Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Isamic Communication Journal

PROGRAM INFOTAINMENT DITINJAU DARI ETIKA KOMUNIKASI ISLAM (Analisis terhadap Insert Siang di TRANS TV Edisi Bulan Ramadhan 1437 H) Rahmi, Amelia; Ristiana, Yesi
Islamic Communication Journal Vol 2, No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Islamic Communication Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public interest on television made media industry competing for the attention of viewer, such as infotainment shows. In practice infotainment shows a lot of controversy. But in Ramadhan,  usually  media  television  expressly  competing  to produce  and  publish religious  programs.  This  study  aims to describe how Insert Siang  infotainment program in Trans TV Ramadhan 1437 H edition in term of Islamic Comunication Ethic. In this case refers to the theory of Jalaluddin Rakhmat about the ethics of Islamic. By using content analysis, the result show that: not all information in Insert Siang are good content. 82% infotainment that exposed in Ramadhan shows that news served with Islamic Communication ethic. According to Jalaluddin Rakhmat, in six form, there are qaulan sadidan 14%, qaulan balighan 18%, qaulan kariman 11%, qaulan ma’rufan 18%, qaulan layyinan 7%, and qaulan maysuran 14%.-----------------------------------------------------------------------------------------Besarnya animo publik terhadap televisi mengakibatkan industri media berlomba merebut perhatian pemirsa dengan beragam tayangan menarik, seperti infotainment. Dalam praktiknya tayangan infotainment banyak menuai kontroversi. Namun pada bulan Ramadhan,   umumnya   televisi   dengan   sengaja   berlomba   memproduksi   dan menayangkan program yang bermuatan religi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana program infotainment Insert Siang di Trans TV edisi bulan Ramadhan 1437 H ditinjau dari etika  komunikasi  Islam. Dalam  hal  ini  mengacu  pada  teori  dari  Jalaluddin Rakhmat tentang Etika Komunikasi Islam.  Dengan menggunakan konten analisis, diperoleh hasil: tidak  semua  informasi  dalam  program  infotainment  Insert Siang bermuatan baik. Sebesar 82% dariberita hiburan yang ditayangkan di bulan Ramadhan menunjukkan beritanya disajikan sesuai dengan etika komunikasi Islam merujuk konsepnya Jalaluddin Rakhmat, yang menyebut enam (6) bentuk, qaulan sadidan 14%, qaulan balighan 18%, qaulan kariman 11%, qaulan ma’rufan 18%, qaulan layyinan 7%, dan qaulan maysuran 14%.
COMMUNITY DEVELOPMENT DENGAN BERMEDIA SECARA SANTUN Rahmi, Amelia
Islamic Communication Journal Vol 2, No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Islamic Communication Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of mass media has been attached to the life of modern society. The majority of mass media managed to gain material advantage and non-material at once. However, most media managers prefer material gains rather than materials,such as building youth morale, instilling simplicity, maintaining culture and upholding beliefs responsibly.There are not many media In Indonesia that are cmmitted in community development. Republika is one of them. who seek to build society by combining modernmanagement with Islamic values. Referring to the Vision, and the ethical code of Republikas journalistic profession encourages the formation of a balanced community, both physically and spiritually, educating and enlightening, criticizing without hurting.Implementation of the Code of Ethics Journalism is concerned Republika, seen from his caution in diction for news headlines and description of the news. Nevertheless still found some violations of the KEJ, namely on the principle of balance and respect the principle of presumption of innocence.