Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEARSIPAN DI SEKTOR PUBLIK Aditama Azmy Musaddad; Maslakhatun Niswah; Khusnul Prasetyo; Susi Hardjati
Jurnal Governansi Vol 6 No 2 (2020): JURNAL GOVERNANSI, Vol. 6 No. 2, Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jgs.v6i2.2843

Abstract

Setiap pelaksanaan kegiatan organisasi tentu tidak lepas dari kegiatan administrasi yang menghasilkan arsip, karena arsip pada dasarnya merupakan sumber informasi dari setiap kegiatan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen kearsipan di Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Manajemen kearsipan diartikan sebagai pekerjaan pengurusan arsip yang meliputi pencatatan, pengendalian, pendistribusian, penyimpanan, pemeliharaan, pengawasan, pemindahan, dan pemusnahan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam (in-depth interview) dan studi kepustakaan. Teknik analisis data secara kualitatif menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kearsipan di beberapa indikator, yaitu pencatatan, pengendalian dan pendistribusian, diimplementasikan secara rapi, terstruktur dan sistematis serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Namun demikian manajemen kearsipan berdasarkan indikator-indikator lainnya, yaitu penyimpanan, pemeliharaan, pengawasan, pemindahan dan pemusnahan, tidak mampu dijalankan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti minimnya sumber daya manusia profesional pengelola arsip, ruangan penyimpanan arsip yang terbatas, dan adanya kerusakan fasilitas penyimpanan arsip. Upaya yang dilakukan adalah melalui pengelolaan arsip secara digital yang menggunakan web e-surat, akan tetapi belum terdapat kebijakan konkret untuk memecahkan masalah dalam pengelolaan manajemen kearsipan ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DALAM WISATA MINUMAN SEHAT KELURAHAN DUKUH SETRO, SURABAYA Susi Hardjati; Karenina Mutiara Putri; Achmad Maulana Habibi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.5395

Abstract

Salah satu penggerak utama sektor kepariwisataan adalah pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata. Pengabdian ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan yang ada di Kelurahan Dukuh Setro. Potensi wisata di Kelurahan Dukuh Setro dapat dibilang tidak banyak, namun ada beberapa hal yang mungkin dapat menarik wisatawan terutamanya produk unggulan mereka dalam sektor kuliner yaitu minuman sehat terutama sinom. Tak hanya itu, daya tarik lainnya dapat dilihat dari banyaknya gang yang memiliki tembok mural. Strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dilakukan ada tiga, yaitu : a) tahap survei potensi wisata, b) tahap membentuk wisata baru, dan c) tahap promosi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberi penekanan pada tahapan kedua yaitu tahap membentuk wisata baru dengan membuat mural di suatu gang. Mural yang diciptakan juga memiliki estetika yang kekinian seperti gambar 3D. Hal ini dapat dimanfaatkan para wisatawan untuk jadi spot foto. Program pengabdian ini juga tentunya membantu memperluas pasar para pelaku usaha mikro kecil menengah dalam bentuk social media marketing. Adanya promosi dari produk para pelaku usaha sinom ini juga dapat menjadikan buah tangan serta ikon yang melekat untuk para wisatawan yang berkunjung ke Kelurahan Dukuh Setro. Selain menaikkan eksistensi dari lokasi wisata, tentunya juga memberikan wadah agar wisata ini tetap berkelanjutan dengan menciptakan Teknologi Tepat Guna Taman Vertikal penyiraman tanaman dengan sistem drip.
Pengembangan Desa Wisata melalui Pembuatan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Daerah Bantaran Sungai Jatisari Kelurahan Jepara Kota Surabaya Titus Perdana Sulistyo; Rafi Fauzhan; Putri Ambar Wanti; Anis Nuraini; Sasiska Rani; Susi Hardjati
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat di Kelurahan Jepara melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik MBKM (KKNT-MBKM) bertujuan untuk memanfaatkan potensi desa wisata yang ada di bantaran sungai Jatisari. Bantaran sungai Jatisari memiliki lahan yang belum dimanfaatkan dengan baik. Untuk mengoptimalkan lahan tersebut, maka dilakukan pengembangan desa wisata melalui penanaman tanaman obat keluarga (TOGA). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini terbagi dua tahapan, yaitu persiapan dan pelaksanaan. Hasil pengabdian yang diperoleh yaitu lahan di bantaran sungai Jatisari telah dimanfaatkan sebagai Taman TOGA. TOGA yang berhasil ditanam di bantaran sungai Jatisari sebanyak 7 jenis tanaman. Informasi mengenai tanaman TOGA dan manfaatnya dapat diakses melalui scanbarcode yang terdapat pada label tanaman di taman TOGA.
Inisisasi Taman Baca Sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Anak-Anak di Sambiarum Kelurahan Sambikerep Kota Surabaya Muhammad Reza Ifaldiansyah; Ainur Risma Miftakhul Maghfiroh; Sasiska Rani; Susi Hardjati
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini memberikan dampak positif seperti kemudahan dalam mengakses berbagai informasi melalui internet. Adanya kemudahan tersebut menjadi salah satu faktor kurangnya minat membaca terutama pada anak usia dini. Membaca mampu memperluas kemampuan dalam menyampaikan pendapat dan pengetahuan. Berdasarkan judul penelitian “Most Littered Nation in The World” menempatkan berada di peringkat ke 60 dari 61 negara yang diteliti mengenai minat membaca. Hal tersebut membuktikan bahwa Indonesia membaca belum menjadi budaya maupun suatu kebutuhan hidup. Hadirnya taman baca di tengah masyarakat yang tidak dipungut biaya diharapkan dapat dimaksimalkan penggunaannya untuk meningkatkan minat membaca, terutama anak usia dini. Sambiarum RT05 RW06 memiliki taman baca yang kurang maksimal dalam penggunaannya dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pengadaan taman baca dan upaya memaksimalkan penggunaanya diawali dengan melakukan observasi keadaan taman baca, sosialisasi kepada anak-anak sekitar dan penanggung jawab, implementasi berupa kegiatan rutin dengan anak-anak sekitar setiap minggunya. Hal tersebut dilaksanakan dengan tujuan utama berupa peningkatan minat baca dan memaksimalkan fungsi Taman Baca yang telah ada di RT05 RW06 Sambiarum.  
Peningkatan Usaha Kecil Lumpia Melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan Kelurahan Kapasari Surabaya Iqbal Dzaky R.; Anggi Eva A.; Agustin Angelika R.; Meicela Prasetya A.; sishadiyati sishadiyati; Susi Hardjati; Sasiska Rani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v3i1.1187

