p-Index From 2021 - 2026
7.834
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Kandungan Protein, Serat Kasar dan Sensori Produk Mochi dengan Isian Kacang-Kacangan Aminullah; Lustiani, Marisa Hijjah; Hapsari, Distya Riski
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i5.13370

Abstract

Penambahan kandungan protein pada mochi menjadi hal yang penting dilakukan namun dengan memperhatikan dan tidak mengubah tekstur mochi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan protein dan serat tanpa mengubah karakteristik khususnya tekstur dari mochi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yang terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu kacang hijau, kacang merah, kedelai, dan kacang tanah yang masing-masing diulang dua kali untuk setiap perlakuan mochi isian kacang-kacangan. Analisis produk meliputi pengujian analisis kadar protein dan kadar serat kasar serta dilakukan uji mutu sensori dan hedonik. Uji sidik ragam (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan pada taraf nyata 0,05 digunakan untuk analisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian isian pasta kacang meningkatkan kandungan protein dan serat mochi. Mochi dengan penambahan pasta kacang kedelai memiliki kadar protein tertinggi kemudian kadar serat tertinggi pada pasta kacang tanah. Selain itu bahwa terlihat tekstur mochi dalam penilaian yang baik. Hasil uji kadar protein terdapat pada isian mochi kacang kedelai dengan nilai sebesar 12,32%, serta kadar serat kasar terdapat pada isian mochi kacang tanah dengan nilai sebesar 24,00%. Produk terpilih dihasilkan pada mochi dengan isian kacang tanah yang memiliki kadar protein 11,90%, kadar serat kasar 24,00% dengan warna isian coklat, tercium aroma khas kacang, rasa yang manis, terasa rasa khas kacang, tekstur yang kenyal keras dan mengarah kearah disukai.
PENYULUHAN STUNTING MELALUI PROGRAM PANGAN OLAHAN HALAL BERPROTEIN TINGGI DAN PEMBUATAN LEGALITAS USAHA UMKM Aminullah, Aminullah; Rahmaniah, Mustika; Baroza, Danu Wisnu; Fahreza, Fadhil Gusta; Aulannisa, Fairuza; Andaista, Rahmatunnisa; Aprilia, Sapira; Gunawan, Syifa Zahra; Aprilia, Tri; Aristi, Sindi Nurmaya
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i2.9923

Abstract

Kegiatan pengabdian di Desa Cilebut Timur dilakukan dalam rangka untuk mensosialisasikan permasalahan stunting, legalitas usaha masyarakat termasuk membuat izin berusaha dan menyusun dokumen untuk sertifikasi halal, serta membuat produk olahan inovasi berbasis udang kering atau ebi. Mekanisme kegiatan pengabdian meliputi kegiatan persiapan seperti mensurvey area Desa Cilebut Timur, melakukan pendekatan sosial, mensosialisasikan masalah stunting, perizinan usaha dan sertifikasi halal, dan menciptakan kreasi makanan dengan bahan udang kering. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin teredukasi tentang permasalahan gizi buruk walaupun Desa Cilebut Timur tidak memiliki kasus stunting. Selain itu, beberapa UMKM telah memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB) dan telah menyusun dokumen terkait sertifikasi halal mekanisme self-declare melalui kegiatan pengabdian ini. Manfaat kegiatan pengabdian ini semakin dirasakan oleh masyarakat dengan inovasi yang dilakukan yaitu pembuatan pangsit kuah berbasis ebi yang dilakukan di satu UMKM yang ada di Desa Cilebut Timur. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan dampak nyata yang positif dalam masyarakat di Desa Cilebut Timur.
Nitrite levels and sensory quality of the bowl type edible bird's nest with different second washing times Aminullah, Aminullah; Puspa, Nurkania Kresna; Nurlaela, Raden Siti
Jurnal Pertanian Vol. 14 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v14i2.10398

