Nahrowi Adjie
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Studi Kasus Perkembangan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Penerapan Metode Bercerita Agisty Fitriani; Nahrowi Adjie; Finita Dewi; Risty Risty Justicia
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.825

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar munculnya permasalahan dalam keterampilan berbicara pada anak. Metode bercerita dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan di TK yang sudah menerapkan metode bercerita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui penerapan metode bercerita dalam mengembangkan keterampilan berbicara anak, mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan metode bercerita untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak, dan mendeskripsikan perkembangan keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun pada saat menerapkan pembelajaran menggunakan metode bercerita. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus dengan analisis data tematik. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 2 anak kelompok A dan satu guru kelompok A. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat dua tahap dalam menerapkan metode bercerita yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap pelaksanaan terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Dalam menerapkan metode bercerita, terdapat beberapa faktor pendukung yang harus diperhatikan seperti sumber cerita, media yang digunakan, topik cerita, guru dapat mengekspresikan karakter tokoh, melakukan improvisasi, pemberian reward untuk anak dan sebagainya. Selain itu terdapat faktor penghambat seperti pemilihan topik cerita yang tidak sesuai, media yang kurang menarik, lupa, kondisi anak, dan sebagainya. Dengan menggunakan metode bercerita menunjukan bahwa keterampilan berbicara anak terus berkembang pada setiap pertemuan kegiatan bercerita. Penyajian cerita yang menarik seperti melakukan improvisasi dan mengekspresikan karakter tokoh, dapat menarik minat anak untuk mendengarkan cerita dan anak dapat berpartisipasi dalam percakapan mengenai isi cerita yang kemudian berdampak pada perkembangan keterampilan berbicara anak.
Peer teaching Bichronous online learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Calon Guru dalam Menganalisis Konsep STEAM untuk PAUD Putri, Suci Utami; Adjie, Nahrowi; Pristiana, Firdanita
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): December 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.162

Abstract

Kemampuan menganalisis konsep STEAM sangat penting dimiliki oleh mahasiswa calon guru sebagai bekal dalam merancang pembelajaran STEAM yang tepat untuk PAUD. Namun, proses pembinaan pengetahuan teoritis dan kemampuan pedagogis mahasiswa tentang STEAM saat ini terkendala akibat keterbatasan waktu tatap muka perkuliahan pada situasi pandemik. Untuk mengatasi kendala tersebut, maka dilakukan penerapan strategi peer teaching bichronous online learning. Perkuliahan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 60 mahasiswa calon guru PAUD. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Kemampuan menganalisis mahasiswa pada konsep STEAM dijaring dengan menggunakan instrument tes berisi soal essay. Data dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata, uji N-gain dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata mahasiswa mengalami peningkatan antara pere-tes dan postes, peningkatan nilai rata-rata tersebut berada pada peningkatan level sedang (N-gain=0,31) dan diperoleh nilai Sig (2-tailed) dari hasil uji statistic sebesar 0,000 < 0,005 yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan analisis sebelum dengan setelah perkuliahan peer teaching bichronous online learning