Claim Missing Document
Check
Articles

Pengolahan Daun Singkong Menjadi Produk Makanan sebagai Alternatif Pendapatan di Kabupaten Bulungan Sri wahyuni, Rina; Aspian Nur, Adi
JOURNAL OF SOCIETY SERVICE Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pengolahan daun singkong menjadi produk makanan sebagai alternatif tambahan pendapatan bagi masyarakat Kabupaten Bulungan. Daun singkong, yang kaya akan nutrisi seperti protein, vitamin, dan mineral, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk makanan bernilai tambah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalahmasyarakat Kabupaten Bulungan, dengan sampel sebanyak 50 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan kuesioner, serta uji laboratorium untuk menganalisis kandungan gizi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan daun singkong menjadi produk seperti keripik, nugget, dan tepung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Meskipun terdapat beberapa kendala teknis dan pemasaran, pendekatan inovatif dan dukungan pemerintah dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengolahan daunsingkong merupakan alternatif efektif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat KabupatenBulungan.
Pengolahan Daging Ikan Teri Menjadi Olahan Bakso al amrie, machmud; Aspian Nur, Adi
JOURNAL OF SOCIETY SERVICE Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan daging ikan teri menjadi olahan baksoadalah inovasi yang bertujuan untuk meningkatkannilai tambah dari sumber daya ikan teri yangmelimpah di perairan Indonesia. Artikel inimenyajikan penjelasan tentang proses pengolahandaging ikan teri menjadi bakso, manfaatmengkonsumsi daging ikan teri, serta permasalahanyang dihadapi dalam penelitian ini. Metodepenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dankualitatif dengan teknik pengumpulan data melaluiwawancara, observasi, uji laboratorium, dankuesioner. Analisis dan pembahasan meliputi carapengolahan ikan teri menjadi bakso, analisissensoris, dan penyelesaian permasalahan yangmuncul. Kesimpulan menunjukkan bahwa baksoikan teri memiliki tekstur yang baik, rasa yang enak,dan dapat diterima oleh masyarakat. Saran yangdiberikan meliputi pelatihan, pengembanganproduk, promosi, dan dukungan pemerintah untukmeningkatkan pengolahan ikan teri di masyarakatpesisir.
Strategi Pemasaran Olahan Daun Singkong Sri wahyuni, Rina; Aspian Nur, Adi; Wiryawan, Dedik
JOURNAL OF SOCIETY SERVICE Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan daun singkong menjadi produk bernilai tambah merupakan salah satu inovasi yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemasaran yang efektif untuk produk olahan daun singkong melalui survei terhadap 20 responden. Metode yang digunakan meliputi analisis deskriptif kuantitatif untuk memahami preferensi konsumen dan pendekatan SWOT untuk merumuskan strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya penggunaan media sosial, kemasan yang menarik, dan diversifikasi produk dalam pemasaran olahan daun singkong. Studi ini memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk di pasar.
Pemanfaatan Ampas Kopi Menjadi Briket al amrie, machmud; Aspian Nur, Adi
JOURNAL OF SOCIETY SERVICE Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah organik menjadi energi alternatif adalah salah satu solusi untuk mengurangi dampak lingkungan. Ampas kopi, sebagai limbah yang banyak dihasilkan dari konsumsi kopi, memiliki potensi tinggi untuk diolah menjadi briket. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ampas kopi sebagai bahan baku pembuatan briket, termasuk analisis sifat fisik, kimia, dan efisiensi pembakarannya. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan ampas kopi, proses pengeringan, pencampuran dengan perekat, pencetakan, dan uji pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket ampas kopi memiliki nilai kalor yang cukup tinggi dan dapat menjadi alternatif sumber energi terbarukan. Pemanfaatan ini juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan.
Optimalisasi PAD Kabupaten Bulungan: Membangun Kemandirian Fiskal Daerah Aspian Nur, Adi; Sri wahyuni, Rina
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan elemen penting dalam pembangunan daerah yangmandiri dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk membahas upaya optimalisasi PADdi Kabupaten Bulungan sebagai strategi untuk membangun kemandirian fiskal daerah.Dengan mengidentifikasi tantangan, potensi, serta strategi peningkatan PAD, artikel inimengeksplorasi bagaimana Kabupaten Bulungan dapat memaksimalkan sumber dayalokalnya guna mendukung pembangunan yang lebih efektif. Kajian ini juga memanfaatkananalisis kuantitatif untuk memahami tren PAD serta dampaknya terhadap anggarandaerah dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pembahasan ini, diharapkan KabupatenBulungan mampu menerapkan strategi yang lebih efisien dalam meningkatkan PAD.
Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi di Indonesia Aspian Nur, Adi; al amrie, machmud
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi (Ecological Fiscal Transfer - EFT) adalahmekanisme kebijakan yang memberikan insentif finansial kepada pemerintah daerahberdasarkan pencapaian indikator lingkungan. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorongpelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, dan mendukungpembangunan berkelanjutan. Di Indonesia, penerapan EFT dianggap penting mengingatpermasalahan lingkungan seperti deforestasi, penurunan kualitas air dan udara, sertaancaman perubahan iklim yang semakin mendesak. Artikel ini mengkaji konsep EFT, mulaidari teori yang mendasari, metodologi implementasi, hingga analisis terhadap dampak dantantangannya. Kajian ini juga membahas studi kasus penerapan kebijakan EFT di beberapanegara seperti Brasil dan India, serta potensi penerapannya di Indonesia. Hasil analisismenunjukkan bahwa penerapan EFT dapat menjadi solusi inovatif untuk menjagakeberlanjutan ekologi sekaligus mendorong pembangunan daerah. Namun, kesuksesankebijakan ini sangat tergantung pada penentuan indikator lingkungan yang tepat, kapasitaspemerintah daerah, serta mekanisme monitoring yang efektif.
Digitalisasi Ekonomi: Apakah UMKM Siap Go Online ? Al Amrie, Machmud; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah menjadi salah satu pendorong utama perubahan dalam ekosistem ekonomi global, termasuk di Indonesia. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar dalam era digitalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan UMKM dalam menghadapi digitalisasi ekonomi, baik dari aspek infrastruktur, literasi digital, akses terhadap teknologi, hingga dukungan kebijakan pemerintah. Berdasarkan studi literatur dan data sekunder terbaru, ditemukan bahwa meskipun sebagian UMKM telah memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan transaksi, masih banyak yang mengalami kendala dalam adopsi teknologi secara menyeluruh. Faktor-faktor seperti keterbatasan pengetahuan digital, minimnya akses pendanaan, dan kurangnya pelatihan menjadi hambatan utama. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya peningkatan kapabilitas digital UMKM perlu dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan institusi pendidikan, agar UMKM tidak tertinggal dalam era ekonomi digital yang terus berkembang.
Pendampingan Digital Marketing untuk UMKM di Era Transformasi Digital: Area Tanjung Palas Hilir Al Amrie, Machmud; Aspian Nur, Adi
JOURNAL OF SOCIETY SERVICE Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Tanjung Palas. Permasalahan yang dihadapi para pelaku UMKM adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk secara efektif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang pelaku UMKM. Metodologi kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan langsung, serta pendampingan teknis penggunaan media sosial dan e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap strategi pemasaran digital, serta kemampuan untuk membuat konten promosi sederhana dan membuka akun di platform e-commerce. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital peserta dan mendorong daya saing UMKM secara online. Disarankan agar kegiatan ini dilanjutkan dengan pelatihan lanjutan seperti manajemen iklan digital dan analisis performa penjualan.
KARAKTERISTIK KEMISKINAN MASYARAKAT NELAYAN DAN PROGRAM PENANGGULANGANNYA DI DESA TENGKU DACING KABUPATEN TANA TIDUNG Nur, Adi Aspian; Wahyuni, Rina Sri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 3 (2024): Edisi September - Desember 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i3.4542