Abstract

Sarang burung walet merupakan rajutan liur yang berasal dari burung walet yang terbentuk seperti mangkok. SBW dipercaya memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang sangat lengkap,namun memiliki kandungan nitrit sebagai residu yang berdampak buruk bagi kesehatan jika terkonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mempelajari pengaruh lama waktu pencucian kedua terhadap kadar nitrit dan mutu sensori sarang burung walet tipe mangkok. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan enam taraf perlakuan (pencucian kedua selama 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 detik) dengan tiga kali pengulangan. Analisa sarang burung walet tipe mangkok ini meliputi uji nitrit dan mutu sensori yang terdiri dari parameter warna, kebersihan sarang, terkstur (kerapatan sarang) dan aroma sarang. Sampel dengan nilai terbaik akan dipilih sebagai perlakuan terpilih yang dianggap efektif dalam melakukan proses pencucian kedua. Hasil penelitian menunjukan bahwa lama waktu pencucian berpengaruh terhadap kadar nitrit, warna, tekstur serta aroma sarang. Namun tidak berpengaruh terhadap kebersihan sarang. Sampel dengan kadar nitrit dibawah batas maksimum (<30 ppm) dan mutu sensori terbaik terdapat pada perlakuan pencucian kedua selama 20 detik.
Profil Cooking Loss dan Tekstur Mi Basah Ekstrusi Campuran Mocaf dan Tepung Talas yang Ditambah Kuning Telur Aminullah, Aminullah; Ramadhan, Alif Muhammad; Fitrilia, Tiana
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v6i2.13663

Abstract

Pemanfaatan bahan lokal tepung talas menjadi produk pangan seperti mi dapat dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana perbandingan tepung mocaf dengan tepung talas dan penambahan kuning telur mempengaruhi profil cooking loss dan tekstur mi basah yang dibuat dengan metode ekstrusi. Rancangan acak lengkap dengan dua faktor digunakan dalam penelitian ini, yang meliputi proporsi tepung mocaf dan talas dengan  perlakuan 90:10%, 80:20%, dan 70:30%, dan penambahan kuning telur dengan konsentrasi 3 %, 6%, dan 9%. Analisis yang dilakukan pada mi basah, yaitu pengujian cooking loss, kekerasan, kelengketan, dan kekenyalan. Data penelitian dianalisis secara statistik menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa cooking loss mi basah yang dihasilkan cenderung mengalami penurunan dengan semakin besar proporsi tepung talas yang digunakan, sedangkan dan penambahan kuning telur mampu menurunkan cooking loss. Semakin meningkatnya penggunaan tepung talas dan konsentrasi kuning telur dapat menurunkan kekerasan dan cenderung meningkatkan kekenyalan pada mi basah. Selain itu, kelengketan mi basah semakin meningkat dengan peningkatan proporsi tepung talas, akan tetapi menurun dengan semakin banyak kuning telur yang ditambahkan.
Peningkatan Pemahaman Going Concern Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Melalui Kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) Kusuma, Nailah Aka; Uyun, Jamilatul; Aminullah, Aminullah
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 01 (2025): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2025.6.01.19-29

Abstract

Nomor Induk Berusaha merupakan nomor registrasi usaha atau identitas usaha yang dikeluarkan oleh lembaga OSS (Online Single Submission). Akan tetapi, mitra Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Bunga Cemerlang belum memiliki NIB sebagai legalitas usaha. Hal ini dikarenakan rendahnya pemahaman tentang pentingnya NIB untuk keberlanjutan usaha (Going Concern). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman KUBE tentang pentingnya kepemilikan NIB sebagai strategi awal untuk mempertahankan keberlanjutan usaha. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 20 orang anggota KUBE. kegiatan pengabdian terdiri dari kegiatan pretest, sosialisasi tentang pentingnya NIB untuk keberlanjutan usaha, pendampingan pembuatan NIB, dan kegiatan posttest, serta monitoring dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan pemahaman tentang pentingnya kepemilikan NIB KUBE meningkat sebesar 76% setelah dilaksanakan pengabdian, 55% anggota KUBE memiliki NIB secara personal atau pribadi setelah dilakukan kegiatan pengabdian. Berdasarkan selisih nilai pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berdampak positif dan signifikan dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kepemilikan NIB sebagai strategi awal dalam mempertahankan keberlanjutan usaha (going concern) KUBE. Sehingga dapat disimpukan bahwa 96% kegiatan pengabdian ini tercapai dan bermanfaat bagi anggota KUBE.
Karakteristik sensori dan aktivitas antioksidan snack bar berbahan dasar tepung sorgum dan labu kuning dengan penambahan ekstrak cassiavera (cassia bar) Sudrajat, Fathira Sakinah Anugrawati; Fauzi, Muhamad Rizki; Qodariah, Siti Nurlailatul; Sobarudin, Muhammad Fahmi; Cahyasiam, Riski; Aminullah, Aminullah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i3.10714

