Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERBANDINGAN PENERAPAN ALGORITMA TEORI RESPON BUTIR DAN FUZZY TSUKAMOTO PADA COMPUTERIZED ADAPTIVE TEST Wahyuni - Wahyuni; Muhammad Fahmi
Just TI (Jurnal Sains Terapan Teknologi Informasi) Vol 12, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/justti.v12i2.347

Abstract

Pada dasarnya sistem CAT (Computerized Adaptive Test)  hampir sama dengan sistem CBT (Computerized Based Testing) dimana test dilakukan melalui komputer, namun sistem CAT dapat merandom dan memberikan soal sesuai dengan kemampuan pesertanya. Jika peserta tes tersebut memiliki kemampuan rendah, maka sistem akan memberikan soal yang cenderung mudah. Sebaliknya, jika peserta tes memiliki kemampuan tinggi, maka sistem akan memberikan soal yang cenderung sulit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode manakah yang paling tepat untuk diterapkan pada sistem Computerized Adaptive Test dalam pemberian butir soal kepada peserta tes sehingga menghasilkan hasil yang maksimal. Pemilihan butir soal dimulai dari  butir soal kedua sampai soal yang terakhir. Metode Teori Respon Butir atau Item Response Theory (IRT)pada penelitian ini menggunakan tiga parameter logistik (3PL). Metode analisis yang dilakukan berupa pengujian kepada responden secara manual, menggunakan sistem CAT dengan metode IRT dan menggunakan sistem CAT dengan metode Fuzzy Tsukamoto. Setelah dilakukan pengujian, maka dibandingkan hasil yang telah didapat dari masing-masing pengujian tersebut untuk mengetahui metode manakah yang paling baik untuk diterapkan pada sistem CAT ini. Hasil yang di dapat adalah metode IRT dan Fuzzy  sama-sama dapat diterapkan dalam sistem CAT, namun metode IRT lah yang lebih baik untuk diterapkan dibandingkan dengan metode Fuzzy Tsukamoto.
PERBANDINGAN PENERAPAN ALGORITMA TEORI RESPON BUTIR DAN FUZZY TSUKAMOTO PADA COMPUTERIZED ADAPTIVE TEST Wahyuni - Wahyuni; Muhammad Fahmi
Just TI (Jurnal Sains Terapan Teknologi Informasi) Vol 12, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/justti.v12i2.347

Abstract

Pada dasarnya sistem CAT (Computerized Adaptive Test)  hampir sama dengan sistem CBT (Computerized Based Testing) dimana test dilakukan melalui komputer, namun sistem CAT dapat merandom dan memberikan soal sesuai dengan kemampuan pesertanya. Jika peserta tes tersebut memiliki kemampuan rendah, maka sistem akan memberikan soal yang cenderung mudah. Sebaliknya, jika peserta tes memiliki kemampuan tinggi, maka sistem akan memberikan soal yang cenderung sulit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode manakah yang paling tepat untuk diterapkan pada sistem Computerized Adaptive Test dalam pemberian butir soal kepada peserta tes sehingga menghasilkan hasil yang maksimal. Pemilihan butir soal dimulai dari  butir soal kedua sampai soal yang terakhir. Metode Teori Respon Butir atau Item Response Theory (IRT)pada penelitian ini menggunakan tiga parameter logistik (3PL). Metode analisis yang dilakukan berupa pengujian kepada responden secara manual, menggunakan sistem CAT dengan metode IRT dan menggunakan sistem CAT dengan metode Fuzzy Tsukamoto. Setelah dilakukan pengujian, maka dibandingkan hasil yang telah didapat dari masing-masing pengujian tersebut untuk mengetahui metode manakah yang paling baik untuk diterapkan pada sistem CAT ini. Hasil yang di dapat adalah metode IRT dan Fuzzy  sama-sama dapat diterapkan dalam sistem CAT, namun metode IRT lah yang lebih baik untuk diterapkan dibandingkan dengan metode Fuzzy Tsukamoto.
ANALISA RESOURCE-BASED VIEW STRATEGY STUDI KASUS PADA STMIK WIDYA CIPTA DHARMA SAMARINDA Ahmad Fajri; Bagus Satria; Muhammad Fahmi
Sebatik Vol 18 No 1 (2017): JUNI
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.809 KB)