Abstract

Peran mahasiswa dalam era serba digital saat ini dapat menjadi penggerak perubahan pola pikir masyarakat khususnya warga di RW 07 dan RW 08 Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Pada lokasi ini banyak dijumpai toko kelontong dan penjual lumpia serta risoles keliling, fenomena ini tentunya menjadi fokus kami untuk membentuk kelompok UMKM karena keberadaan UMKM memberi sumbangsih yang cukup besar terhadap pertumbuhan perekonomian negara. Bentuk usaha dalam skala mikro ini tentunya juga memerlukan pengelolaan keuangan yang baik agar nantinya cashflow dapat dipantau dengan jelas, namun kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan menjadikan terhambatnya pengembangan usaha yang dilakoni. Dalam mewujudkan hal tersebut para mahasiswa melakukan kegiatan pendampingan berupa kegiatan FGD (Focus Group Discussion) serta kegiatan pelayanan Door to Door. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan kurang lebih selama 1 bulan. Hasil dari kegiatan tersebut berupa : 1) Money Management 2) Pembuatan lumpia Premium Quality. Tujuan kegiatan pendampingan ini yaitu membantu para produsen lumpia untuk dapat mengelola keuangan usaha agar pendapatan dapat dikelola tidak hanya untuk kebutuhan sehari – hari melainkan juga kebutuhan usaha agar semakin berkembang. Solusi yang kami berikan berupa pembuatan laporan keuangan yang sederhana namun tertata. Hasil dari pelatihan pembuatan laporan yaitu mitra dapat memperhitungkan omset dan sudah mulai memisahkan keuangan pribadi dengan pemasukan penjualan.
Kampung Sayur untuk Pengembangan Desa Wisata Kelurahan Gading Surabaya Susi Hardjati; Syanindita Aurelya Ayu Widya Savitri
Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Faculty of Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/vsj.v3i2.59

Abstract

Abstract Student Study Service is a program that must be followed by students. Through the KKNT MBKM with the village tourism scheme, students are required to help the community to explore the tourism potential in their environment so that it is more beneficial for the surrounding community. The potential of the village tourism in Gading Sub-District is Kampung Sayur (Vegetable Village) where students are on duty to help the community to explore the potential of Kampung Sayur by developing Hydroponic and Aeroponic as Appropriate Technologies that is specifically suit the conditions of the community and the environment of Gading Sub-District. Several work programs initiated by students that is contains some steps such as survey, implementation, and evaluation so that the results of the output can be monitored optimally and can be beneficial for Gading Sub-district's community. Keywords: Village Tourism; Student Study Service; Gading Sub-District; Kampung Sayur.
MODEL PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DALAM MENINGKATKAN MINAT KUNJUNGAN WISATAWAN Laili Khikmawati; Susi Hardjati
Jurnal Kebijakan Publik Vol 13, No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v13i4.8135