Abstract

Potensi kayu manis atau cassiavera dalam meningkatkan aktivitas antioksidan dalam suatu produk makanan sangat menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penambahan ekstrak cassiavera terhadap karakteristik sensori dan aktivitas antioksidan produk snack bar yang berbahan dasar tepung sorgum dan labu kuning. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor dengan 3 taraf perlakuan, yaitu penambahan cassiavera 5%, 7,5%, dan 10% dari bobot tepung sorgum dan labu kuningnya. Parameter yang diuji meliputi mutu sensori, hedonik, dan aktivitas antioksidan metode DPPH dan analisis data menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan ekstrak cassiavera dalam produk snack bar meningkatkan aktivitas antioksidan yang terkandung dalam produk, namun cenderung menurunkan tingkat kesukaan produk snack bar pada beberapa parameter seperti rasa dan warna. Produk snack bar terpilih dengan metode De Garmo adalah snack bar dengan penambahan ekstrk cassiavera sebanyak 7.5%. Snack bar tersebut memiliki karakteristik warna coklat yang pekat, aroma cassiavera yang kuat, tekstur yang renyah, dan rasa pahit yang lemah dengan aktifitas antioksidan (IC50) sebesar 165.909 ppm.
Kualitas dan Relevansi Kontekstualitas Hadis “Yassiruu Walaa Tu’assiruu” Perspektif Double Movement Fazlur Rahman Khasani, Khiban; Huda, Muhammad Habib Zainul; Aminullah, Aminullah; Wulandari, Fitri
Fahima Vol 4 No 1 (2025): Fahima
Publisher : Program Pascasarjana UNU Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54622/fahima.v4i1.455

Abstract

The misinterpretation of the original meaning of the hadith prompted the author to conduct this research. In fact, understanding hadith cannot be arbitrary, but must be in accordance with the rules of Ulumul Hadith. The hadith that the author wants to examine is the hadith of Taysir (Yassiruu Walaa Tu'assiruu) or the hadith related to “making things easier”. This research is qualitative research with library research data collection. Data processing is done by descriptive analysis, assisted by Fazlur Rahman's Double Movement Theory. The purpose of this study is none other than to determine the quality of the sanad matan, the contextuality of asbabul wurud, and also the relevance of the hadith Taysir (Yassiruu Walaa Tu'assiruu) from the perspective of Fazlur Rahman's Double Movement. The conclusions of this research are: (1) the quality of hadith “Yassiruu Walaa Tu'assiruu” is sahih both in terms of sanad and matan; (2) the contextuality of the hadith “Yassiruu Walaa Tu'assiruu” is related to: giving relief in the affairs of the hereafter, facilitating the affairs of others, and choosing the easy over the difficult; (3) the relevance of hadith Taysir (Yassiruu Walaa Tu'assiruu) Fazlur Rahman's Double Movement perspective is: always praying for ease, always preaching wisely, and always offering ease in Islam.
Effectiveness of Anti-Corruption Education in Changing Human Character Aminullah, Aminullah; sukarman, sukarman
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol, 9 No 4 (2024) : JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i4.7734

Abstract

Corruption is an extraordinary crime, the impact of criminal acts of corruption can damage democratic values, morality, harm state finances, violate the social and economic rights of the community and constitute a threat to the ideals of a just and prosperous society, in In Indonesia there are three law enforcement agencies that have the authority to handle corruption cases, namely the Police, Prosecutor's Office and Corruption Eradication Commission. The government responded to handling corruption with educational media by issuing Permenristekdikti policy no. 33 of 2019 concerning the Obligation to Implement Anti-Corruption Education (PAK) in Higher Education. Corruption from a legal perspective is considered an extraordinary crime because it can have extraordinary impacts. Furthermore, the phenomenon of corruption crimes from a sociological perspective is considered a social disease that can occur in all sectors and is carried out by all levels of society. From this explanation, anti-corruption becomes an antithesis. The definition of anti-corruption is all actions, words or deeds that oppose corruption and all its forms. Someone who understands the meaning of anti-corruption will act in accordance with the values of integrity. The nine integrity values are honest, independent, responsible, brave, simple, caring, disciplined, fair and hardworking, or what is abbreviated as "KK Cycling Friday". By upholding anti-corruption principles, a person has a moral fortress not to commit corruption and also prevent acts of corruption      
Analysis of the Implementation of the Merah Putih Village Cooperative from a Political Economy Perspective Aminullah
Journal of Economic, Management and Entrepreneurship Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Satria Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61502/jemes.v3.i2.132

