Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Efektivitas Program Pelayanan Administrasi Kependudukan Sabtu Tuntas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan Nanda Pratama Auliak; Susi Hardjati
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 5 No 1 (2023): JGLP, MEI 2023
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v5i1.765

Abstract

Pelayanan Sabtu Tuntas adalah inovasi pelayanan jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan kepada masyarakat desa di Hari Sabtu sampai tuntas pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana efektivitas program pelayanan administrasi kependudukan sabtu tuntas yang merupakan inovasi jemput bola dari Disdukcapil Kabupaten Magetan dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan percepatan data kependudukan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengukuran efektivitas menggunakan teori Ripley dalam (Purwanto & Sulistyastuti, 2015). Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Program Pelayanan Administrasi Kependudukan Sabtu Tuntas cukup efektif karena sudah sesuai dengan tujuan pelayanan sabtu tuntas yaitu mendekatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat desa. Selain itu, telah mendukung program GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi) dan terjadi peningkatan kualitas layanan administrasi. Namun, kedepannya perlu dilaksanakan pelayanan ditiap desa dengan pelaksana pihak desa sendiri karena Disdukcapil pelayanannya terbatas anggaran dan pelaksana.
Improving Knowledge and Skills in Farming with Verticulture Hydroponics Muchlisiniyati Safeyah; Susi Hardjati; Azkia Avenzoar; Muhammad Aris Ichwanto
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3306

Abstract

Farming with verticulture hydroponics is a trend in urban areas. Verticulture hydroponics can overcome land limitations, is easy to implement, and can take advantage of used goods. Kampung Kapas Lor Kulon Surabaya is a densely populated village and buildings, minimally greened, and seems shabby. The purpose of community service carried out is to improve the knowledge and skills of verticulture hydroponic farming in Dasa Wisma RT 04 Kapas Lor Kulon Surabaya. The methods used are observation, analysis of potentials and problems, implementation through counseling and training, and evaluation. Evaluation is carried out through questionnaires before and after training, as well as monitoring in the field. The hydroponic system used is an axis system, and a DFT (Deep Flow Technique) system. The results of the evaluation showed that there was an increase in knowledge and skills in the trainees. Knowledge of the notion of verticulture hydroponics increased quite sharply from 21.25% to 95%. Hydroponic farming skills have also improved, ranging from seed seeding, and plant removal, to plant care. The mothers' awareness of using second-hand goods to grow crops is also very good.
Interorganizational Communication in Implementation of The Minapolitan Program in Kalanganyar Village, Sedati District, Sidoarjo Regency Susi Hardjati; Kalvin Edo Wahyudi; Ananta Prathama
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3375

Abstract

Minapolitan program aims to increase the productivity and quality of fishery and marine products. Through the Minapolitan program, it is hoped that there will be centers of economic growth based on marine and fishery potential. The Minapolitan program is held in several regions in Indonesia, one of which is in Kalanganyar Village, Sedati District, Sidoarjo Regency. This study aims to describe inter-organizational communication in implementing the Minapolitan program in Kalanganyar Village. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques are observation, interviews, document collection, and focus group discussions. The data analysis technique uses an interactive model. The results showed that inter-organizational communication that occurred in the implementation of the Minapolitan program consisted of 3 models, namely vertical upwards (implementing organizations to the upper structure), horizontal (inter-organizations implementing at the same level), and vertical downwards (implementing organizations to the lower structure). Vertical up and horizontal communication has been done well. On the other hand, vertical downward communication, especially in infrastructure development projects, has not been carried out correctly. This means that implementing organizations have not established good communication with local government organizations (villages) and community organizations related to the implementation of the Minapolitan program. As a result, the effectiveness of the Minapolitan program has the potential to be suboptimal. Suggestions, because the quality of communication is one of the keys to the success of program implementation, vertically downward communication should be considered
PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA HUTAN MANGROVE KECAMATAN GUNUNG ANYAR KOTA SURABAYA Sandika Alfariq; Susi Hardjati
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i2.2395

Abstract

Penelitian kualitatif dengan metode deskriptif ini berjudul: “Pengembangan Destinasi Pariwisata Hutan Mangrove Kecamatan Gunung Anyar Kota Surabaya”. Pada era sekarang banyak masyarakat yang cenderung kurang berminat dengan wisata edukasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui pengembangan pariwisata Hutan Mangrove di Kota Surabaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan pariwisata. Kemudian pada metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskiptif. Berdasarkan hasil penelitian diantaranya: Daya Tarik Wisata Alam, Hal tersebut dibuktikan pada tahun 2019-2021 jumlah pengunjung mengalami kenaikan yang signifikan dengan jumlah keseluruhan 61.359 total pengunjung. Edukasi pada kawasan wisata hutan mangrove Kecamatan Gunung Anyar Kota Surabaya yaitu: penanaman bibit mangrove dan penanaman mangrove. Fasilitas yang terdapat di hutan mangrove diantaranya: ruang tunggu, resepsionis & tiketing, kantor informasi flora, kantor informasi fauna, ruang kerja UKM mangrove, galeri UKM mangrove, tempat penelitian mangrove, tempat pembibitan mangrove, dan tempat penanaman mangrove. Aksesibilitas lokasi wisata ini berada tidak jauh dari Kota Surabaya dan aksesnya mudah
PENDAMPINGAN PENDAFTARAN LEGALITAS NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) MELALUI PORTAL OSS PADA UMKM DI KELURAHAN BENDO Hendrik Cahyono; Muammad Ghifari Akmal; Susi Hardjati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16458