----------------------------------------------------------------------------------------Keberadaan media massa telah melekat pada kehidupan masyarakat modern. Mayoritas media massa dikelola untuk mendapatkan keuntungan material dan non material   sekaligus. Namun demikian kebanyakan pengelola media lebih mengutamakan keuntungan material dari pada non material, seperti membangun moral para pemuda, menanamkan kesederhanaan, menjaga budaya dan menegakkan keyakinan secara bertanggung jawab. Di Indonesia tidak banyak media yang berkomitmen pada pengembangan masyarakat. Republika merupakan salah satu surat kabara yang menggabungkan manajemen modern dengan nilai Islami untuk membangun komunitas. Surat kabar tersebut tetap aksis ditengah kompetisi yang ketat saat ini.Mengacu pada visi, dan kode etik profesi jurnalistik, Republika  mendorong terbentuknya komunitas yang terbangun secara seimbang, baik fisik maupun spiritualnya, mendidik dan mencerahkan, mengkritisi tanpa menyakiti. Implementasi Kode Etik Jurnalistik sangat diperhatikan Republika, terlihat dari kehati-katiannya dalam diksi untuk judul berita maupun deskripsi beritanya. Namun demikian masih ditemukan beberapa pelanggaran KEJ, terletak pada prinsip keseimbangan dan menghormati asas praduga tak bersalah.
RELASI INTERPERSONAL DALAM PSIKOLOGI KOMUNIKASI Wulandari, Rustini; Rahmi, Amelia
Islamic Communication Journal Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari - Juni
Publisher : Islamic Communication Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survival of human life is proof that human being able to solve and fulfill requirements of life which is individual and also social. Human life is a building interpersonal relationship with each other, called interpersonal relationship. The more an active person building relationships with others it will build an extensive interpersonal network and produce quality self-competence. This is what can bring success in many ways. Generally humans can adjust to the situation faced by learning the previous experience. Overtime the relationship  develops an individual character. The psychological aspect of both parties involved in the relationship are more decesive compared with sociological and cultural aspects. The existence of psychological aspect that determine the process of interpersonal communication has led to a specific study in interpersonal relationships into studies in this article, although the study has not been based on in-depth research.Keywords: communication, psychology, interpersonal relationship-----------------------------------------------------------------------------------Kelangsungan hidup manusia di muka bumi hingga kini merupakan bukti bahwa manusia mampu menyelesaikan dan memenuhi kebutuhan yang bersifat individu dan sekaligus sosial.Kehidupan ini merupakan bangunan relasi antarpersonal satu dengan yang lainnya, disebut relasi interpersonal. Semakin seseorang aktif membangun relasi dengan sesama maka akan terbangun jaringan interpersonal yang luas dan menghasilkan kompetensi diri yang berkualitas. Hal inilah yang dapat membawa kesuksesan dalam banyak hal.Umumnya, manusia dapat menyesuaikan dengan situasi yang dihadapi dengan cara mempelajari pengalaman sebelumnya. Seiring dengan waktu hubungan berkembanglah sebuah karakter individu. Aspek-aspek psikologis yang dimiliki kedua belah pihak yang terlibat dalam relasi lebih menentukan dibanding dengan aspek sosiologis dan kultural.Adanya aspek psikologis yang menentukan proses komunikasi interpersonal telah memunculkan kajian spesifik dalam relasi interpersonal menjadi kajian dalam artikel ini, meskipun kajiannya belum berbasis riset secara mendalam Kata kunci: komunikasi, psikologi, relasi interpersonal.
KONSTRUKSI AYAT - HADITS EKONOMI DI MEDIA CETAK Rahmi, Amelia
Islamic Communication Journal Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2016.1.1.1234

