Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Media Poster dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi pada Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V di SDIT Bunayya Pekanbaru Indah Ayu Fitriani; Radhiyatul Fithri; Sakban Sakban; Wismanto Wismanto; Deprizon Deprizon; Salman Salman
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v2i4.1046

Abstract

This research was motivated by the low ability to write descriptive essays in Indonesian language lessons for class V students at SDIT Bunayya Pekanbaru. The researcher found a way to solve this problem by applying poster media as an effort to improve the ability to write descriptive essays for class V students. The research method that the researcher used in this research was Classroom Action Research (PTK). This research was carried out in 2 cycles, each cycle having 2 meetings. Each cycle in this research consists of planning, implementation, observation and reflection stages. The data that researchers obtained was then analyzed descriptively. This research involved 30 Sa'ad class V students. Researchers found that the results of teacher and student activities developed significantly in each cycle using poster media. In the first cycle of teacher activities, the results were 53% and 58%. In cycle II teacher activity increased to 66% and 96%. Student activity in cycle one was 34% and 52%. Meanwhile in cycle II it rose to 60% and 79%. The learning outcomes obtained at the pre-cycle stage were 58.10%. After the first cycle was held, the results obtained were 74.43% and the results obtained in the second cycle were 85.07%. The percentage of classical completion in the pre-cycle was 43%, increasing in cycle I by 60% and the percentage obtained in cycle II increased by 90%. Thus, the use of poster media as an effort to improve students' ability to write descriptive essays produces very satisfying results. Keywords: , , and D
PENDAMPINGAN PENUNTASAN TAHFIZ AL-QUR’AN JUZ 30 SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN STRATEGI PROMOSI SEKOLAH Salman Salman; Muhammad Lisman; Deprizon Deprizon; Sri Mulyani; Zaki Rihan Febrianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56733

Abstract

Analisis situasi SD Muhammadiyah 05 Pekanbaru diresmikan pada tanggal 12 September 2011 dengan memiliki visi sekolah “Menjadi sekolah unggul yang menghasilkan generasi cerdas, berakhlak mulia, dan bertaqwa kepada Allah SWT”. Visi ini menjadi dasar pijakan dalam pengembangan seluruh komponen kurikulum, baik dari aspek tujuan pembelajaran, materi, strategi pembelajaran, kegiatan pembiasaan, hingga evaluasi. Permasalahan Mitra adalah jumlah siswa yang mendaftar sebagai siswa disekolah selalu stagnan bahkan turun dari tahun 2011, hal itu terlihat dari indeks jumlah siswa setiap tahun, terlihat dari jumlah rombel setiap angkatan. Kelas I  berjumlah 12 orang, kelas II berjumlah 5 orang, kelas III berjumlah 10 orang, kelas IV berjumlah 13 orang, kelas V berjumlah 10 orang dan kelas VI berjumlah 11 orang.  Dari permasalahan tersebut tentu butuh sebuah program menjadikan daya tarik sekolah guna meningkatkan jumlah siswa untuk dapat mendaftar di sekolah SD Muhammadiyah 5 Pekanbaru. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah program tahfizh, program yang sangat marak dan menjadi ketertarikan wali murid hari ini dalam memilih sekolah adalah program tahfizh al-Qur’an. Program ini telah dijelaskan dalam penelitian terdahulu oleh oktaviani bahwasanya sebagian besar orang tua memilih sekolah untuk anak-anak mereka berdasarkan program unggulan tahfiz al-qur’an. Tujuan pelaksanaan  dari pengabdian ini 1) mendampingi sekolah dalam membuat program tahfizh unggulan, 2) Menambah prasarana sekolah dalam memfasilitasi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Adapun metode Pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah 1) melaksanakan murajaah al-Qur’an setiap pagi selamat 30 menit yang dibimbing oleh satu orang kelompok halaqoh, 2)memberikan porsi jam hafalan selama 3 kali dalam sepekan sebanyak 60 menit, 3) setiap akhir pekan melakukan tasmi’ al-Qur;an, 4) setiap akhir bulan melakukan muraja’ah jama’ah. Kegiatan murajaah al-Qur’an adalah salah satu trik yang dapat mengokohkan hafalan dan menambah hafalan baru bagi siswa yang baru mendapatkan surat dan ayat yang belum dihafal
PENDAMPINGAN MAHASISWA PLP PADA PEMBELAJARAN TAHFIZH DAN MANAJEMEN EVENT BERBASIS ISLAM DI SEKOLAH DASAR Salman Salman; Sri Wahyuni; Athifa Khalisha Majri; Annisa Damai Yanti Samoeri; Bayu Sagara; Sarah Puspita; Firly Fadila Julita; Melisa Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56734

Abstract

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan sarana pembentukan kompetensi profesional calon guru melalui keterlibatan langsung di sekolah. Pelaksanaan PLP di SD IT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru berfokus pada pendampingan pembelajaran tahfizh dan manajemen kegiatan keagamaan berbasis Islam. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan peran mahasiswa PLP dalam pembelajaran Al-Qur’an metode UMMI dan pengelolaan event sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan melalui koordinasi dengan guru pamong, pelaksanaan pendampingan pembelajaran dan kepanitiaan kegiatan, serta evaluasi dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, pencatatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, proses baca-simak dan setoran hafalan masih terpusat pada guru sehingga perhatian individual siswa terbatas dan pengelolaan kegiatan keagamaan belum terdistribusi secara optimal. Setelah mahasiswa dilibatkan melalui pembagian kelompok kecil, pemberian umpan balik langsung, serta partisipasi aktif dalam kepanitiaan, pembelajaran menjadi lebih interaktif dan terkontrol, sementara manajemen kegiatan berlangsung lebih sistematis dan partisipatif. Keterlibatan tersebut berdampak pada meningkatnya efektivitas pendampingan sekaligus memperkuat kompetensi pedagogik, sosial, kepemimpinan, dan profesional mahasiswa PLP dalam konteks sekolah dasar berbasis tahfizh.