Abstract

Salalt ini Keluralhaln Bendo mengallalmi peningkaltaln jumlalh UMKM. Paldal talhun 2023 jumlalh UMKM mencalpali 97 UMKM, hall ini disebalbkaln semalkin balnyalknyal malsyalralkalt yalng ingin membukal usalhal sendiri dikalrenalkaln pelaltihaln yalng balik di rumalh dimalnal balnyalk ibu rumalh talnggal yalng mengikuti pelaltihaln daln mendalpaltkaln perallaltaln, sulit mencalri pekerjalaln balru daln sebalgalinyal. Malsallalh. Nalmun malsih balnyalk pelalku UMKM di wilalyalh Keluralhaln Bendo yalng belum mengetalhui altalu memalhalmi pentingnyal legallitals usalhal, dallalm hall ini membualt Nomor Induk Berusalhal (NIB), kalrenal malsih sedikit malsyalralkalt yalng memalhalmi balhwal pengurusaln izin daln legallitals usalhal aldallalh kompleks daln memalkaln walktu. Sementalral itu, Nomor Induk Berusalhal (NIB) sendiri memegalng peralnaln yalng salngalt penting dallalm bisnis mitral dalgalng. Memiliki Nomor Induk Berusalhal (NIB) memiliki balnyalk malnfalalt, sallalh saltunyal legallitals dallalm berbisnis. Penerbitaln Nomor Induk Berusalhal (NIB) dalpalt dilalkukaln melallui OSS (Online Single Submission). Tujualn dalri kegialtaln Pengalbdialn Kepaldal Malsyalralkalt ini aldallalh algalr pelalku UMKM di Keluralhaln Bendo memalhalmi daln mengetalhui balgalimalnal calral mendalpaltkaln izin usalhal melallui OSS (Online Single Submission) daln memiliki legallitals usalhal dallalm hall ini berupal Nomor Induk Berusalhal.(NIB) ). Metode yalng digunalkaln dallalm kegialtaln pengalbdialn malsyalralkalt ini aldallalh mengaljalrkaln proses pembualtaln Nomor Induk Berusalhal (NIB) daln dilalkukaln dengaln metode door to door.
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERBAIKAN POLA ASUH ANAK SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PROGRAM SEKOLAH ORANG TUA HEBAT Annisa Anastasia; Nurul Anggraini; Ahmad Yusril Ivani Bastyan Mahendra; Lorita Nafizatus Herfizal; Susi Hardjati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2492-2501

Abstract

Permasalahan stunting saat ini menjadi salah satu iso prioritas nasional yang berdampak serius  terhadap produktivitas sumber daya manusia. Perwujudan visi Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai apabila masih ditemui anak-anak yang tinggal di daerah desa dan kabupaten/kota masih mengalami stunting. Untuk menjawab tantangan tersebut pemerintah mulai menyusun Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018-2024 yang disusun untuk meningkatkan partisipasi semua pihak di semua tingkatan agar dapat bekerja sama untuk mempercepat pencegahan stunting di Indonesia. Salah satu pilar adalah Kampanye Nasional, Komunikasi Perubahan Perilaku, dan Pemberdayaan Masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik perubahan perilaku masyarakat dalam mencegah stunting. Perwujudan pilar tersebut dilakukan melalui kegiatan kampanye perubahan perilaku bagi masyarakat umum seperti program pelatihan yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Salah satu program yang ada di Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo adalah program pelatihan kader dalam kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai pola pengasuhan anak sebagai upaya pencegahan stunting. Melalui program tersebut kader dapat menyalurkan ilmu yang telah didapat kepada masyarakat pada masing-masing desa, sehingga dapat berpartisipasi mengurangi angka prevalensi stunting di Indonesia.
Optimalisasi Masyarakat Sadar Administrasi Kependudukan Bagi Warga Pindah Datang di Kelurahan Panjangjiwo Kama Astrid Firdasari; Susi Hardjati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8403270

