Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) DI PT. SIMON DERMA INDO Mulya, Widya; Sari, Iin Pratama; Ilham, Ilham
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.453

Abstract

Aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai solusi utama dalam mengidentifikasi serta meminimalisir risiko timbulnya kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Suatu upaya dalam membangun budaya K3 yaitu dengan menerapkan prinsip 5R di tempat kerja dengan membuat lingkungan kerja yang sehat serta aman makanya bisa meminimalisir probabilitas kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja yang membuat demotivasi serta defisiensi produktivitas kerja. PT. Simon Derma Indo termasuk perusahaan yang berjalan pada bidang estetika serta kesehatan kulit yang telah memberlakukan Konsep 5R sejak tahun 2019, namun belum dilaksanakan secara maksimal dengan presentase 70%. Pada tahun 2023 terdapat kesalahan dalam peletakan barang dan kurangnya ketelitian pekerja pada nomor batch barang sehingga butuh dilakukan penilaian penerapan konsep 5R terhadap area gudang tersebut. Penelitian ini berguna agar mengetahui pencapaian penerapan konsep 5R di PT. Simon Derma Indo Balikpapan. Manfaat penelitian ini menjadi masukan untuk perusahaan pada penerapan konsep 5Rnya. Metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi serta wawancara. Tempat penelitian pada PT. Simon Derma Indo khususnya di area gudang. Hasil penelitian ini berbentuk evaluasi penerapan dengan hasil perhitungan bahwa penerapan konsep 5R diperoleh angka presentase 80% pada area gudang melalui hal tersebut bisa disimpulkan jika melalui hasil penilaian penerapan konsep 5R pada PT. Simon Derma Indo terbilang Sangat Baik.
STUDI KUALITATIF POSTUR KERJA PADA PEKERJA PENGELASAN DALAM KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS DI CV DAYA GUNA MANDIRI BALIKPAPAN Wicaksono, Ilham Yogo; Zainul, L.M; Sari, Iin Pratama
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.438

Abstract

Proses pengelasan pengerjaannya tidak terlepas dari bahaya ergonomi. Pada saat observasi, ditemukan pekerja dengan postur tidak ergonomis, diantaranya yaitu saat mengelas material posisi tubuh pekerja membungkuk disertai leher menekuk ke bawah, dan terdapat pekerja dengan posisi jongkok selama bekerja, dan dampak pekerja pada pengelasan ini dapat menimbulkan Carpal tunnel syndrome atau disebut mati rasa dan kesemutan di tangan dan lengan yang disebabkan oleh syaraf terjepit di pergelangan tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Postur Pekerja pada Pekerjaan Pengelasan dalam Keluhan Musculoskeletal Disorders di CV Daya Guna Mandiri Balikpapan dan untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan mengetahui tingkat keluhan musculoskeletal Disorders menggunakan mengunakan penilaian Nordic Body Map (NBM). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pekerja potur tidak ergonomis dengan menggunakan REBA didapatkan bahwa 1 informan dengan tingkat risiko sangat tinggi, 1 informan dengan tingkat risiko tinggi, dan 3 informan dengan tingkat risiko sedang, dan menunjukkan mengalami keluhan pada sistem musculoskeletal dari NBM didapatkan hasil bahwa 1 informan dengan tingkat keluhan sangat tinggi, 3 informan tinggi, dan 1 informan sedang. Hal ini dapat meninbulkan keluhan sakit pada otot dan nyeri, dan perlu menyediakan meja kerja yang sesuai dengan pekerjaan pengelasan yang dilakukan dibawah, agar material yang dikerjakan dapat sejajar dengan tubuh pekerja sehingga pekerja tidak perlu membungkuk saat mengelas dan juga menyediakan kursi kecil yang sesuai dan nyaman diduduki oleh pekerja.
PENERAPAN HYGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KELURAHAN GUNUNG SAMARINDA Sari, Iin Pratama; Yahya, Miqdad Taqiy; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.548