Abstract

Konsep resource-based view yang memiliki peran penting bagi manajemen strategik. Konsep tersebut menyatakan bahwa organisasi akan mencapai keunggulan bersaing berkelanjutan apabila memiliki sumberdaya yang bernilai, unik, langka dan sulit ditiru. Resource-based view menekankan pada faktor internal organisasi dan mengkritik pendekatan industrial organization yang menekankan pada faktor eksternal organisasi. Berdasarkan resource-based view, organisasi dapat menentukan strategi yang akan dilakukannya sesuai dengan kapabilitas organisasi. Dalam konteks bisnis, strategi-strategi dilaksanakan berdasarkan operasi perguruan tingi dari waktu ke waktu merupakan refleksi keputusan kunci yang dibuat sesuai dengan pengalokasian dan pengelolaan sumber daya yang dimiliki serta penyelara- san lingkungan bisnis yang dihadapi. Pada dasarnya setiap perguruan-tinggi memiliki strategi untuk menjalankan aktivitas-nya, terlepas strategi tersebut di-laksanakan dalam bentuk formal maupun informal. Perlu diketahui dalam mengkaji strategi bisnis, strategi yang diterapkan di setiap perguruan tinggi memiliki per-bedaan bahkan antar situasi dan kondisi yang dihadapi. Upaya yang dilakukan perguruan-tinggi untuk mengungguli para pesaing dapat dilakukan dengan menerapkan strategi bersaing. Penerapan strategi bersaing ini mengarahkan perguruan-tingi untuk memfokuskan pada posisi kompetitifnya di STM IK Widya Cipta Dharma.
TINGKAT KEMATANGAN PROSES MANAJEMEN INSIDEN MENGGUNAKAN ITIL V3 DI PUSAT KOMPUTER STMIK WIDYA CIPTA DHARMA SAMARINDA Muhammad Fahmi; Lana Sularto
METIK JURNAL Vol 1 No 2 (2017): METIK Jurnal
Publisher : LP3M Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

dilihat oleh pelanggan dan bisnis. Organisasi harus secara proaktif menerapkan kerangka pengelolaan layanan TI yang sehat seperti ITIL v3 sehingga dapat mempertahankan Quality of Service (QoS) yang diinginkan. Penelitian ini menguji kematangan proses manajemen kejadian dari sebuah organisasi. Salah satu proses yang menjadi perhatian STMIK Widya Cipta Dharma dalam meningkatkan layanan TI adalah proses manajemen Insiden terkait teknologi informasi pada Pusat Komputer (Puskom) menggunakan ITIL v3. Untuk merancang model kedewasaan kami untuk ITIL v3, kami menerapkan model yang dipilih ITSCMM dan CMMI-SVC dengan Metode Penilaian dalam umpan balik setiap orang yang diwawancarai dari satu organisasi masuk ke dalam alat penilaian. Dalam penelitian ini mengadopsi alat penilaian diri oleh UCISA, yang terdiri dari 42 poin dari skala dari (1-5), dipetakan secara kualitatif ke dalam lima tingkat kematangan dan dikelompokkan menjadi 4 penilaian utama komponen.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PENERIMA BEASISWA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Muhammad Fahmi; Andayani Andayani; Junaidi Sabtu; Kusrini Kusrini
METIK JURNAL Vol 2 No 1 (2018): METIK Jurnal
Publisher : LP3M Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian beasiswa khususnya universitas sudah banyak ditawarkan kepada mahasiswa, beasiswa yang diberikan yaitu berupa beasiswa PPA dan BBM. Beberapa permasalahan yang sering terjadi misalnya pada proses penyeleksian yang kurang akurat karena banyaknya mahasiswa yang mendaftarkan beasiswa dengan menyesuaikan terhadap kriteria yang ada serta proses seleksi yang masih manual karena data mahasiswa akan dibandingkan satu per satu dengan kriteria beasiswa sehingga proses seleksi membutuhkan ketelitian dan waktu maka hal ini tidak efisien. Aplikasi system pendukung keputusan merupakan solusi untuk mengatasi masalah penentuan penerima beasiswa. Aplikasi ini menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), metode SAW dipilih karena metode ini menentukan bobot dari setiap kriteria yang telah ditentukan kemudian dilanjutkan dalam proses normaliasi sesuai dengan persamaan yang ada pada metode SAW lalu dilanjutkan dengan proses perangkingan untuk menyeleksi alternatif terbaik, dalam hal ini yang dimaksud adalah mahasiswa yang berhak menerima beasiswa. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi sistem pendukung keputusan penentuan penerima beasiswa dengan metode SAW (simple additive weighting). Berdasarkan hasil penelitian dari aplikasi sistem pendukung keputusan penentuan penerima beasiswa dengan simple additive weighting (SAW) ini memudahkan bagian seleksi beasiswa untuk penentuan penerima beasiswa sesuai kriteria yang ada, lebih cepat dan tepat sasaran sesuai yang diharapkan.
RANCANGAN APLIKASI KIOS INFORMASI AKADEMIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA TOUCHSCREEN Fathurrohman Fathurrohman; Muhamad Danial; Muhammad Fahmi; Zeni Muhamad Noer
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika) Vol 5, No 1 (2017): JUTEKIN
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jutekin.v5i1.121

