Raudatussalamah Raudatussalamah
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA TAWAKAL DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PEKANBARU Elmaria, Dina; Raudatussalamah, Raudatussalamah
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 2 No. 1 (2023): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mencapai kebahagiaan dan kepuasan hidup adalah hal yang didambakan oleh setiap orang, termasuk orang tua anak berkebutuhan khusus. Namun, pada kenyataannya orang tua anak berkebutuhan khusus memiliki berbagai tantangan dalam merawat dan membesarkan anak berkebutuhan khusus. Hal ini berkaitan dengan subjective well-being orang tua anak berkebutuhan khusus. Tawakal merupakan faktor yang dapat mempengaruhi subjective well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tawakal dengan subjective well-being orang tua anak berkebutuhan khusus. Melalui teknik Purposive Sampling, diperoleh subjek penelitian sebanyak 102 orang tua anak berkebutuhan khusus di Pekanbaru. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala adaptasi dan modifikasi skala Positive Affect and Negative Affect Schedule (Watson, Clark, dan Tellegen, 1988), Satisfaction with Life Scale (Diener, Emmons, Larsen dan Griffin, 1985), dan skala tawakal kepada Allah (Sartika dan Kurniawan, 2015). Berdasarkan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan koefisien korelasi sebesar r= 0,509 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p=<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tawakal dengan dengan subjective well-being pada orang tua anak berkebutuhan khusus di Pekanbaru.
HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN SOCIAL WELL BEING PADA MAHASISWA DI ERA DIGITAL Jofani, Dhea; Raudatussalamah, Raudatussalamah
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 2 No. 1 (2023): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital merupakan masa dimana hampir setiap orang termasuk mahasiswa menggunakan sistem digital di sebagian besar aspek kehidupannya. Dampak negatif dari era digital yaitu individu lebih memilih untuk tidak bersosialisasi dan berinterkasi dengan orang lain dikarenakan sudah nyaman dengan kehidupan dunia maya, sehingga hal tersebut dapat membuat social well being individu tersebut terganggu. Hal ini dapat diatasi dengan meningkatkan modal psikologis atau psychological capital individu tersebut. Semakin tinggi psychological capitalnya maka akan semakin tinggi pula social well being individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Psychological Capital dengan Social Well being memiliki hubungan yang signifikan pada mahasiswa UIN SUSKA Riau diera digital. Subjek pada penelitian ini berjumlah 393 mahasiswa UIN SUSKA Riau yang ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala psychological capital oleh Luthans (2007) dan skala social well being oleh Keyes (1998). Hasil analisis data menggunakan analisis regresi sederhana diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dengan nilai f sebesar 34,155. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima yang berarti terdapat hubungan psychological capital dengan social well being pada mahasiswa UIN SUSKA Riau di era digital.
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN RESILIENSI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Raudatussalamah, Raudatussalamah; Ningtias, Dini Rahayu
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 3 No. 2 (2024): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya perubahan yang dialami oleh mahasiswa tahun pertama yang baru memasuki jenjang perkuliahan terutama pada masa pandemi membuat mereka harus mampu mengatasi berbagai permasalahan yang muncul. Resiliensi penting dimiliki mahasiswa tahun pertama agar dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi dan bertahan dengan baik. Salah satu faktor yang dapat membentuk resiliensi adalah self-esteem. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan self-esteem dengan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan teknik analisis data korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sratified sampling dengan jumlah sampel sebanyak 270 mahasiswa tahun pertama 2021. Data dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan skala. Skala yang digunakan untuk mengukur self-esteem yaitu Rosenberg Self-Esteem Scale. Resiliensi diukur dengan menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale. Berdasarkan hasil analisis korelasi pearson product moment diketahui bahwa self-esteem memiliki hubungan positif yang signifikan dengan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama 2021 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau pada masa pandemi Covid-19 (p = 0,000). Self-esteem dapat menjelaskan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama sebesar 24,3%, sedangkan sisanya sebesar 75,7% dijelaskan oleh faktor lain. Mahasiswa tahun pertama yang memiliki self-esteem yang tinggi akan yakin bahwa dirinya mampu mengatasi berbagai permasalahan dan kejadian sulit yang muncul serta mampu bertahan dengan baik. Kata Kunci: Resiliensi, self-esteem, mahasiswa tahun pertama ABSTRACT The first-year students who have just entered lectures, have many changes experiences especially during the pandemic, require them to be able to overcome various problems that arise. Resilience is important for first-year students to be able to overcome the problems they face and survive well. One of the factors that can form resilience is self-esteem. This research was conducted with the aim of knowing the relationship between self-esteem and resilience in the first year students. The method used in this research is quantitative method with correlational data analysis techniques. The sampling technique used was stratified sampling with a total sample is 270 of first year students in 2021. Data was collected in this research using a scale. The scale used to measure self-esteem is the Rosenberg Self-Esteem Scale. Resilience was measured using the Connor-Davidson Resilience Scale. Based on the result of Pearson product moment correlation analysis, it is known that self-esteem has a significant positive relationship with resilience in 2021 first year students at Sultan Syarif Kasim State Islamic University Riau during the Covid-19 pandemic (p = 0.000). Self-esteem can explain resilience in first year students by 24.3%, while the remaining 75.7% explained by other factors. First year students who have high self-esteem will believe that they are able to overcome various problems and difficult events that arise and will be able to survive well. Keywords: Resilience, self esteem, first year students
THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF-EFFICACY AND ACADEMIC RESILIENCE IN FIRST-YEAR STUDENTS UIN SUSKA RIAU Khoirunnas, Muhammad; Raudatussalamah, Raudatussalamah
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 4 No. 1 (2025): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa tahun pertama akan menghadapi masalah dalam studinya yang akan menghadapi masa transisi di masa awal perkuliahan. Resiliensi akademik diperlukan bagi mahasiswa tahun pertama agar memiliki kemampuan adaptasi terhadap situasi yang berat dalam perkuliahannya maupun pribadinya. Selain itu, diperlukan juga efikasi diri dalam diri mahasiswa tahun pertama agar dirinya mampu mengatasi dan menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan resiliensi akademik pada mahasiswa tahun pertama UIN Suska Riau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 370 mahasiswa tahun pertama, yang di peroleh melalui teknik Insidental. Pengumpulan data menggunakan skala efikasi dan skala resiliensi akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan antara Efikasi Diri dengan Resiliensi Akademik pada mahasiswa tahun pertama UIN Suska Riau. Kemudian hubungan Efikasi Diri dengan Resiliensi Akademik merupakan hubungan positif dan dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu terdapat hubungan antara Efikasi Diri dengan Resiliensi Akademik pada mahasiswa tahun pertama UIN Suska Riau.