Abstract

According to Islam, poverty is a serious problem that should be given serious solution as well. Hence Islam explained the problem of poverty an social inequality in detil, both in the aspect of conception and real solution. The article examines the construction verses and hadiths about economiy contained in Nurul Hayat magazine. By applying semiotic analysis of Roland Barthes to study of Nurul Hayat magazine on February 2015, result show that Nurul Hayat implement Islamic pattern in constructing news and articles. Al-Qur’an verses that are relevant to the theme most of them written with Latin letters and explanation given meaning by Indonesia and simple style of delivery, but for economy hadith, besides written with Arabic letters plus the means. Accurate references, credible source in explaine that theme. Thus, seem that the message was not revealed various meaning, but focusing on the understanding. In addition Nurul Hayat wrote that news and article with prescriptive description, enriched with illustration of famous preacher like Syech Ali Jaber. Charity organized in the dawn of Islam have also been known since the first Java Community with “sedekah laut” and “sedekah bumi”. It was an expression of gratitude to the Almighty God of his success.-----------------------------------------------------------------Menurut ajaran agama Islam, kemiskinan merupakan problem serius yang harus diberikan perhatian secara serius pula. Karenanya, Islam menjelaskan masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial ini secara detail, baik pada aspek konsepsi maupun solusinya. Artikel ini mengkaji tentang konstruksi ayat dan hadits tentang ekonomi yang terdapat dalam Majalah Nurul Hayat. Dari penelitian terhadap majalah Nurul Hayat edisi Februari 2015 dengan menerapkan analisis semiotik model Roland Barthes, diperoleh hasil, majalah Nurul Hayat dalam mengkonstruksi berita maupun artikel mengimplementasikan pola informasi Islami. Ini terlihat dari penggunaan sumber yang jelas, rujukan yang tepat dan gaya penyampaian yang santun. Selain itu dalam menuliskan tema headline dengan pilihan kombinasi antara  jenis Banner Headline dengan jenis Spread Headline yang diberi nuansa seni dan ukuran huruf yang mencerminkan sifat tegas/ kuat dan artistik. Ayat suci al Qur’an yang relevan dengan tema kebanyakan ditulis dengan huruf Latin dan diberikan penjelasan makna dalam Bahasa Indonesia, serta gaya penyampaian yang sederhana. Namun untuk hadits ekonomi juga ditulis dalam bentuk tulisan Arab (asli) ditambah terjemahan. Selain itu, berita diperkaya dengan ilustrasi tausiyah dai kodang yang kredibel,dan bersifat preskriptif. Sedekah subuh yang dianjurkan dalam Islam juga telah dikenal masyarakat Jawa secara luas dengan bentuk sedekah laut, sedekah bumi dan sejenisnya, sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Esa atas rezeki yag diperoleh. 
PROGRAM INFOTAINMENT DITINJAU DARI ETIKA KOMUNIKASI ISLAM (Analisis terhadap Insert Siang di TRANS TV Edisi Bulan Ramadhan 1437 H) Rahmi, Amelia; Ristiana, Yesi
Islamic Communication Journal Vol 2, No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2017.2.1.2112

Abstract

Public interest on television made media industry competing for the attention of viewer, such as infotainment shows. In practice infotainment shows a lot of controversy. But in Ramadhan,  usually  media  television  expressly  competing  to produce  and  publish religious  programs.  This  study  aims to describe how Insert Siang  infotainment program in Trans TV Ramadhan 1437 H edition in term of Islamic Comunication Ethic. In this case refers to the theory of Jalaluddin Rakhmat about the ethics of Islamic. By using content analysis, the result show that: not all information in Insert Siang are good content. 82% infotainment that exposed in Ramadhan shows that news served with Islamic Communication ethic. According to Jalaluddin Rakhmat, in six form, there are qaulan sadidan 14%, qaulan balighan 18%, qaulan kariman 11%, qaulan ma’rufan 18%, qaulan layyinan 7%, and qaulan maysuran 14%.-----------------------------------------------------------------------------------------Besarnya animo publik terhadap televisi mengakibatkan industri media berlomba merebut perhatian pemirsa dengan beragam tayangan menarik, seperti infotainment. Dalam praktiknya tayangan infotainment banyak menuai kontroversi. Namun pada bulan Ramadhan,   umumnya   televisi   dengan   sengaja   berlomba   memproduksi   dan menayangkan program yang bermuatan religi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana program infotainment Insert Siang di Trans TV edisi bulan Ramadhan 1437 H ditinjau dari etika  komunikasi  Islam. Dalam  hal  ini  mengacu  pada  teori  dari  Jalaluddin Rakhmat tentang Etika Komunikasi Islam.  Dengan menggunakan konten analisis, diperoleh hasil: tidak  semua  informasi  dalam  program  infotainment  Insert Siang bermuatan baik. Sebesar 82% dariberita hiburan yang ditayangkan di bulan Ramadhan menunjukkan beritanya disajikan sesuai dengan etika komunikasi Islam merujuk konsepnya Jalaluddin Rakhmat, yang menyebut enam (6) bentuk, qaulan sadidan 14%, qaulan balighan 18%, qaulan kariman 11%, qaulan ma’rufan 18%, qaulan layyinan 7%, dan qaulan maysuran 14%.
COMMUNITY DEVELOPMENT DENGAN BERMEDIA SECARA SANTUN Rahmi, Amelia
Islamic Communication Journal Vol 2, No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2017.2.1.2113

