Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan Antara Kematangan Emosi Dengan Penyesuaian Diri pada Remaja Dwi Sari Usop
Anterior Jurnal Vol 13 No 1 (2013): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.487 KB) | DOI: 10.33084/anterior.v13i1.291

Abstract

Adolescence is a unique time in the phase of teenage life, where a person who has entered adolescence has a unique characteristic. With these distinctive characters, teenagers are required to be able to adjust well to the surrounding individuals. However, not all teenagers have a good adjustment. This has become one of the obstacles in the lives of teenagers to lead a healthy life. One other obstacle is the problem of emotional maturity, because there are still many teenagers who do not have good emotional maturity. This study aims to determine the relationship between emotional maturity and adjustment at SMPN 19 Surabaya. The study population was all students of class VIII, totaling 261 people and a sample of 106 students. The sampling technique used in this study is non random sampling with data collection techniques in the form of questionnaires arranged on a Likert scale. The study showed very significant results, where the value of r = 0.809 with p = 0.000 (p <0.010). This means that the proposed hypothesis is accepted. Emotional maturity has a very significant relationship with adapting to adolescents at SMPN 19 Surabaya
Analisis Kesulitan Menulis Karangan Pada Peserta Didik Kelas V A Sd Negeri 1 Kalampangan Tahun 2021/2022 Alya Rahmawati; Misyanto Misyanto; Dwi Sari Usop
Anterior Jurnal Vol 21 No 2 (2022): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v21i2.3549

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui kesulitan menulis karangan peserta didik kelas V A Sekolah Dasar Negeri 1 Kalampangan. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, subjek atau informasi dalam penelitian ini adalah 3 peserta didik di kelas V A, guru kelas V A dan orang tua peserta didik kelas V A. Teknik pengumpulan data dan analisis data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kesulitan peserta didik pada pembelajaran Tematik materi menulis karangan disebabkan oleh kurang lancarnya mereka dalam mengeluarkan ide-ide menggunakan Bahasa Indonesia, kurang terbiasanya menggunakan Bahasa Indonesia dalam berkomunikasi sehari hari kurangnya para Peserta didik SD berlatih mengeluarkan ide ide dalam bentuk tulisan dan, kurangnya pemahaman Peserta didik tentang tema cerita
PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI PESERTA DIDIK BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA SD ISLAM NURUL IHSAN PALANGKARAYA Rita Rahmaniati; Neng Mariani; Dwi Sari Usop
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.187 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi peserta didik pada saat pembelajaran dari dimasa pandemi covid 19.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif . Subjek penelitian ini adalah Guru kelas V, orang tua dan peserta didik kelas V di SD Islam Nurul Ihsan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur analisis data menggunakan tahapan yang terdiri dari Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan  Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua peserta didik kelas V SD Islam Nurul Iiihsan Palangkaraya mengalami kesulitan dalam mendampingi peserta didik belajar dirumah pada masa pandemi covid-19 karena factor dalam dan factor luar.  Faktor dalam  yaitu 1) kurangnya pengetahuan dan pendidikan orang tua, 2) minimnya waktu yang dimiliki orang tua untuk mendampingi dan mengawasi peserta didik 3) kurangnya komunikasi antara orang tua dan peserta didik 4) orang tua kurang mampu memberikan motivasi sedangkan faktor dari luar yaitu factor guru, yakni 1) kurang maksimalnya penjelasan guru terhadap materi dan 2) tingkat ekonomi keluarga. Rekomendasi dari penelitian adalah adalah guru dan kepala Sekolah hendaknya membekali orang tua untuk mendampingi belajar anak di rumah melalui kegiatan pelatihan pendampingan pembelajaran Daring bagi orangtua.____________________________________________________________________This study aims to determine the role of parents in assisting students during learning from the covid 19 pandemic. The research method used in this study is a qualitative research method. The subjects of this study were fifth grade teachers, parents and fifth grade students at Nurul Ihsan Islamic Elementary School. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis procedure uses stages consisting of Data Collection, Data Reduction, Data Presentation, and Drawing Conclusions. The results showed that parents of fifth grade students at the Islamic Elementary School Nurul Iiihsan Palangkaraya had difficulties in assisting students to study at home during the COVID-19 pandemic due to internal and external factors. Internal factors are 1) lack of parental knowledge and education, 2) lack of time for parents to accompany and supervise students 3) lack of communication between parents and students 4) parents are less able to provide motivation while external factors are factors teachers, namely 1) the teacher's explanation of the material is less than optimal and 2) the economic level of the family. The recommendation from the research is that teachers and principals should equip parents to assist their children's learning at home through online learning mentoring training activities for parents.
Kemampuan Anak Usia 3 Tahun Memperoleh Bunyi Vokal Dan Konsonan Dalam Bahasa Dayak Ngaju Lastaria Lastaria; Dwi Sari Usop
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2019): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.091 KB) | DOI: 10.33084/tunas.v5i1.1185

