Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Callus: Journal of Agrotechnology Science

Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terung (Solanum Melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Kelor Dan Komposisi Media Tanam Agil, Faruq; Oktarina, Oktarina; Widiarti, Wiwit
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i2.3837

Abstract

Terung merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia, namun produktivitasnya sering terkendala oleh penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) daun kelor dan komposisi media tanam berbasis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu konsentrasi POC daun kelor (0, 75, 150, dan 225 ml/L) dan komposisi media tanam (tanpa pupuk kandang, perbandingan 1:1, dan 1:2 antara pupuk kandang kambing dan tanah), dengan tiga ulangan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan POC daun kelor dan media tanam berpengaruh nyata terhadap beberapa parameter pertumbuhan dan hasil, terutama tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah per tanaman, dan berat buah. Kombinasi perlakuan terbaik ditemukan pada konsentrasi POC 150 ml/L dengan media tanam 1:1, yang memberikan peningkatan signifikan pada jumlah daun dan panjang buah. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi POC daun kelor dan pupuk kandang kambing dapat menjadi alternatif ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas terung.  
Respons Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Daun (Allium fistuloum L.) Berbasis Stek Batang Terhadap Pengaplikasian Mol Kulit Pisang Dan Poc Azolla Akhsanul, Ridho; Hasbi, Hudaini; Widiarti, Wiwit
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 3 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i3.3801

Abstract

Bawang daun (Allium fistulosum L.) termasuk salah satu jenis tanaman sayuran genus Allium yang banyak dibudidayakan di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian MOL kulit pisang dan POC azolla terhadap pertumbuhan dan produksi bawang daun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdapat dua faktor, Faktor pertama adalah MOL kulit pisang yang terdiri dari 4 taraf : (M0 = 0 ml/L, M1 = 15 ml/L, M2 = 30 ml/L, M3 = 45 ml/L), Faktor kedua yaitu POC azolla yang terdiri dari 4 taraf : (A0 = 0 ml/L, A1 = 10 ml/L, A2 = 15 ml/L, A3 = 20 ml/L). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan MOL kulit pisang (M3 dengan konsentrasi 45 ml/L) merupakan perlakuan terbaik pada produksi tanaman bawang daun. Perlakuan POC azolla (A3 dengan konsentrasi 20 ml/L) merupakan konsentrasi terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman bawang daun. Perlakuan interaksi (M3A3 dengan konsentrasi 45 ml/L + 20 ml/L) merupakan konsentrasi terbaik pada produksi tanaman bawang daun
Pengaruh Pemotongan Umbi Bibit Dan Perendaman Zpt Ekstrak Tauge Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonium L) Varietas Biru Lancor Wijaya, Moh. Roni; Umarie, Iskandar; Widiarti, Wiwit
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya peningkatan bawang merah (Allium ascalonicum L.) dengan melakukan pemotongan. fungsi dari pemotongan adalah mempercepat pertumbuhan tunas dan tergantung kondisi lingkungan disekitar dan fungsi dari perendaman ZPT ekstrak tauge adalah mempercepat pembelahan sel karena mengandung auksin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemotongan umbi bibit dan perendaman ZPT ekstrak tauge terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas biru lancor. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dua pelakuan yang disusun secara faktorial dengan tiga ulangan. Perlakuan pertama adalah pemotongan umbi bibit pelakuan kedua perendaman ZPT ekstrak tauge. Dilaksanakan di dusun berrek, deasa mojolegi, kec. gading, kab. Probolinggo. Hasil penelitian ini menunjukkan pemotongan umbi bibit berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 28 dan 49 hst, berat kering pertanaman dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14, 21, 35 dan 42 hst. Perlakuan perendaman ZPT ekstrak tauge berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 35 dan 42 hst, jumlah daun umur 49 hst dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 21 hst, panjang akar, berat basah pertanaman, berat basah perplot, berat kering pertanaman. Perlakuan interaksi berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun umur 49 hst, berat kering pertanaman dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 21, 35, 42 dan 49 hst, panjang akar. Temuan ini menunjukan bahwa perendaman ZPT ektrak tauge dapat menjadi alternatif ramah lingkungan untuk meningkatkan hasil tanaman bawang merah.