Abstract

The existence of mass media has been attached to the life of modern society. The majority of mass media managed to gain material advantage and non-material at once. However, most media managers prefer material gains rather than materials,such as building youth morale, instilling simplicity, maintaining culture and upholding beliefs responsibly.There are not many media In Indonesia that are cmmitted in community development. Republika is one of them. who seek to build society by combining modernmanagement with Islamic values. Referring to the Vision, and the ethical code of Republika's journalistic profession encourages the formation of a balanced community, both physically and spiritually, educating and enlightening, criticizing without hurting.Implementation of the Code of Ethics Journalism is concerned Republika, seen from his caution in diction for news headlines and description of the news. Nevertheless still found some violations of the KEJ, namely on the principle of balance and respect the principle of presumption of innocence.----------------------------------------------------------------------------------------Keberadaan media massa telah melekat pada kehidupan masyarakat modern. Mayoritas media massa dikelola untuk mendapatkan keuntungan material dan non material   sekaligus. Namun demikian kebanyakan pengelola media lebih mengutamakan keuntungan material dari pada non material, seperti membangun moral para pemuda, menanamkan kesederhanaan, menjaga budaya dan menegakkan keyakinan secara bertanggung jawab. Di Indonesia tidak banyak media yang berkomitmen pada pengembangan masyarakat. Republika merupakan salah satu surat kabara yang menggabungkan manajemen modern dengan nilai Islami untuk membangun komunitas. Surat kabar tersebut tetap aksis ditengah kompetisi yang ketat saat ini.Mengacu pada visi, dan kode etik profesi jurnalistik, Republika  mendorong terbentuknya komunitas yang terbangun secara seimbang, baik fisik maupun spiritualnya, mendidik dan mencerahkan, mengkritisi tanpa menyakiti. Implementasi Kode Etik Jurnalistik sangat diperhatikan Republika, terlihat dari kehati-katiannya dalam diksi untuk judul berita maupun deskripsi beritanya. Namun demikian masih ditemukan beberapa pelanggaran KEJ, terletak pada prinsip keseimbangan dan menghormati asas praduga tak bersalah.
KONSTRUKSI AYAT - HADITS EKONOMI DI MEDIA CETAK Rahmi, Amelia
Islamic Communication Journal Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2016.1.1.1234