Abstract

Bahasa Dayak Ngaju pada umumnya memiliki ciri khas tersendiri yang mana dalam pelafalan vokal dan konsonan juga terdapat perbedaan khusunya pada vokal (e dan o). Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun yang menjadi objek penelitian ialah anak berusia 3 tahun yang kesehariannya menggunakan bahasa Dayak Ngaju. Pada tataran vokal dalam bahasa Dayak Ngaju dapat dillafalkan anak dengan jelas, sedangkan pada pemerolehan konsonan ada beberapa konsonan yang tidak dapat dilafalkan sesuai degan posisinya masing-masing. Hambatan pemerolehan konsonan pada anak usia 3 tahun terdapat pada konsonan yang terletak pada: konsonan pada posisi awal [d, g, j, l, n, r, dan s], posisi tengah [j, l, r, s], dan hambatan konsonan pada posisi akhir, hanya ada huruf [r]. Dalam hal ini tampak bahwa bentuk vokal dan konsonan dalam bahasa Dayak Ngaju cenderung lebih mudah untuk dikuasai anak usia 3 tahun dibandingkan penggunaan vokal dan konsonan dalam bahasa Indonesia.
Penggunaan Metode Montessori Untuk Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Disabilitas Dwi Sari Usop; Rospala Hanisah Yukti Sari
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2021): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v6i2.2520

Abstract

Penggunaan metode sangat diperlukan untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak, khususnya anak disabilitas. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan, yakni metode Montessori, yakni metode yang mengoptimalkan stimulus indrawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis literatur. Mengkaji berbagai literatur guna memperdalam ilmu mengenai ketajaman metode Montessori mengembangkan kemampuan anak disabilitas. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode Montessori efektif digunakan dalam pembelajaran bagi anak disabilitas bersama-sama dengan penggunaan terapi yang diberikan pada anak.
Aspek Kognitif Penyandang Disabilitas Dwi Sari Usop; Suniati Suniati; Dina Fariza Tryani Syarif
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.415 KB) | DOI: 10.33084/pedagogik.v14i1.827

Abstract

All children can think. However, some of them have difficulties in optimizing their thinking functions on account of their level of intelligence is below of average. This study aims to describe the cognitive aspects possessed by children with intellectual barriers. It was a qualitative method, and the subjects were three people who belong to the second grade of elementary school. Results of this study show deficiencies in the ability to remember lessons at school. The level of below average intelligence is one of the causes the teachings given by the teacher is equivalent to lessons for first-grade students in elementary school. Even the equivalent of students in kindergarten. However, subjects can carry out other activities.
Pemerolehan Bahasa pada Anak Menggunakan Bahasa Dayak Ngaju pada Anak Usia 3-4 Tahun Lastaria Lastaria; Sari Dwi Usop; Nashiyatul Diniyah Jahro
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.1566

Abstract

Bahasa adalah bunyi-bunyi yang dikeluarkan oleh alat ucap manusia, yang mana dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak pernah luput dari sebuah bahasa. Ketika hendak berkomunikasi seseorang tidak akan lepas dari sebuah bahasa, baik tua, muda bahkan anak-anak. Beranjak dari sebuah bahasa maka kita juga mengenal yang namanya bahasa anak. Bahasa yang diperoleh seorang anak tergantung dari lingkungan sekitarnya dan perolehan bahasa pertama sesuai dengan bahasa ibunya atau yang biasa disebut bahasa ibu. Berbicara masalah perolehan bahasa anak khususnya bagi anak usia 3-4 tahun perlu kiranya dideskripsikan. Hal ini dilakukan agar sebagai orang tua memiliki pedoman khususnya bagi seorang ibu dalam memantau perolehan fonologi dalam perkembangan bahasa anaknya. Bila perolehan fonologi dalam perkembangan bahasa anak terjadi penyimpangan, maka si ibu dapat melakukan tindakan-tindakan secara preventif. Seperti yang telah diketahui bahwa setiap anak pasti memiliki rasa keingintahuan yang tinggi khususnya keingintahuan dibidang bahasa. Mengingat bahasa yang diperoleh seorang anak pasti pada tingkat bahasa maka penelitian ini diarahkan kepada teman atau perolehan fonologi dalam bahasa anak 3-4 tahun. Perolehan bahasa dalam kajian fonologi ini diarahkan pada anak pengguna bahasa dayak ngaju. Adapun yang menjadi hal yang mendasar dalam penelitian ini adalah pemerolehan bahasa pada anak usia 3-4 yahun yang mana, anak disusia balita pada umumnya yang kesehariannya menggunakan bahasa indonesia ada mengalami hambatan pada pelafalan huruf konsonan sehingga pemerolehan bahasanya juga terbatas. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak yang kesehariannya berbicara menggunakan bahasa dayak ngaju akankah mengalami masalah yang sama atau sebaliknya, mengingat ada perbedaan pada bunyi vokal dan konsonan dalam bahasa dayak ngaju sehingga muncul deskripsi terkait kemampuan anak usia 3-4 tahun untuk memperolehan bahasa anak pada tingkat vokal, konsosnan, diftong, dan gabungan konsonan.
Pengaruh Self-regulated Learning, Intensitas Penggunaan Media Sosial, Dan Motivasi Belajar Terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Dwi Sari Usop; Amelia Dwi Astuti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.839