Abstract

Kebutuhan dalam mengakses sebuah informasi secara cepat dan akurat menjadi angat penting dewasa ini. Saat ini hampir setiap aspek kehidupan masyarakat tidak lepas dari informasi. Begitupun yang terjadi pada perguruan tinggi saat ini. Terkadang mahasiswa atau dosen dibingungkan oleh informasi yang simpang siur kebenarannya. Sebagai contoh misalkan informasi tentang plotting pembagian kelas mahasiswa, infromasi jadwal ujian sidang skripsi atau tugas akhir berikut dengan ruangannya, informasi tentang seminar, jadwal mengawas ujian, informasi tentang list mahasiswa yang sudah mengisi KRS dan yang belum mengisi KRS, dan lain sebagainya. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis mengusulkan sebuah solusi alternative  suatu media penyampaian informasi mahasiswa dengan judul “aplikasi kios informasi akademik dengan menggunakan media touchscreen”. Aplikasi ini dibuat dengan platform web based dan dibuat dengan tiga metode pengumpulan data yaitu: studi kelayakan, observasi, dan wawancara.Kata Kunci: kios informasi, media touchscreen, stmik ikmi cirebon
PROTOTYPE PENGGARIS DIGITAL BERBASIS ARDUINO Azahari Azahari; Muhammad Fahmi; B.G Darawati Sugiono
Jurnal Informatika Wicida Vol 12 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.75 KB) | DOI: 10.46984/inf-wcd.1959

Abstract

Perkembangan kehidupan dari masa kemasa, terutama dibidang teknologi yang semakin beragam dan perkembangannya semakin pesat. Hal ini dapat disimpulkan atas dasar kenyataan yang dilihat dengan jelas diberbagai lingkungan masyarakat selama ini. Keadaan tersebut membuat banyak hal dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien. Dijaman sekarang informasi atau peringatan harus cepat terakses tidak terkecuali alat ukur yang semakin canggih akan sangat membantu jika kecepatan dan ketepatan alat ukur dapat diketahui dengan cepat dan akurat. Dalam hal ini akan dibuat alat sebagai prototype penggaris digital berbasis arduino. Pada penelitian ini dipaparkan pembuatan alat prototype penggaris digital berbasis arduino hasil keluaran dari alat ini berupa suara dan tampilan LCD hasil dari pengukuran jarak benda. Dalam penelitian ini metode pengembagan sistem yang dilakukan yaitu Prototype, dengan perangkat keras pendukung yang digunakan adalah, Arduino R3, Sensor Ultrasonik, LCD, Speaker, dan MP3 TF. Adapun hasil akhir dari penelitian ini yakni berupa alat yang dapat mengukur jarak suatu benda. Sehinggadapat memudahkan memberikan informasi langsung kepada pengguna dalam melakukan pengukuran dimana saja.
KEPUASAN WAJIB PAJAK DALAM PENGGUNAAN E-FILING PADA SISTEM DJP ONLINE Yunita Yunita; Muhammad Fahmi; Nur Luthfiani Anfasyah
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2054

Abstract

Masa pandemi covid-19 saat ini masyarakat diharuskan melaksanakan physical distancing sehingga pemerintah membuat himbauan yang menyatakan agar bekerja dari rumah, tidak terkecuali dalam pelaporan pajak yang mengharuskan semua wajib pajak untuk melaporkan pajak secara online. Maka untuk pelaporan SPT Tahunan Pribadi dilakukan melalui sistem DJP Online agar pelaporan pajak bisa dilakukan secara Online atau daring agar memudahkan wajib pajak dan juga petugas pelayanan pajak. Metode yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu model kepuasan di hitung dengan Analisis Regresi Berganda serta melakukan Uji Validitas, Uji Normalitas, Uji Heteroskedatisitas, Uji T, Uji F dan Koefisien Determinasi menggunakan SPSS 27. Adapun hasil akhir dari penelitian ini yakni berupa angka-angka yang diinterpretasikan sehingga dapat membantu KP2KP Sangatta dalam menentukan kebijakan untuk meningkatkan dan memaksimalkan layanan yang digunakan.
Analisis Clustering Trafik Jaringan Menggunakan Metode K-Means Muhammad Fahmi; Ahmad Fajri
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1736

