. Feed consumption has an average value of 1437.7–1511 gr/bird/day. Average body weight gain was 469–511.7 gr/bird/day, feed conversion was 2.8–3.2, feed efficiency was 31.5–44%, and the final body weight of super native chickens was 887.7–916 g/bird. The conclusion of this study is that different cage density and feeding period of super native chickens have no significant effect on their performance.