Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Revisiting posttraumatic growth theory: A narrative review integrating individual, collective, and cultural dimensions Siti Hajar Sri Hidayati; Akhsanul Khalis; Shelvya Fauziah Ardi
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol. 8 No. 2 (2025): [Edition December] EMPATHY Journal Faculty of Psychology
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/empathy.v8i2.31430

Abstract

Posttraumatic Growth (PTG) has long been viewed as an individual psychological process shaped by cognitive and emotional struggle after trauma. However, recent scholarship highlights the importance of social, communal, and cultural factors that remain underrepresented in earlier reviews. This study follows a narrative review methodology with purposive sampling that synthesizes peer-reviewed studies published between 2020 and 2025 to examine how PTG theory has expanded beyond individual transformation. A structured search across major databases resulted in 20 studies meeting purposive inclusion criteria. Findings reveal two converging trends: the persistence of individual-centric PTG models and the growing recognition of collective and cultural pathways, such as social support, shared rituals, and culturally grounded meaning-making. Integrating these strands, this review proposes a multilayered ecological model positioning individual, relational, collective, and cultural dimensions of PTG. The review underscores the need for culturally sensitive PTG frameworks and community-based interventions, offering a more inclusive theoretical foundation for understanding trauma recovery.
Hubungan Anatara Anonimitas dengan Online Disinhibition Effect Pada Mahasiswa Program Studi S-I Keperawatan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe Dhia, Sania Farah; Julianto, Julianto; Hidayati, Siti Hajar Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 1 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i1.954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anonimitas dan online disinhibition effect (ODE) pada mahasiswa Program Studi S-1 Keperawatan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 343 mahasiswa aktif tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel sebanyak 123 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Anonimitas (21 aitem, a = 0,901) dan Skala Online Disinhibition Effect (26 aitem, a = 0,884). Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat anonimitas pada kategori sedang (60,2%) dan tingkat ODE pada kategori sedang (90,2%). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,025 dengan signifikansi 0,780 (p > 0,05), sehingga hipotesis penelitian ditolak. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara anonimitas dengan online disinhibition effect. Penolakan hipotesis ini mengindikasikan bahwa pada kelompok usia dewasa awal, perilaku disinhibisi daring lebih dipengaruhi oleh dinamika psikososial dan kebutuhan akan eksistensi identitas dibandingkan faktor anonimitas. Penelitian ini menyarankan pentingnya penguatan etika digital bagi mahasiswa keperawatan sebagai bagian dari identitas profesional mereka.