Abstract

Kota Surabaya menjadi salah satu kota metropolitan di Indonesia yang menjadi kota tujuan perpindahan penduduk. Berdasarkan data pada tahun 2020, setidaknya 25.723 penduduk Kota Surabaya merupakan penduduk pindah datang. Menanggapi fenomena tersebut, pemerintah Kota Surabaya harus mampu menyediakan dan menyelenggarakan pelayanan publik yang prima khususnya pada bidang administrasi kependudukan. Oleh karena itu optimalisasi masyarakat sadar administrasi kependudukan bagi warga pindah datang sangat diperlukan khususnya di Kelurahan Panjangjiwo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bentuk optimalisasi masyarakat sadar administrasi kependudukan bagi warga pindah datang di Kelurahan Panjangjiwo. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam menyusun artikel penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu penyebaran tanggung jawab kepada setiap anggota dalam organisasi, keterlibatan individu dalam pengambilan keputusan, dan rasa kedekatan organisasi kepada pelanggan. Hasil dari penelitian penulis selama magang menampilkan kenyataan bahwa pelaksanaan optimalisasi masyarakat sadar administrasi kependudukan bagi warga pindah datang di Kelurahan Panjangjiwo dilihat dari sudut pandang teori pemberdayaan pelayanan publik telah terselenggara dengan baik dan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kota Surabaya.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TEMPAT PARKIR KHUSUS PADA PARK AND RIDE KERTAJAYA KOTA SURABAYA Dimas Adhi Pramana; Susi Hardjati
Journal Publicuho Vol. 6 No. 3 (2023): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v6i3.200

Abstract

This type of research uses a qualitative descriptive research type, with data collection techniques of interviews, observation, and documentation. The results of the study explained that the implementation of the Kertajaya Park and Ride had not been carried out properly as seen from the fact that it was not in accordance with the guidelines in force, but when viewed from the delivery of information it was felt to be good enough, but several approaches were needed. In addition, if seen from community participation, it has been said to be quite good, but several more approaches need to be made. this is proven by the fact that there are still many people who do not understand the purpose of organizing the Kertajaya "Park and Ride" and also abuse the Kertajaya Park and Ride facilities. Meanwhile, the distribution of potential on the responsibility and authority of the executor is considered to be quite effective because the division of management is already in the authority and responsibility of each.
IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DALAM PELAYANAN PINDAH KELUAR KOTA/KABUPATEN ATAU PROVINSI DI KELURAHAN BONGKARAN SURABAYA Amalia Ramadhani Rachmad; Susi Hardjati
Journal Publicuho Vol. 7 No. 1 (2024): February - April - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i1.328

Abstract

Surabaya is the provincial capital and one of the largest cities in Indonesia. Because of its high migration flow, immigrants and migrants in Surabaya require population administration services. In compliance with Presidential Regulation Number 6 of 2001, the Surabaya City Population and Civil Registration Service, which organized population administration (adminduk), implemented e-government by offering a variety of conveniences, including administrative service innovations like e-Klampid, which later became Klampid New Generation (KNG). The purpose of this study is to investigate how e-government is being implemented in provinces, cities, and districts with innovative programs like Bongkaran Village, and Surabaya City's Klampid New Generation (KNG) program. Researchers employ qualitative approaches in their work; these methods are qualitative and descriptive in nature. The PAN Ministerial Decree No. 63 of 2003, which addresses the Principles of Public Services, is the theoretical foundation for this study. The result of the research found that Bongkaran Subdistrict's e-government implementation, which utilizes the KNG program for inter-city/regency or provincial transfer services, is performing well in terms of service procedure, cost, time, officer competency, facilities, and infrastructure indicators.
Improving Knowledge and Skills in Farming with Verticulture Hydroponics Muchlisiniyati Safeyah; Susi Hardjati; Azkia Avenzoar; Muhammad Aris Ichwanto
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3306

Abstract

Farming with verticulture hydroponics is a trend in urban areas. Verticulture hydroponics can overcome land limitations, is easy to implement, and can take advantage of used goods. Kampung Kapas Lor Kulon Surabaya is a densely populated village and buildings, minimally greened, and seems shabby. The purpose of community service carried out is to improve the knowledge and skills of verticulture hydroponic farming in Dasa Wisma RT 04 Kapas Lor Kulon Surabaya. The methods used are observation, analysis of potentials and problems, implementation through counseling and training, and evaluation. Evaluation is carried out through questionnaires before and after training, as well as monitoring in the field. The hydroponic system used is an axis system, and a DFT (Deep Flow Technique) system. The results of the evaluation showed that there was an increase in knowledge and skills in the trainees. Knowledge of the notion of verticulture hydroponics increased quite sharply from 21.25% to 95%. Hydroponic farming skills have also improved, ranging from seed seeding, and plant removal, to plant care. The mothers' awareness of using second-hand goods to grow crops is also very good.