Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU MELALUI KEGIATAN PEMBERDAYAAN DALAM KELAS ANTE NATAL Islami Islami; Sukarmin Sukarmin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1706

Abstract

Abstrak Salah satu agenda utama SDGs adalah menurunkan angka kematian ibu dan kematian Balita. Perlu dilakukan optimalisasi penggunaan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Upaya pemanfaatan buku Kesehatan ibu dan anak (KIA) telah tersosialisasikan dalam kelas hamil yang telah diselenggarakan hampir di tiap desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu hamil dalam mengelola kehamilan. Metode pengabdian yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan di kelas ibu hamil desa Jepang Kabupaten Kudus dilanjutkan dengan tanya jawab. Populasi dalam pengabdian adalah ibu hamil dan kader sejumlah 20 orang pada bulan November 2022. Instrumen yang digunakan dalam pengabdian adalah matras yoga, lembar balik dan audio visual.Pemberdayaan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan ibu dalam mengelola kehamilannya. Kecakapan ibu dalam mengelola kehamilannya diharapkan dapat meningkatkan kesehatan diri baik secara fisik, mental, sosial dan spiritual yang kesemuanya memengaruhi kondisi kehamilan dan outcome dari kehamilan itu sendiri. Kata kunci : Kesehatan ibu hamil, pemberdayaan, kelas antenatal
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK PERSIAPAN PENDIDIKAN ANAK PASCA MELAHIRKAN DI KELAS IBU HAMIL Amalia Rahmawati; Anny Rosiana Masithoh; Islami Islami
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1724

Abstract

Mempersiapkan kelahiran bagi buah hati, merupakan hal yang sangat dinanti oleh seorang ibu. Tetapi proses tersebut juga membuat sang ibu gelisah dan khawatir bagaimana cara mendidik anak dengan baik agar sang anak dapat sesuai dengan harapan orang tua. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan bagi ibu di kelas ibu hamil. Populasi dalam pengabdian ini adalah seluruh ibu yang tergabung di kelas ibu hamil desa Jepang Kudus. Hasil dari pengabdian ini adalah 80% ibu sudah mempunyai gambaran persiapan apa yang harus dilakukan untuk menyambut kelahiran anaknya. Dari segi pengetahuan mental, 70% ibu pengetahuan mental ibu meningkat dan 75% pengetahuan spiritual ibu meningkat. Dengan adanya peningkatan tersebut, diharapkan ibu semakin siap untuk menyambut kelahiran buah hati mereka baik dari sisi kesehatan, mental dan spiritual. Perlu adanya pendampingan yang intensif bagi ibu menjelang persalinan dan setelah persalinan baik dari segi mental, spiritual maupun kesehatan.
Pengetahuan Gizi Meningkatkan Status Hemoglobin Remaja Putri Di SMP Annur Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan Hanny Ulfa Chabibah Ally Maksuma; Islami Islami; Fariza Yulia Kartika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3528

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan remaja di Indonesia, terutama pada wilayah 3T yang minim intervensi gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi dan perilaku konsumsi zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Annur Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan. Latar belakang masalah terletak pada tingginya prevalensi anemia remaja serta rendahnya literasi gizi yang berimplikasi pada kualitas generasi mendatang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi SMP Annur yang berjumlah 57 orang, ditentukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur pengetahuan gizi dan perilaku konsumsi zat besi, serta pemeriksaan kadar hemoglobin dengan metode cyanmethemoglobin. Analisis data dilakukan melalui uji Chi-Square dan Spearman Rank pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin responden adalah 9,36 ± 1,77 g/dL, dengan 86% responden mengalami anemia dalam berbagai tingkat keparahan. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi rendah (66,7%) dan perilaku konsumsi zat besi kurang baik (59,6%). Uji statistik membuktikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan kejadian anemia (p = 0,044), sedangkan perilaku konsumsi zat besi menunjukkan hubungan mendekati signifikan (p = 0,052). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan gizi berperan penting dalam menurunkan risiko anemia pada remaja putri. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya program intervensi berbasis sekolah yang mengintegrasikan edukasi gizi, distribusi tablet tambah darah, dan dukungan keluarga. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris dari Papua Barat yang memperkaya literatur gizi remaja serta mendukung kebijakan kesehatan nasional.