Abstract

Kebutuhan yang sangat penting bagi vital makhluk hidup terutama Manusia adalah kebutuhan akan air. Kebutuhan air juga mencakup kebutuhan air minum. Kondisi air bersih, sehat . Air Minum adalah air yang melalui pengolahan atau tanpa pengolahan ynng memenuhl syarat kesehatan dan dapat langsung di minum Air minum digunakan untuk keperluan minum, masak, mencuci peralatan makan dan minum, mandi, mencuci bahan baku pangan yang akan dikonsumsi, peturasan, dan Ibadah. Standar baku umum kesehatan lingkungan media Air Minum ini sebagai acuan bagi penyelenggan Air Minum, petugas sanitasi lingkungan di Puskesmas, dinas kesehatan provinsi, dinas kesehatan kabupaten kota, dan pemangku kepentingan terkait. Upaya penyehatan dilakukan melalui pengamanan dan pengendalian kualitas Air Minum yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Air Minum memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan masyarakat. Air minum isi ulang pada depot air minum menjadi salah satu pilihan yang paling umum digunakan oleh Sebagian orang. Karena dianggap sebagai alternatif air minum yang praktis, efesien, dan terjangkau. Hal ini juga yang menjadi alasan para pengusaha memilih memproduksi galon air isi ulang. Karena ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Harga depo air minum isi ulang ini relative terjangkau dibandingkan pembelian gallon air isi ulang merk ternama. Namun pada kenyataanya banyak pelaku ekonomi yang hanya mementingkan keuntungan (money centri) dan tidak peduli terhadap keselamatan konsumen peminum air minum isi ulang. Fungsi air bagi Manusia tidak bisa digantikan oleh senyawa lain. Penggunaan air yang utama bagi makhluk hidup dan sangat vital bagi Kehidupan adalah sebagai sumber utama sebagai air minum Dewan Kerja Sama Pasokan Air dan Sanitasi memperkirakan bahwa hingga 2,6 miliar orang, 40% dari populasi dunia, tidak memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang memadai.
Management Optimization of Cipanunjang-Cileunca Reservoir in Bandung Regency Using Discrete Markov Methods Marselina, Mariana; Sabar, Arwin; Sari, Iin Pratama
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Volume 2, Number 1, October 2018
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v2i1.3555

Abstract

This research discusses about intake Cikalong as water resource infrastructure supplying water for PDAM Bandung City and PDAM Bandung Regency that depend on the operational of Cipanunjang Dam-Cileunca Dam, Plengan Hydropower, Lamajan Hydropower, Cikalong Hydropower and water from Cisangkuy River. Nowdays, capacity of PDAM Bandung city is 1800 L/sec and capacity of PDAM Bandung Regency is 500 L/sec. However, the amount of water that could be provided by PDAM Bandung City is 1400 L/sec while PDAM Bandung Regency is 200 L/sec. Aim: Optimization on upstream infrastructure is needed to make sure the quantity of water being supplied sufficient. Methodology and Result: There are some methods that can be used to fulfill that aim, on this research use Stochastic Markov Method. The optimization of the reservoir is achieved by the condition of the guideline track and the actual trajectory approaching 1, which means the absence of wasted water through the spillway but through the reservoir utility function for turbine demand, irrigation raw water and raw drinking water in the downstream. The comparison between trajectory and actual trajectory of Cipanunjang Reservoir is 0.861 while for optimization of Cileunca Reservoir is 0.827. Conclusion, significance and impact study: The correlation between the actual (historical) discharge and the Markov estimation discharge on the Cipanunjang-Cileunca Reservoir is closed to 1, so it can be show that the discharge estimation is conceptual because it corresponds to the actual condition (actual discharge).
PEMANFAATAN HASIL FERMENTASI LIMBAH KOTORAN AYAM SEBAGAI PUPUK ORGANIK PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Iin Pratama Sari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8755

Abstract

Industri perunggasan memiliki nilai strategis khususnya dalam penyediaan protein hewani untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, disamping peranannya dalam memanfaatkan peluang kesempatan kerja. Salah satu industri perunggasan yang memiliki peran penting dalam penyediaan protein hewani masyarakat adalah peternakan ayam ras petelur yang menghasilkan produk telur konsumsi. Meski usaha peternakan ayam dinilai masyarakat sebagai usaha yang mencemari lingkungan dikarenakan limbah ternak yang menumpuk memberi dampak pencemaran berupa bau tak sedap dan banyaknya lalat di sekitar peternakan. Namun solusi alternatif yaitu dengan memanfaatkan klimbah kotoran ayam tersebut sebagai pupuk organic bagi tanaman kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang diperoleh berdasarkan data kuisioner penelitian selama 30 hari pada kelapa sawit yang berumur 8 bulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan limbah janjang kosong pada pertumbuhan tanaman kelapa sawit yang berumur 8 bulan.