Abstract

According to Islam, poverty is a serious problem that should be given serious solution as well. Hence Islam explained the problem of poverty an social inequality in detil, both in the aspect of conception and real solution. The article examines the construction verses and hadiths about economiy contained in Nurul Hayat magazine. By applying semiotic analysis of Roland Barthes to study of Nurul Hayat magazine on February 2015, result show that Nurul Hayat implement Islamic pattern in constructing news and articles. Al-Qur’an verses that are relevant to the theme most of them written with Latin letters and explanation given meaning by Indonesia and simple style of delivery, but for economy hadith, besides written with Arabic letters plus the means. Accurate references, credible source in explaine that theme. Thus, seem that the message was not revealed various meaning, but focusing on the understanding. In addition Nurul Hayat wrote that news and article with prescriptive description, enriched with illustration of famous preacher like Syech Ali Jaber. Charity organized in the dawn of Islam have also been known since the first Java Community with “sedekah laut” and “sedekah bumi”. It was an expression of gratitude to the Almighty God of his success.-----------------------------------------------------------------Menurut ajaran agama Islam, kemiskinan merupakan problem serius yang harus diberikan perhatian secara serius pula. Karenanya, Islam menjelaskan masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial ini secara detail, baik pada aspek konsepsi maupun solusinya. Artikel ini mengkaji tentang konstruksi ayat dan hadits tentang ekonomi yang terdapat dalam Majalah Nurul Hayat. Dari penelitian terhadap majalah Nurul Hayat edisi Februari 2015 dengan menerapkan analisis semiotik model Roland Barthes, diperoleh hasil, majalah Nurul Hayat dalam mengkonstruksi berita maupun artikel mengimplementasikan pola informasi Islami. Ini terlihat dari penggunaan sumber yang jelas, rujukan yang tepat dan gaya penyampaian yang santun. Selain itu dalam menuliskan tema headline dengan pilihan kombinasi antara  jenis Banner Headline dengan jenis Spread Headline yang diberi nuansa seni dan ukuran huruf yang mencerminkan sifat tegas/ kuat dan artistik. Ayat suci al Qur’an yang relevan dengan tema kebanyakan ditulis dengan huruf Latin dan diberikan penjelasan makna dalam Bahasa Indonesia, serta gaya penyampaian yang sederhana. Namun untuk hadits ekonomi juga ditulis dalam bentuk tulisan Arab (asli) ditambah terjemahan. Selain itu, berita diperkaya dengan ilustrasi tausiyah dai kodang yang kredibel,dan bersifat preskriptif. Sedekah subuh yang dianjurkan dalam Islam juga telah dikenal masyarakat Jawa secara luas dengan bentuk sedekah laut, sedekah bumi dan sejenisnya, sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Esa atas rezeki yag diperoleh. 
RELASI INTERPERSONAL DALAM PSIKOLOGI KOMUNIKASI Wulandari, Rustini; Rahmi, Amelia
Islamic Communication Journal Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari - Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2018.3.1.2678

Abstract

Survival of human life is proof that human being able to solve and fulfill requirements of life which is individual and also social. Human life is a building interpersonal relationship with each other, called interpersonal relationship. The more an active person building relationships with others it will build an extensive interpersonal network and produce quality self-competence. This is what can bring success in many ways. Generally humans can adjust to the situation faced by learning the previous experience. Overtime the relationship  develops an individual character. The psychological aspect of both parties involved in the relationship are more decesive compared with sociological and cultural aspects. The existence of psychological aspect that determine the process of interpersonal communication has led to a specific study in interpersonal relationships into studies in this article, although the study has not been based on in-depth research.Keywords: communication, psychology, interpersonal relationship-----------------------------------------------------------------------------------Kelangsungan hidup manusia di muka bumi hingga kini merupakan bukti bahwa manusia mampu menyelesaikan dan memenuhi kebutuhan yang bersifat individu dan sekaligus sosial.Kehidupan ini merupakan bangunan relasi antarpersonal satu dengan yang lainnya, disebut relasi interpersonal. Semakin seseorang aktif membangun relasi dengan sesama maka akan terbangun jaringan interpersonal yang luas dan menghasilkan kompetensi diri yang berkualitas. Hal inilah yang dapat membawa kesuksesan dalam banyak hal.Umumnya, manusia dapat menyesuaikan dengan situasi yang dihadapi dengan cara mempelajari pengalaman sebelumnya. Seiring dengan waktu hubungan berkembanglah sebuah karakter individu. Aspek-aspek psikologis yang dimiliki kedua belah pihak yang terlibat dalam relasi lebih menentukan dibanding dengan aspek sosiologis dan kultural.Adanya aspek psikologis yang menentukan proses komunikasi interpersonal telah memunculkan kajian spesifik dalam relasi interpersonal menjadi kajian dalam artikel ini, meskipun kajiannya belum berbasis riset secara mendalam Kata kunci: komunikasi, psikologi, relasi interpersonal.
Critical discourse analysis of netizens’ comments on the 2024–2029 presidential and vice-presidential debate based on a corpus Handayani, Maya Rini; Rahmi, Amelia; Hilmi, Mustofa; Chairullah, Dimas
Islamic Communication Journal Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2025.10.1.26055