Abstract

Pada tahun 2019 Kabupaten Sidoarjo menambah daftar jumlah wisata yaitu Wisata Bahari Tlocor (WBT) yang terletak di Dusun Telocor, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Pada awal kemunculannya, wisata ini telah mampu mendapatkan penghargaan di tingkat nasional dengan menobatkan Pulau Lusi sebagai objek wisata terpopuler nomor 2 oleh Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2019. Penghargaan tersebut bahkan menjadi titik awal untuk meningkatkan potensi pariwisata. Namun, dalam beberapa bulan terakhir jumlah pengunjung Wisata Bahari Tlocor mengalami pasang surut. Ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi kunjungan wisatawan, salah satunya adalah faktor rasional. Sebagai pariwisata baru di Kabupaten Sidoarjo, tentunya pengembangan yang maksimal harus dilakukan dalam menarik kunjungan wisatawan. Pengembangan yang dilakukan pengelola Wisata Bahari Tlocor adalah untuk memenuhi dan menyediakan segala kebutuhan wisata dalam komponen pariwisata menurut Suwena & Widyatmaja, (2017:109) untuk dapat menarik wisatawan. Namun selain sisi masih terdapat kekurangan karena beberapa aspek dari masing-masing komponen belum terpenuhi.
Mapping the Internal and External Environments in Empowering Semanggi Batik Craftsmen in Surabaya Susi Hardjati; Ananta Prathama; Kalvin Edo Wahyudi
JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik) Vol 8 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.092 KB) | DOI: 10.21070/jkmp.v8i1.725

Abstract

Batik Semanggi is one of the typical batiks in Surabaya which has economic value for the community. However, the competitiveness of the clover batik business is relatively low. This study aims to identify the internal environmental conditions (strengths-weaknesses) and external (opportunities-threats) of the clover batik craftsmen as the basis for formulating a strategy to increase competitiveness. The study used a qualitative approach with data collection techniques focus group discussions (FGD), semi-structured interviews, observation and document collection. Informants were determined using a purposive method. The data analysis uses interactive models and SWOT analysis. The results showed several strengths that can encourage the floating of clover batik, namely the ability to make a capable batik, iconic distinctive motifs and organic batik technology. The opportunities that arise, namely export opportunities, support of the city government, support of other elements of society, and online marketing opportunities. While weaknesses include the number of craftsmen, low online marketing capabilities, motives not yet registered as intellectual property rights, limited production, and marketing volumes, traditional tools, and low capital. The threat that arises namely, the emergence of other motifs as a competitor batik, and batik printing production that offers cheaper prices with a larger production scale. The map of strengths and weaknesses and threats above are very useful as a material for formulating strategies in empowering clover batik craftsmen.
Sosialisiasi Pendidikan Hutan Sebagai Paru-Paru Dunia kepada Sekolah Dasar Negeri Pakal 1 Surabaya Susi Hardjati; Sasiska Rani; Dinda Meryssa Bella; Istiqomah Mahmudah; Delvira Permata Sari; Selen Chaterine Valencia; Audrey Fairuz Herdiana
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.497 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i2.544

Abstract

Forest is an ecosystem unit in the form of a stretch of land containing biological resources which are dominated by trees in communion with their environment, which cannot be separated from one another. Forests have many benefits for human life. These benefits can be seen in terms of ecology, hydraulics, economy, and health such as regulating forest climate, as the lungs of the world, preventing global warming, storing groundwater, and regulating water systems. In this case, socialization is carried out to elementary school students so that they can cultivate a caring attitude towards the forest from an early age. The socialization was held at SDN Pakal 1 Surabaya. The method used is the delivery of material through power points, the activities carried out include the delivery of material on the meaning of forests, how to conserve forests, and the consequences of not conserving forests. Socialization was also carried out in the form of audio- visual by showing short video clips about the importance of forests as the lungs of the world. This Community Service activity can be said to be successful because of the very good response and high enthusiasm from the students of SDN Pakal 1 Surabaya. Realizing the importance of this activity and the impact it can have in the future, it is hoped that this socialization activity can be continued to preserve forest sustainability starting at an early age.
Mewujudkan Desa Wisata Berbasis UMKM Melalui Festival Bazar di Kelurahan Jepara Eni Indarwati; Moch. Nur Samsudin; Virginia Mandasari; Ayundha Evanthi; Susi Hardjati
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.479 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i2.549

Abstract

The Independent Learning Thematic Real Work Lecture or what is called (KKNT-MBKM) is one of the tri dharma of higher education whose function is as a means for community service. Community service in Jepara Village through this Real Work Lecture aims to take advantage of the potential of tourist villages in Jepara Village, Bubutan District, Surabaya. To optimize this potential, a tourism village development was held through the introduction of MSME products by holding a Culinary Bazaar Festival in the Jepara Village area. This study uses qualitative research methods with descriptive research type which aims to describe how the introduction of SMEs in Jepara Village through three stages, namely preparation of activities, implementation of activities, and reporting of activities. The results obtained from this study indicate that the introduction of MSME products sold at the culinary bazaar festival has increased sales. After this activity, it is hoped that local MSMEs in the Jepara region will have high competitiveness and have a wider (consumer) market share.