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah model clustering trafik internet dengan menggunakan algoritma K-means. Penggunaan internet di wilayah kampus banyak digunakan oleh mahasiswa dan staf pegawai untuk keperluan proses belajar mengajar, ataupun membantu proses bekerja. Penggunaan internet, pada jam-jam sibuk dan perkuliahan yang aktif membuat kecepatan internet menjadi lambat. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya pengiriman paket header pada flow/arus lalu lintas internet yang membuat koneksi pada internet menjadi semakin berat/lambat. Dalam mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan metode clustring penggunaan trafik internet dengan algoritma k-means yang dapat mengetahui jenis atau trafik internet dengan berdasarkan fitur arus/flow paket trafik internet menggunakan metode pengembangan data mining. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data yang diambil melalui hasil capture wifi selama 3 hari di sub bagian Pusat Komputer kampus STMIK WiCiDa menggunakan wireshark dan bettercap yang akan melakukan serangan arp spoof, dimana metode ini akan membuat penulis diposisikan sebagai penengah dan dapat menangkap paket dari semua perangkat di jaringan yang sama. Tools ini akan dijalankan di kali linux. Data paket yang sudah dicapturing dan difilter kemudian akan diexport dalam bentuk .pcap. Hasil penelitian ini berupa model algoritma Clustring trafik jaringan dengan metode k-means yang dapat meng-clusterkan arus penggunaan trafik internet dengan tiga cluster yaitu Web, Video VoIP, Network. Pada saat pengujian dengan menggunakan tiga cluster menghasilkan nilai akurasi data yang baik Mendapatkan hasil Clustring yaitu : Cluster 0 = 302638 data, Cluster 1 = 331982 data, dan Cluster 3 = 451426 data.
Implementasi Pemilihan Pengajar Terbaik Pada TK/TPA Amanah dengan Metode Profile Matching Ahmad Fajri; Muhammad Fahmi
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1878

Abstract

Dalam era pandemi covid-19 ini terjadi perubahan sistem pendidikan yang membuat para pengajar kesulitan dalam menentukan metode yang tepat dalam menyelenggarakan yang efektif, sehingga sulit untuk mengontrol sistem pendidikan yang baik agar dapat tersampaikan kepada siswa secara maksimal. Pada sistem penunjang keputusan pengajar terbaik ini difungsikan untuk kepala sekolah agar bisa mengetahui pengajar mana saja yang bisa menjadi panutan dan dijadikan contoh yang baik pada saat pandemi saat ini. Sistem penunjang keputusan ini dibuat agar memudahkan kepala sekolah dalam mengambil keputusan pengajar terbaik sebagai percontohan dalam metode pembelajaran baik itu daring maupun luring. Ada banyak metode pembelajaran yang beredar dalam dunia pendidikan saat ini, tetapi tidak semua bisa diterapkan pada semua sekolah, karena setiap sekolah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang berbeda beda seperti tingkat pendidikan sekolah maupun fasilitas yang disiapkan setiap daerah berbeda beda pula. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode profile matching atau biasa disebut sebagai pencocokan profil. Pada metode profile matching, semua pengajar didata sebagai pembanding antara pengajar satu dengan pengajar lainnya, dan diambil nilai dari metode cara mengajar, agar lebih mudah dalam pembobotan dari setiap metode yang digunakan, dimulai dari luring hingga daring. Selain dinilai dari metode mengajar, disiplin dan sikap dalam mengajar juga menjadi penentu penilaian dalam menentukan pengajar terbaik. Dalam penelitian ini metode yang di gunakan untuk membangun aplikasi ini adalah prototipe. Rencana kegiatan akan diawali dari mendengarkan yaitu pengumpulan data, observasi, wawancara, studi dokumentasi kemudian membangun sistem penunjang keputusan lalu dilakukan uji coba.