Abstract

Presidential elections constitute a cornerstone of democratic governance, symbolizing the legitimacy and trust vested in government by the populace. The 2024 Indonesian presidential election provided a platform for public participation in shaping the nation's policy trajectory. Recognizing the pivotal role of social media, particularly YouTube, in contemporary campaigns, candidates leveraged these platforms to facilitate public discourse and gauge public sentiment towards presidential and vice-presidential candidates. This study employed a corpus-based approach to analyze netizens' comments during the debates. Through a qualitative methodology, 79,378 comments were collected from eight prominent YouTube channels: KPU RI, CNN Indonesia, INews, RCTI, TVRI, TVOne, Kompas TV, and Metro TV. The analysis draws upon Teun A. van Dijk's Critical Discourse Analysis (CDA) and Stewart L. Tubbs and Sylvia Moss' communication styles. Findings indicate that Anies Baswedan and Muhaimin Iskandar projected an image of academic prowess, intelligence, law-abidingness, and religiosity, while adopting a controlling communication style. In contrast, Prabowo and Gibran were associated with discourses of sincerity, millennial appeal, continuity of Jokowi's programs, and impressiveness. However, this pair exhibited a relinquishing communication style, characterized by passivity and a deferential approach. Finally, Ganjar Pranowo and Mahfud MD presented themselves as visionary, credible, and possessing integrity, employing an equalitarian communication style marked by respect and dialogue. ***** Pemilihan presiden (pilpres) adalah elemen vital dalam demokrasi yang mewakili legitimasi dan kepercayaan rakyat kepada pemerintah. Melalui pilpres Indonesia 2024, masyarakat ikut menentukan kebijakan negara. Para kandidat menyadari pentingnya media sosial, terutama YouTube, dalam kampanye mereka, yang memungkinkan publik untuk menyampaikan pendapat dan mencerminkan sentimen terhadap calon presiden dan wakil presiden. Penelitian ini menggunakan dataset berbentuk korpus yang berisi komentar warganet saat debat berlangsung. Menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini mengumpulkan 79.378 komentar dari channel KPU RI, CNN Indonesia, INews, RCTI, TVRI, TVOne, Kompas TV, dan Metro TV. Kami mengimplementasikan teori Teun A van Djik untuk Analisis Wacana Kritis (AWK), Stewart L Tubbs dan Sylvia Moss untuk gaya komunikasi. Hasil studi ini, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menunjukkan pribadi yang akademis, cerdas, taat hukum, dan religius serta bergaya controlling style. Sedangkan ihlas, milenial, melanjutkan program Jokowi, dan impresif merupakan wacana yang terlihat pada Prabowo dan Gibran, namun pasangan ini mengadopsi gaya relinquishing style, yaitu bersikap lebih pasif dan menyerahkan inisiatif kepada lawan debat. Paslon terakhir, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam menyampaikan pendapatnya terlihat visioner, kredibel, dan memiliki integritas, selain itu pasangan ini menerapkan gaya equalitarian style, yang mencerminkan sikap saling menghargai dan dialogis dalam menyampaikan pendapat.