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda-nunda pekerjaan di bidang akademik. Terdapat berbagai macam faktor yang melatarbelakangi perilaku prokrastinasi akademik diantaranya dibagi menjadi dua faktor yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya yakni self-regulated learning dan motivasi belajar, sedangkan faktor eksternalnya adalah intensitas penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.  Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yang berjumlah 2714. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan jumlah 349 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada mahasiswa. Pengujian statistik menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan self-regulated learning terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; (2) terdapat pengaruh yang signifikan intensitas penggunaan media sosial terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; (3) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; dan (4) terdapat pengaruh yang simultan self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Dari ketiga variabel yakni self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar, maka motivasi belajar adalah variabel yang paling mempengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Pengaruh Self-regulated Learning, Intensitas Penggunaan Media Sosial, Dan Motivasi Belajar Terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Dwi Sari Usop; Amelia Dwi Astuti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.839

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda-nunda pekerjaan di bidang akademik. Terdapat berbagai macam faktor yang melatarbelakangi perilaku prokrastinasi akademik diantaranya dibagi menjadi dua faktor yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya yakni self-regulated learning dan motivasi belajar, sedangkan faktor eksternalnya adalah intensitas penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.  Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yang berjumlah 2714. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan jumlah 349 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada mahasiswa. Pengujian statistik menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan self-regulated learning terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; (2) terdapat pengaruh yang signifikan intensitas penggunaan media sosial terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; (3) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; dan (4) terdapat pengaruh yang simultan self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Dari ketiga variabel yakni self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar, maka motivasi belajar adalah variabel yang paling mempengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Kitab Al-Akhlak Lil Banin Berbasis Psikologi Positif, Desa Danau Pantau Kapuas Hunainah Hunainah; Dwi Sari Usop; Nasihatud Diniyah Jahro; Muhammad Reza; M Rasyid Ridha; Muhammad Adri
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6969

Abstract

Keterbatasan SDM dan krisis kebermaknaan hidup menjadi salah faktor minimnya pengamalan keislaman masyarakat muslim Desa Danau Pantau. Untuk itu, perlu sosialisasi dan pelatihan penguatan pendidikan karakter berbasis psikologi positif. Pengabdian yang dimotori Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam dan Prodi Bimbingan Konseling pada Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, bertujuan membekali wawasan masyarakat dan melatih mereka untuk dapat menanamkan Penguatan Pendidikan Karakter sedarhana dari lingkungan keluarga berbasis psikologi positif. Sasaran kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah keluarga muslim di Desa Danau Pantau. Peserta kegiatan PkM ini sebanyak 65 orang dan dilaksanakan dengan 3 langkah: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan terbimbing, dan dilaksanakan dua kali, pada 9 September 2022 dan 11 November 2022 di Masjid AL-Hijrah. Temuan hasil kegiatan PkM dengan mitra ini diperoleh bahwa mayoritas peserta, yaitu 92% belum mengetahui program PPK yang diprakarsai pemerintah. Temuan selanjutnya yaitu tidak ditemukannya pelatihan penerapan PPK ataupun pelatihan berbasis psikologi positif sebelumnya. Untuk itu dihadirkan pelatihan dengan kegiatan PkM ini. Adapun hasil pelaksanaan PkM ini adalah: 1) Telah dilaksanakan pelatihan penerapan PPK kitab al-Akhlak lil Banin berbasis psikologi positif; 2) Telah dilaksanakan pendampingan penggalian nilai PPK yang bisa diterapkan di skala keluarga; dan 3) Telah dilaksanakan pendampingan kesehatan mental masyarakat yang multisektoral, kuratif, preventif, dan Islami. Limited human resources and a crisis of the meaning of life are factors in the Muslim community's lack of knowledge and practice of Islam in Danau Pantau Village. For this reason, it is necessary to socialize and strengthen character education training based on positive psychology. This community dedication, which was given by lecturers of the Islamic Education Study Program and Guidance And Counseling Program, Muhammadiyah University of Palangkaraya, aims to provide insight into the community and train them to instil simple Strengthening Character Education from a positive psychology-based family environment. The target of this PkM activity is Muslim families in Danau Pantau Village. There were 65 participants in this PkM activity, and it was carried out in 3 steps: planning, implementing, and evaluating. The method used in this activity is guided training, and it was held twice, on 9 September 2022 and 11 November 2022, at the AL-Hijrah Mosque. The results of PkM activities with these partners showed that the majority of participants, namely 92%, did not know about the Character Education Strengthening Program. The next finding is that there was no training on implementing Character Education Strengthening Program or training based on positive psychology. For this reason, training was presented with this PkM activity. The results of this PkM are: 1. Training on applying the Character Education Strengthening Program Kitab al-Akhlak lil Banin based on positive psychology has been carried out; 2. Character Education Strengthening Program assistance which can be applied at the family scale has been carried out; 3. Multi-sectoral, curative, preventive and Islamic community mental health assistance has been carried out.