Abstract

Berdasarkan Peraturan Bupati Tana Tidung Nomor 20 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bupati Tana Tidung Nomor 45 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Pembagian dan penetapan Rincian Dana Desa Setiap Desa Tahun Anggaran 2020 menjelaskan bahwa desa Tengku Dacing termasuk wilayah desa tertinggal. Menurut Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dalam pembangunan desa meliputi pemenuhan 4 aspek, yaitu: (1) kebutuhan dasar, (2) pelayanan dasar, (3) lingkungan, dan (4) kegiatan pemberdayaan masyarakat desa. Desa Tertinggal adalah desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar, infrastruktur, aksesibilitas/transportasi pelayanan umum, dan penyelenggaraan pemerintahan yang masih minim. Desa Tengku dacing merupakan desa yang terletak di sebelah utara pulau Mandul dan termasuk di dalam wilayah kecamatan Tana Lia Kabupaten tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan penelitian adalah (1) Mengidentifikasi/menginventarisasi karakteristik/ faktor penyebab kemiskinan masyarakat di wilayah pesisir khususnya masyarakat nelayan desa Tengku Dacing; (2) Menganalisis karakteristik utama/faktor penyebab kemiskinan masyarakat di wilayah pesisir khususnya masyarakat nelayan desa Tengku Dacing; (3) Menyusun program dan rencana kegiatan penanggulangan dan pengentasan kemiskinan masyarakat di wilayah pesisir khususnya masyarakat nelayan desa Tengku Dacing. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan cara Focus Group Discussion (FGD) dan perhitungan Indeks Rasio Gini. Hasil penelitian diperoleh bahwa karakteristik kemiskinan di desa Tengku Dacing adalah pendapatan masyarakat yang rendah. Sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selanjutnya adalah tingkat pendidikan kebanyakan adalah lulusan SD serta tingkat kemiskinan masyarakat wilayah pesisir desa Tengku Dacing berdasdarkan hasil indeks rasio gini adalah tinggi.
Pendampingan Pengelolaan Usaha Sederhana bagi Pelaku UMKM Desa Teras Baru untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Al Amrie, Machmud; Aspian Nur, Adi
JOURNAL OF SOCIETY SERVICE Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pendampingan pengelolaan usaha sederhana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Teras Baru. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM desa adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha, khususnya dalam pencatatan keuangan sederhana, pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, serta perencanaan usaha jangka pendek. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keberlanjutan usaha dan terbatasnya peningkatan pendapatan pelaku UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM desa dengan pendekatan partisipatif. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat, serta menggunakan contoh-contoh praktis yang mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pengelolaan usaha sederhana, terutama dalam pencatatan keuangan dan pengelolaan modal usaha. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pentingnya pengelolaan usaha yang terencana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Teras