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merah Putih Village Cooperative (Koperasi Desa Merah Putih) program from a political economy perspective, focusing on policy motivations, institutional challenges, and its impact on village economic governance. Employing a qualitative methodology, the research is grounded in a comprehensive literature review and policy document analysis, encompassing official government sources and academic studies. The findings indicate that while the Merah Putih Village Cooperative initiative holds potential for enhancing food security and empowering local economies, its implementation encounters significant challenges. These challenges include a top-down approach that may overlook local contexts, potential politicization of the program, and limited human resource capacity at the village level. Additionally, concerns arise regarding the possible overlap with existing Village-Owned Enterprises (BUMDes) and the risk of misusing village funds. The study concludes that a more participatory and context-sensitive approach is essential for the successful implementation of the Merah Putih Village Cooperative program. Strengthening institutional capacity, ensuring transparency in fund management, and fostering synergy between central and village governments are crucial for the program's success and sustainability.
ANALISIS IMPLEMENTASI PP NO.35 TAHUN 2021 TENTANG PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU, ALIH DAYA, WAKTU KERJA DAN WAKTU ISTIRAHAT, DAN PEMUTUSAN HUBUNGN KERJA DALAM PERSPEKTIF AGILE GOVERNANCE (STUDI DINAS KETENAGAKERJAAN KABUPATEN PASURUAN) Febriyanti, Emilia; Aminullah, Aminullah
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 2 (2025): June (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i2.604

Abstract

The central government initiated has issued government regulation Number 35 of 2021 concerning Fixed-Term Employment Agreements (PKWT), Outsourcing, Working Hours and Rest Periods, as well as Termination of Employment. The aim of this regulation is to provide legal certainty for workers and employers regarding employment contracts. The implementation of this regulation still faces challenges and has not been optimally carried out, especially for small and medium enterprises. This research aims to understand and analyze the implementation of the recording of PKWT (Fixed Term Employment Agreements) in the perspective of Agile Governance at the Office of Manpower of Pasuruan Regency. The research method used in this study is a qualitative method that is descriptive in nature. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of Government Regulation No. 35 of 2021 regarding Fixed-Term Employment Agreements (PKWT), Outsourcing, Working Time and Rest Time, as well as Termination of Employment has not been maximally carried out. There are still companies that have not registered PKWT. The limited number of employees in handling various obligations both during consultative guidance and in administrative processes such as PKWT registration, along with the lack of resources in the guidance of PKWT registration, are factors that hinder progress.
Co-Authors A. Juli Andi Gani Abuzar Khpalwak Zazai Agustiani, Novi Ahmaludin Ahmaludin Andaista, Rahmatunnisa Any Urwatul Wusko Apriani, Yasri Aprilia, Sapira Aprilia, Tri Aristi, Sindi Nurmaya Aslikha Aulannisa, Fairuza Bambang Santoso Hariyono Baroza, Danu Wisnu Cahyasiam, Riski Delfitriani Dieny, Azkiya Distya Riski Hapsari Dwi Mita Setyasih Erni Ratna Dewi Fahreza, Fadhil Gusta Fani Rahmasari, Fani Fauzi, Muhamad Rizki Fauziyah, Muslimatul Fawaizul Umam Febriyanti, Emilia Firdaus, Muhammad Rizqy Fitri Wulandari Fitrilia, Tiana Fuad Azim Gunawan, Syifa Zahra Hambali Hambali Hanafi Hanafi Hartoni Hartoni Huda, Muhammad Habib Zainul Indradewa, Rhian Irfan Islamy Irwansya, Irwansya Iskandar A. Gani Ismail Roshangar Israyati Rifqoh Jamilatul Uyun Karisma, Nurul Khairul Muluk Khairunnisa, Nyimas Isnaini Khasani, Khiban Khoiriyah, Amanatul Khumaidi KUSUMA, NAILAH AKA Laila Qurrota A’yunina Lailatul Badriyah Lustiani, Marisa Hijjah Mardiah Mega Silpia Moh Choirul Anam Muhammad Rikzul Fikri Munawaroh Ningsih, Nofita Nugroho, Arief Setiawan Budi Nur Laili Nur Rohmad Nuzil Nur Sayidah Nurfahri, Rizky Ardhi Nurlaela, Raden Siti Nur’utami, Dwi Aryanti Pertiwi, Sri Rejeki Retna Puspa, Nurkania Kresna Putri Nabila, Gadis Qodariah, Siti Nurlailatul Rahmaniah, Mustika Ramadhan, Alif Muhammad Riris Setiyo Rini Saidah, Chilmiatus Sefiya, Helmi Silfiah, Rossa Ilma Silpi Riani Silpia, Mega Siti Aminah Siti Aminah Siti Atika Sobarudin, Muhammad Fahmi Sonya Puspitasari Sudrajat, Fathira Sakinah Anugrawati Sukarman Sukarman Suryadi Suryadi Syafiudin, Achmad Tiblola, Lidya Iriani Thabita Titi Rohmayanti Yasri Apriani